Anda di halaman 1dari 5

Borreria laevis ( ketumpang ) Gulma daun lebar Klasifikasi Kingdom : Plantae Ordo : Gentianales Famili : Rubiceae Genus : Borreris

Spesies : Borreria laevis Deskripsi Morfologi Tumbuhan tahunan, Batang sering berwarna ungu, tegak atau menggeletak dengan panjang 3 10 dm Daun berwarna ungu , berlawanan berbentuk bulat pangjang yang memanah , bulat panjang yang seperti tombak, panjangnya 1 -7 cm dan lebar 0,4 hingga 3 cm dan memberikan tekstur seperti kudis, petiole memiliki panjang 2 4 mm , stipula 2 3 mm. Bunga berjumlah banyak yang terletak secara axilari dan terminal dan panjangnya 2 3 mm Corolla berwarna putih atau sering berwarna pink dengan panjang 2,4 2,6 mm. Buah berbentuk ellipsoid dengan panjang 2 4 mm Biji berwarna cokelat gelap dengan panjang 1,5 2,5 mm Habitat Sepanjang trail, daerah dari ketinggian 1500 m hingga ke atas , toleran terhadap iklim kering , daerah pemukiman, sepanjang jalan Perbanyakan Dengan biji yang tersebar melalui air tebasan alat pertanian , dan pengolahan Penyebaran Dari Florida Selatan , Amerika Selatan hingga India bagian barat

Melastoma Malabathricum Nomor sampel Divisi Kelas Bangsa Suku Marga : 01 :Magnoliophyta :Magnoliopsida :Myrtales :Melastomatacae :Melastoma

Nama Lain Deskripsi

:Karamunting,Keduduk,senggani,Straits Rhododendron :Herba atau pohon kecil yang tingginya 5 m. Batang mempunyai banyak percabangan dan berbulu halus. Bentuk daun lonjong/elip sampai ke lanset. Pertulangan daun nampak jelas dari pangkal sampai ujung daun, warna helaian daun hijau sebelah atas, bagian bawah hijau pucat, daun berbulu halus. perbungaan di ujung cabang (3 - 12 bunga), warna merah. Tumbuhan ini tumbuh liar pada tempat yangmendapat sinar matahari yang cukup ,seperti di lereng gunung.semenjak belukar,lapangan yang tidak terlalu gersang.Tumbuhan ini biasanya ditemukan sampai pada ketinggian 1.650 m dpl. Ciri-ciri termasuk dalamkelompok perdu,daun tunggal,bangun elips memanjangsampai lonjong,duduk daun berhadapan bersilang,permukaan daun berambut bila di raba terasa kasar,pangkal daun bulat,tepi daun rata,ujung daun meruncing.Bunga termasuk bunga majemuk bewarna ungu kemerahmerahan,buahnya dapat dimakan mempunyai biji berukuran kecil.

Kandungan Kimia: Kandungan kimia yang terdapat pada Melastoma Malabathricum,Antara lain senyawa kimia flavonoid,saponin dan tanin. Tanaman ini dapat digunakan untuk penetral racun yaitu padabagian daun,buah,biji,dan akar.Selain itu akar dan daun juga dapat digunakan sebagai obat disentri,luka bakar dan bisul.

Karamunting (Melastoma malabathricum) adalah tumbuhan yang tumbuh liar pada tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang. Tumbuhan ini biasanya ditemukan sampai pada ketinggian 1.650 m dpl. Ciri-ciri termasuk dalam kelompok perdu, daun tunggal, bangun elips memanjang sampai lonjonng, duduk daun berhadapan bersilang, permukaan daun berambut bila diraba terasa kasar, pangkal daun membulat, tepi daun rata, ujung daun meruncing. Bunga termasuk bunga majemuk berwarna ungu kemerah-merahan, buahnya dapat dimakan mempunyai biji berukuran kecil.

Ternyata karamunting juga bisa di jadikan sebagai penetral racun . Bagian yang digunakan adalah daun, buah, biji dan akar. . Selain itu karamunting juga bisa digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit seperti gangguan pencernaan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis,

kepiutihan(leukorea), sarian , haid, wasir darah, pendarahan rahim, berak darah, radang dinding pembuluh darah, pembekuan (tromboangitis).

Carannya daun karamunting sebanyak 60 gram direbus dengan air sebanyak 3 gelas sampai tersisa 1 gelas . Setelah itu disaring dan didinginkan kemudian diminum sampai habis. Komposisi sifat kimiawi dan efek farmakologis daun karamunting sangat pahit. Kandungan kimia daun karamunting mengandung saponin, flafonoida dan tannin.

Keluarga: Melastomataceae Nama-nama umum: Malabar melastome, Melastoma, India-rhododendron deskripsi Buah kapsul berry-seperti banyak benih dilapisi dengan warna merah, bubur zat manis. Benih dimorfik-dengan dan tanpa embrio.Benih subur dilipat atau spiral, segitiga ke D-berbentuk secara garis besar, 0,45-0,8 mm, 0,35-0,5 (0,6) mm lebar, 0,17-0,3 mm,dengan sisi miring dengan depresi sentral diciptakan oleh kurvabenih dan satu wajah lebih atau kurang truncate dan bulat untukeliptik. Testa atau kuning pucat ke gelap berwarna krem, dengan warna wajah truncate hitam atau sama dengan testa cahaya.Berkilau Permukaan, padat dengan papila menit. Hilus daerah di wajah truncate. Embrio linier-melengkung. Biji tanpa embrio mirip dengan biji subur tetapi lebih kecil, 0,3-0,5 mm, 0,2-0,3 mm, 0,2 mm tebal, muncul runtuh, penyok, atau berkerut, kulit biji-benar hitamatau kemerahan-hitam. Kandungan kimia daun karamunting mengandung saponin, flafonoida dan tannin.

Globba pendula Divisi Kelas Bangsa Suku Marga : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Zingiberaceae : Zingiberales : Globba

Nama Lain

: Perak komet,pedas kancil (palembang,sumatera selatan) kera (Bangka)

Jahe

Deskrips

:Pendula G adalah ramuan yang dapat tumbuh hingga

100cm. Tunas berdaun adalah sampai 13 daun,daun berekor dengan puncak acuminate,dengan rambut kaku dan melengkung diatas vena lateral perbungaan ini lebih panjang,mengangguk dan dengan agak cincin panjang para staminodes lebih panjang dari kelopak lateral lobus sementara antera adalah dengan 2 pelengkap. Zingiberaceae (Jahe-Jaheaan) ramuan yang digunakan untuk menghagatkan tubuh atau menghilangkan masuk angin,merupakan salah satu kelompok tumbuhan yang telah banyak dimanfaatkan. Kegunaannya tidak hanya sebagai tanaman obat,juga merupakan sumber penghasil minyak esensial dan bahan bambu masakan.

Kandungan kimia

:Daun, batang dan rimpang mengandung saponin, Flavonoid, disamping itu juga rimpangnya minyak atsiri.