PRAKTIKUM IV Topik Tujuan Hari/tanggal : Penebalan Pada Dinding Sel : Untuk mengamati penebalan pada dinding sel

secara sentrifugal maupun sentripetal. : Kamis/3 April 2008 Tempat: Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin

I. ALAT DAN BAHAN Alat : 1. 2. 3. 4. Silet Pipet Kaca benda dan kaca penutup Mikroskop

Bahan : 1. 2. 3. 4. 5. Serbuk sari Hibiscus rosa-sinensis Daun Ficus benjamina Endocarpium Cocos nucifera Aquadest Tissu

II. CARA KERJA 1. Membuat kerokan endocarpium Cocos nucifera, meletakkan di atas kaca benda memberi setetes air, menutup dengan kaca penutup dan mengamati di bawah mikroskop. 2. Membuat irisan tipis daun Ficus benjamina, meletakkan di atas kaca benda kemudian memberi setetes air, menutup dengan kaca penutup dan mengamati di bawah mikroskop.

dinding primer dan dinding sekunder. sedangkan adanya dinding sekunder hanya pada sel-sel tertentu. Dan penebalan sentripetal (penebalan ke arah dalam) misalnya terdapat pada sel epidermis daun Ficus benjamina. Meletakkan serbuk sari di atas kaca benda dan mengamati di bawah mikroskop. berfungsi sebagai penguat dan melindungi protoplas. III. HASIL PENGAMATAN 1. Serbuk Sari Hibiscus rosa-sinensis Perbesaran 10 x 40 2 . Berdasarkan perkembangannya dan strukturnya dibedakan menjadi 3 bagian pokok utama yaitu lamela tengah. yaitu penebalan sentrifugal (penebalan ke arah luar) misalnya terdapat pada dinding luar serbuk sari bunga Hibiscus rosa-sinensis dan dinding spora berbagai jenis tumbuhan. Dinding sel pada tumbuhan mempunyai tebal yang bermacam-macam tergantung pada umur dan tipe sel. Penebalan dinding sel dapat dibedakan berdasarkan arah penebalannya. yang disebut litosis.3. Semua sel mempunyai lamela tengah dan dinding primer. IV. Dinding sel menentukan bentuk sel serta struktur jaringan. TEORI DASAR Dinding sel merupakan bagian sel yang bersifat mati.

Trikoma 2. 1984.Keterangan : 1. Trikoma 2. Sistolit 3 . Noktah 3. Daun Ficus benjamina Perbesaran 10 x 40 Keterangan : 1. Dinding sel Literatur (Sriwoelaningsih. 21) Keterangan : 1. Dinding sel 2.

1984. Jaringan tiang 4. Jaringan air 3. Litosis 3. Endocarpium Cocos nucifera 4 . 20) Keterangan : 1. Litosit 6. Jaringan bunga karang 3. Epidermis Literatur (Sriwoelaningsih.2. Epidermis 2. Sistolit 5.

23) Keterangan : 1. Noktah terbuka 3. Sitoplasma Literatur (Sriwoelaningsih. Penebalan dinding sel 2. 1984. Saluran noktah terpotong 2.Perbesaran 10 x 40 Keterangan : 1. Penebalan dinding sel 5 .

(Sumber: Cronquist. Serbuk sari Hibiscus rosa-sinensis Klasifikasi Divisio Classis Sub classis Ordo Familia Genus Species : : Magnoliophyta : Magnolipsida : Dilleniidae : Malvales : Malvaceae : Hibiscus : Hibiscus rosa-sinensis L. 1983) Pada serbuk sari bunga kembang sepatu yang di amati terdapat tonjolan-tonjolan ke arah luar dari dinding selnya yang merupakan bentuk penebalan sentrifugal dari dinding sel. Saluran noktah V. Berdasarkan cara penebalannya.4. ANALISIS DATA 1. dinding sel ini menebal secara aposisi yaitu bahan dinding yang baru diletakkan di atas yang lama selapis demi selapis sehingga terjadi penebalan lamela-lamela pada dinding sekunder dan penambahan selulosa merata pada 6 .

Penebalan ini terjadi dengan cara intososepsi atau ditempelkan.permukaan sel. Penebalan dinding sel daun beringin terjadi ke arah dalam dengan adanya penebalan sitoplasma yang disebut dengan penebalan litokis. Berbentuk seperti rumah lebah dan disebut sistolit. selain itu juga mengandung selulosa dan kalsium karbonat. Litokis ini berbentuk seperti sel yang besar dan terdapat di dalam jaringan epidermis yang multiserat bahkan meluas sampai ke jaringan tiang. Endocarpium Cocos nucifera Klasifikasi Divisio Classis Sub classis : : Magnoliophyta : Liliopsida : Arecidae 7 . Bentuk penebalan yang berupa tonjolan-tonjolan ini disebut dengan trikoma yang merupakan struktur tambahan. Di tempat tertentu dindingnya mengalami penebalam ke arah lumen sel. Daun Ficus benjamina Klasifikasi Divisio Classis Subclassis Ordo Familia Genus Species : : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Hamamelidae : Urticales : Moraceae : Ficus : Ficus benjamina (Sumber: Cronquist. 1983) Pada daun beringin nampak adanya bentuk penebalan dinding sel yang berupa penebalan secara sentripetal. 3. Sedangkan daerah stomata daun tenggelam di bawah permukaan epidermis. Litokis merupakan derivate epidermis yang memiliki bentuk khusus dan berukuran besar. 2.

Sel-sel ini termasuk jenis sklereid yang disebut juga sel batu karena dindingnya keras. KESIMPULAN 1. Dengan kata lain dengan adanya sel-sel yang kuat dan kokoh ini maka selsel jaringan yang lebih lemah di dalamnya akan terlindungi walaupun adanya tekanan maupun desakan. Bentuk penebalan yang berupa tonjolan pada serbuk sari Hibicus rosasinensis disebut trikoma. Penuntun Praktikum Anatomi Tumbuhan. 4. R. Dimana dalam penebalan sekunder ini terkandung zat-zat lignin. Sel-sel sklerenkim memiliki fungsi utama sebagai jaringan penguat tumbuhan dan hanya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak tumbuh lagi. VI. dan kuat karena mengandung lignin. VII. Pada endocarpium kelapa ini terdapat sel-sel sklerenkim yang dindingnya sangat tebal. 2. Pada waktu dewasa umumnya sel bersifat mati. 1983) sekunder. Pada serbuk sari Hibicus rosa-sinensis terjadi penebalan sentrifugal dengan cara penebalan aposisi.A dan Sri Amintarti. DAFTAR PUSTAKA Adrak. Pada daun Ficus benjamina terjadi penebalan sentripetal. FKIP UNLAM : Banjarmasin 8 .Ordo Familia Genus : Arecales : Arecacea / Palmae : Cocos Penebalan pada endocarpium kelapa merupakan bentuk penebalan (Sumber: Cronquist. Terdapat litokis yang merupakan derivate epidermis berukuran besar. Pada endocarpium Cocos nucifera terjadi penebalan sekunder yang mengandung zat-zat lignin. 3. Alat-alat tumbuhannya bertahan menghadapi segala macam tekanan dan desakan tanpa berakibat pada sel-sel jaringan yang keadaannya lebih lemah. 2006.

Dirjend Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Tinggi. 1984. Sriwoelaningsih. Bahan dinding yang baru ditempelkan atau diletakkan di atas lapisan selapis demi selapis. Struktur dan Perkembangan Tumbuh-Tumbuhan. Fahn.G.Ashari. 1991. Kartosapoetro. Sumardi. UGM Press : Yogyakarta. 1995. hal ini hanya dijumpai pada sel-sel dengan fungsi khusus. Sedangkan penebalan sekunder adalah perkembangan lanjutan dari dinding primer karena adanya penebalan dinding dari zat lignin. UGM Press : Yogyakarta. Anatomi Tumbuhan. pectin dan polisakarida. UI : Jakarta. A. 9 . 1995. 2. Hortikultura Aspek Budaya. Sumeru. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan. LAMPIRAN 1. Pada sel-sel apakah dapat di jumpai penebalan dinding sekunder ? Sel yang mengalami penebalan dinding sekunder yaitu sel endocarpium kelapa. Apa perbedaan antara penebalan dinding primer dan sekunder ? Penebalan dinding primer adalah perkembangan dari lamela tengah. Botani Dasar Sitologi. A. mengalami perubahan primer karena adanya penebalan dari zat selulosa. 3. Isserep. Rineka Cipta : Jakarta. 1991. dkk. hemiselulosa. Apa perbedaan antara penebalan secara aposisidan intersusepsi ? Penebalan dinding secara aposisi adalah cara penebalan yang ditempelkan.

10 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful