P. 1
kesling

kesling

|Views: 53|Likes:
Dipublikasikan oleh andikasiswanta

More info:

Published by: andikasiswanta on May 22, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2013

pdf

text

original

DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KESEHATAN PARU

Dr. Azizman Saad, Sp.P (K) SMF/BAGIAN PARU RSUD AA-FKUR

Skematik yg hrs diperhatikan
• • • • 1 sumber 1 bhn pncmran : jrg ada 1 sumber byk bhn pncmran : rokok Byk sumber 1 bhn : gas CO Byk sumber bnyk bhn : plg bnyk y. Pencmrn udara atau air sungai

PENYAKIT KRN PENCEMARAN
• • • • • KANKER PARU PPOK / COPD ASMA BRONKIAL TUBERKULOSIS PNEUMONIA

Pencemaran lingkungan
• Gol Fisik : Energi Kebisingan,Radiasi,Cuaca panas, dll • Gol Kimia : Pestisida, asap rokok, lmbh pabrik • Gol Biologi : Spora jamur, bakteri, cacing dll • Gol Psikososial : Hub antar tetangga, bwhan atasan, pesaing dll

Dampak yg ditimbulkan scr skematik
1. Pengamatan, pengukuran & pengendalian agen peny : pencmran udara, air smbr penykt menular 2. Komp. Yg berada di sktr manusia: pestisida, bakteri dll 3. Pengamatan, pengukuran dan pengendalian bhn peny yg sdh ada dlm tbh : kadar Po , COHb dlm drh, dll 4. Menimbulkan dampak kes lainnya: kanker paru, kanker kulit dan peny menular lainnya.

Sumber pencemaran
• Udara (NO sbg sumber utama) • Air (yg tercemar) • Tanah (sulfur dr batu bara,telur cacing, bakteri) • Zat kimia (Amoniak)

Skematik yg hrs diperhatikan
• • • • 1 sumber 1 bhn pncmran : jrg ada 1 sumber byk bhn pncmran : rokok Byk sumber 1 bhn : gas CO Byk sumber bnyk bhn : plg bnyk y. Pencmrn udara atau air sungai

Bhn toksik msk dlm tbh melalui:
• • • • Sal. Pencernaan atau gastro intestinal Paru – paru (inhalasi) Kulit ( topikal) Jalur parenal lain ( selain sal. Usus / intestinal

Bahan bersifat partikel menimbulkan:
• • • • Ransangan sal pernapasan—hiperaktivity br. Kematian karena bersifat racun Alergi Fibrosis

Bhn gas dan uap berakibat:
• • • • Merangsang penciuman : HCL,H2S,NH3 Merusak alat –alat dalam tubuh : CaCl2 Merusak susunan saraf: uap plumbum,fluorida Merusak susunan darah : Benzena

Gas buangan kendaran bermotor:
• Bhn pencemaran yg mengganggu sal. Pernapasan : oksida sulfur,partikulat,oksida nitrogen, ozon dan oksida lainnya • Bhn pencemaran menimbulkan racun sistemik : hidrokarbon monoksida dan timah hitam • Bhn pencemar yg dicurigai menimbulkan kanker : hidrokarbon,etilen,formaldehid • Kondisi yg mengganggu kenyamanan : kebisingan, debu jalanan, dll

ROKOK MERUSAK PARU
• Nikotin menimbulkan kecanduan • Tar sebagai oksidan menimbulkan peradangan menahun dan kerusakan • Kerusakan DNA yang berulang menimbulkan karsinogenesis : Kanker Paru. • Kerusakan jalan napas : Bronkhitis Kronik • Kerusakan Jaringan paru : Emfisema Paru

Rokok
• Rokok asal dr bgs Indian AZTEC (±1500) → seluruh dunia • 1 milyar btg rokok diisap pddk dunia/hari, 80 % di negara berkembang • Indonesia peringkat ke-3 di dunia perokok setelah Cina dan India

Akibat merokok
• > 3.000.000 meninggal • ~ 2.000.000 dinegara berkembang sama dg jmlh perokok • Dibutuhkan jumlah yang sama untuk menggantikan • Penambahan perokok baru • Target : GENERASI MUDA

MENGAPA BERBAHAYA
• Mengandung 4000 zat kimia • Komponen gas dan padat • Nikotin : KETAGIHAN KETERGANTUNGAN • TAR: Menyebabkan kanker • Makin tinggi kadarnya →BERBAHAYA • Makin lama merokok → BERBAHAYA

