KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Tahun 2011

Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta, 2011
1

Pokok Bahasan

A
B

Sekilas Program BOS Kebijakan Perubahan Mekanisme Penyaluran Dana BOS Tahun 2011

2

A Sekilas Program BOS 3 .

pemerintah daerah. secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan spesifik sekolah dengan prinsip efisiensi. transparansi dan dapat dipertanggungjawabkan. Sekolah memiliki keleluasaan dalam mengelola sumber dan kegiatan sekolah.Dasar Pertimbangan UU No 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pasal 34:  Setiap warga negara yang berusia 6 tahun dapat mengikuti program wajib belajar.  Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Pasal 51:  1/2 Pengelolaan satuan pendidikan dasar dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah Manajemen Berbasis Sekolah/Madrasah adalah bentuk otonomi manajemen pendidikan pada satuan pendidikan. 4 .  Wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah. yang dalam hal ini kepala sekolah/madrasah dan dibantu oleh komite sekolah/madrasah dalam mengelola pendidikan. dan masyarakat.

5 2/2 . Beasiswa  Biaya Penyelenggaraan dan/atau Pengelolaan Pendidikan  Biaya Pribadi Peserta Didik Pasal 5: Pemerintah atau pemerintah daerah dapat mendanai investasi dan/atau biaya operasi satuan pendidikan dalam bentuk hibah atau bantuan sosial sesuai peraturan perundang-undangan.Dasar Pertimbangan PP No 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan Pasal 3: Biaya pendidikan terdiri dari:  Biaya Satuan Pendidikan a. Biaya Investasi b. Bantuan Biaya Pendidikan d. Biaya Operasi c.

• Membebaskan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun. baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta. 6 . kecuali pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI). • Meringankan beban biaya operasional sekolah bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs swasta. Khusus: • Membebaskan seluruh siswa SD/MI negeri dan SMP/MTs negeri terhadap biaya operasional sekolah.Tujuan Program BOS Umum : Program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu.

000 710. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB).4% 80.000 Unit Cost BOS ** 397.3% *) PERMENDIKNAS No. dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) **) Rata-rata unit cost BOS di Kabupaten . Sekolah Menengah Pertama/Madrasah tsanawiyah (SMP/MTs). 7 . 69 tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Tahun 2009 untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI).Kontribusi BOS Dalam Pemenuhan Biaya Operasi Sekolah No 1 2 Jenjang SD/MI SMP/MTS Standar Biaya Operasi * 580.000 % kontribusi 68. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA).000 570. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB).

Penyaluran dana ke sekolah cepat dan seragam antara sekolah negeri dan swasta. • Tidak ada sinkronisasi BOS dengan program Pemda Kab.2010 Kementerian Pendidikan Info jumlah anggaran tiap provinsi berdasar pada jumlah sekolah dan siswa Alokasi Anggaran • • • • • Dinas Pendidikan Provinsi Konsolidasi jumlah sekolah dan siswa tiap provinsi Tim Managemen BOS Provinsi Transfer dana Ke rekening sekolah (block grant) KEUNTUNGAN Perencanaan mudah dan cepat karena dialokasikan via DIPA Provinsi. Informasi jumlah siswa Sekolah KELEMAHAN • Belum memenuhi amanat PP 38/2007 (urusan pendidikan dasar adalah kewenangan Kab.Mekanisme Penyaluran Dana BOS Tahun 2005. Monitoring dan evaluasi mudah dan cepat./Kota minim./Kota. • Peran Kab./Kota). 8 . Dana disalurkan sebagai hibah. Peran Pemerintah Provinsi dominan.

B Kebijakan Pengalihan Penyaluran Dana BOS Tahun 2011 9 .

” 10 . dan Pemerintah Daerah Kab.. dimana dana BOS tersebut akan disalurkan langsung dari Kas Negara ke Kas Daerah kemudian akan disalurkan langsung ke rekening sekolah dengan mengikuti mekanisme APBD.. seperti pendidikan dasar. Pemerintah Daerah Provinsi.urusan pemerintah yang wajib diselenggarakan oleh pemerintah daerah yang terkait dengan pelayanan dasar (basic services) bagi masyarakat..” • Rencana Kerja Pemerintah 2011: “...Kebijakan Pengalihan Mekanisme Penyaluran Dana BOS Tahun 2011 • PP 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah../Kota: “.. Dana BOS yang selama ini dianggarkan melalui anggaran Kementerian Pendidikan Nasional akan dipindahkan ke dana penyesuaian.Mulai Tahun 2011..

07/2010 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Sementara Dana Penyesuaian untuk BOS bagi Kab. 02/XII/SEB/2010 11 ./Kota 2011 PERMENDIKNAS No. 37/2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2011 Mengatur penetapan jumlah dan penggunaan dana BOS di tingkat Sekolah Mengatur mekanisme transfer dana BOS dari Kas Umum Daerah ke Sekolah SEB Mendagri-Mendiknas No.900/5106/SJ/2010 No. 247/PMK.Landasan Hukum Kebijakan Penyaluran dan Pengelolaan Dana BOS Tahun 2011 UU No. 10/2010 tentang APBN Tahun Anggaran 2011 Payung hukum mekanisme penyaluran dana BOS melalui transfer ke daerah Mengatur penetapan jumlah dan mekanisme transfer dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah PERMENKEU No.

2. 6. Kab. 7. 8. 4. 5. Pengalihan mekanisme penyaluran Dana BOS tidak mengubah prinsip dasar pengelolaan Dana BOS di sekolah. 3. Penyaluran dana BOS dalam bentuk uang tunai (tidak dalam bentuk barang). BOS tidak digunakan untuk kepentingan di luar BOS. 12 . BOS tidak terlambat disalurkan ke sekolah setiap Triwulan-nya. tepat jumlah. dan tepat sasaran. Penyaluran Dana BOS ke Sekolah tidak perlu menunggu pengesahan APBD./Kota (termasuk monitoring dan evaluasi) Kewenangan mengelola dana BOS tetap berada di sekolah (prinsip Manajemen Berbasis Sekolah).Prinsip Dasar Dana BOS Tahun 2011 1./Kota harus menyediakan dana untuk manajemen Tim BOS Kab. Pengalihan penyaluran bukan berarti sebagai pengganti kewajiban daerah untuk menyediakan BOSDA. Petunjuk pelaksanaan/ penggunaan tetap berpedoman pada Panduan Kemendiknas. Disamping menyediakan BOSDA.

/Kota • info kekurangan/ kelebihan dana Info jumlah sekolah dan siswa tiap Kab./Kota PMK • per SekolahPERMENDIKNAS SEB Mendagri-Mendiknas Kas Umum Daerah KAB.Mekanisme Penyaluran Dana BOS Tahun 2011 Kementerian Pendidikan •info jumlah sekolah dan siswa tiap Kab./KOTA (BUD/PPKD) •SP2D •transfer ke BPP 3 2 •RKA •SPM Catatan: PMK BUD PPKD RKA SP2D KPA SPM BPP : Peraturan Menteri Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Rencana Kegiatan & Anggaran : Surat Persetujuan Pembayaran Dana : Kuasa Pengguna Anggaran : Surat Perintah Membayar : Bendahara Pengeluaran Pembantu Dinas Pendidikan (BPP & KPA) transfer dana 1 transfer dana 4 Sekolah Swasta Sekolah Negeri 13 ./Kota Kas Umum Negara KEMENKEU Alokasi anggaran: • per Kab.

• Menerbitkan SPM dan menyerahkan ke 14 BUD/ PPKD untuk diterbitkan SP2D. Potensi Masalah. • Salah nomor rekening. • Menyusun SPP.Titik Kritis. . Solusi Dinas Pendidikan segera menyampaikan ke BUD/PPKD: • Rincian alokasi per sekolah swasta. • Draft Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) per sekolah swasta. dan Solusi Titik Kritis Potensi Masalah • Keterlambatan penyaluran dana dari BUD/PPKD ke sekolah swasta. • Nomor rekening sekolah swasta yang valid (tetap menggunakan nomor rekening BOS tahun 2010) Keterlambatan Pemda/Dinas Pendidikan segera: penyampaian RKA • Menetapkan KPA dan BPP. BUD/PPKD 1 sekolah swasta BUD/PPKD 2 BPP/Dinas Pend. dan SPM dari • Menerbitkan SK Pengangkatan Tim Dinas Pendidikan Manajemen BOS ke BUD/PPKD.

dari BUD/PPKD ke • Memastikan dana sudah harus diterima Dinas Pendidikan. • Keterlambatan penyaluran dana dari Dinas Pendidikan ke sekolah negeri. sekolah paling lambat 7 hari kerja sejak dana ada di BUD/PPKD. Potensi Masalah Solusi Keterlambatan Dinas Pendidikan segera: penyampaian SP2D • Melakukan koordinasi secara intensif dan transfer dana dengan BUD/PPKD. • Salah nomor rekening Dinas Pendidikan segera : • Menyiapkan dan check validitas rekening sekolah negeri (sekolah menggunakan rekening BOS 2010). Potensi Masalah.Titik Kritis. 15 BPP/Dinas Pend. 4 Sekolah Negeri . dan Solusi Titik Kritis BUD/PPKD Lanjutan 3 BPP/Dinas Pend. • Melakukan transfer langsung ke sekolah setelah dana BOS diterima dari BUD/PPKD.

216 575 (Kota) 181.526.515 16 .089 36.225.441 16.299 400 (Kota) 34.Sasaran Program BOS 2011 Jenjang Jumlah Pendidikan Sekolah SD SMP TOTAL Jumlah Siswa Unit Cost per siswa (Rp ribuan) Jumlah Dana (Rp Trilyun) 10.265 397 (Kab) 146.751.904 27.185 570 (Kab) 9.824 5.

02/XII/SEB/2010 17 .Permasalahan yang Menghambat • PPKD meminta RKA secara detail dari tiap sekolah. 900/5106/SJ – No. • Butuh waktu yang cukup lama untuk membuat RKA di sekolah • Perlu Peraturan Bupati untuk mengeluarkan SP2D di beberapa daerah • Beberapa Daerah kurang memahami Surat Edaran Bersama Mendagri dan Mendiknas – No.

Harapan Triwulan II • Dana dapat lebih cepat dicairkan ke sekolah • Laporan Triwulan I tidak dijadikan prasyarat untuk pencairan dana triwulan II 18 .

HARAPAN UNTUK PEMERINTAH PROVINSI 1. 3. Pemerintah Provinsi memberikan masukan untuk perbaikan program BOS pada tahun berikutnya 19 . Pemerintah Provinsi menyampaikan Laporan pelaksanaan program BOS kepada Pemerintah Pusat 5. Pemerintah provinsi melakukan asistensi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang masih perlu pendampingan khusus untuk kelancaran Program BOS. 4. Setiap bulan sekali ada koordinasi secara rutin dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melihat perkembangan pelaksanaan Program BOS. Pemerintah Provinsi memantau pelaksanaan program BOS di Kabupaten/Kota. 2.

. Insya Allah 20 ....pendidikan hari esok harus lebih baik dari hari ini..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful