DAFTAR PUSTAKA

1. Alim, M.N., Hapsari, T., dan Purwanti, L. 2007. Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi. Simposium Nasional Akuntansi 10. Makassar. 2. Antle, R. 1984. Auditor independence. Journal of Accounting Research 22 1 (1984), pp. 1–20. 3. Antonio, Muhammad.S. 2002. Enron, WorldCom, dan Moral Ekonomi. Artikel. (Online), (http://www.al_islam.com), diakses 17 April 2010. 4. Arens, A.A. dan Loebbecke, J. K. 1996. Auditing: Pendekatan Terpadu, Buku Satu, Cetakan Kedua. Terjemahan Jusuf, Amir Abadi. Jakarta: Salemba Empat, Jakarta. 5. Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. 6. Boynton, W.C., Johnson, R.N., dan Kell, W.G. 2001. Modern Auditing 7th ed, John Wiley & Sons Inc. Terjemahan Rajoe, Paul.A, dkk. 2003. Jakarta: Erlangga.
7. Elfarini, Eunike.C. 2007. Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

8. Fridati, Winda. 2005. Analisis Hubungan Antara Profesionalisme Auditor dengan Pertimbangan Tingkat Materialitas dalam Proses Pengauditan Laporan
9. Keuangan Di Jogjakarta. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

10. Gay, L.R. 1982. Educational Research Competencies for Analysis & Application 2nd Edition. Ohio: A Bell & Howell Company. 11. Gujarati, Damodar. 1997. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga. 12. Hadi, Sutrisno. 1984. Metodologi Research Bagian I. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM. 13. Halim, Abdul. 2001. Auditing 1 ( Dasar-Dasar Audit Laporan Keuangan ). Yogyakarta: AMP YKPN.
14. Harhinto, Teguh . 2004. Pengaruh Keahlian dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Studi Empiris Pada KAP di Jawa Timur. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro. (Tidak dipublikasikan)

Skripsi. Susiana Arleen. 2010.25-60 24. . Irmawati. Duwi. Artikel. Yogyakarta: BPFE. Indriantoro. Tunjung. Jakarta: Balai Pustaka. Margono. Jakarta: Rineka Cipta. Pengertian profesionalisme.R. Pengaruh faktor-faktor keahlian dan independensi auditor terhadap kualitas audit (Studi Empiris:KAP di Jakarta). Widhi. Herawaty. 3. 2010. 20. Lestari.Y. Simposium Nasional Akuntansi 10.net/%3Fp%3D286+ %22INDEPENDENSI+AKUNTAN+PUBLIK+DIPERTANYAKAN+ PASCA+ENRON%22&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id). Pengaruh Tuntutan Profesionalisme Di Era Globalisasi terhadap Minat Mahasiswa untuk Menempuh Pendidikan Profesi Akuntansi (Studi Kasus pada Mahasiswa di Surakarta. profesionalisme. Ikatan Akuntan Publik Indonesia.15. Ewing. 25. 18.K. dan Multivariate. Ed. “Auditing”. 2007. 2008. SPSS untuk Analisis Korelasi. Jakarta: Dewan Standar Profesional Akuntan Publik. Skripsi. dan Kualitas Audit terhadap Integritas Laporan Keuangan. Mekanisme Corporate Governance. 2003. Yogyakarta: Gava Media. Jakarta: Salemba Empat. Analisis Pengaruh Independensi. Priyatno. (Online). 19. 17. S. Nur dan Supomo.unsoed. (http://webcache. Kusharyanti. Hal. Ibrani. 16. Mulyadi. 2006. Semarang. Regresi. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Manajemen Ed 1. Client Importance dan Client Image sebagai Variabel anteseden. KPMG Terlibat Upaya Manipulasi Pajak. Pengaruh Identifikasi Auditor atas Klien Terhadap Objektivitas Auditor dengan Auditor Tenure. 2009. Riszky. Standar Profesional Akuntan Publik. 28. 22. 2000. Jurnal Akuntansi dan Manajemen (Desember). dkk. 21. Temuan penelitian mengenai kualitas audit dan kemungkinan topik penelitian di masa datang. Makassar. 1999. B. Metode Penelitian Pendidikan. 27. 26. dan Yogyakarta). 2008. 2008. ciri-ciri kode etik profesional. Kode Etik Profesi Akuntan Publik. (Tidak dipublikasikan) 23. 2002. Artikel. diakses 3 Mei 2010. Frianty. Semarang: Universitas Diponegoro. Jakarta: Salemba Empat. Simposium Nasional Akuntansi 11. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2001. Dian. Ikatan Akuntansi Indonesia.googleusercontent. Pontianak. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia.com/search? q=cache:twNahJNUPJcJ:praptapa. Dolly. (Online).

diakses 19 April 2010.korantempo. 48-51. Supriyanto.com). 2006. Widagdo. 31. Santoso. Aplikasi Statistik dengan SPSS untuk Pemula. 2007. 37. S. dan S. dan Mardiyah. Artikel. R. S. S. Yogyakarta: Salemba Empat 35. 2008. Sudarmanto. Makassar.A.html).com/korantempo/email/2008/04/01/Ekonomi_ dan_Bisnis/krn. A. Artikel.(http://sidodolipet. Irwandi. Menguasai Statistik di Era Informasi dengan SPSS 14. Surabaya. Pengaruh Profesionalisme Auditor terhadap Tingkat Materialitas dalam Pemeriksaan Laporan Keuangan.A. (Online). Dwina. Simposium Nasional Akuntansi 5. Analisis Regresi Linear Ganda dengan SPSS. p. Gunawan. diakses tanggal 6 Mei 2010. Kasus Enron dan KAP Arthur Andersen. (http://www. 2003. 1988. Simposium Nasional Akuntansi 10. 34. A. diakses 3 Mei 2010. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing) : Faktorfaktor Yang Mempengaruhi Independensi Penampilan Akuntan Publik. Auditing (Pengauditan). Wooten. 33. Supriyono.20080401. The CPA Journal. 29. Agus. Wahyudi. 32.A.126661.blogspot. 2006. Jakarta: Prestasi Pustaka. 2004. Trisnaningsih. Jakarta: Graha Ilmu. Lesmana. Haryono. R. Yusuf. Hendro. 30. Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Auditor.E. (http://uwiiii. 36. R. It is Impossible to Know The Number of PoorQuality Audits that simply go undetected and unpublicized.G. 38.com/2010/03/pengertian-profesionalismeciri-ciri. Padang.html). Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2001. 39. Izin Thomas Iguna Dicabut. Simposium Nasional Akuntansi 9. Sujianto. Septiningtyas.id. 2002. T. Januari. Analisis Pengaruh Atribut-atribut Kualitas Audit Terhadap Kepuasan Klien (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta). Yogyakarta: STIE . 2009.wordpress. 2007. Independensi Auditor dan Komitmen Organisasi sebagai Mediasi Pengaruh Pemahaman Good Governance. (Online).