Anda di halaman 1dari 12

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Kondisi perekonomian Indonesia yang semakin tidak menentu menyebabkan banyak permasalahan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya yaitu tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terutama di kota besar, yang mengakibatkan semakin tigginya populasi di suatu daerah. Seiring dengan semakin padatnya populasi penduduk yang tidak diikuti peningkatan penghasilan perkapita menjadikan masyarakat memiliki beban berat dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam hal ini kebutuhan hidup manusia yaitu, meliputi pangan,sandang, dan papan serta kebutuhan akan pendidikan semakin meningkat pula terutama di negara berkembang. Salah satunya Indonesia, pemenuhan kebutuhan pendidikan baik formal maupun non - formal sangat dibutuhkan karena hal ini dapat memberikan dampak yang besar terhadap penduduk dalam rangka peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Indonesia. Ada dua jenis pendidikan yang kita kenal di masyarakat kita, yaitu pendidikan formal (seperti TK, SD sampai Univesitas), dan pendidikan nonformal (seperti kursus komputer, les Bahasa Inggris, maupun kegiatan beladiri). Pendidikan formal jelas tujuannya untuk memperoleh jenjangke berhasilan yaitu kelulusan. Disini kita akan mendapatkan titel seperti sarjana muda, sarjana,magister dan sebagainya. Dalam hal ini pendidikan luar sekolah memiliki peranan yang tidak kalah penting. Pendidikan ini berfungsi untuk membantu sang anak didik untuk memaksimalkan potensinya yang mungkin belum seluruhnya bisa diperoleh melalui jenjang pendidikan formal. Apa yang diperlukan dalam menjalankan pendidikan non formal ini adalah Keahlian. Seandainya kita ambil kursus komputer, biasanya yang mengajarkan adalah orang yang benar ahli dalam komputer. Begitu pula denganBahasa Inggris. Artinya, yang dibutuhkan di pendidikan luar sekolah adalah keahlian. Suatu sertifikat keberhasilan mungkin memang perlu tapi itu hanya jadi sekedar pelengkap. Sebab walaupun kita memiliki sertifikat S2 dalam Bahasa Inggris tapi tidak bisa mengajar dan anak didik kita tidak bisa menerima ajaran kita, maka usaha kita jadi percuma. Baik tidaknya mutu dan kualitas jasa sebetulnya sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang diberikan kepada customer. Apabila fasilitas yang diberikan itu memadai maka bukan tidak mungkin jika usaha yang kita jalankan akan memenuhi baik mutu maupun kualitasnya. Adapun jenis fasilitas pokok yang seharusnya diberikan pada customer antara lain, yaitu pemberian materi dan teknik pengajaran yang lain daripada yang lain. Namun pada kenyataanya pemberian fasilitas pada customer belum bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang disebabkan ketidak profesionalan para pengajarnya. Kecendurungan ini diduga menjadi penyebab ketidak mampuan suatu usaha kursus untuk bertahan dalam persaingan. Oleh karena itu, untuk memulai suatu usaha jasa kursus dibutuhkan persiapan oleh para pelakunya. Hal yang paling berperan dalam memenuhi kepuasan cutomernya adalah para staff pengajarnya. Sistem pengajaran yang memuaskan akan menjadi senjata ampuh dalam mengembangkan usaha tersebut. Mengenai permasalahan di atas, maka kami tertarik untuk melakukan studi kelayakan usaha dalam bidang jasa pendidikan. Hal yang cukup menarik disini adalah penggunaan modal dan sumber daya manusia yang terbatas namun mampu memberikan pelayanan yang terbaik

sebagai solusi yang digunakan untuk meminimalkan cotribusion margin, sehingga diharapkan kursus yang dijalankan memiliki pengeluaran yang rendah, maka biaya yang ditawarkan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat yang ingin mengikuti kursus. Oleh karena itu, dengan argumentasi latar belakang inilah kami mengambil judul LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS / ENGLISH CENTRE (Studi Kelayakan Usaha (Feasibility) Kursus dengan BiayaTerjangkau). 1.2 Permasalahan Dalam penulisan ini yang menjadi permasalahan adalah: a. Bagaimana model usaha kursus yang akan dijalankan. b. Tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut. c. Apa manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar dalam mengusahakan bimbingan kursus bahasa Inggris. d. Apa pengaruh usaha tersebut terhadap kemajuan pendidikan untuk menunjang prestasi pada pendidikan formal. 1.3 Maksud dan Tujuan Penulisan. Mengetahui model usaha kursus yang akan dijalaankan. b. Mengetahui tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut. c. Mengetahui manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar lokasi dalam mengusahakan bimbingan kursus bahasa Inggris. d. Mengetahui pengaruh usaha tersebut terhadap kemajuan pendidikan untuk menunjang prestasi pada pendidikan formal. 1.4 Usaha yang Akan Dikembangkan Dalam penulisan studi kelayakan usaha ini, kami bertujuan merealisasikan dan mengembangkanusaha yang akan kami jalankan. Adapun bentuk usaha yang akan kami jalankan adalah berupa perusahaan jasa yang bergerak di bidang lembaga bimbingan belajar (kursus) Bahasa Inggris dengan nama English Centre dengan memposisikan usaha kami sebagai pusat bahasa Inggris percakapan atau spesialisasi percakapan. Dengan moto The Place for Fun and Quality kami memiliki visi EC is Better than Others dan misi EC Leads You to Success. BAB II DESKRIPSI KELAYAKAN ASPEK 2.1 Aspek Pemasaran Dalam bagian ini kami paparkan beberapa program yang kami tawarkan dalam bimbingan bahasa Inggris yang akan kami realisasikan dan kembangkan. Program ini sengaja dibuka untuk anak TK; SD; SMP; SMA atau anak - anak yang ingin memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan cepat dan mudah. Baik bagi pemula maupun yang sudah pernah kursus. Dengan metode pengajaran yang begitu mudah, praktis, tidak teoritis dan materi yang

disajikan dalam bentuk percakapan atau diperagakan dengan gambar- gambar dan alat peraga, dengan permainan, cerita - cerita lucu, dengan lagu - lagu dan teka - teki. Maka belajar bahasa Inggris di EC akan terasa mudah dan menyenangkan. Karena dibimbing oleh instruktur - instruktur muda yang berpengalaman, dengan penuh keakraban dan penuh semangat. Peserta didik akan merasa nyaman , bebas untuk berlatih membiasakan diri berbahasa Inggris, karena siswa tidak akan takut atau sungkan karena suasana di EC sangat akrab dan menyenangkan. Seperti motto EC The Place for Fun and Quality (Tempat menyenangkan dan bermutu). Adapun program yang ditujukan kepada pelajar tingkat TK sampai SMA memiliki level/tingkatan. Berikut tabel level/ tingkatan beserta biaya perbulan masing - masing level. No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar Tabel 1. Level/ tingkatan beserta biaya Sedangkan jadwal kursus yang kami berikan adalah sebagai berikut No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Level Level Pre Basic I Level Pre Basic II Level Pre Basic III Level Beginner Level Basic I Level Basic II Level Basic III Level Pre Intermediate Level Intermediate I Level Intermediate II Level Intermediate III Level Advance I Level Advance II Level Advance III Tingkat (TK, SD) (TK, SD) (SD) (SD, SMP) (SD, SMP) (SD, SMP) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) (SMP, SMA) Biaya Rp. 25.000,Rp. 25.000,Rp. 28.000,Rp. 28.000,Rp. 30.000,Rp. 30.000,Rp. 30.000,Rp. 35.000,Rp. 40.000,Rp. 43.000,Rp. 45.000,Rp. 50.000,Rp. 55.000,Rp. 60.000,-

1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-

8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,. Tabel 2.Jadwal Kursus Jadwal Kursus Di EC No. Waktu 1. Pagi 2. Siang 3. Malam Jam I 08.00 09.00 13.30 15.00 19.00 20.30 Jam II 09.00 11.00 15.00 16.30 Jam III 16.30 18.00

Pagi 08.00 - 09.00 09.30 - 11.00 Siang 13.30 - 15.00 15.00 - 16.30 16.30 - 18.00 Malam 19.00 - 20.30 Semua pertemuan dilakukan secara reguler dua kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit/ pertemuan. 2.2 Aspek Yuridis Dalam merencanakan sebuah usaha tidak hanya memikirkan pay back priod - nya saja. Tetapi ada hal yang paling mendasar yang harus pertama kali pengusaha lakukan untuk mempermudah pengembangan usahanya, yaitu tinjauan aspek yuridis. Aspek yuridis bergunauntuk bukti bahwa usaha yang kita jalankan memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga usahayang kita jalankan dapat dengan mudah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi karena legal keberadaannya. Aspek yuridis dapat dibuat menurut kategori masing - masing usaha. Untuk tahap pertama kamimembuat ijin dengan melapor kepada ketua RT setempat untuk mengurus Surat Ijin GangguanLingkungan. Dimana ijin tersebut dapat direalisasikan apabila disetuji oleh minimal 40 KK.Apabila oleh masyarakat sekitar sudah diterima, maka langkah kedua adalah melegalkan badan usaha yang akan kita jalankan. Setelah surat ijin gangguan lingkungan selesai, maka dengan pertimbangan efektif, efisiensi, dan tepat guna maka kami menggunakan jasa notaris untuk melegalkan usaha kami yang meliputi pengurusan NPWP, TDP, SIUP. 2.3 Aspek Organisasi dan Manajemen

EC (English Centre) berangkat dari sebuah lembaga yang berdiri karena kemitraan, sehingga jumlah personil masih terbatas dan bahkan hasil rekrutingdari lingkungan mitra kuliah (teman di perkuliahan). Tetapi nantinya sejalan dengan perkembangan perusahaan , maka harus ada perubahan baik system rekruting, jumlah personaldan stratifikasi serta kualifikasi tenaga yang dibutuhkan. Dalam pengertian ini, rekruting pekerja bertolak dari ukuran kualitas sumber daya manusia, dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaanyang ada di perusahaan. Kini tenaga kerja di tempat kami masih berjumlah enam orang, meliputisatu manajer, tiga guru, satu front office. Walaupun dengan personil yang terbatas, namun kamidapat mengatasi kekurangan dengan menerapkan all in one job desk. Dalam pengertian setiap orang yang menempati posisi tertentu memiliki beberapa job desk yang bahkan tidak berkaitandengan posisinya. Karena dalam usaha ini, yang kami harapkan adalah kualitas bukan kuantitas, jadi denganketerbatasan personil kami dapat meminimalisir cotibusion margin perusahaan. Walaupunterbatas, namun kami memiliki SDM yang berkualitas. Hanya dengan SDM yang berkualitas, perusahaan akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kebutuhan untuk menjalankantugasnya. Di samping itu, kami senantiasa berusaha untuk menetapkan pola strategi pemasaranyang dapat memenuhi kepuasan konsumen (costumer satisfaction). Untuk memenuhi SDM yangsesuai dengan tuntutan manajemen, kami menerapkan disiplin yang tinggi, sehingga dapatmenangani pekerjaannya dengan efisien, mampu mengendalikan mutu dan meminimalisir resiko. Walaupun EC berangkat dari usaha kemitraan, tetapi dalam pengelolaannya kamimemberlakukan kaidah - kaidah manajemen modern. Berangkat dari system organisasi yangtergolong sederhana, kami membuat bangun organisasi dan tata kerja yang mampu menampungseluruh kegiatan perusahaan. Sehingga jalur komando, jalur koordinasi, tugas dan tanggung jawab tidak birokratis atau berbelit belit namun jelas, terarah serta dapatdipertanggunngjawabkan. Adapun landasan yang mendasari Struktur dan Tata Kerja Organisasi(STO) adalah sebagai berikut. Bagan I. Stuktur dan Tata Kerja Organisasi 2.4 Aspek Teknik Pelayanan Pada awal berdiri dan usaha sendiri kami bermodalkan ruko (rumah dan toko) yang dimiliki oleh salah satu dari kami. Pemanfaatan ruko tersebut sebagai lokasikursus bisa dibilang sangat strategis, karena terletak di Jl. Galur Sari Timur no. 78C Utan KayuSelatan, Jakarta Timur. Dimana di sekitar lokasi dengan radius 5 km terdapat lebih dari 30sekolah, mulai dari TK sampai dengan SMA. Dengan kapasitas ruko yang memiliki tiga ruanganyang dimanfaatkan sebagai kelas, tiap kelas dapat menampung 25 siswa, maka keseluruhan dapatmenampung 75 siswa. Dengan fasilitas yang standart diharapkan dapat meminimalisir cost dalam variable cost. Karena dalam usaha ini kami tidak menyediakan fasilitas yang mewah, tetapi kami menyediakan pengajaran bahasa Inggris yang berkualitas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan kursus ini akan lebih mendekatkan costumer satisfaction guna menjaga keloyalitasan costumernya. Ada beberapa hal yang menjadi key to success kami dalam menjaga keloyalitasan costumer, yaitu meliputi:

1. Tangibles: fasilitas fisik yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan menempati ruko bangunan baru, suasana belajar akan terasa nyaman dan kondusif. 2. Reliability: konsisten dalam penampilan pelayanan dan keandalan pelayanan. Dalam membimbing pelajar, kami tidak hanya memberikan materi baku yang hanya terdapat dikursus ini, namun kami selalu membimbing mereka untuk menyelesaikan permasalahan mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah mereka. Seperti pembahasan PR yang diberikan guru sekolah, pembahasan soal - soal menjelang ujian sekolah. 3. Responsiveness: kesigapan dan kecepatan penyedia jasa dalam menyelesaikan masalah.Dengan melakukan rapat rutin seminggu sekali, diharapkan tercipta rentang koordinasi yangsolid. Sehingga jika suatu saat kursus kita memiliki permasalahan, maka dengan cepat masalahtersebut dapat terdeteksi dan dengan cepat dicari pemecahannya. 4. Assurance: kemapuan dan ketrampilan petugas, keramahan, kepercayaan dan keamanan.Dengan memiliki brand image sebagai The Plce for Fun and Quality, kami berani menjaminlulusan EC mampu berkomunikasi bahasa Inggris. 5. Emphaty: mudah dimengerti., mudah dipahami, dan pemahaman terhadap keinginan konsumen. Dengan menempatkan tenaga pengajar yang professional, diharapkan dapat memberikan materiyang menunjang kemampuan siswa didik. Dengan menerapkan penilaian pada dimensi dimensi kualitas tersebut di atas, maka diharapkandapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya: 1. Hubungan antara perusahaan dan para pelanggannya menjadi harmonis. 2. Memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang. 3. Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan. 4. Membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan perusahaan. 5. Image perusahaan menjadi baik di mata pelanggan. 6. Laba yang diperoleh dapat meningkat.

2.5 Aspek Financial Dalam menjalankan usaha kursus ini, sebenarnya tidak terlalu membutuhkan dana yang besar.Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya, bahwa kami memposisikan lembaga kami sebagai tempat kursus yang berbiaya rendah namun berkualitas. Jadi hal - hal yang sifatnya tidak prioritas tidak kami pergunakan agar contribution margin - nya rendah. Taksiran biaya. Jumlah biaya usaha secara keseluruhan ditaksir sebanyak Rp. 92.000.000,Yang diperinci dalam 5 komponen seperti diuraikan di bawah ini. 1.1 Biaya renovasi dan persiapan tempat kursus Rp. 20.000.000,1.2 Biaya pekerjaan sipil. Rp. 7.500.000,-

1.3 Perabotan dan peralatan belajar mengajar. Rp. 15.000.000,1.4 Perlengkapan administrasi. Rp. 5.500.000,1.5 Biaya pra-operasi Rp. 9.000.000,1.6 Continguensi.. Rp. 10.000.000,1.7 Modal kerja permanent.. Rp. 25.000.000,Jumlah biaya usaha Rp. 92.000.000,Karena usaha ini didasari atas kemitraan, maka semua biaya diatas adalah hasil pengumpulandana pribadi dari kami. Perkiraan pendapatan usaha. Dalam perhitungan perkiraan pendapatan usaha, kami hanya memperkirakan hitungan kasar saja. Sebab kami tidak dapat memprediksi secara akurat pangsa pasar yang dapat kita serap, namuntingkat kepercayaan untuk hitungan ini mencapai 90%. Dalam teori research methodology tingkat kepercayaan mencapai 90% sudah dibilang cukup. No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar 1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-

14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,Jumlah Rp. 446.000,- Rp. 380.000,Berikut adalah hitungan pendapatan dari biaya bulanan siswa. Tabel 3. Biaya Rata - Rata per Bulan 1. Untuk biaya bulanan dari kelas pagi, siang dan sore rata - rata adalah: 446.000/ 14 level= Rp. 31.900,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 31.900,- x 75= Rp.2.392.500,2. Untuk biaya bulanan dari kelas malam rata - rata adalah: 380.000/ 7 Level= Rp. 54.300,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 54.300,- x 75= Rp.4.072.500,- + Total pemasukan per bulan Rp. 6.465.000,-Taksiran pengeluaran rutin (fix cost)/ bulan 1. Rekening listrik, telepon, air.. Rp. 1.000.000,2. Penyusutan peralatan kantor Rp. 700.000,3. Iuran keamanan.. Rp. 100.000,4. Biaya tak terduga. Rp. 300.000,- + Total fix cost/ bulan Rp. 1.100.000,Taksiran Laba kotor Laba kotor =Total pemasukan - Total fix cost = Rp. 6.465.000 - Rp. 1.100.000 Laba kotor= Rp. 5.365.000,Taksiran Pay Back Period Dengan total biaya usaha sebesar Rp. 92.000.000 dan laba kotor per bulan Rp. 5.365.000,maka akan diperoleh pay back period selama: Rp. 92.000.000,- = 17, 148 bulan atau + 18 bulanRp. 5.365.000,-/ bulan

Tabel Perkiraan Pengembalian Modal Investasi Lembaga bimbingan belajar Sisa 25% dari arus kas operasi disebut nett arus kas merupakan dana yang akan dibagi sebagai bagi hasil.

Pada perhitungan ini diasumsikan investor dan pengelola mendapatkan bagi hasil masingmasing sebesar 50%. Tabel Perkiraan Bagi Hasil Lembaga bimbingan belajar 6.Kriteria Kelayakan Investasi Kriteria kelayakan investasi meliputi - Net Present Value (NPV), - Internal Rate of Return (IRR), - Nett Benefit Cost (Nett B/C) dan - Pay Back Period (PBP). Berdasarkan perhitungan, nilai NPVLembaga bimbingan belajar sebesar Rp 234 juta. Karena nilai NPV lebih besar dari 0 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai NPV. Nilai IRR Lembaga bimbingan belajar sebesar 36%. Karena nilai IRR lebih besar dari discount factor maka proyek Lembaga bimbingan belajar ini layak berdasarkan nilai IRR. Nilai Net B/C Lembaga bimbingan belajar sebesar 1,9. Karena nilai Net B/C lebih besar dari 1 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai Net B/C. Nilai PBP Lembaga bimbingan belajar selama 3,58 tahun.Karena nilai PBP lebih cepat dari umur ekonomis proyek maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai PBP.Tabel Kriteria Kelayakan Investasi Lembaga bimbingan belajar 7.Analisis Sensitifitas Analisis Sensitifitas adalah analisis untuk mengukur jumlah pendapatan minimal atau biaya maksimal sehingga usaha pada titik impas atau rugi mengacuk pada criteria kelayakan finansial.Berdasarkan perhitungan, jumlah siswa minimal adalah lebih dari 68 siswa pada semester ganjil,208 siswa pada semester genap dan terdapat 60 siswa intensif. Sehingga total jumlah siswaminimal pada tahun pertama sebanyak 336 siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteriakelayakan investasi adalah NPV minus Rp 499.000,-, IRR 17,97% dan Nt B/C 1,19 dan PBPselama 9,8 tahun. Selain itu terdapat penambahan modal investasi menjadi 300 juta untuk menutupi Biaya operasional.Tabel Jumlah Minimal Siswa pada Titik Kerugian dengan Penambahan Modal Jumlah siswa minimal yang lebih aman adalah 91 siswa pada semester ganjil, 231 siswa pada semester genap dan terdapat 85 siswa intensif. Sehingga total jumlah siswa minimal pada tahun pertama sebanyak 407 siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteria kelayakan investasi adalah NPV Rp 135.141.000,-, IRR 28,41% dan Nt B/C 1,56 dan PBP selama 6,4 tahun. Modalinvestasi tetap sebesar 231 juta.Tabel Jumlah Minimal Siswa Pada Titik Kerugian tanpa Penambahan ModalJumlah siswa minimal yang dikehendaki adalah 100 siswa pada semester ganjil, 240 siswa padasemester genap dan terdapat 85 siswa intensif. Sehingga total jumlah siswa minimal pada tahun pertama sebanyak 425 siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteria kelayakan investasi adalah NPV Rp 234.022.000,-, IRR 36,44% dan Nett B/C 1,90 dan PBP selama 3,6 tahun. Modalinvestasi tetap sebesar 231 juta. Tabel Jumlah Siswa Pada Titik NormalE.KESIMPULANPendirian lembaga bimbingan belajar di kecamatan Pancoran Mas layak dari sisi pasar danfinansial. Jumlah siswa minimal yang dipersyaratkan agar lembaga bimbingan belajar ini dapatmenghasilkan keuntungan dalam angka yang rasional. Oleh karena itu, bagi investor dapatmenindaklanjuti pendirian lembaga bimbingan belajar tersebut.

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMENLEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ( LBB ) FUN GAMA Kelompok : 1. Cholikul Musa (2011120087) 2. Arief Eka Putra (NIM) 3. Zainal Abidin (2011120086) 4. Maria Victoria Loga (NIM) FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITASGADJAH MADAYOGYAKARTA 2007 Bentuk Usaha : Lembaga Bimbingan Belajar Privat (LBBP Nama Usaha : LBBP Fun GAMA Slogan : Funtastic for Smart Visi : Cerdas dalam akademik, sukses dalam kehidupan Misi : LBBP Fun GAMA membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan metode belajar yang menyenangkan. Alasan pemilihan usaha : 1. Di era modern ini pendidikan sudah menjadi kebutuhan pokok 2.Dengan semakin meningkatnya standar kelulusan yang ditetapkan oleh pemerintah, membuat para orang tua resah sehingga mendorong kami untuk berpartisipasi dalam membantu proses pembelajaran 3. Modal yang digunakan untuk pendirian usaha relatif kecil 4. Jika usaha ini berjalan dengan baik, maka siklus perputaran modal relatif singkat 5. Usaha ini secara tidak langsung melatihkami untuk memiliki kemampuannegosiasi, akademik, dan kemampuan dalam public relation. Proyeksi Modal yang digunakan untuk usaha ini relatif kecil, yaitu per @ Rp. 100.000 atau dengan kata lain terkumpul sekitar Rp. 400.000 untuk 1 kelompok. Modal ini akan kami gunakan untuk keperluan sebagai berikut : 1. Pembuatan dan pendistribusian brosur Rp. 180.000 2. Pengadaan Form Pendaftaran Rp.20.000 3. Pengadaan kartu administrasi untuk tentor dan anak didik Rp. 50.000 4. Pengadaan buku administrasi, stempel, dsb Rp. 50.000 5. Pengadaan bahan soal, bahan untuk pengajaran,dsbRp. 100.000 Target keberhasilan

