P. 1
Aktivitas PR

Aktivitas PR

|Views: 65|Likes:
Dipublikasikan oleh Aditya Utama

More info:

Published by: Aditya Utama on May 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

1
Modul Penulisan PR

Dosen: Agus Priyanto POKOK BAHASAN Tugas Corporate Communication DESKRIPSI
-

Perusahaan besar, utamanya yang sudah go public, memiliki divisi corporate communication/corporate secretary. Selain menangani berbagaai program PR, corporate communication juga menerbitkan berbagai media internal. Tujuan akhir dari berbagai program PR dan media internal itu adalah untuk mengangkat citra perusahaan.

-

-

TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Setelah mengikuti kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami peran corporate communication. 2. Mahasiswa memiliki gambaran tugas-tugas yang dilakukan oleh corporate communication.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

Aplikasi Penulisan PR
Kasus 1 Menulis itu : Sulit? Mudah? Kasus 2 Menulis itu proses Ramuan dari :  Ketekunan  Kepekaan  Keindahan/Seni Menulis itu butuh kemauan dan kerja keras (motivasi) “Saya mau, Saya bisa!” “Anda mau, Anda bisa!” Kasus 3 Menulis itu bakat? Contoh: William Hung  Peserta American Idol tereliminasi  Mahasiswa di AS  Tidak bisa menyanyi dengan baik  Modalnya jujur dan berani  Tetap nekat dan berhasil  Kasetnya laku keras Kasus 4 Keindahan puisi Contoh: The Pakubuwono Residence  Apartemen mewah dengan harga wah  Out of the box marcom  Konsumen orang berduit  Sentuhan seni AFI KDI

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

Contoh puisi Aku Memburu Guru Jika aku berguru, aku tak akan meminta guru yang dapat mengajariku punya kemampuan terbang dan menghilang. Cukuplah bagiku jika sang guru mau membimbingku untuk belajar menyingkirkan batu di jalan, rela pada keberuntungan orang lain, sabar atas kemalangan diri, senang melihat teman punya barang baru, mencintai sesama dan menyayangi semua ciptaaan-Nya... Dari guruku, aku tidak mengharapkan pelajaran apa pun selain pelajaran merendahkan diri dan merendahkan hati Jika ada seseorang yang memiliki kualitas kerendahan hati dalam arti sebenarnya, kepada merekalah aku datang berguru. (Dari Pri) Kasus 5 Bermain dengan kata Contoh: Toyota  Nama besar dan terkenal  Produk teknis  Sedikit kata, pesan kuat  Banyak keterangan untuk detil Perhatikan detil dan tahapan menulis.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

Tugas Corporate Communication
Aktivitas PR mulai dari kegiatan pembenahan organisasi (PR begins at home) hingga kegiatan yang bersifat membangun atau menciptakan citra perusahaan (image building & creativity) yang positif di mata publiknya. PR diharapkan menjadi mata dan telinga perusahaan. Ruang lingkup tugasnya mencakup aktivitas: membina hubungan ke dalam (publik internal) dan hubungan keluar (publik eksternal). Jadi, tugas humas bersifat dua arah: ke dalam (inward looking) dan ke luar (outward looking). Sasaran PR sebagai pendukung fungsi manajemen:
1. Building corporate identity & image: menciptakan identitas dan citra perusahaan

yang positif, mendukung kegiatan komunikasi timbal balik dua arah dengan berbagai pihak.
2. Facing crisis: menangani complain, membentuk manajemen krisis, dan PR recovery

of image. Corporate Communication Corporate secretary biasanya banyak dipakai oleh perusahaan besar (holding company) yang telah go public. Namun, kini corporate secretary juga banyak digunakan oleh perusahaan jasa perbankan, asuransi, perhotelan, jasa komunikasi. Seringkali corporate secretary disebut dengan corporate communication yang berkaitan dengan fungsi-fungsi kehumasan. Beda corporate secretary dengan PR adalah bentuk publiknya sebagai sasarannya. Publik corporate secretary bukanlah umum, melainkan para investor, nasabah kreditor yang memiliki tingkat ekonomi, sosial, dan pengetahuan yang lebih kritis. Corporate Secretary dalam perusahaan go public berfungsi (sesuai dengan SK Bapepam No.63/1966):