ASAP ROKOK
• 4000 BAHAN KIMIA • TERBAGI DUA : ᾭ Asap Rokok Utama Main Stream Smoke Keluar dr pangkal Rokok ᾭAsap rokok sampingan Side stream Smoke Keluar dr ujung rokok

PENYAKIT AKIBAT ROKOK (25 JENIS PENYAKIT)
 Kanker paru: 80% karena rokok (karsinogen) Kanker Lain : mulut, leher rahim, kerongkongan Peny. Jantung : akibat CO dan Nikotin Mengkatkan kolesterol Kehamilan :BB<,cacat janin,keguguran Impotensi, melemahkan sperma dan gangguan hormonal Kencatikan (gigi hitam, mulut berbau,bibir hitam) dll

KEMATIAN AKIBAT ROKOK
• Penyebab 20% kematian didunia
~ Th. 2000 di dunia : 3,5 jt/thn ~ Negara berkembang : 1,1 jt ~ Di AS> AIDS, kokain,kebakaran,bunuh diri,pembunuhan,kecelakaan lalu lintas ~ Di Indonesia : data ???

ROKOK DAN LINGKUNGAN
• Penyebab utama polusi dalam ruangan • Penyebab 1/3 kebakaran • Di Malawai : 1/3 luas hutan untuk mengolah tembakau→ rokok • Menimbulkan sampah dan limbah • Di australia: Penyebab kecelakaan lalu lintas

PEROKOK PASIF
• Kanker paru ↑20-30% • Peny, Jantung koroner↑23% • Orang Tua merokok→17.000 perawatan balita di RS(inggris) • Ibu merokok→SKBM↑≥70% • Faktor risiko asma, infeksi telinga,bronkitis & Pneumonia • ↑Kanker hidung,kanker mulut rahim, dll

Pajanan Asap Rokok
• Doll & Hill (1952), Hammond & Horr(1958) → Hubungan antara menderita kanker paru dg asap rokok dr org lain • Hirayama & Trichopoulous →Hubungan antara menderita kanker paru dg perokok pasif pd perempuan • Pront →Lebih beresiko saat panjanan dr keluarga pd masa anak dibanding saat setelah menikah

KLASIFIKASI KANKER PARU menurut WHO, 1981
Kanker paru primer terbagi atas 6 jenis utama 1. Karsinoma Sel Epidermoid = Sel Skuamus (Squamous Cell Ca), terdiri atas • a. Differensiasi tinggi (well differentiated) • b. Diff sedang (moderately differentiated) • c. Differensiasi rendah (poorly differentiated)

2. Karsinoma Sel Kecil (Small Cell Carcinoma), terdiri atas • Karsinoma sel oat (oat cell Ca) • Jenis sel intermedia (intermediate cell type) • Kombinasi karsinoma sel oat (combine oat cell Ca)

3. Karsinoma Kelenjar (AdenomaCarcinoma), terdiri atas • a. Karsinoma kelenjar asiner • b. Karsinorna kelenjar papiler • c. Karsinoma bronkiolo alveolar • d. Karsinoma padat dengan pembentukan mukus (solid Ca with mucous formation)

4.Karsinoma Sel Besar (Large Cell Carcinoma) • Karsinoma sel datia (giant cell Ca) • Karsinoma sel jernih (clear cell Ca) 5. Karsinoma Kelenjar Skuamus (Adeno Squamous Carcinoma) 6. Tumor Karsinoid (carcinoid Tumor)

Insiden kanker pr

EPIDEMIOLOGI
• • • • • • Berhungan erat dengan Asbes Asbes berpengaruh : >90% Perokok pada pekerja(Asbes): risiko sgt tinggi Termasuk jarang terjadi 2000-3000 kasus baru/tahun di AS Di RS Persahabatan : < 1 kasus/tahun

GEJALA
• Nyeri dada • Sesak napas (tidak dipengaruhi aktivitas) • Nyeri & Sesak : hilang timbul tapi tdk pernah membaik • Batuk-batuk • Berat Badan turun • Kadang disertai demam

• bagaimana

BERHENTI MEROKOK
• Sulit karena : ketagihan (adiksi) nikotin • Berhenti tiba – tiba → Withdrawl Symptoms • Cara lain :  Plester nikotin Permen nikotin Hipnotis Akupuntur • Paling Penting NIAT (MOTIVASI)

