Anda di halaman 1dari 9

BPS PROVINSI SULAWESI BARAT

No. 29/05/76/Th.VI, 7 Mei 2012

KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2012


FEBRUARI 2012: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SULAWESI BARAT SEBESAR 2,07 PERSEN
Pada bulan Februari 2012, jumlah penduduk usia kerja atau 15 tahun ke atas (angkatan kerja dan bukan angkatan kerja) mencapai 772,70 ribu orang, naik sekitar 18,39 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011 dan naik 13,00 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2010. Penduduk yang termasuk angkatan kerja pada Februari 2012 sekitar 561,26 ribu orang atau berkurang sebesar 12,63 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011. Sedangkan penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja pada Februari 2012 sekitar 211,44 ribu orang atau bertambah sebesar 12,63 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011. Dengan proporsi pergeseran jumlah penduduk yang termasuk angkatan kerja ke penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja yang cukup signifikan, menyebabkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) cenderung menurun yakni dari Februari tahun 2011 sebesar 76,08 persen menjadi 72,64 persen pada Februari tahun 2012 (turun sebesar 3,44 persen). Jumlah penganggur pada Februari 2012 mengalami penurunan 3,87 ribu orang jika dibanding keadaan Februari 2011, dan mengalami penurunan 10,77 ribu orang jika dibanding keadaan Februari 2010. Dengan proporsi penurunan jumlah penganggur (penduduk tidak bekerja) yang cukup signifikan tersebut telah menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari Februari 2011 sebesar 2,70 persen menjadi 2,07 persen pada Februari 2012 (turun 0,63 persen). Distribusi penduduk yang bekerja menurut lapangan usaha pada Februari 2012 adalah lapangan pekerjaan Pertanian merupakan lapangan pekerjaan yang dominan dalam menyerap tenaga kerja yakni sekitar 57,45 persen, kemudian diikuti oleh lapangan pekerjaan Jasa Kemasyarakatan dan Perdagangan masing-masing sebesar 15,91 persen dan 11,87 persen. Sedangkan lapangan pekerjaan yang paling sedikit menyerap tenaga kerja adalah lapangan pekerjaan Konstruksi dan Lainnya/Gabungan masingmasing sebesar 3,46 persen dan 2,15 persen. Pada Februari 2012 sebesar 137,64 ribu orang (25,04 persen) bekerja pada kegiatan formal dan 411,98 ribu orang (74,96 persen) bekerja pada kegiatan informal. Pada Februari 2012, pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 8 jam perminggu porsinya relatif kecil yaitu hanya 18,55 ribu orang atau sekitar 3,37 persen dari total penduduk yang bekerja (549,62 ribu orang orang). Sementara itu penduduk yang dianggap sebagai pekerja penuh waktu (full time worker), yaitu pekerja pada kelompok 35 jam keatas jumlahnya mencapai 259,22 ribu orang (47,16 persen). Pada Februari 2012, pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih mendominasi yaitu sekitar 332,57 ribu orang (60,51 persen), sedangkan jumlah pekerja dengan pendidikan tinggi masih relatif kecil. Pekerja dengan pendidikan Diploma hanya sekitar 18,83 ribu orang (3,43 persen) dan pekerja dengan pendidikan Sarjana hanya sebesar 30,15 ribu orang (4,49 persen). Pada periode Februari 2012 TPT Sulawesi Barat adalah yang terkecil di Pulau Sulawesi yakni 2,07 persen, sedangkan yang terbesar adalah Sulawesi Utara sebesar 8,32 persen.

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

1.

Angkatan Kerja, Penduduk yang Bekerja dan Pengangguran

Keadaan ketenagakerjaan di Sulawesi Barat khususnya pada periode Februari dalam empat tahun terakhir menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan, hal ini digambarkan dengan adanya penurunan kelompok penduduk yang tidak bekerja (pengangguran). Pada bulan Februari 2012, jumlah penduduk usia kerja atau 15 tahun ke atas (angkatan kerja dan bukan angkatan kerja) mencapai 772,70 ribu orang, naik sekitar 18,39 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011 dan naik 13,00 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2010. Jika diamati lebih jauh penduduk yang termasuk angkatan kerja pada Februari 2012 sekitar 561,26 ribu orang atau berkurang sebesar 12,63 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011 dan bertambah sebesar 15,09 ribu orang dibandingkan keadaan dua tahun yang lalu (Februari 2010). Sedangkan penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja pada Februari 2012 sekitar 211,44 ribu orang atau bertambah sebesar 12,63 ribu orang dibandingkan keadaan Februari 2011 dan berkurang sebesar 2,09 ribu orang dibandingkan keadaan dua tahun yang lalu (Februari 2010). Dengan proporsi pergeseran jumlah penduduk yang termasuk angkatan kerja ke penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja yang cukup signifikan tersebut, menyebabkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) cenderung menurun yakni dari Februari tahun 2011 sebesar 76,08 persen menjadi 72,64 persen pada Februari tahun 2012 (turun sebesar 3,44 persen). Jumlah penganggur pada Februari 2012 mengalami penurunan 3,87 ribu orang jika dibanding keadaan Februari 2011, dan mengalami penurunan 10,77 ribu orang jika dibanding keadaan Februari 2010. Dengan proporsi penurunan jumlah penganggur (penduduk tidak bekerja) yang cukup signifikan tersebut telah menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari Februari 2011 sebesar 2,70 persen menjadi 2,07 persen pada Februari 2012 (turun 0,63 persen).
Tabel 1
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Jenis Kegiatan Utama, Februari 2009-Februari 2012
KEGIATAN UTAMA (1) 1. Angkatan Kerja a. Bekerja b. Tidak Bekerja (Pengangguran) 2. Bukan Angkatan Kerja 3. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK % ) 4. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT % ) 5. Pekerja Tidak Penuh - Setengah Penganggur / SP Terpaksa - Paruh Waktu / SP Sukarela
Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012

