Anda di halaman 1dari 22

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (PENGANTAR ISBD)

ADI SUTRISNO UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN 2011

TUJUAN DAN MATERI PEMBELAJARAN


TUJUAN Mengemukakan substansi kajian, ruang lingkup dan kopetensi dasar ISBD Menjelaskan pentingnya ISBD sebagai MBB Memahami ISBD sebagai alternatif sudut pandang pemecahan masalah sosial dan budaya MATERI PEMBELAJARAN Hakikat dan ruang lingkup ISBD ISBD sebagai MBB dan Pendidikan Umum ISBD sebagai alternatif pemecahan masalah sosial dan budaya

HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD


I. Hakikat Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Budaya Dasar (IBD)
Pengelompokkan (klasifikasi) Ilmu dan Pengetahuan
Ilmu Alam (natural sciences) Ilmu Sosial ISD: kelompok ilmu sosial, menggunakan berbagai konsep ilmu sosial untuk menanggapi masalah2 sosial, topik utamanya hubungan timbal balik manusia dan dengan lingkungan, objek kajian: (1) berbagai kenyataan bersama yang merupakan masalah sosial; (2) keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial dengan kebutuhan dan kepentingannya. IBD: mengkaji permasalahan kemanusian dan budaya , pokok kajiannya: (1) aspek kehidupan dengan hakikat manusia yang satu; (2) pemahaman sistem nilai budaya (konsepsi tentang nilai yg ada dalam pikiran masyarakat) yang menjadi pedoman pola pikir, sikap dan perilaku masyarakat. Tujuan: wawasan pemikiran yang luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan yang terwujud dalam tingkah laku dalam berhadapan dengan manusia lain

social science)
Pengetahuan Budaya (the humanities)

Tujuan: wawasan pemikiran dan kemampuan kritikal terhadap masalah2 budaya, sehingga mahasiswa memiliki budaya yang lebih manusia

ISBD

ISBD: UNTUK EFEKTIFITAS DAN KETERPADUAN, BERDSARKAN SK DIRJEN DIKTI NO. 44/2006, MATERI DAN TEKNIK PENYAJIANNYA DIGABUNGKAN MENJADI ISBD (ISBD ISD & IBD)
YANG PUNYA PENGERTIAN: bukanlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya, dan masalah-masalah yang terwujud daripadanya.
KOMPETENSI DASAR ISBD: MAHASISWA MENJADI ILMUWAN YG PROFESIONAL, YAKNI YANG BERPIKIR KRITIS, KREATIF, SISTEMIK DAN ILMIAH, BERWAWASAN LUAS, ETIS SERTA MEMILIKI KEPEKAAN DAN EMPATI TERHADAP SOLUSI PEMECAHAN MASALAH SOSIAL DAN BUDAYA SECARA ARIF (SKDirjen Dikti No. 44/2006

RUANG LINGKUP ISD, IBD DAN ISBD


ISD Individu, keluarga dan masyarakat Masyarakat desa dan masyarakat kota Masalah penduduk Pelapisan sosial Pemuda dan sosialisasi Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan IBD Manusia dan pandangan hidup Manusia dan keindahan Manusia dan keadilan Manusia dan cinta kasih Manusia dan tanggung jawab Manusia dan kegelisahan ISBD Pengantar ISBD Manusia sebagai makhluk budaya Manusia sebagai makhluk individu dan sosial Manusia dan peradaban Manusia, keragaman dan kesataraan Manusia, nilai, moral dan hukum

Manusia dan harapan

Manusia, sains, teknologi dan seni


Manusia dan lingkungan

I. Pengantar ISBD a. Hakikat dan ruang lingkup ISBD b. ISBD sebagai MBB dan pendidikan umum c. ISBD sebagai altematif pemecahan masalah sosial budaya II. Manusia Sebagai Makhluk Budaya a. Hakikat manusia sebagai makhluk budava b. Apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan c. Etika dan estetika berbudaya d. Memanusiakan manusia e. Problematika kebudayaan

III. Manusia Sebagai Individu dan Makhluk Sosial


a. Hakikat manusia sebagai individu dan makhluk sosial b. Fungsi dan peran manusia sebagai individu dan makhluk sosial c. Dinamika interaksi sosial d. Dilema antara kepentingan individu dan kepentingan masvarakat

IV. Manusia dan Peradaban


a. Hakikat peradaban b. Manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab c. Evolusi budaya dan wujud peradaban dalam kehidupan social budaya d. Dinamika peradaban global e. Problematika peradaban pada kehidupan manusia