Fenomena – Berhenti Merokok
• Tanpa intervensi apapun : 1% • Sekedar anjuran dktr / Zr : 5% • Tenaga kesehatan + metode yg baik : 50 – 60 %

Berhenti Merokok
• • • • Motivasi !!! Kenali Bahaya Merokok Ubah Kebiasaan Berangsur
Strategi Target & penurunan berencana  Libatkan orang lain

MENGURANGI BAHAYA
• • • • Kurangi jumlah rokok Kurangi dalam isapan Kurangi lama isapan Matikan rokok setelah 1/2nya

SARAN PRAKTIS
• • • • • Buang asbak, korek api, bekas rokok Buat daftar keuntungan dan kerugian Pilih teman yang tidak perokok Bentuk organisasi mantan perokok Perlu dukungan keluarga

Promosi dan Kampanye Anti Rokok
• Mencegah anak / remaja menjadi perokok • Mengubah sikap dan perilaku perokok • Melestarikan “Budaya tidak merokok” menjadi norma sosial

Penanggulangan (WHO SEARO)
• • • • Promosi kesehatan ttg bahaya merokok Perlindungan konsumen dg informasi yg benar Bantuan bagi yg ingin berhenti merokok Perlindungan bagi yg tdk merokok

TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN
• Klasifikasi bhn toksik (gas, debu.cair) • Karakteristik Pemaparan:
 Jlr msk & tmpt pemaparan→ sal. Cerna  Jgk wkt & frekuensi pemaparan→ ±24 jam

• Interaksi bahan kimia : melalui sjmlh mekanisme sep. Perubhn dlm absorpsi,pe↑ protein, biotransformasi / ekskresi dr st / kedua zat toksik yg terinfeksi • Dosis respon : karakteristik pemaparan dan spektrum efek scr bersamaan membtk hub korelasi yg dikenal sbg hub dosis - respons

Polusi udara merupakan masalah kesehatan lingkungan di dunia Polusi udara tdd. Indoor air pollution dan outdoor air pollution 5 % dari 55 juta kematian / th di Indonesia akibat polusi udara 30 – 40 % penyebab asma dan ppok 20 – 30 % penyebab ISPA terutama anak
39

• 80 % kegiatan manusia berada dlm ruangan ( rumah, kendaraan, kantor, restoran, mall, sekolah, rumah sakit, dll. ) • Pemakaian AC yg banyak • Banyak sumber polusi dlm ruangan

Efek terhadap kesehatan
40

• Polutan dalam ruangan :
– Polutan dari luar ruangan – Produk – produk konsumsi – Material bahan bangunan – Aktifiti memasak – Asap rokok – Produk pembakaran

41

• • • •

Partikel SO2, OZON, NO2, CO, CO2 Radon Formaldehid Serat-serat sintetis

42

Konsentrasi Indoor Pollution
Bahan Polutan SO2 Ozon Konsentrasi 0 – 15 g / m3 0 – 100 ppb

NO2 CO CO2 Partikel Radon Formaldehid Serat Sintetis

10 – 700 g / m3 5 – 50 ppm 600 – 3000 ppm 10 – 1000 g / m3 0,01 – 4 pCi / L 0,01 – 4 ppm 0 – 1 serat / ml
43

ENVIRONMENTAL TOBACCO SMOKE (ETS)
• • • • Nama lain : merokok pasif Risiko = merokok aktif Kadar bahan risiko Indonesia rangking ke 5 konsumsi rokok terbanyak setelah China, USA, Jepang dan Rusia
44

Work 26 % Home 29 %

Outdoor 24 % Other Indoor 21 %

45

 Mengandung 4000 zat kimia / btg rokok  Komponen gas dan padat  Nikotin : ketagihan dan ketergantungan  TAR : menyebabkan kanker (karsinogen)  CO : Penyakit jantung dan kardiovaskuler  Makin tinggi kadarnya BERBAHAYA  Makin lama merokok BERBAHAYA
46

PENYAKIT AKIBAT ROKOK
Kanker paru : 80 % disebabkan oleh rokok Kanker Lain : Mulut, lambung, leher rahim dan kerongkongan PPOK Panyakit Jantung : akibat CO dan nikotin Meningkatkan kolesterol Kehamilan : BBLR , cacat janin, keguguran Impotensi, melemahkan sperma dan gangguan hormonal Kecantikan : gigi hitam, mulut berbau, bibir hitam
47

Defenisi : Penyakit paru kronik ditandai hambatan aliran udara disaluran napas yang tidak sepenuhnya reversibel bersifat progresif dan berhubungan dengan respons inflamasi paru thdp partikel atau gas yang beracun / berbahaya Gejala Klinis : batuk, produksi sputum, sesak napas dan aktivitas terbatas
48

1. Asap rokok : aktif / pasif 2. Polusi Udara:
– Polusi didalam ruangan seperti asap rokok dan asap kompor – Polusi diluar ruangan seperti gas buang kendaraan bermotor dan debu jalanan – Polusi tempat kerja (bahan kimia, zat iritasi dan gas beracun)

49

GEJALA AKIBAT POLUSI
• • • • • • • Mual, pusing dan sakit kepala Iritasi mata,hidung dan tenggorokan Kekeringan mukosa dan kulit ISPA Batuk, mengi dan bersin Gatal di kulit Gangguan tidur dan gelisah
50

Gejala sindroma Gedung Sakit (20 – 50 % penghuni)
Iritasi selaput lendir Iritasi hidung Iritasi tenggorok Ggn Neurotoksik
Ggn paru Ggn kulit Ggn sal. cerna Lain - lain

: mata berair, pedih, merah : bersin , gatal : sakit menelan, gtl, batuk : sakit kepala, mdh tersinggung, sulit konsentrasi : batuk, mengi, sesak, rasa berat di dada : kering, gatal
: diare
51

Penelitian OSHA (446 Gedung)
Penyebab pencemaran Ventilasi tdk adekuat Pencemaran oleh alat / bahan dlm gedung Pencemaran dari luar gedung Pencemaran oleh mikroba % 52 17 11 5

Pencemaran bahan bangunan / alat kantor
Tidak diketahui

3
12
52

Mekanisme Gangguan Kesehatan
1. 2. 3. 4. Gangguan kekebalan (imuniti) Menyebabkan infeksi Bersifat racun (toksik) Bersifat iritasi

53

• Dampak positif : kinerja • Dampak negatif :
Pencetus alergi Pencetus asma Penularan infeksi (TB, pneumonia, influenza) Gas freon polusi

54

Pencegahan Indoor Air Pollution
1. Lokasi & arsitektur gedung yang sehat
– Jauh dari sumber polutan – Bahan bangunan ramah lingkungan

2. Mengurangi sumber polutan
– Kurangi merokok, memasak – Kurangi memakai bhn berbahaya

3. Memelihara sistem sirkulasi udara ruangan dengan baik
55

1. Polusi udara sangat mengganggu kesehatan lingkungan 2. Ada dua jenis polusi udara (outdoor & indoor) 3. Polusi udara dalam ruangan dapat dicegah dengan penjernih udara 4. Kemajuan teknologi dampak positif dan negatif

56

KONSEP BARU TERAPI PPOK

Dr. Azizman Saad, Sp.P SMF Paru RSUD Pekanbaru

• Penyakit paru obstruksi kronik masalah kesehatan utama di Amerika Serikat dan Eropa • USA - 15 juta kasus PPOK - Penyebab kematian ke-4 - 1,5 juta kasus baru pertahun

• INDONESIA (SKRT 1992) -Penyebab kematian ke-6 • Jumlah kasus PPOK meningkat -Peningkatan usia harapan hidup -Prevalensi merokok semakin tinggi -Peningkatan polusi udara

• DEFINISI PPOK (GOLD 2003) Perlambatan aliran udara yang reversibel sebagian Bersifat progresif Respon inflamasi paru terhadap partikel atau gas yang berbahaya

PATOGENESIS
• • • • •
Perlambatan / obstruksi terjadi akibat : Hipertrofi otot polos bronkus Pembesaran kelenjar mukosa bronkus Metaplasia sel goblet Destruksi sel endotel alveoli Proses inflamasi

FAKTOR RISIKO
• FAKTOR HOST - Genetik : defisiensi alfa-1 antitrypsin - Hipereaktifitas bronkus (Hbr) - Usia > 40 tahun
• FAKTOR PAJANAN (EXPOSURE)

FAKTOR PAJANAN
• • • • • Kebiasaan merokok (aktif/pasif) Polusi udara (indoor/outdoor polution) Debu atau bahan kimia lingkungan kerja Status sosioekonomi Infeksi saluran nafas bawah berulang

KLASIFIKASI
• Dasar klasifikasi : gejala dan spirometri • • • • Stadium 0 : berisiko PPOK(spirometri N ) Stadium 1 : PPOK ringan (VEP1 60-75 %) Stadium 2 : PPOK sedang (VEP1 30-60%) Stadium 3 : PPOK berat ( VEP1 < 30 %)

PENATALAKSANAAN
• • • • • •
TUJUAN Mencegah progresifitas penyakit Mengurangi dan menghilangkan gejala Mencegah dan mengatasi eksaserbasi akut Mencegah dan mengatasi komplikasi Meningkatkan kualiti hidup Mengurangi kematian

PENATALAKSANAAN
STRATEGI : Menilai dan memonitor perjalanan penyakit Mengurangi faktor risiko Penanganan PPOK stabil Penanganan eksaserbasi akut

• • • •

PENILAIAN DAN MONITOR PENYAKIT
• DIAGNOSIS PPOK  Riwayat pajanan faktor risiko  Gejala klinis : batuk kronik dgn atau tanpa produktif , sesak nafas  Pem.spirometri : normal / obstruksi ( VEP1/KVP < 75 %) atau VEP1 Post bronkodilator < 80 % prediksi  Analisa gas darah atas indikasi : - VEP1 < 40 % - Klinis gagal napas - gagal jantung kanan

PENANGANAN PPOK STABIL
• Pengobatan tergantung derajat penyakit • Edukasi berperan, terutama berhenti merokok (evidence A ) • Obat-obatan berguna untuk mengurangi gejala dan progresifiti penyakit • Bronkodilator adalah obat utama dalam penatalaksanaan (evidence A)

BRONKODILATOR

• GOL.ANTIKOLINERGIK • GOL.AGONIS BETA – 2 • GOLONGAN XANTIN

ANTIKOLINERGIK
• Blokade efek antikolinergik reseptor M3 pada bronkus • Short acting : Ipratropium bromide • Long acting : Tiotropium bromide (Spiriva)

TIOTROPIUM BROMIDE (SPIRIVA)

Terapi pilihan PPOK  Selektif pada reseptor M3  Meningkatkan faal paru  Meningkatkan kualiti hidup  Potensi 10 X lebih kuat dibandingkan dg ipratropium bromide

DOSIS DAN PEMBERIAN
• Sedian Tioptropium : DPI dan 18 ugr/kaps • Cara pemberian : inhalasi • Dosis : sekali sehari dg menggunakan Handihaler • Efek samping minimal, mulut kering

Tiotropium vs Ipratropium in COPD Vincken et al (2002) Eur Respir J, 19, 209
• Study klinis, yang melibatkan 535 orang pasien dengan usia rata-rata 64 tahun ; selama 12 bulan • Pasien dipilih secara random (ratio 2:1)

–Tiotropium 18 mg, sekali sehari (Handihaler) –Ipatropium 40 mg, 4 X sehari
• Dengan objektif untuk melihat : – Fungsi faal paru – Kwalitas hidup pasien – Derajat sesak napas

• mean FEV1 1.25 L (41.9% pred)
• mean FEV1 1.18 L (39.4% pred)

Tiotropium bromide (Spiriva*)
• Anti-kolinergik kerja lama, dengan dosis pemberian : – Sekali sehari • Pada study selama 12 bulan, memperlihatkan superioritas dibandingkan dengan Ipratropium dalam hal : – Perbaikan fungsi faal paru – Peningkatan derajat kwalitas hidup – Penurunan darajat sesak napas • Merupakan pilihan utama terapi pada PPOK (sudah direkomendasikan oleh PDPI)

PENUTUP
• • • •

PP0K penyakit kronik yang bersifat progresif Terdapat peningkatan prevalensi PPOK Merokok faktor utama penyebab PPOK Berhenti merokok bermanfaat dalam menghentikan laju penyakit

PENUTUP
• Bronkodilator obat utama PPOK • Tiotropium bromide inhalasi memberikan efek bronkodilatasi yang lebih baik dibandingkan plasebo dan Ipratropium • Tiotropium bromide ditoleransi dg baik : - mengurangi sesak napas - mengurangi eksaserbasi dan pemakaian obat pelega - meningkatkan kualiti hidup pasien PPOK

TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN SEJAWAT

CONTOH RESEP
• Combo Spiriva -------- I • Refil Spiriva 18 ug ……… No. XXX Signa 1 dd via handihaler

AS

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->