P. 1
Bab 27 Peningkatan Akses Masyarakat Terhadap Layanan Kesehatan Yang Lebih Berkualitas

Bab 27 Peningkatan Akses Masyarakat Terhadap Layanan Kesehatan Yang Lebih Berkualitas

|Views: 18|Likes:
Dipublikasikan oleh Desca Vinaza

More info:

Published by: Desca Vinaza on May 24, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

D.

No. 1.

MATRIKS PROGRAM PEMBANGUNAN TAHUN 2007
Program/ Kegiatan Pokok RPJM Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pengembangan media promosi kesehatan dan teknologi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE); 2. Pengembangan upaya kesehatan bersumber masyarakat, (seperti pos pelayanan terpadu, pondok bersalin desa, dan usaha kesehatan sekolah) dan generasi muda; dan 3. Peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pengembangan media dan sarana promosi kesehatan; 2. Pengembangan kerangka dan materi kebijakan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; 3. Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) termasuk generasi muda, Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) dan dana masyarakat; 4. Peningkatan advokasi kepada stakeholders untuk mengupayakan dukungan kebijakan dan dukungan dana; 5. Peningkatan kapasitas tenaga; 6. Peningkatan dukungan operasional pelaksanaan program promosi kesehatan. Program Lingkungan Sehat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Penyediaan norma, aturan, standar dan peningkatan fasilitasi program serta pengembangan metode / teknologi penyediaan air bersih dan sanitasi menuju desa siaga; 2. Dukungan stimulan penyediaan air bersih dan sanitasi; 3. Penyediaan norma, aturan, standar, 1. Meningkatnya persentase keluarga menghuni rumah yang memenuhi syarat kesehatan mencakup 73%; persentase keluarga menggunakan air bersih mencakup 60,3%; dan persentase keluarga menggunakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan mencakup 65%; 2. Meningkanya persentase tempatSasaran Program Instansi Pelaksana Depkes Pagu Indikatif (Rp. Juta) 300.000,0

1. Terbangunnya komitmen seluruh stakeholder disemua tingkatan untuk mendukung upaya kesehatan; 2. Terselenggaranya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; 3. Meningkatnya persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat mencakup 44%.

2.

Program Lingkungan Sehat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Penyediaan sarana air bersih dan sanitasi dasar; 2. Pemeliharaan dan pengawasan kualitas lingkungan; 3. Pengendalian dampak resiko pencemaran lingkungan; dan 4. Pengembangan wilayah sehat.

Depkes Dep. PU

464.133,1

II. 27-6

No.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 Review dan revitalisasi pengawasan lingkungan, membangun jejaring kerja dan peningkatan surveilans faktor risiko lingkungan; 4. Penyediaan norma, aturan, standar, dukungan laboratorium pengendalian dampak pencemaran lingkungan termasuk sanitasi makanan serta fasilitasi AMDAL yang memenuhi syarat kesehatan; 5. Penyediaan norma, aturan dan standar, peningkatan kajian, fasilitasi dan dukungan operasional wilayah sehat termasuk pengembangan pulau-pulau kecil/terpencil & perbatasan. Program Upaya Kesehatan Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Meningkatkan akses & kualitas pelayanan kesehatan pada penduduk miskin di Puskesmas & jaringannya sebagai pendukung desa siaga; 2. Meningkatkan status fisik Puskesmas & jaringannya, termasuk membangun polindes menjadi polkesdes, terutama di daerah perbatasan, terpencil, tertinggal & kepulauan; 3. Meningkatkan peralatan dan perbekalan kesehatan termasuk obat generik esensial terutama untuk mendukung kegiatan kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana,

Sasaran Program tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan mencakup 78%; 3. AMDAL memenuhi kriteria kesehatan masyarakat mencakup 50%; dan 4. Kab/kota Sehat mencakup 30%

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

3.

Program Upaya Kesehatan Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pelayanan kesehatan penduduk miskin di puskesmas dan jaringannya; 2. Pengadaan, peningkatan, dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya; 3. Pengadaan peralatan dan perbekalan kesehatan termasuk obat generik esensial; 4. Peningkatan pelayanan kesehatan dasar yang mencakup sekurangkurangnya promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, kesehatan lingkungan,

Depkes

2.759.186,6

1. 2.

3.

4. 5.