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

- Sebagai komunikator atau mediator antara emiten (perusahaan publik) dengan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) serta masyarakat (pemegang saham). - Mengatur arus informasi antara perusahaan/emiten dan investor/ nasabahnya. - Sebagai PR Manager:
a. Bidang legal: aspek hukum keperdataan, perjanjian, notariat, hukum bisnis. b. Bidang ekonomi/marketing dan audit mengenai laporan keuangan/akuntansi, serta

memahami laporan keuangan secara periodik dan menajemen perusahaan lainnya.
c. Public relations, melakukan tugas publikasi melalui annual report, company profile

(magazine, bulletin, news letter, journal publications weekly), financial PR publications, dan mengeluarkan publikasi dalam bentuk prospektus perusahaan/emiten yang go public dalam upaya menarik calon investornya. Melakukan teknik presentasi bisnis, PR/Report Writing, Press Release, Case Study, Management PR of Handling Crisis.
d. Membina hubungan dengan calon investor dan investor (investor relations).

Termasuk, melakukan hubungan baik dengan kreditor, perbankan, lembaga keuangan, dan relasi binis lainnya.
e. Fungsi compliance merupakan tugas pemenuhan atau ketaatan dalam aturan main,

seperti perundang-undanggan pasar modal atau good corporate governance. Sejauh ini, masih sedikit PR Consultant yang memiliki spesialisasi dalam promosi dan publikasi perusahaan publik, khususnya menangani investor relations. Kegiatan ini mencakup perencanaan publikasi untuk go public. Misalnya, mempublikasikan prospektus, company profile, financial report publication, road show and public company presentation planning, hingga pelaksanaan Initial Public Offering (IPO). Kemampuan khusus bagi praktisis humas yang bergerak pada jasa investor relations seperti juga corporate secretary: 1. Wajib mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya mengenai peraturanperaturan yang berlaku di pasar modal. 2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang berkaitan dengan kondisi keuangan, prospek keuntungan dan kinerja emiten atau perusahaan publik bersangkutan.
3. Bertindak sebagai penghubung atau contact person antara emiten dengan

Bapepam,a atau perusahaan publik dengan masyarakat. IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

4. Memiliki fungsi compliance officer untuk pemenuhan dan ketaatan mengenai aturan

main di pasar modal. 5. Memberikan masukan kepada direksi emiten untuk mematuhi ketentuan UU Pasar Modal. Misi
1. 2.

Memperluas, memelihara, dan membina hubungan baik dengan stakeholder. Menyiapkan dan mengkomunikasikan informasi dan kebijakan perusahaan yang aktual, valid, dan signifikan kepada stakeholder. Menggalang komunikasi dan kerjasama yang sinergis dengan dan antar-publik internal untuk meningkatkan kebersamaan, sense of group, dan sense of belonging. Monitoring, koordinasi dengan anak perusahaan dalam kegiatan-kegiatan external relations.

3.

4.

Obyektif
1. 2.

Tersedianya informasi yang akurat dan impact full mengenai perusahaan dan grup. Terpelihara dan meningkatnya network, komunikasi dua arah, dan understanding dengan key public. Citra perusahaan sebagai good corporate governance. Terjalinnya sinergi, komunikasi, dan kerjasama antar karyawan grup perusahaan di cabang, dan Jakarta.

3.

4.

Key Success Factor Corporate Communications 1. Visi, Misi, dan obyektif yang jelas.
2. Network yang terus meningkat.

3. Informasi siap saji. 4. Publikasi tepat waktu. 5. Pimpinan dan karyawan menjadi agen PR. 6. Komunikasi dua arah dengan publik.
7. PR Competencies. 8. PR Library. 9. PR tools yang up to date. 10. Activity plan external dan internal yang impact full.