1. Target awal ( bulan Desember - Januari ) - Mendapatkan minimal 5 orang peserta perorangan dengan jumlah pertemuan adalah minimal 4 kali 2. Target menengah ( 6 bulan ) Tiap bulannya minimal mendapatkan 2 peserta baru perorangan dengan jumlah pertemuan minimal 4 kali - Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya adalah 8 orang peserta perorangan 3. Target jangka panjang ( 2 tahun ) - Tiap bulannya minimal mendapatkan 5 orang baru peserta perorangan dengan jumlah pertemuan minimal 10 kali.- Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya adalah 25 orang peserta perorangan Proyeksi Keuntungan Misal dalam satu bulan (Desember - Januari) mendapatkan 5 peserta perorangan masing-masing 2 (dua) orang peserta dari jenjang kelas 2 SMP dan 3 (tiga) orang lagi dari jenjang kelas 3 SMA. Pendapatan yang diperoleh :Pendaftaran @ Rp 5.000,00 (sudah diskon 50%) = Rp 25.000,00 Pemasukan dari 2 peserta pada jenjang SMP Rp 26.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 208.000,00 Pemasukan dari 3 peserta pada jenjang SMP Rp 32.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 384.000,00 Jumlah total pemasukan = Rp 617.000,00 Honor tentor Kelas 2 SMP Rp 16.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 128.000,00 Kelas 3 SMA Rp18.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 216.000,00 Total honor untuk tentor-tentor Rp 344.000,00 Pengadaan brosur untuk bulan berikutnya Rp 120.000,00 Total pengeluaran Rp 464.000,00 Laba bersih = pemasukan pengeluaran = Rp 617.000,00 Rp 464.000,00 = Rp 153.000,00 Break Event Point (BEP) Perhitungan Rp 400.000,00 / Rp 153.000,00 = 2,5 bulan Jadi modalawal akan kembali dalam jangka waktu sekitar 2,5 bulan. Amin.Jika jumlah peserta melebihi target awal yang telah ditetapkan maka modal awal daat kembali dalam jangka waktu kurang dari sebulan. AD/ ART Usaha Sistem Usaha 1. Sistem yang akan kami terapkan dalam usaha ini berupa sistem honor, dengan ketentuan sebagai berikut: 2. LBBP Fun GAMA mencarikan calon anak didik bagi para tentor yang telah bergabungsebelumnya, 3. Sistem pembagian honor berdasarkan kepada kesepakatan kontrak kerja yang telah disetujuioleh tentor, 4. Para tentor yang tergabung dalam LBBP Fun GAMA berhak memperoleh bonus dari pihak managemen LBBP jika dapat memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan. Pembagian Kerja Zainal Abidin dalam Bagian Pengawasan dan Pengendalian Mutu Pendidikan Bertugas membuat silabus pengajaran dan bahan soal, pengadaan modul-modul pembelajaran, dan melakukan monitoring kegiatan. Maria Victoria Loga dalam Bagian Administrasi/ Keuangan Bertugas merancang, menyusun,melakukan pencatatan dan melaporkan administrasi/keuangan LBBP.

Arief Eka Putra dalam Bagian Marketing/ Pemasaran Bertugas pengadaan brosur dan media promosi lain, mencari klien/ pemasaran,melakukan negosiasi dengan calon anak didik. Cholikul Musa dalam Bagian Human Resource Development (HRD)Bertugas melakukan penyeleksian terhadap calon-calon tentor yang ingin bergabung dalamLBBP, menyusun jadwal belajar private dan melaporkan perkembangan akademik peserta didik,melakukan pengembangan sumber daya yang ada demi kelancaran kerja dalam LBBP.

http://www.scribd.com/doc/49432294/Contoh-Proposal-Mendirikan-BIMBEL