Anda di halaman 1dari 1

Ketika Asa kembali datang.

Aku berada pada suatu masa dimana aku merasakan kesendirian yang
sangat mendalam.
Aku telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan keadaan ini

Namun yang kudapatkan hanyalah kesenangan sesaat yang dapat


hilang dengan mudah
Bagai angin menyaput kelabu
Hingga akhirnya datang setitik cahaya penerang
Yang menuntunku untuk meninggalkan kesendirian ini

Cahaya yang entah darimana datangnya


Namun ia telah memberikan sebuah harapan baru bagiku untuk
mencari arti dari kehidupan ini
Mungkin Tuhan masih mendengarkan doa seorang hambanya yang
telah putus asa