Anda di halaman 1dari 2

Perbaikan Gizi Masyarakat yaitu program kegiatan pelayanan kesehatan, perbaikan gizi masyarakat di Puskesmas yang meliputi peningkatan

pendidikan gizi, penanggulangan Kurang Energi Protein, Anemia Gizi Besi, Gangguan Akibat Kekurangan Yaodium (GAKY), Kurang Vitamin A, Keadaan zat gizi lebih, Peningkatan Survailans Gizi, dan Perberdayaan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat.

Tujuan program: meningkatkan kesadaran gizi keluarga dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat terutama pada ibu hamil, bayi dan anak Balita. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi: 1. Peningkatan pendidikan gizi;

Menyiapkan kerangka

kebijakan dan menyusun strategi pendidikan gizi masyarakat;


Mengembangkan materi KIE gizi; Menyebarluaskan materi pendidikan melalui institusi pendidikan formal, non formal, dan institusi masyarakat; Menyelenggarakan promosi secara berkelanjutan; Meningkatkan kemampuan melalui pelatihan teknis dan manajemen; Pembinaan dan peningkatan kemampuan petugas dalam program perbaikan gizi.

2. Penanggulangan kurang energi protein (KEP), anemia gizi besi, gangguan akibat kurang yodium (GAKY), kurang vitamin A, dan kekurangan zat gizi mikro lainnya;

Pemantauan dan promosi pertumbuhan; Intervensi gizi yang meliputi pemberian makanan tambahan, suplementasi obat program, dan fortifikasi bahan makanan; Tatalaksana kasus kelainan gizi; Pengembangan teknologi pencegahan dan penanggulangan masalah gizi kurang; Melakukan pendampingan.

3. Penanggulangan gizi lebih;

Penyusunan kebijakan penanggulangan gizi lebih; Konseling gizi; Pengembangan teknologi pencegahan dan penanggulangan masalah gizi lebih.

4. Peningkatan surveilens gizi;


Melaksanakan dan mengembangkan PSG, PKG, serta pemantauan status gizi lainnya; Meningkatkan sistem kewaspadaan dini dan penanggulangan KLB; Meningkatkan SKPG secara lintas sektor; Pemantauan dan evaluasi program gizi; Mengembangkan jejaring informasi gizi.

5. Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi;


Fasilitasi upaya pemberdayaan keluarga antara lain melalui kader keluarga, positif deviant (pos gizi), kelas ibu; Menjalin kemitraan dengan lintas sektor, LSM, dunia usaha dan masyarakat; Mengembangkan upaya-upaya pemberdayaan ekonomi kader dan keluarga; Fasilitasi revitalisasi Posyandu; Advokasi program gizi; Mengembangkan pemberdayaan masyarakat di bidang gizi