Psikologi Perkembangan 2

Pertemuan 3 9 Maret 2010

Pubertas
• Pubertas (puberty)  sebuah periode dimana kematangan fisik seseorang berlangsung pesat, yang melibatkan perubahan hormonal dan tubuh, terutama berlangsung di masa remaja awal (Santrock, 2007) • Masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual (Wikipedia)

2007) . 2007) • Pubertas dipengaruhi oleh faktor genetik. 2001). Namun.Pubertas • Masa pubertas pada sebagian besar indvidu dimulai saat berumur 9 tahun dan berakhir di usia 16 tahun (Santrock. Kemunculan pubertas telah diprogram dalam gen setiap manusia (Adair. faktor lingkungan juga turut mempengaruhi kemunculan dan lamanya masa pubertas berlangsung (Santrock.

kumis. lebar bahu.Pubertas Karakteristik Laki-laki Seksual Seks Primer Seks Sekunder Testis. Olds & Feldman. pubic hair. jenggot Perempuan Vagina. ovarium. pubic hair (Papalia. uterus Payudara. tubuh berlekuk. suara besar. penis Jakun. kulit halus. kelenjar prostat. 2001) .

Pubertas • Perubahan yang terjadi pada masa pubertas erat kaitannya dengan aliran hormon-hormon. • Hormon  zat kimia yang diciptakan oleh kelenjar endokrin dan dibawa ke seluruh tubuh melalui aliran darah. • Ada 2 : Androgen (♂) dan Estrogen (♀) .

FSH Gonad Androgen / Estrogen .Pubertas • Hypothalamus GnRH Pituitary Gland LH.

Pubertas • Selain merangsang hormon seksual. . pituitari juga merangsang pengeluaran hormon pertumbuhan dan berinteraksi dengan kelenjar tiroid yang terletak di daerah leher • Masa pubertas ditandai dengan menarche pada perempuan. dan spermarche pada lakilaki.

14 9.5 – 14.Perkembangan Fisik Pertumbuhan payudara Pertumbuhan pubic hair Pertumbuhan badan Menarche Bulu ketiak 7 .13 7 .5 1 – 2 tahun setelah tumbuhnya pubic hair .5 10 – 16.

5 Pertumbuhan pubic hair 10 . Olds & Feldman.15 Pertumbuhan badan Pertumbuhan penis.5 ± 1 tahun setelah pertumbuhan penis ± 2 tahun setelah tumbuhnya pubic hair .16 11 – 14.5 . kelenjar prostat Spermarche Rambut wajah dan ketiak (Papalia.Perkembangan Fisik Pertumbuhan testes 10 – 13. 2001) 10.

diantaranya : • Praokupasi terhadap citra tubuh • Perubahan emosi yang cepat • Sikap terhadap menarche / spermarche (Santrock. 2007) .Perkembangan Fisik Perubahan psikologis yang menyertai perkembangan fisik remaja.

2004) . di antaranya : • Depresi • Obesitas • Gangguan pola makan (Dariyo.Perkembangan Fisik Permasalahan yang timbul akibat pengaruh perkembangan fisik.

Akomodasi . Asimilasi 2.Perkembangan Kognitif • Piaget  remaja mulai termotivasi untuk memahami dunianya sebagai bentuk adaptasi biologis • Remaja mulai aktif mengkonstruksikan dunianya  skema • Ada 2 proses : 1.

dan merupakan penambahan terhadap informasi yang sudah ada sebelumnya • Akomodasi  proses penyesuaian terhadap masuknya informasi baru .Perkembangan Kognitif • Asimilasi  proses pemahaman dan penyerapan informasi baru.

1992) . proses perkembangan kognitif remaja dipengaruhi 4 faktor : 1. Pengalaman 3. Transmisi sosial 4. Proses ekuilibrasi  adaptasi (Monks. Pemasakan (maturity) 2.Perkembangan Kognitif • Menurut Piaget.

dan juga dapat menginterpretasi sesuatu . 2. Piaget  Operasional Formal Ciri perkembangan kognitif pada tahap operasional formal (Rice. menyeluruh.Perkembangan Kognitif • • 1. 1993) : Memiliki pengetahuan / gagasan indrawi yang baik Mampu memahami hubungan antara 2 ide atau lebih Dapat melaksanakan tugas tanpa perintah Dapat menjawab secara praktis. 3. 4.

Abstrak  mampu menghubungkan berbagai ide untuk memecahkan masalah 2. 1999) . Idealistik  pola pikir ideal (das sollen) 3.Perkembangan Kognitif • Pola berpikir pada remaja : 1. Logika  cara berpikir hypotethical deductive reasoning (Santrock.

Argumentativeness . Bersikap mandiri di dalam tindakannya 2. 2001).Perkembangan Kognitif • Menurut Elkind (dalam Papalia. Bersikap kritis 3. yakni : 1. remaja mengalami beberapa aspek pemikiran. Olds & Feldman.

5. 7. Indivieveness (ragu-ragu) Hypocrisy Self.Counsciousness Assumption of invulnerability .Perkembangan Kognitif 4. 6.

dan membuatnya lebih efektif. .Perkembangan Kognitif • Remaja mulai melakukan beberapa aktivitas kognitif tingkat tinggi seiring dengan perkembangannya • Central executive  memegang peran dalam memonitor dan mengelola penyebaran dari berbagai sumber daya kognitif sebagai sebuah fungsi dari tuntutan tugas.

Perkembangan Kognitif Ada beberapa fungsi eksekutif : • Pengambilan keputusan • Penalaran • Berpikir kritis • Berpikir kreatif • Metakognisi dan self regulatory learning .

kemampuan akan semakin baik .Perkembangan Kognitif Pengambilan keputusan • Seiring pertumbuhan usia. proses pengambilan keputusan semakin baik • Dipengaruhi oleh perkembangan emosi • Semakin banyak kesempatan untuk mengambil keputusan secara mandiri.

• Ada 2 : 1. Penalaran deduktif .Perkembangan Kognitif Penalaran • Pemikiran logis yang menggunakan induksi dan deduksi untuk meraih sebuah kesimpulan. Penalaran induktif 2.

Meningkatnya kemampuan dalam penalaran . Meningkatnya pengetahuan 3.Perkembangan Kognitif Berpikir kritis • Mengambil keputusan secara kompeten dan bernalar secara logis • Peningkatan berpikir kritis dipengaruhi : 1. Meningkatnya kecepatan dan kapasitas pemrosesan informasi 2.

Perkembangan Kognitif Berpikir kreatif • Kemampuan untuk berpikir dengan menggunakan cara-cara baru untuk menemukan solusi yang unik dari setiap persoalan • Adakah hubungannya antara inteligensi dengan kreativitas? .

Perkembangan Kognitif • Strategi untuk meningkatkan kreativitas : 1. Menyediakan lingkungan yang dapat menstimulasi kreativitas 3. Tidak mengontrol secara berlebihan 4. Melibatkan remaja dalam brainstorming dan mengemukakan ide sebanyak mungkin 2. Mendorong motivasi internal 5. Role model .

Perkembangan Kognitif Metakognisi dan self regulatory learning • Metakognisi kognisi mengenai kognisi • Self regulatory learning  self generation dan self monitoring terhadap berbagai pemikiran. perasaan serta perilaku untuk mencapai suatu tujuan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful