P. 1
Bab 3 Kerangka Analisis Kebijakan

Bab 3 Kerangka Analisis Kebijakan

|Views: 143|Likes:
Dipublikasikan oleh RaymondAlberthdeFretes

More info:

Published by: RaymondAlberthdeFretes on May 21, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

17 Maret 2010 Kerangka Analisis Kebijakan (BAB 3 Buku Dunn

)

3 Pertanyaan Pokok Nilai-nilai yg pencapaiannya mjd tolok ukur suatu masalah telah dapat dipecahkan  Fakta-fakta yang keberadaannya dpt membatasi/mempertinggi pencapaian nilai-nilai  Tindakan-tindakan yg pelaksanaannya dpt menghasilkan pencapaian nilai-nilai dan pemecahan masalah-masalah.  .

3 Pendekatan Analisis Pendekatan Empiris Pertanyaan Pokok Apakah sesuatu itu ada? (fakta-fakta) Tipe Informasi Deskriptif & Prediktif Evaluatif Normatif Berapa nilai sesuatu? Evaluatif (nilai-nilai) Apa yg harus Preskriptif dilakukan? (tindakan) .

Penjelasan Tipe Informasi dan Metode Analisis Kebijakan Deskriptif--monitoring: menghasilkan informasi tentang sebab-akibat kebijakan di masa lalu  Prediktif--peramalan: meramalkan akibat kebijakan di masa mendatang  Evaluatif--evaluasi: memberi informasi tentang manfaat kebijakan di masa lalu dan masa mendatang  .

Lanjutan Tipe Informasi dan Metode Analisis Kebijakan  Preskriptif--rekomendasi: berupa pertanyaan advokatif. Berusaha memberi informasi tentang kemungkinan bahwa serangkaian tindakan mendatang akan membawa manfaat yang bernilai .

Modifikasi dari Metode-metode Analisis Umum ke Metode-metode Analisis Kebijaksanaan Metode-metode Analisis Umum Metode-metode Analisis Kebijaksanaan PERUMUSAN MASALAH (Problem Sturcturing) DESKRIPSI (Prediction) EVALUASI (Evaluation) PRESKRIPSI (Prescription) PELIPUTAN (Monitoring) EVALUASI (Evaluation) REKOMENDASI (Recommendation) PENYIMPULAN PRAKTIS (Practical Inference) .

Jenjang Enam Metode Kebijakan PERUMUSAN MASALAH PELIPUTAN Modus Empiris Modus Evaluatif Modus Anjuran PERAMALAN EVALUASI REKOMENDASI PENYIMPULAN PRAKTIS .

peliputan dan peramalan.  Modus evaluatif utk evaluasi dan rekomendasi  Modus normatif utk penyimpulan praktis.  .Penjelasan 3 modus Modus empiris. biasanya dilakukan ketika mengidentifikasi perumusan masalah.

jika energi nuklir lbh efisien. Misal. mk pemerintah shrsnya melakukan investasi lebih banyak pd proyek pembangunan pusat pembangkit energi nuklir. dg demikian memberi alasan utk menerima klaim.Enam Elemen Argumen Kebijakan    Informasi yg relevan dgn kebijakan: berita2 yg berkaitan dgn kebijakan yg akan dianalisis. ada kata “maka”. Info ini mrpk titik tolak dr suatu argumen kebijakan Tuntutan/klaim kebijakan: kesimpulan dr argumen kebijakan. Bila klaim mengikuti info yg relevan. . Pembenaran (Warrant): asumsi di dlm argumen kebijakan yg memaksa analis utk berpindah dr info ke klaim. Mis: pembenaran bhw memang lbh byk energi yg dibutuhkan. Mis: hasil proyek demonstrasi pemerintah federal memperlihatkan bhw pembangkit energi nuklir lbh efisien drpd pembangkit energi konvensional. Peranan pembenaran adalah membawa info kpd klaim ttg tjdnya konflik.

Lanjutan: Enam Elemen Argumen Kebijakan    Dukungan (Backing): terdiri dr asumsi2 tambahan/argumen yg dpt digunakan utk mendukung pembenaran yg tdk diterima nilai (value) yg tampak. Bantahan (Rebuttal): mrpk kesimpulan kedua. . Dukungan memungkinkan analis menyatakan asumsi yg menyertainya. asumsi/argumen yg menyatakan kondisi dimana klaim asli tdk diterima/hny dpt diterima pd derajat penerimaan tertentu. Syarat (Qualifier): kesimpulan yang mengekspresikan tingkatan di mana analis meyakini klaim kebijakan dengan syarat tertentu.

Tiga Elemen Sistem Kebijakan PEMILIK KEPENTINGAN KEBIJAKAN Pemda. LSM LINGKUNGAN KEBIJAKAN Laju inflasi Tingkat kemiskinan Tingkat pengangguran KEBIJAKAN PUBLIK Kebijakan keuangan Kebijakan ekonomi .

Bentuk Analisis Kebijakan Prospektif Campuran berbagai informasi yang diambil dari alternatif kebijakan  Dinyatakan dalam wujud perbandingan dan prediksi secara kualitatif ataupun kuantitatif sebagai pedoman keputusan kebijakan  Ciri dari ahli ekonomi. analis sistem dan operation research.  .

Bentuk Analisis Kebijakan Retrospektif   Hasil dan transformasi informasi setelah kebijakan diambil Ada 3 gaya dalam analisis retrospektif  Berorientasi pada disiplin: kajian murni berdasarkan disiplin ilmu  Analis yg berorientasi pada masalah: kajian sebab dan akibat kebijakan terhadap masalah kebijakan  Analis yg berorientasi pada penerapan: kajian penerapan kebijakan sampai pada tingkatan hasil dan manfaat kebijakan yang dirasakan .

tidak terbatas.  .Bentuk Analisis Kebijakan Terintegrasi Menggabungkan gaya-gaya operasi dari para praktisi yg menghasilkan dan memindahkan informasi baik sebelum dan sesudah tindakan kebijakan dilakukan.  Bersifat kontinyu. terus menerus.  Menuntut analis secara tetap menghasilkan dan memindahkan informasi dari waktu ke waktu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->