Anda di halaman 1dari 4

I Data Umum

1 Kelas 2 Luas 3 Alamat 4 Telepon 5 Faksimili 6 E-mail : Internasional : 115.96 Ha : Bandara Sultan Iskandar Muda - Blang Bintang, Aceh : (0651) 21341 : (0651) 34240 : ap2_btj@angkasapura2.co.id

II Lokasi
1 Koordinat/Elevasi 2 Kode ICAO/IATA 3 Jam Operasi 4 Jarak dari kota : 0532'284" LU dan 9525' BT/65 Feet : WITT/BTJ : 06.30 WIB - 18.30 WIB : 16 km dari pusat Kotamadya Banda Aceh

III

Spesifikasi Bandara
Arah Dimensi PCN : (35/17) : (2,500 x 45) m PCN 63 : F/C/X/T Luas 4,036.5 m Dimensi PCN PCN 63 (175.5 x 23) m F/C/X/T PCN PCN 63 F/C/X/T PCN 31 RCXT

1 Landasan

2 Taxiway

3 Apron Area A B 4 Tipe Pesawat

Luas : 16,512 m : 9,216 m Jenis Pesawat B737 A330 MD82 DC9 C212 Dan Lain - Lain

Dimensi (96 x 172) m (96 x 96) m Posisi Parking Stand

5 Terminal Penumpang Internasional Domestik 6 Terminal Kargo

Luas : 758 m : 1,590 m : Luas

Kapasitas 550,042 org/thn (Internasional & Domestik) Kapasitas

196 m

2,390,557 kg/thn

IV

Fasilitas Penerbangan
: VHF ADC,HF SSB,Telex AFTN,Recorder : NDB,VOR/DME,ILS/LLZ,GP,MM,OM : CAT.7 SALS/PAPI

1 Telekomunikasi 2 Navigasi Udara 3 PKP - PK 4 Air Field Lightening

V Fasilitas Bandara
1 Power Supply 2 Water Supply 3 Peralatan Mekanikal 4 Keamanan 5 Parkir Kendaraan Internasional Domestik 6 Meteo Pengamatan Prakiraan 7 CIQ Bea Cukai Imigrasi Karantina 8 Transportasi Darat 9 Pelayanan Umum 10 Penunjang Lain : Tersedia : Tersedia : : Tersedia : Tersedia Tersedia : Taxi : Bank, Telepon Umum, Restaurant & Kafetaria : Perkantoran/Administrasi,Pengolahan Limbah Cair (STP),Gd. VIP/VVIP,Gd. Operasi,Gedung - gedung lain : PLN, MPS/Genset : PDAM : Timbangan, Conveyor belt, Trolley, Escalator, AC : Luas : 540 m : 4,800 m Kapasitas 180 kendaraan

Bandara yang berlokasi 55 km dari Banda Aceh ini menjadi bagian terpenting bagi masyarakat Aceh pada saat bencana Tsunami melanda daerah ini, Desember 2004. Karena berlokasi di datararan yang lebih tinggi dari kota, bandara ini selamat dari bencana dan menjadi pusat lalu lintas seluruh bantuan dan relawan yang datang ke Aceh. Sultan Iskandarmuda ini menempati areal seluas 115,96 hektar dengan gedung terminal sebesar 1.928 m2. Karena dinilai tidak lagi mencukupi arus penumpang yang bertambah banyak, saat ini sedang dibangun sebuah terminal baru di atas lahan seluas 2 hektar dengan luas gedung 600 m2. Adapun terminal dan gudang-gudang alam akan dibongkar dan lahannya dijadikan apron. Terminal baru ini sanggup menampung kurang lebih 800 penumpang per hari yang sebelumnya hanya 300 penumpang per hari. Terminal ini terdiri dari 3 lantai; lantai dasar untuk ruang check in, kedatangan, kargo dan kantor airlines, lantai 2 digunakan sebagai ruang keberangkatan, briefing office dan outlet komersial. Sementara lantai 3 digunakan untuk ruang AMC dan waving gallery. Saat ini, terdapat satu executive lounge, Garuda bagi para penumpang yang menunggu keberangkatan pesawat. Terdapat pula dua restauran di ruang tunggu dan 3 lainnya di lobby luar. Bandara ini juga dilengkapi oleh tiga toko yang menjual souvenir dan dua toko yang menjual makanan ringan. Selain itu, landasan pacu juga akan diperpanjang dari 2.500 m menjadi 3.000 m, sehingga mampu menampung pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747. Terminal baru ini juga akan dilengkapi dengan belalai/garbarata sebanyak 2 unit yang akan ditempatkan di kedua sisi gedung.

Informasi Umum
Infromasi Umum Bandara: Alamat Telepon Faksimili Teleks Landasan Pacu Konstruksi Landasan Luas Apron Kapasitas Apron Fasilitas-Fasilitas Bandara Sultan Iskandarmuda, Banda Aceh 223372 (0651) 21341 (0651) 34240 WITTPAPX (AFTN) R/W: 2.500 m x 45 m Konstruksi Aspal dan Rigid 19.440 m2 DC-9/B-737 Pelayanan Aeronautika : - Pengendalian Lalu Lintas Udara - Fasilitas Telekomunikasi Penerbangan - Fasilitas Navigasi Udara - Fasilitas Pendaratan Visual - Pelayanan Meteorologi Pemadam kebakaran, kategori VI Gawat Darurat Penerbangan Sistem Mobil Tangki Bahan Bakar Terminal Kargo Bongkar Muat Penerbangan

Bandara Sultan Iskandarmuda Banda Aceh mulai dikembangkan pada tahun 2005 sebagai bentuk peningkatan kapasitas dan pelayanan bandara. Adapun pengembangan tersebut dilaksanakan Angkasa Pura II bekerja sama dengan Pemda Nanggroe Aceh Darussalam. Angkasa Pura II berkewajiban mengembangkan terminal dan sebagian sisi darat, sedangkan Pemda berkewajiban dalam pembebasan lahan, pengembangan sisi udara, dan sebagian sisi darat. Pengembangan tersebut berupa pemindahan lokasi terminal penumpang dan fasilitasfasilitas penunjang operasional bandara, perpanjangan runway, dan perluasan apron. Pembangunan Tahap I berupa pekerjaan struktur dan pondasi dilaksanakan pada tahun 2005, dilanjutkan dengan Tahap II berupa pekerjaan arsitektur (sebagian) pada tahun 2006. Pada tahun 2007 pembangunan Tahap III berupa pekerjaan arsitektur dan EME (elektrikal, mekanikal, elektronika) mulai dilaksanakan. Pengembangan Bandara Sultan Iskandarmuda ditargetkan selesai pada tahun 2008.