11. Proaktif dan multidisiplin. IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

Key Success Factor Corporate Image -

Citra merupakan tujuan utama, sekaligus reputasi dan prestasi yang hendak dicapai bagi dunia PR. Citra itu abstrak, tapi wujudnya bisa dirasakan dari penilaian atau tanggapan yang positif maupun negatif. Citra positif berupa rasa hormat (respek). Citra negatif ditunjukkan dari krisis kepercayaan, seperti rush atau membatalkan pemakaian.

-

Jenis citra (Frank Jefkins dalam Hubungan Masyarakat): dengan kesan orang luar. Ada perbedaan antara harapan dengan citra di lapangan.

a. Citra cermin (mirror image) : citra yang diyakini oleh perusahaan yang tidak percaya

b. Citra kini (current image): kesan baik yang diperoleh dari orang lain tentang

perusahaan atau hal lain berkaitan dengan produk.
c. Citra keinginan (wish image): apa yang ingin dicapai oleh manajemen terhadap

perusahaan atau produk yang lebih dikenal.
d. Citra perusahaan (corporate image): menciptakan sosok perusahaan yang positif,

lebih dikenal dan diterima publik.
e. Citra serbaneka (multiple image): pelengkap dari citra yang lain. Misalnya,

bagaimana PR menampilkan pengenalan terhadap identitas, logo, dll.
f.

Citra penampilan (performance image): lebih ditunjukkan kepada subyeknya, bagaimana kinerja atau performance image dari para profesionalnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi citra perusahaan di mata publik: 1. Pelaksanaan yang konsisten etika bisnis dan etika kerja.
2. Pelaksanaan good corporate governance.

3. Produk atau jasa yang diproduksi berkualitas, serta terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan masyarakat. Karya ini menggambarkan citra merek, citra mitra, dan citra kualitas produk. 4. Pelayanan.
-

Network pemasaran yang memudahkan konsumen untuk membeli. Network after sales service yang luas dengan standar mutu pelayanan yang terus meningkat. Fokus pada customer satisfaction. resources management serta kualitas SDM-nya yang selalu ditingkatkan,

-

5. Management & people: manajemen sistem yang selalu di-improve. Human

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

penanganan krisis yang timbul dengan baik, target strategi dan pemasaran yang jelas, activity plan divisi serta individu yang rapi, terkontrol dan dapat diimplementasikan. Aktifitas ini menggambarkan citra perusahaan, citra manajemen, citra karyawan, yang akhirnya menimbulkan trust dari masyarakat.
6. Tanggung jawab sosial yang nyata dan impact full: -

Adanya policy dan commitment management mengenai social responsibility. Adanya divisi yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan social responsibililty. Sikap, tingkah laku, dan strategi komunikasi dalam menghadapi, melayani stake holders, menangani kasus, serta menerima feed back. Mencari, menyusun, dan menyeleksi materi informasi perusahaan, antara lain: kinerja, produk baru, investasi, prestasi, social responsibility. Menginformasikan informasi tersebut kepada stake holder, event-nya, timing-nya dan medianya. Hal ini untuk menunjukkan adanya tranparancy. Peka terhadap feedback, khususnya yang negatif. channel komunikasi di berbagai kalangan.

7. Komunikasi:
-

-

-

-

8. Networking: selalu memelihara dan meningkatkan pertemanan dan

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

Referensi 1. Anggara, Linggar M. Teori dan Profesi Kehumasan Serta Aplikasinya di Indonesia. Bumi Aksara. 2000 2. Black, Sam. The Practice of Public Relations. Butterworth Heinemann. 1999. 3. Devereux, Mary M. Asian PR Handbook. Media Marketing. 1997. 4. Ruslan, Rusady. Manajemen Humas dan Manajemen Komunikasi. Rajawali Pers. 1999 5. Simon, Raymond dan Joseph M. Zappala. Public Relations Workbook, Writing&Techniques. NTC Business Book. 1966

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

IR. Agus Priyanto, M.Si PENULISAN PUBLIC RELATION

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->