PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL RSUD PANEMBAHAN SENOPATI

Jl. Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO, BANTUL 55714 Telp. (0274) 367381, 367386, Dir: 367507, Fax. (0274) 367506 Website : http//www.rsd-bantul.org E-Mail: rsdbantul@yahoo.co.id

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PENEMBAHAN SENOPATI BANTUL
Nomor : 54/VIII/Tahun 2009 Tentang: PEMBENTUKAN TIM PERENCANAAN PENYIAGAAN BENCANA BAGI RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PENEMBAHAN SENOPATI BANTUL (P3BRS) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul, Menimbang : a. bahwa kegawatdaruran dan bencana dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan menimpa siapa saja, sehingga harus dipersiapkan dengan baik Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Tepadu (SPGDT) Rumah sakit; b. bahwa Rumah Sakit memegang peranan penting galam kesiapsiagaan penanganan korban gawat darurat sehari-hari dan bencana; c. bahwa Untuk itu semua sistem pada berbagai level di Rumah Sakit harus dipersiapkan dan siap siaga dalam menghadapi bencana; d. bahwa Setiap komponen dan unit memiliki Perencanaan Penyiagaan Terkoordinir dan Tertulis; e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dibentuk Tim tehnis harus Bencana Yang

dimaksud huruf a,b,c dan d perlu

Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur;

Mengingat

:

1. Undang - undang Dasar Negara Republik Indonesia1945; 2. UU Kesehatan No 23 tahun 1992; 3. UU Praktek Kedokteran No 29 tahun 2004 tentang

7. 448 / Menkes / SK / V! / 1993 tentang pembentukan tim kesehatan penaggulangan korban bencana di setiap rumah sakit. 876/ Menkes/ SK/ Xl/ 2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Penanganan Krisisdan Masalah Kesehatan Lain. 8. KEDUA KETIGA : : Tugas dan fungsi Tim tersebut dalam lampiran ini. 5.praktek Kedokteran.445/013 tentang Pembentukan Tim Medis Pemamggulangan Bencana RSU Kabupaten Dati II Bantul. Keputusan Menkes Rl No. 4. Keputusan Menkes Rl No. UU Tentang Pemerintahan Daerah No. 28 / Menkes / SK / I / 1995 tentang petunjuk pelaksanaan umum penanggulangan medik korban bencana. 205 / Menkes / SK / III / 1999 tentang petunjuk pelaksanaan permintaan dan pengiriman bantuan medik dari rumah sakit saat bencana. 6. rujukan Keputusan Menkes Rl No. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : Membentuk Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit di RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan susunan dan personalia sebagaimana tersebut dalam lampiran Keputusan Direktur ini. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tingkat II Bantul nomor: 188. maka Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tingkat II Bantul nomor: 188.445/013 tentang Pembentukan Tim Medis . 32 tahun 2004. 10. KELIMA : Dengan berlakunya keputusan ini. Keputusan Menkes Rl No. 9. Dalam melaksanakan tugas Tim ini berpedoman pada peraturan yang berlaku KEEMPAT : Segala biaya yang timbul akibat dikeluarkannya keputusan ini dibebankan pada Anggaran Operasional RSUD Panembahan Senopati Bantul. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

I WAYAN SUDANA. NIP.Pemamggulangan Bencana RSU Kabupaten Dati II Bantul dinyatakan tidak berlaku lagi. KEENAM : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan didalam keputusan ini. Ditetapkan Pada tanggal : Bantul : 1 Agustus 2009. M. 196504091995091001 .Kes. Direktur dr.

Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. Sp.Kep : Agus Sedyarto. Information I. SSiT : Agus Sriyana. Sp. I Wayan Sudana M. Yan Penunjang 5. Pengadaan 4.Kes. : Wakil Bupati Bantul. S.AN : dr. Kurnianto Trubus Pranowo. : dr. Sp. : Siti Suryati SKM. DIREKTUR Dr. Tenaga Cadangan 4. Koordinator 2.Sc : drg. I WAYAN SUDANA. M. Nutricional Suply IV. Perencanaan: 1. MPH. Safety 4. S. Pembina Penasehat I Penasehat II Penasehat III Penanggung Jawab Ketua Tim Sekretaris Staff Komando: 1. Pelayanan social III. Pelayanan Medis/Yanmed 3. B.B : Rohayati Masitoh. Klaim 3. AMd : I Nyoman Gunarsa.Sos : Andriyandono. Ners. Koordinator 2. : Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul. Koordinator 2. SE.Kep. : Noor Syamsiyah. SKM : Rubiyanto. : drg. : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Logistik: 1. AMd : Sugiyanto. Gandung Bambang Hermanto. : Puji Rahayu. Suryo Hapsoro.OG : Yulius Suharto. Material Suply 6. Nursing : Bupati Bantul. Situasi/Keamanan 3. Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. ST : Pambudi.Psi : Siti Zuheriyah. Keuangan: 1. SKM : AM Sofyan. Medical Staff Officer 3. Fasilitas 3. : Dyah Yuliantina. AMK. Pembeayaan II. : dr. Pelayanan Keperawatan 4. SH : Mujiman. NIP.Pd : drg Risanti Argamurni : Suhartini Rahayu Maria. S.Kes. Komunikasi 4. SKM : Esthi Budiasih. Transportasi 5.S. Isnaini Hadiyati : dr. Bambang Basuki. Liaison 2. Operasional Pelayanan: 1. Rini Setyaningsih. SUSUNAN TIM PERENCANAAN PENYIAGAAN BENCANA BAGI RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PENEMBAHAN SENOPATI BANTUL . 196504091995091001 . S. : dr. Koordinator 2. Staff Medis 5.MM : Endang Yuniati.

Merencanakan dan menyelenggarakan pelatihan dan simulasi penanganan bencana 4. meliputi : a. Merencanakan anggaran B. Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penasehat medik (Ketua Komite Medik / Direktur Pelayanan / Wadir Pelayanan Medik) ii. STRUKTUR ORAGNISASI TIM BENCANA RUMAH SAKIT 1. penghubung. keamanan dapat dijabat oieh Pembantu Umum (sesuai dengan struktur organisasi rumah sakit) 2. d. A. Humas Penghubung Keamaanan Catatan: Humas. Organisasi Tim Penanganan Bencana Rumah Sakit bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang ditetapkan. iv. Menyusun pedoman perencanaan penyiagaan bencana bagi rumah sakit (P3B-RS) 2. c. 2. Dijabat oleh Pimpinan rumah sakit b.Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. TUGAS TIM PENYUSUN PEDOMAN PENANGANAN BENCANA RUMAH SAKIT 1. Ketua a. C. Pelaksana : disesuaikan dengan struktur organisasi rumah sakit. Rumah sakit harus memiliki struktur organisasi Tim Penanganan Bencana Rumah Sakit yang dibentuk oleh Tim Penyusun dan ditetapkan oleh Pimpinan rumah sakit. Operasiona! Logistik Perencanaan Keuangan . iii. Dibantu oleh staf yang terdiri dari: i. Mengkoordinir penyusunan petunjuk operasional setiap unit kerja 3. Organisasi Tim Penanganan Bencana Rumah Sakit disesuaikan dengan organisasi rumah sakit yang ada. b. DASAR PENYUSUNAN Prinsip: 1.