V. Manusia, Keragaman dan Kesetaraan


a. Hakikat keragaman dan kesetaraan manusia b. Kemajemukan dalam dinamika sosial dan budava c. Kemajemukan/Keragaman dan kesetaraan scbagai kekayaan sosial budava bangsa d. Problematika keragaman dan kesetaraan serta solusinya dalam kehidupan masvarakat dan negara

VI. Manusia, Nilai, Moral dan Hukum


a. Hakikat. fungsi, dan perwujudan nilal, moral dan hukum dalam kehidupan manusia masyarakat dan negara b. Keadilan ketertiban dan kesejahteraan sebagai wujud masyarakat yang bermoral dan mentaati hukum c. Problematika nilai, moral dan hukum dalam masyarakat dan negara

VII. Manusia, Sains, Teknologi dan Seni


a. Hakikat dan makna sains, teknologi dan seni bagi manusia b. Dampak penyalahgunaan IPTEKS pada kehidupan sosial dan budaya c. Problematika pemanfaatan IPTEKS di Indonesia

VIII. Manusia dan Lingkungan


a. Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia b. Kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia c. Problematika lingkungan sosial budaya yang dhadapi masyarakat d. Isu-isu penting tentang persoalan lintas budava dan bangsa

ISBD SEBAGAI PROGRAM PENDIDIKAN UMUM


Lulusan PT diharapakan memiliki tiga jenis kemampuan yang meliputi :
Kemampuan personal : dimana para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, memahami dan mengenal nilai-nilai keragamaan, kemasyarakatan dan kenegaraan, seta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Kemampuan akademis : kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan, mampu berpikir logis, kritis, sistematis, analitis, dan memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, seta mampu menawarkan alternatif pemecahan. Kemampuan profesional : kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan, para ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

Masalah sosial budaya


suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat dan budayanya yang berdasarkan atas studi mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masyarakat secara keseluruhan. Hal ini mencakup :
Berbagai kenyataan yang bersama-sama merupakan masalah sosial budaya yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri maupun sebagai pendekatan gabungan (antar bidang) Adanya keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial lain dalam masyarakat, yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan seta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri, yang didalamya terdapat persamaan, perbedaan, yang dapat menimbulkan pertentangan-pertentangan maupun kerjasama.

Sebagai sumber nilai dalam rangka mengantarkan mahsiswa memantapkan kepribadian, kepekaan sosial, kemampuan hidup bermasyarakat, pengetahuan tentang pelestarian, pemnfaatan sumberdaya alam dan lingkungan hidup dan memiliki wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Misi MBB

Menumbuhkembangkan: daya kritis, daya kreatif, apresiasi, dan kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial dan budaya demi memantapkan kepribadiannya sebagai bekal hidup bermasyarakat selaku individu dan makhluk sosial, yang memiliki sifat sebagai berikut: (1) bersikap demokratis, berkeadaban, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, bermartabat serta peduli terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan; (2) memiliki kemampuan menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan, teknologi dan seni; (3) ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial budaya dan lingkungan hidup secara arif

Tujuan ISBD
Mahasiswa menguasai pengetahuan tentang

keanekaragaman, kesetaraan, dan kemartabatan


manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif mahasiswa dalam memahami keragaman, kesederajatan, dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan mahkluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya dan mampu memecahkan masalah sosial budaya secara arif.

Mahasiswa memiliki kompetensi berpikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, serta memiliki kepekaan dan empati terhadap solusi pemecahan masalah sosial dan budaya

Memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.

ISBD menggunakan pendekatan-secara komprehensif dari berbagai cabang ilmu (interdisiliner) untuk memecahkan masalah sosial dan budaya, diantaranya :

Sosiologi Antropologi Ilmu Sejarah Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Ilmu Politik Geografi Psikologi sosial

Ceramah, Diskusi, Pengamatan sosial budaya Tugas kelompok Problem solving, dll

Bentuk evaluasi Evaluasi matakuliah ISBD dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis, penyampaian makalah dan penilaian tugas Jenis soal Ujian dan evaluasi matakuliah ISBD menggunakan bentuk soal essay, lisan, penulisan, tugas individu/ kelompok, dan makalah.

Evaluasi
Quis UTS UAS Penyajian makalah individu/kelompok Tugas ke lapangan (wawancara, observasi) Penilaian hasil kreatifitas mahasiswa.

Soal
Apa yang menjadi kajian ISBD? Apakah maksud dari masalah sosial? Kompetensi dasar yang ingin dicapai setelah belajar ISBD? Berikan contoh sebuah permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat ditempat anda tinggal. Kemukakan pendapat anda disertai argumentasi yang dapat menegaskan bahwa masalah tersebut termasuk dalam masalah sosial atau masalah budaya?