Meningkatnya cakupan rawat jalan mencakup 11%; Meningkatnya cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan mencakup 75%; Meningkatnya cakupan pelayanan antenatal (k4) mencakup 82%; cakupan kunjungan neonatus (KN2) 82%; Kunjungan (visit rate) penduduk miskin ke Puskesmas 100 %; Terlaksananya 60 % pembangunan, perbaikan dan peningkatan Puskesmas dan jaringannya di daerah perbatasan,

II. 27-7

No.

5.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM pemberantasan penyakit menular, dan pengobatan dasar; dan Penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 perbaikan gizi, kesehatan lingkungan, pemberantasan penyakit menular, dan pelayanan kesehatan dasar serta promosi kesehatan; 4. Meningkatkan kegiatan di luar gedung Puskesmas & jaringannya untuk pelayanan kesehatan dasar yang mencakup sekurangkurangnya promosi kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, kesehatan lingkungan, & pemberantasan penyakit menular; 5. Meningkatkan dukungan operasional untuk program prioritas di Puskesmas & jaringannya. Program Upaya Kesehatan Perorangan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pelayanan kesehatan gakin di kelas III RS; 2. Menetapan kebijakan & standarisasi pelayanan kesehatan gakin di kelas III RS; 3. Memperbaiki & meningkatkan pelayanan kesehatan sarana dan prasarana rumah sakit di daerah bencana dan tertinggal secara selektif terutama untuk pelayanan kesehatan kelas III, pelayanan 4 spesialis dasar, penunjang, UGD dan ICU/ ICCU serta Avian Influenza serta mendukung terbentuknya safe community;

Sasaran Program 6. terpencil, tertinggal & kepulauan; Terlaksananya 60 % pengadaan peralatan medis dan non medis Puskesmas dan jaringannya; dan Meningkatnya cakupan kunjungan bayi menjadi 75%.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

7.

4.

Program Upaya Kesehatan Perorangan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin di kelas III rumah sakit; 2. Pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit di daerah bencana dan tertinggal secara selektif; 3. Perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit; 4. Pengadaan obat dan perbekalan rumah sakit; 5. Peningkatan pelayanan kesehatan rujukan; 6. Pengembangan pelayanan dokter keluarga;

Depkes

4.545.045,4

1.

2.

Meningkatnya pelayanan kesehatan bagi keluarga miskin secara cuma-cuma di Puskesmas dan kelas III Rumah Sakit mencakup 100%; Meningkatnya persentase rumah sakit yang melaksanakan pelayanan gawat darurat mencakup 90%; jumlah rumah sakit yang melaksanakan pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif mencakup 80%; meningkatnya jumlah rumah sakit yang terakreditasi mencakup 60%;

II. 27-8

No. 7. 8.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM Penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan; dan Peningkatan peran serta sektor swasta dalam upaya kesehatan perorangan.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 Memperbaiki & meningkatkan sarana, prasarana, obat & perbekalan RS terutama untuk pelayanan kesehatan kelas III, pelayanan 4 spesialis dasar, penunjang, UGD dan ICU/ ICCU serta Avian Influenza; Mengembangkan pelayanan medik sub spesialis terutama untuk RS Pendidikan & lokasi RS yang strategis; Meningkatkan akses & kualitas pelayanan kesehatan yang merupakan program prioritas nasional serta menunjang terbentuknya safe community; Pengembangan penatalaksanaan Early Warning Outbreak Recognition System (EWORS) dan Laboratory Emergency Infections Diseases (LEID) di setiap RS Kab/Kota; Pengembangan SIM RS sampai dengan tingkat Kab/Kota menggunakan Website Ditjen Bina Yanmed; Peningkatan dukungan operasional dan pemeliharaan pelayanan medik.

Sasaran Program 3. Berkembangnya RS Pendidikan sebagai tempat pendidikan dokter spesialis berbasis kompetensi mencakup 50%.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

5.

Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pencegahan dan penanggulangan faktor resiko; 2. Peningkatan imunisasi;

Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Penyediaan norma, aturan dan standar, peningkatan kajian, fasilitasi pencegahan dan

Depkes

1.769.727,8

1.

Meningkatnya persentase desa yang mencapai Universal Child Immunization (UCI) mencakup

II. 27-9

No. 3. 4.

5.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM Penemuan dan tatalaksana penderita; Peningkatan surveillance epidemiologi dan penanggulangan wabah; dan Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 penanggulangan faktor resiko penyakit menular dan tidak menular, utamanya untuk mendukung terbentuknya desa siaga; Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas pencegahan dan penanggulangan faktor resiko penyakit menular dan tidak menular; Penyediaan norma, aturan dan standar dan peningkatan kajian, fasilitasi dalam pemberian kekebalan/imunisasi bagi setiap bayi,anak, ibu hamil dan kelompok masyarakat resiko tinggi serta peningkatan karantina kesehatan; Dukungan operasional dalam peningkatan akses & kualitas pemberian kekebalan/imunisasi bagi setiap bayi, anak, ibu hamil dan kelompok masyarakat resiko tinggi serta peningkatan karantina kesehatan; Penyediaan Standarisasi Diagnosis/Pengobatan dan peningkatan kajian, fasilitasi dalam penemuan dan pelaporan kejadian penyakit di desa serta dukungan teknis tatalaksana penderita di instansi kesehatan; Penguatan dan pengembangan manajemen pengendalian penyakit menular dan tidak menular; Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas dalam penemuan,

Sasaran Program 92%; Meningkatnya Case Detection Rate TB mencakup > 70%; 3. Meningkatnya angka keberhasilan TB mencakup ≥85%; 4. Menurunnya angka Acute Flaccid Paralysis menjadi 2 per 100 ribu anak usia kurang dari 15 tahun; 5. Meningkatnya persentase penderita demam berdarah (DBD) yang ditangani mencakup 100%; 6. Menurunnya Case Fatality Rate DBD <1%; 7. Meningkatnya persentase penderita malaria yang diobati mencakup 100%; 8. Menurunnya Case Fatality Rate diare saat KLB mencakup 1,3%; 9. Meningkatnya persentase orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang mendapat pertolongan ART mencakup 100%; 10. Penemuan dini penderita peny. tidak menular mencakup 15%; 11. Meningkatnya lokasi KLB penyakit menular/wabah yang mendapat respon cepat (< 24 jam) mencakup ≥80%. 2.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

II. 27-10

No.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 dan pelaporan kejadian penyakit; 8. Penguatan dan pengembangan manajemen pengendalian penyakit menular dan tidak menular; 9. Penyediaan kebijakan dan standarisasi surveilans epidemiologi & penanggulangan KLB/wabah secara cepat, pengelolaan data, penerapan sistem kewaspadaan dini penyakit menular dan tidak menular, termasuk Early Warning of Recognition System (EWORS); 10. Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas surveilans epidemiologi & penanggulangan KLB/Wabah penyakit menular dan penyakit tidak menular. Program Perbaikan Gizi Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Peningkatan kapasitas/ kemampuan sumber daya manusia tenaga gizi dan masyarakat menuju Keluarga Sadar Gizi; 2. Perlindungan bayi, anak dan kelompok masyarakat resiko tinggi dari penyakit; 3. Peningkatan KIE Gizi Seimbang; 4. Berfungsinya sistem informasi pelayanan gizi terutama di tingkat desa; 5. Peningkatan jumlah keluarga sadar gizi dalam Desa Siaga; 6. Peningkatan pelayanan gizi standar yang bermutu bagi masyarakat

Sasaran Program

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

6.

Program Perbaikan Gizi Masyarakat Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Peningkatan pendidikan gizi; 2. Penanggulangan kurang energi protein (KEP), anemia gizi besi, gangguan akibat kurang yodium (GAKY), kurang vitamin A, dan kekurangan zat gizi mikro lainnya; 3. Penanggulangan gizi-lebih; 4. Peningkatan surveillance gizi; dan 5. Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi

Depkes

688.603,7

1.

2.

3.

4.

5.

Meningkatnya persentase ibu hamil yang mendapat tablet Fe mencakup 85%; Meningkatnya persentase bayi yang mendapat ASI Eksklusif mencakup 60%; Meningkatnya persentase balita yang mendapatkan Vitamin A mencapai 80%; Menurunnya prevalensi gizi kurang balita dari 25,8% menjadi 23% dan prevalensi gizi buruk dari 8,3% menjadi 7%; Menurunnya prevalensi anemia gizi besi pada ibu hamil dari

II. 27-11

No.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 miskin di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Sasaran Program 40,1% menjadi 30%, wanita usia subur dari 39,5% menjadi 35%, dan balita dari 40,5% menjadi 35%; Meningkatkan konsumsi garam beryodium dari 73,2% menjadi 80%; Menurunnya kegemukan (obesitas) menjadi 3% pada balita dan 10% pada orang dewasa; Terlaksanannya sistem kewaspadaan dini KLB gizi buruk di 440 kabupaten.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

6.

7.

8.

7.

Program Sumber Daya Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan; 2. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan; 3. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, terutama untuk pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya, serta rumah sakit kabupaten/kota terutama di daerah terpencil dan bencana; 4. Pembinaan tenaga kesehatan termasuk pengembangan karir tenaga kesehatan; dan 5. Penyusunan standar kompetensi dan regulasi profesi kesehatan.

Program Sumber Daya Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan pusat dan daerah terutama daerah terpencil; 2. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan; 3. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, terutama untuk pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya, serta rumah sakit kabupaten/kota terutama di daerah terpencil dan bencana termasuk desa siaga; 4. Pembinaan tenaga kesehatan termasuk pengembangan karir tenaga kesehatan; 5. Penyusunan standar kompetensi dan regulasi profesi kesehatan

Depkes

1.035.546,2

1. 2. 3.

4.

5.

6.

Meningkatnya manajemen SDM kesehatan di pusat dan daerah; Tersusunnya kebijakan dan regulasi tenaga kesehatan Tersedianya standar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan SDM kesehatan; Tersusunnya model pemberdayaan tenaga kesehatan dan terwujudnya penyebaran tenaga kesehatan yang merata secara adil; Meningkatnya persentase guru, dosen dan instruktur bidang kesehatan yang ditingkatkan kemampuannya mencakup 10%; Meningkatnya jumlah Riset Pembinaan Tenaga Kesehatan.

II. 27-12

No.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM

6.

7.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 serta pemberdayaan TKKI ke luar negeri; Pengembangan sistem informasi SDM kesehatan dan pemberdayaan organisasi profesi; Pengembangan institusi pelatihan kesehatan (Bapelkes).

Sasaran Program

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

8.

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Peningkatan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan; 2. Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan; 3. Peningkatan mutu penggunaan obat dan perbekalan kesehatan; 4. Peningkatan keterjangkauan harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin; dan 5. Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah sakit.

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Peningkatan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan; 2. Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan; 3. Peningkatan mutu penggunaan obat dan perbekalan kesehatan; 4. Peningkatan kebijakan dan standarisasi harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin; dan 5. Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah sakit.

Depkes

687.074,9

1. Tersedianya obat dan perbekalan kesehatan di unit pelayanan kesehatan dasar mencakup 95%; 2. Terpenuhinya persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan Sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang beredar.

9.

Program Pengawasan Obat dan Makanan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya; 2. Peningkatan pengawasan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif (NAPZA);

Program Pengawasan Obat dan Makanan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pengujian laboratorium sampel obat, obat tradisional, kosmetika, produk komplemen, makanan dan PKRT; 2. Pemeriksaan sarana produksi dan distribusi obat, obat generik,

BPOM

243.287,6

1. Meningkatnya persentase jumlah sampel yang memenuhi syarat mencakup 98,5% 2. Meningkatnya pemeriksaan sarana produksi dalam rangka cara pembuatan obat yang baik (CPOB)

II. 27-13

No. 3.

4.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM Peningkatan pengawasan mutu, khasiat dan keamanan produk terapetik/obat, perbekalan kesehatan rumah tangga, obat tradisional, suplemen makanan dan produk kosmetika; dan Penguatan kapasitas laboratorium pengawasan obat dan makanan.

3. 4.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 kosmetika, produk komplemen, makanan dan PKRT dalam rangka GMP dan GDP; Peningkatan sarana dan prasarana; dan Penyusunan standar dan pedoman pengawasan obat dan makanan.

Sasaran Program mencakup 45% 3. Meningkatnya persentase peredaran produk pangan yang memenuhi syarat mencakup 70% 4. Tercegahnya penyalahgunaan dan penggunaan yang salah dari obat keras, NAPZA dan bahan berbahaya lainnya; 5. Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat sehingga mampu membentengi dirinya dari risiko penggunaan produk terapetik/obat, obat tradisional, kosmetik, PKRT, produk komplemen dan produk pangan yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

10.

Program Pengembangan Obat Asli Indonesia Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Pengembangan dan penelitian tanaman obat; 2. Peningkatan promosi pemanfaatan obat bahan alam Indonesia; dan 3. Pengembangan standardisasi tanaman obat bahan alam Indonesia.

Program Pengembangan Obat Asli Indonesia Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Stimulasi eksplorasi dan fasilitasi pengembangan dan penelitian teknologi produksi tanaman obat bahan alam Indonesia; 2. Peningkatan promosi pemanfaatan obat bahan alam Indonesia; dan 3. Pengembangan standardisasi tanaman obat bahan alam Indonesia. Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok:

BPOM

9.000,0

1. Meningkatnya penelitian dan pengembangan tanaman obat asli Indonesia mencakup 50 penelitian; 2. Meningkatnya promosi pemanfaatan obat bahan alam Indonesia; dan 3. Tersusunnya 20 standardisasi tanaman obat bahan alam Indonesia. Depkes 770.980,1

11.

Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok:

II. 27-14

No. 1. 2.

3. 4. 5.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM Pengkajian dan penyusunan kebijakan; Pengembangan sistem perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan pengendalian, pengawasan dan penyempurnaan administrasi keuangan, serta hukum kesehatan; Pengembangan sistem informasi kesehatan; Pengembangan sistem kesehatan daerah; dan Peningkatan jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat secara kapitasi dan praupaya terutama bagi penduduk miskin yang berkelanjutan.

1.

2.

3. 4. 5. 6.

7. 8.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 Pengkajian dan penyusunan kebijakan, termasuk dukungan bagi terciptanya desa siaga; Pengembangan sistem perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan pengendalian, pengawasan dan penyempurnaan administrasi keuangan, serta hukum kesehatan; Pengembangan sistem informasi kesehatan; Pengembangan komunikasi publik; Pengembangan sistem kesehatan daerah; Pengembangan kelangsungan pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat miskin; Peningkatan dukungan operasional penanggulangan krisis kesehatan; Peningkatan mutu sarana, prasarana dan peralatan kesehatan.

Sasaran Program 1. Tersusunnya perencanaan dan penganggaran pembangunan kesehatan yang sesuai dengan program prioritas pembangunan kesehatan; Terlaksananya pengendalian, pengawasan dan penilaian pembangunan kesehatan dan pengelolaan keuangan; Tersedianya sistem informasi kesehatan dan komunikasi publik berdasarkan evidence based; Terumuskannya peraturan perundang-undangan kebijakan dan perangkat hukum dalam mewujudkan program prioritas pembangunan kesehatan; Meningkatnya kajian penyelenggaraan pembangunan kesehatan; Terlaksanakannya penanggulangan krisis kesehatan dengan cepat.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

2.

3.

4.

5.

6.

12.

Program Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Penelitian dan pengembangan; 2. Pengembangan tenaga peneliti, sarana dan prasarana penelitian; dan 3. Penyebarluasan dan pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan kesehatan.

Program Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kegiatan-kegiatan pokok: 1. Penelitian dan pengembangan di bidang sistem dan kebijakan kesehatan, biomedis dan farmasi, ekologi dan status kesehatan, gizi dan makanan dalam mendukung kebijakan desa siaga; 2. Asesmen teknologi kesehatan yang sesuai program prioritas

Depkes

180.000,0

1.

2. 3. 4.

Dihasilkannya 6 paket policy options, rekomendasi, produk dan teknologi baru hasil Litbang; Jumlah calon peneliti LIPI yang lulus diklat mencapai 80 orang; Meningkatnya jumlah peneliti dari 27% menjadi 45%; Meningkatnya level laboratorium

II. 27-15

No.

Program/ Kegiatan Pokok RPJM 3. 4. 5. 6.

Program/ Kegiatan Pokok RKP 2007 pembangunan kesehatan; Pelaksanaan Survei Kesehatan Nasional; Pengembangan jumlah, jenis, dan kompetensi SDM Litbangkes; Pengembangan kualitas sarana dan prasarana Litbangkes; dan Pelaksanaan diseminasi, advokasi dan aplikasi hasil Litbangkes

Sasaran Program Puslitbang Biomedis dan Farmasi menjadi BSL-2; Tersedianya informasi dan publikasi hasil Litbangkes di media massa; Berfungsinya jejaring, forum komunikasi dan kemitraan litbangkes di provinsi mencakup 50%.

Instansi Pelaksana

Pagu Indikatif (Rp. Juta)

5.

6.

II. 27-16

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->