makanan & minuman. obat – obatan dll) Melakukan administrasi keuangan pada saat penanganan bencana . Pelaksana : a. Keuangan Merencanakan anggaran penyiagaan penanganan bencana (pelatihan. linen. stabilisasi korban cidera) Menyiapkan tim evakuasi dan transportasi (ambulans) Menyiapakan area penampungan korban (cidera. bekerja sama dengan instansi terkait Menyaiapkan tim keamanan Melakukan pendataan pelaksanaan kegiatan b. identifikasi korban. Ketua : Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penanggulangan bencana Melakukan koordianasi secar vertical (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tk I dan II /BNPB ) Memberikan arahan pelaksanaan penangan operasional pada tim di lapangan Memberikan informasi kepada pejabat. meninggal.D. dan lain – lain) Bertanggung jawab pada ketersediaan dan kesipan komunikasi internal maupun eksternal Menyiapkan transportasi untuk tim. URAIAN DAN TUGAS FUNGSI 1. pertolongan pertama. korban bencana. jamban dan sanitasi lingkungan. termasuk penyediaan air bersih. staf internal rumah sakit instansi terkait yang membutuhkan serta media massa Menkoordinasikan sumber daya. bantuan SDM dan Fasilitas dari internal rumah sakit/dari luar rumah sakit Bertanggung jawab dalam tangga darurat dan pemulihan dan 2. Obat – obatan. dan yang memerlukan Menyiapakan area untuk isolasi dan dekontaminasi (bila diperlukan) d. dan mengungsi )di lapangan. APD. Logistik : Bertanggung jawab terhadap ketersediaan fasilitas (peralatan medis. Perencanaan : Bertanggung jawab terhadap ketersediaan SDM Patient Tracking dan informasi pasien c. Operasional : Menganalisa informasi yang diterima Melakukan identifikasi kemampuan yang tersedia Melakukan pengelolaan sumber daya Memeberikan pelayanan medis (triage. penyiapan alta. BMHPO.

Menyiapkan alur evakuasi dan keamanan area penampungan. 8. 4. 4.Melakukan pengadaan barang (pembelian yang diperlukan) Menyelesaikan kompensasi bagi petugas (bila tersedia)dan klaim pembiayaan korban bencana E. Menangani kebutuhan logistik. laut dan udara) . Menyiapkan SDM dengan kemampuan sesuai dengan standar pelayanan & standar kompetensi. Medical Support (Dukungan Pelayanan Medis) 1. 3. Management Support ( Dukungan Pelayanan Medis) 1. Menyiapkan peralatan pertolongan. 9.yang meliputi: a. 6. Menyiapkan prosedur-prosedur khusus dalam melaksanakan dukungan medis b. Melakuka pendataan pasien dan penempatan/ pengiriman pasien. Menyiapkan daerah triage. Menyiapkan Pos Komando . 10. label. KESIAPAN DUKUNGAN PELAYANAN MANAJERIAL MEDIS DAN DUKUNGAN Dalam pelaksanaan penanganan bencana diperlukan dukungan pelayanan medis (medical support) maupun dukungan managerial (management support) yang memadai yang telah tercermin dalam struktur organisasi di atas. Dukungan tersebut diatas sudah harus dipersiapkan sebelum terjadi bencana. 3. Menyiapkan area dekontaminasi (bila diperlukan). mulai dari peralatan Life Saving sampai peralatan terapi definitif. 7. Menetapkan masa pengakhiran kegiatan penanganan bencana Menyiapkan sarana fasilitas komunikasi di dalam dan di luar rumah sakit. Menyiapkan fasilitas transportasi untuk petugas dan korban / pasien (transportasi darat. 5. Menyiapkan SDM cadangan. dan rambu-rambu 2. 2. Menangani masalah pemberitaan media dan informasi bagi keluarga korban.

