Anda di halaman 1dari 7

Laporan Praktikum Budidaya Kangkung Darat Secara Organik di Ciparanje

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Pertanian Berkelanjutan I (Pertanian Organik) semester genap VI Disusun Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2011

BAB I PENDAHULUAN

Pada dasarnya pertanian organik itu merupakan sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agroekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Konsep dasar dari pertanian organik ialah kegiatan pertanian yang menggunakan bahan-bahan organik sebagai sarana produksinya. Pertanian organik menerapkan praktek-praktek manajemen yang bertujuan untuk memelihara ekosistem untuk mencapai produktivitas yang berkelanjutan, dan melakukan pengendalian OPT melalui berbagai cara seperti daur ulang residu tumbuhan dan hewan, seleksi dan pergiliran tanaman, manajemen pengairan, pengolahan lahan dan penanaman serta penggunaan bahan-bahan hayati. Pertanian organik adalah sistem manajeman produksi holistik yang

meningkatkan dan mengembangkan agro-ekosistem, termasuk keragaman hayati, siklus biologi, dan aktivitas biologi tanah. Pertanian organik bertujuan untuk memelihara ekosistem untuk mencapai produktivitas yang berkelanjutan. Tujuan yang penting lainnya adalah konservasi dan memberdayakan sumberdaya alam tanah yang subur, air yang bersih dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Seni dari pertanian organik adalah menjadikan pengelolaan yang terbaik dari prinsip-prinsip dan proses ekologi yang berjalan. Salah satu kegiatan yang sudah berjalan sampai saat ini adalah produksi sayuran organik. Perkembangan informasi dan teknologi yang begitu pesat berdampak pada maraknya kegiatan impor sayur-mayur yang menggunakan bahan kimia dalam proses produksinya. Oleh karena itu, program Go Green perlu dukungan agra keseimbangan alam terjaga, salah satunya adalah dengan bertanam kangkung secara organik.

BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1

Kegiatan yang dilakukan Dalam kegiatan praktikum ini Kami menanam tanaman Kangkung darat dilahan

percobaan Universitas Padjadjaran, Ciparanje. Benih padi yang kami gunakan diperoleh dari Tim Pengajar SPB I Organik. Selama praktikum penanaman Kangkung darat berlangsung kami telah melakukan beberapa kegiatan yang tersusun pada tabel jadwal kegiatan berikut : No. 1 Tanggal Kegiatan Penyiangan Gulma Tempat Kebun Percobaan Ciparanje 2 Pengolahan Tanah Kebun Percobaan Ciparanje 3 Penanaman Benih Kebun Percobaan Ciparanje 4 Penyiraman dan Pengamatan 5 Penyulaman Kebun Percobaan Ciparanje Kebun Percobaan Ciparanje 6 Penyiraman dan Pengamatan 7 Penyiangan gulma Kebun Percobaan Ciparanje Kebun Ciparanje Percobaan Keterangan

Pengamatan: 1 MST

Pada minggu pertama, tanaman yang tumbuh hanya 1 2 MST

3 MST

Karena pada 3 MST tanaman yang tumbuh hanya 1 dan tidak bertambah, maka kami melakukan penyulaman pada tanaman yang tidak tumbuh.

1 Minggu setelah Penyulaman

Tanaman A11 B7 B19 C1 C2

Tinggi (Cm) 3 1,5 1 8 2,5

Jumlah daun 5 3 2 9 5

Jumlah cabang 0 0 0 0 0

C8 C14 D7 D15

2 1,5 1,5 1,5

2 2 2 3

0 0 0 0

2 Minggu setelah penyulaman

Tanaman A11 B7 B19 C1 C2 C8 C14 D7 D15

Tinggi (Cm) 6 3 2 12 6 4 2,5 2,5 6

Jumlah daun 14 6 3 28 10 8 4 3 6

Jumlah cabang 1 0 0 2 0 0 0 0 0

3 Minggu setelah penyulaman

Tanaman A11 B7 B19 C1 C2 C8 C14 D7 D15

Tinggi (Cm) 10 5 3 14,5 9,5 6 4 2,5 9

Jumlah daun 25 10 4 40 14 11 5 5 10

Jumlah cabang 2 1 0 2 1 0 0 0 0