Anda di halaman 1dari 2

Discussing Queation 1.

Laporan keuangan merupakan media yang paling siandalkan oleh pihak luar atau pihak-pihak yang berkepentingan terhadap peruusahaan dalam

mengambil keputusan yang berkaitan dengan perusahaan. Misalnya dalam hal apakah saham perusahaan akan dibeli atau dijual, atau apakah perusahaan ini diberi pinjaman atau tidak. Namun, seperti yang kita ketahui bahwa laporan keuangan merupakan representasi dari pengelolaan perusahaan, sehingga kemungkinan adanya terjadi berbagai kesalahan serta kekurangan dalam penyajian laporan keuangan yang menyebabkan terjadinya salah saji material dalam bentuk kesalahan atau penyimpangan. Manajemen. Selain itu, untuk mencapai tujuannya manajemen mungkin saja melakukan penipuan atau manipulasi data. Para stakeholder menyadari bahwa informasi keuangan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dan manajemennya tidak selalu dapat diandalkan. Oleh

karena itu untuk menambah kredibilitas proses pelaporan keuangan ini, dibutuhkan pihak independen untuk mengaudit pernyataan keuangan dan menguji catatan akuntansi yang mendasarinya. Auditor ini kemudian

mengeluarkan pendapat untuk kepentingan pihak luar untuk menyatakan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum. Dengan adanya opini tersebut, akan menambah keandalan informasi keuangan yang dilaporkan. 2. Sebuah kantor akuntan publik tidak dapat diharapkan untuk mempertahankan keahlian dalam setiap jenis industry potensial yang mugkin diaudit. Namun dalam meninjau klien potensialnya, kantor akuntan public harus mengevaluasi kempuannya untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan jenis industri yang

akan diaudit, tetapi tidak ada prasyarat yang menyatakan bahwa pengetahuan tersebut harus dimiliki sebelum menerima perikatan audit. Masing-masing industri memiliki praktek akuntansi sendiri, selain itu industri tertentu sering kali memperlihatkan masalah audit yang unik. Dengan demikian, tanpa penyelidikan menyeluruh auditor tidak dapat memastikan pengetahuan yang akan diperlukan dalam memeriksa klien potensial tersebut. Dalam bisnis konsumen elektronik, misalnya, metode distribusi dan kebijakan kreditnya akan sangat berbeda dengan dealer mobil. Masalah lain yang mungkin juga sangat penting adalah kerusakan atau keusangan persediaan. Pengetahuan tentang satu jenis operasi tidak selalu berarti bahwa auditor memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk memeriksa operasi klien dalam industry yang berbeda. Standar auditing mengharuskan auditor memiliki keahlian untuk menyelesaikan penugasan audit, tetapi keahlian ini tidak perlu harus ada sebelum penugasan itu ada. Bisa jadi keahlian itu diperoleh seiring dengan berjalannya penugasan audit itu sendiri.