Anda di halaman 1dari 18

Bab 14 Umpan Balik Positif (Osilator)

By : M. Ramdhani

Tujuan Instruksional :
Memahami konsep umpan balik positif dan prinsip kerja osilator gelombang sinusoidal sebagai salah satu aplikasi umpan balik positif Mengenal jenis-jenis osilator gelombang sinusoidal yang populer Dapat menentukan nilai komponen penentu osilasi dan frekuensi osilasi

Umpan Balik Positif


Perbedaan umpan balik negatif dan positif, umpan balik negatif memperlemah sinyal masukan sedangkan umpan balik positif memperkuat sinyal masukan Karena memperkuat sinyal, maka cenderung tidak stabil, karena tidak stabil biasanya dipakai sebagai pembangkit sinyal atau linier osilator

Pengertian
Osilator merupakan rangkaian penguat dengan umpan balik positif, fenomena osilasi tercipta karena ada ketidak-stabilan pada sistem penguat dengan umpan balik Osilator adalah suatu rangkaian yang menghasilkan keluaran yang amplitudonya berubah-ubah secara periodik dengan waktu. Keluarannya bisa berupa gelombang sinusoida, gelombang persegi, gelombang pulsa, gelombang segitiga atau gelombang gigi gergaji, atau Osilator sebenarnya merupakan rangkaian yang mengubah sinyal DC menjadi sinyal ac

Rangkaian Dasar Osilator


Xs

+ +

Xi

Xo

Xf

Xi = Xs + X f X o = AX i X f = X o Xo 1 = X s + X o X o = X s Xi = Xs + X f A A Xo A = X s 1 A tidak ..stabil... jika...1 A = 0

Syarat terjadinya osilasi (kriteria Barkhausen) :

Kriteria Barkhausen digunakan untuk menentukan bagaimana membuat sistem berosilasi dan untuk mencari frekuensi sinusoida yang dibangkitkan

Rangkaian Osilator Op-Amp RC


Osilator Jembatan Wien
R2 R1

Vo

Va
R
C

Dimana jembatannya ???

Bentuk Umum Osilator LC


Vo

Z1

Z3
Z2

Osilator Collpits
Vo

C1 C2

1 Z 1 + Z 2 + Z 3 = 0 j o L + + =0 j o C1 j o C 2

o L =

C + C2 1 1 2 + o L = 1 o = C1C 2 o C1 o C 2

1 1 o L j o C1 o C 2 1 C1C 2 C1 + C 2

=0

Osilator Hartley
Vo

L1
C

L2

1 o L1 + o L2 =0 = 0 j Z 1 + Z 2 + Z 3 = 0 j o L1 + j o L2 + oC j o C 1 1 o = o (L1 + L2 ) = oC (L1 + L2 )C 1

Osilator Kristal

Cs
r

Cp