Anda di halaman 1dari 5

TRAGEDI TAHUN 1812 DAN ARTI KOPERASI

Oleh Ainun Azhar (108554270)

JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Latar Belakang.

Perekonomian Indonesia di zaman globalisasi yang terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan kebijakan yang diambil oleh pemimpin negara. Dalam menyikapi hal tersebut banyak didirikan organisasi atau lembaga yang bergerak di bidang ekonomi, untuk menyokong perekonomian rakyat untuk negara yang lebih baik. Kebijakan yang terjadi tahun 1812 di Asia Selatan, gubenur Bombay yang membaca buku Adam Smith The Wealth of Nations melarang mengirim bantuan pangan untuk rakyat yang lapar, karena alasan terbantu oleh tangan tak tampak dalam perekonomiannya. Selain itu, pengertian koperasi dan keunggulan koperasi dari badan usaha lain, koperasi merupakan sokoguru perekonomian negara yang dapat menyejahterakan anggotanya maupun masyarakat sekitar yang non anggota. Dari pembahasan TRAGEDI TAHUN 1812 DAN PENGERTIAN KOPERASI, kita maupun pemaca dapat memaknai tragedi 1821 yang merupakan kesalahpahaman dari seorang gubenur yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Koperasi yang dibahas ini bisa membedakan koperasi dengan badan usaha lain, serta keunggulan dari prinsip prinsip koperasi yang sesuai dengan percepatan pembanguna ekonomi nasional.

Rumusan Masalah. 1. Apa makna yang bisa diambil dari tragedi di tahun 1812 dalam perekonomian Indonesia ? 2. Apa arti dari koperasi ? 3. Perbedaan koperasi dengan badan usaha lain, serta keunggulan koperasi dalam masyarakat ?

Pembahasan.

Tragedi yang terjadi pada tahun 1821 ialah gubenur Bombay yang membaca buku dari Adam Smith bahwa kemiskinan atau kelaparan yang dialami oleh rakyat miskin, bisa tertolong dengan tangan tak tampak (inisible hand). Kebijakan yang diambil oleh gubenur Bombay tersebut bukannya mengurangi kelaparan, tetapi berkurang karena meninggal akibat kelaparan. Kejadian tersebut dapat dijadikan pelajaran, bahwa kekuatan tangan tak tampak (invisible hand) tidak bisa kita andalkan dalam menghadapi kelaparan. Cara yang bsia dilakukan dalam jangka pendek oleh gubenur Bombay mungkin dapat menolong memberikan bantuan pangan kepada rakyat yang lapar, dalam jangka panjangnya ialah mengajak rakyat Bombay untuk mengolah lahan pertanian maupun memenuhi kebutuhan pangan dengan kerjasama koperasi.

Pengertian koperasi ialah badan usaha yang beranggotakan beberapa orang yang bekerja pada prinsip prinsip koperasi yang berasaskan kekeluagaan. Unsur unsur terbentuknya koperasi, sebagai berikut ; 1. Terdapatnya beberapa anggota masyarakat (umumnya sekitar) yang memiliki kesamaan kepentingan bersama. 2. Sekelompok anggota tersebut, mereka sering bertemu secara rutin (sukarela dan terbuka) yang dilandasi oleh kesamaan; serukun dalam tempat tinggal, profesi, nasib, dan pertemanan. 3. Sekumpulan anggota ini bersepakat untuk bersama sama bekerjasama.untuk menolong diri sendiri secara bersama sama dengan kebersamaan maupun asas kekeluargaan. 4. Koperasi berbeda dengan wadah usaha lain, seperti; PT, Firma, dan CV dan lain lain. Hal itu karena prinsip prinsip koperasi berbeda sistematika kerja daripada badan usaha lainnya. 5. Koperasi berpedoman usaha bahwa anggota koperasi ialah pelanggan dan pemilik. 6. Koperasi terbentuk melalui suatu proses bottom-up yang berarti dari bawah ke atas atau dari anggota koperasi kepada pengurus koperasi. 7. Koperasi tidak bertujuan mencari laba/keuntungan karena koperasi dimiliki sendiri dari seluruh anggotanya. 8. Dalam undang undang koperasi no. 12 tahun 1967 bahwa menurut istilah Bung Hatta ialah kesadaran/individualita berpribadi dan kesetiakawanan/kolektivita. Namun, landasan mental tersebut di ganti oleh UU koperasi no. 25 tahun 1992, menjadi koperasi berwatak homo economicus. 9. Koperasi akan semakin kuat dan menjadi kekuatan besar ekonomi dan sosial, jika koperasi kecil kecil saling bersinergi yang lebih tangguh.Disini peran tolong menolong diri sendiri untuk menjadi koperasi yang mandiri.

Koperasi berbeda dengan wadah usaha seperti Firma, Cv, dan PT serta bentuk badan usaha lainnya. Dalam prinsip prinsip koperasi yang akan dibandingkan dengan prinsip dari PT, koperasi merupakan badan hukum yang terdiri atas sekumpulan anggota (orang orang yang sukarela), Setiap anggota di koperasi atau individu anggota koperasidihargai harkat martabatnya secara sama dengan setiap anggota koperasi lainnya. Dalam prinsipnya satu anggota memiliki satu suara dalam rapat anggota dan peran uang di dalam koperasi tidak terlalu penting. Sedangkan dalam PT merupakan sekumpulan modal, karena setiap satu saham memiliki satu suara dan peran orang orang di PT tidak terlalu penting.

Kesimpulan. Memaknai dari tragedi tahun 1812 dan pengertian koperasi, bahwa kejadian yang dialami oleh rakya Bombay akibat dari tindakan gubenur Bombay tidaklah rasional dalam

perekonomian yang hanya mengandalkan peran tangan tak terlihat invisible hand, tetapi peran gubenur harus bertindak dengan dukungan usaha masyarakatnya untuk berusaha mencukupi pangan terutamanya.