TIM KOMANDO PENYIAGAAN BENCANA BAGI RUMAH SAKIT 1. Identifikasi kemampuan – menjaga dan menyajikan info status tempat tidur. Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. ruang operasi dan kapasitas UGD Manajemen sumber daya – identifikasi kebutuhan dan sumbernya. akibat teridentifikasi. Petugas harus dapat dipercaya dan selalu mencatat atas apa yang telah dilakukan. Manajemen media yang mencari informasi – sebagai satu-satunya sumber untuk menjaga konsistensi informasi. . pengisian staf – dan eksternal untuk identifikasi jumlah dan jenis korban yang tiba dan waktunya. alasan dari keputusan tersebut dan tindakan yang telah diambil. TUGAS POKOK : Komunikasi . keputusan diambil dan instruksi disebarkan. FASILITAS PERALATAN YANG HARUS ADA NAMA PERALATAN Komunikasi internal dan eksternal Nomor telepon dan fax yang diam Handphone dan battery tambahan Radio komunikasi dua arah dan battery cadangan Kurir Radio dan TV Peta Rumah sakit dan derah yang dilayani Tenaga listrik cadangan (genset) Toilet dengan tempat cuci tangan Makanan dan minuman White board dan spidol Boardmarker Lampu senter dan battery cadangan Persediaan alat tulis Rencana kegiatan Sekuriti – untuk mencegah masuknya media dan sanak keluarga 3. Penempatan pasien – jumlah dan pergerakan pasien di dalam RS harus dijaga Penyimpanan catatan atas keputusan yang telah dibuat. KOMPONEN : ADA BELUM ADA Komponen dasar yang ada meliputi: Komando insiden Operasional Perencanaan Logistik Keuangan 4.Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. TEMPAT : RUANG WADIR PELAYANAN 2. Pengolahan informasi – informasi yang diterima harus dianalisis.dengan bagian internal RS untuk mendapatkan informasi korban.

I WAYAN SUDANA. Amd FINANCE Andriyandono.Sos LIAISON drg. NIP. Sp. MPH MEDICAL STAFF OFFICER dr. Rr. SE. Gandung Bambang Hermanto SAFETY dr. Isnaini Hadiyati PLANNING Agus Sriyana. Kurnianto Trubus P.. Bambng Basuki. 196504091995091001 .An OPERATION drg. S.Kes. SH LOGISTIC Puji Rahayu. Rini Setyaningsih. MM DIREKTUR Dr.Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. SpOg. M. Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. SUSUNAN TIM KOMANDO PENANGGULANGAN BENCANA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2009 COMMAND dr. INFORMATION Yulius Suharta.

SUSUNAN TIM PENANGGULANGAN BENCANA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2009 PENANGGUNG JAWAB dr. Gandung Bambang Hermanto SEKRETARIS Siti Suryati bSKM STAFF COMMAND drg. I WAYAN SUDANA. M. Amd FINANCE Andriyandono. Isnaini Hadiyati PLANNING Agus Sriyana. MM DIREKTUR Dr.Kes. M. MPH OPERATION drg. SE. Rr. Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Kes KETUA TIM dr. 196504091995091001 . SH LOGISTIC Puji Rahayu. NIP. I Wayan Sudana.Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. Rini Setyaningsih.

Tentang : Pembentukan Tim Perencanaan Penyiagaan Bencana Bagi Rumah Sakit /Hospital Preparendnes For Emergency And Disaster ( HOPE ) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. MPH OPERASIONAL drg.Lampiran : Keputusan Direktur Nomor: 54/VIII/Tahun 2009 Tanggal : 1 Agustus 2009. SKM TRANSPORTASI YANPENUNJANG Agus Sedyarto. Gandung Bambang Hermanto SEKRETARIS Siti Suryati SKM STAFF KOMANDO drg. AMd KEUANGAN Andriyandono. Sp.S. MM YANMEDIS dr.Pd KOMUNIKASI Pambudi. S. Ns Rubiyanto NUTRITIONAL SUPP Diah Yuliantina SSiT PEMBIAYAAN Siti Rahayu . S. SKM PENGADAAN I Nyoman Gunarsa. Rini Setyaningsih. SUSUNAN TIM PENANGGULANGAN BENCANA RSUD PANEMBAHAN SENOPATI TAHUN 2009 KETUA TIM dr. AMK TENAGA CAD Noor Syamsiyah.Psi MATERIAL SUPPLY YAN SOSIAL Esthi Budiasih. Isnaini Hadiyati PERENCANAAN Agus Sriyana. SH LOGISTIK Puji Rahayu. SE.Risanti Argamurni AM Sofyan..Kep.B SITUASI Mujiman FASILITAS Sugiyanto. ST KLAIM Endang Yuniyati YANKEP Rohayati Masitoh. Surya Habsara. SKM STAFF MEDIS drg. Rr. AMK NURSING Suhartini RM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful