~KESEIMBANGAN EKOSISTEM~ DISUSUN : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

NENI NURAENI TANIA NURHABIBAH SELVI SEVTIYANI SISKA MONIKA RISMIATI RIANTINI SITI NURHAYATI KELAS VII A SMP PGRI RUMPIN TAHUN 2012

. Kami ucapkan atas terangkumnya makalah IPA Keseimbangan Eko Sistem untuk SMP PGRI Rumpin kelas VII A ini. Tanpa rida dan kasih sayang serta petunjuk dari–Nya kami tidak mungkin dapat menyelesaykan makalah ini.KATA PENGANTAR Alhamdulillah dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Makalah ini disusun sebagai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk sekolah menengah pertama (SMP).

Bab I : PENDAHULUAN 1.4 . . . . . . . Manfaat Bab II : PEMBAHASAN 2.1 . . Kesimpulan 3. Latar Belakang 1. . .1 .2 . . Saran Daftar Pustaka . .3 . Pengertian Keseimbangan Ekosistem Bab III : PENUTUP 3. Rumusan Masalah 1. Tujuan 1. Daftar isi . . .2 . . .DAFTAR ISI Cover . Kata pengantar . . .1 .

BAB I :  PENDAHULUAN 1. 4. Latar Belakang 2. Tumbuhan dan hewan itu berharga loh. . Tujuan Untuk mempermudah belajar-mengajar para pelajar dan digunakan oleh Siswa-Siswi pelajaran tambahan dLm mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam. Rumusan Masalah 3. Manfaat Banyak manfaat yang bisa kita dapat yaitu salah satunya mengajarkan kita bahwa tumbuhan dan hewan itu harus dilindungi karena merekapun ingin hidup seperti halnya kita.

Ketika musim kemarau. Apabila ekosistem yang seimbang mendapat gangguan. sehingga dapat terjadi perubahan jumlah komposisi komponen biotik dari waktu ke waktu. Kebakaran hutan atau penebangan hutan yang berlebihan dapat mengakibatkan keseimbangan ekosistem tidak dapat pulih dengan segera. Perubahan-perubahan ini menyebabkan terjadinya perubahan pada komunitas dan ekosistem. Perubahan ekosistem akan berakhir setelah terjadi keseimbangan ekosistem. Ekosistem yang seimbang adalah ekosistem yang komponen penyusunnya memiliki komposisi yang seimbang. keseimbangan ini dapat mengakibatkan perubahan yang dapat menyebabkan terbentuknya keseimbangan baru. .BAB II :  PEMBAHASAN  KESEIMBANGAN EKOSISTEM Individu yang menyusun populasi dalam ekosistem selalu tumbuh dan berkembang. maka ekosistem itu dikatakan seimbang dan daapat bertahan lama. jumlah rumput berkurang sehingga menyebabkan jumlah rusa juga menurun. Komposisi seimbang bukan berarti jumlahnya sama. Daya lenting ekosistem adalah kemampuan ekosistem untuk pulih kembali dalam keadaan seimbang. Sifat ekosistem sangat dinamis. Misalnya pada waktu musim hujan. Tidak semua gangguan ekosistem dapat diatasi dengan daya lenting ekosistem secara alami. jumlah rumput ( Produsen ) disuatu padang rumput meningkat sehingga dapat mencukupi kebutuhan makan populasi rusa. Perkembangan ekosistem dari ekosistem yang sederhana menjadi ekosistem yang kompleks dan seimbang disebut suksesi. Apabila perubahan komposisi itu terjadi secara seimbang dari waktu ke waktu. Komponen abiotik yang memengaruhi ekosistem juga terus menerus mengalami perubahan.

Dengan itu kita sebagai manusia harus menjaga kelestarian alam dan ekosistemnya. .BAB III :  PENUTUP  KESIMPULAN Kami sudah menyimpulkanbahwa makalah yamg telah kami susun ini banyak mengajarkan kita akan infahnya alam.  SARAN Sangat jelas saran yang terkandung dalam isi makalah ini kebakaran hutan atau penebangan hutan yang berlebih dapat mengakibatkan keseimbangan ekosistem tidak dapat pulih dengan segera.Jika mereka dirusak begitu kejam manusia-manusia akan keindahannya.

N.adyana. Dorling : Dorling kindersley.101 Great Science Experiments.1998. Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi Tubuh manusia.K.2000.K. .Ardley.DAPTAR PUSTAKA Jurusan pendidikan Biologi FPMIPA UPI.(Edisi 1).