Februari 2009 (2) 515.827 490.434 25.393 229.504 69,21 4,92 227.468 98.707 128.761

Februari 2010 (3) 546.168 523.760 22.408 213.534 71,89 4,10 258.462 130.296 128.166

Februari 2011 (4) 573.890 558.384 15.506 180.427 76,08 2,70 257.193 80.287 176.906

Februari 2012 (5) 561.257 549.620 11.637 211.445 72,64 2,07 290.401 113.160 177.241

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

Grafik 1 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Sulawesi Barat, Februari 20092012

Grafik 2 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Barat, Februari 20092012

2.

Penduduk yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama

Jumlah penduduk yang bekerja pada keadaan Februari 2012 lebih tinggi dibandingkan keadaan Februari 2011 pada lapangan pekerjaan Perdagangan dan Jasa Kemasyarakatan, sedangkan pada lapangan pekerjaan Pertanian, Industri, Konstruksi, dan Transportasi sedikit lebih rendah. Demikian juga secara total lapangan pekerjaan gabungan atau disingkat Lainnya (Pertambangan; Listrik, gas dan air; serta Keuangan). Selanjutnya bila ditinjau per lapangan pekerjaan (diluar lapangan pekerjaan lainnya/gabungan), maka selama setahun terakhir peningkatan jumlah penduduk yang bekerja tertinggi
Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012 3

terjadi pada lapangan pekerjaan Jasa Kemasyarakatan yang naik sekitar 6,45 ribu orang diikuti oleh lapangan pekerjaan Perdagangan dengan kenaikan sekitar 0,64 ribu orang. Distribusi penduduk yang bekerja menurut lapangan usaha pada Februari 2012 adalah lapangan pekerjaan Pertanian merupakan lapangan pekerjaan yang dominan dalam menyerap tenaga kerja yakni sekitar 57,45 persen, kemudian diikuti oleh lapangan pekerjaan Jasa Kemasyarakatan dan Perdagangan masing-masing sebesar 15,91 persen dan 11,87 persen. Sedangkan lapangan pekerjaan yang paling sedikit menyerap tenaga kerja adalah lapangan pekerjaan Konstruksi dan Lainnya/Gabungan masingmasing sebesar 3,46 persen dan 2,15 persen.
Tabel 2
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama, Februari 2009-Februari 2012
Lapangan Pekerjaan Utama (1) Pertanian Industri Konstruksi Perdagangan Transportasi Jasa Kemasyarakatan Lainnya *) Total Februari 2009 (2) 296.433 20.645 18.077 67.293 16.255 66.737 4.994 490.434 Februari 2010 (3) 323.361 34.848 16.259 73.683 9.638 59.739 6.232 523.760 Februari 2011 (4) 317.305 37.064 23.098 64.611 23.366 80.970 11.970 558.384 Februari 2012 (5) 315.772 29.450 19.044 65.249 20.847 87.418 11.840 549.620

Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012 Catatan: *) Sektor Pertambangan , Listrik Gas dan Air, dan Keuangan

Grafik 3 Persentase Penduduk 15 Tahun Keatas yang Bekerja Menurut Lapangan Usaha di Sulawesi Barat, Februari 20092012

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

3. Penduduk yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan Utama


Secara sederhana kegiatan formal dan informal dari penduduk yang bekerja dapat diidentifikasi berdasarkan status pekerjaan. Dari tujuh kategori status pekerjaan utama, pekerja formal mencakup kategori berusaha dengan dibantu buruh tetap dan kategori buruh/karyawan, sisanya termasuk pekerja informal. Berdasarkan identifikasi ini, maka pada Februari 2012 sebesar 137,64 ribu orang (25,04 persen) bekerja pada kegiatan formal dan 411,98 ribu orang (74,96 persen) bekerja pada kegiatan informal. Dari 549,62 ribu orang yang bekerja pada Februari 2012, status pekerjaan utama yang terbanyak sebagai berusaha dibantu buruh tidak tetap sebanyak 155,91 ribu orang (28,37 persen), diikuti pekerja tidak dibayar 144,06 ribu orang (26,21 persen), dan buruh/karyawan sejumlah 122,66 ribu orang (22,32 persen), sedangkan yang terkecil adalah pekerja bebas di non pertanian sebesar 12,68 ribu orang (2,31 persen). Tabel 3
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan Utama Februari 2009-Februari 2012
Status Pekerjaan Utama (1) Berusaha Sendiri Berusaha dibantu buruh tidak tetap Berusaha dibantu buruh tetap Buruh/ karyawan Pekerja bebas di pertanian Pekerja bebas di non pertanian Pekerja tak dibayar Total
Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012

Februari 2009 (2) 113.728 122.406 15.326 91.732 20.530 7.605 119.107 490.434

Februari 2010 (3) 88.306 169.625 17.182 83.266 18.339 6.062 140.980 523.760

Februari 2011 (4) 64.547 160.757 13.420 143.989 13.663 6.076 155.932 558.384

Februari 2012 (5) 85.416 155.910 14.980 122.658 13.916 12.675 144.065 549.620

Grafik 4 Persentase Penduduk Bekerja Berdasarkan Sektor Formal dan Informal di Sulawesi Barat, Februari 20092012

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

4. Penduduk yang Bekerja Menurut Jumlah Jam Kerja


Secara umum, komposisi jumlah orang yang bekerja menurut jam kerja perminggu tidak mengalami perubahan berarti dari waktu ke waktu. Pada Februari 2012, pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 8 jam perminggu porsinya relatif kecil yaitu hanya 18,55 ribu orang atau sekitar 3,37 persen dari total penduduk yang bekerja (549,62 ribu orang orang). Sementara itu penduduk yang dianggap sebagai pekerja penuh waktu (full time worker), yaitu pekerja pada kelompok 35 jam keatas jumlahnya mencapai 259,22 ribu orang (47,16 persen).
Tabel 4
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Jumlah Jam Kerja Perminggu, Februari 2009-Februari 2012
Jumlah Jam Kerja Perminggu (1) 1-7 8-14 15-24 25-34 1-34 35+ Total
Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012

Februari 2009 (2) 17.569 50.524 75.021 84.354 227.468 262.966 490.434

Februari 2010 (3) 19.903 53.581 98.454 86.524 258.462 265.298 523.760

Februari 2011 (4) 17.991 52.890 79.871 106.441 257.193 301.191 558.384

Februari 2012 (5) 18.548 64.134 98.684 109.035 290.401 259.219 549.620

Grafik 5 Persentase Penduduk 15 Tahun Keatas yang Bekerja Menurut Jumlah Jam Kerja di Sulawesi Barat, Februari 20092012

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

5. Penduduk yang Bekerja Menurut Pendidikan


Pada Februari 2012, pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih mendominasi yaitu sekitar 332,57 ribu orang (60,51 persen), sedangkan jumlah pekerja dengan pendidikan tinggi masih relatif kecil. Pekerja dengan pendidikan Diploma hanya sekitar 18,83 ribu orang (3,43 persen) dan pekerja dengan pendidikan Sarjana hanya sebesar 30,15 ribu orang (4,49 persen). Penyerapan tenaga kerja dalam setahun terakhir (Februari 2011Februari 2012) masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan rendah, meskipun sudah cenderung meningkat pada penduduk dengan jenjang pendidikan lebih tinggi.
Tabel 5
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan, Februari 2009-Februari 2012
Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (1) SD ke Bawah Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengah Atas Sekolah Menengah Kejuruan Diploma I/II/III Universitas Total
Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012

Februari 2009 (2) 291.131 80.223 60.806 21.484 16.338 20.452 490.434

Februari 2010 (3) 316.251 84.431 67.220 26.802 11.206 17.940 523.760

Februari 2011 (4) 317.688 97.160 68.519 31.935 17.134 25.948 558.384

Februari 2012 (5) 332.573 75.714 60.616 31.767 18.834 30.152 549.620

Grafik 6 Persentase Penduduk 15 Tahun Keatas yang Bekerja Menurut Pendidikan Tertinggi di Sulawesi Barat, Februari 20092012

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

6. Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Sulawesi


Secara umum, selama empat tahun terakhir (Februari 2009-2012) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Barat selalu terendah di Pulau Sulawesi maupun jika dibandingkan dengan angka Nasional dengan angka TPT pada Februari 2012 sebesar 2,07 persen, angka TPT terendah selanjutnya di Pulau Sulawesi adalah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah dengan angka TPT masingmasing sebesar yakni 3,10 persen dan 3,73 persen. Sedangkan angka TPT tertinggi terdapat di Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan masing-masing sebesar 8,32 persen dan 6,46 persen yang merupakan provinsi-provinsi dengan nilai TPT di atas angka Nasional pada Februari 2012 yang sebesar 6,32 persen. Sedangkan provinsi yang mengalami kenaikan adalah Gorontalo yakni 4,61 persen pada Februari 2011 menjadi 4,81 persen pada Februari 2012
Tabel 6
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Provinsi di Pulau Sulawesi dan Nasional, Februari 2009-Februari 2012 (Persen)
Provinsi (1) Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Indonesia
Sumber: Sakernas Februari tahun 2009- 2012

Februari 2009 (2) 10,63 5,11 8,74 5,38 5,06 4,92 8,14

Februari 2010 (3) 10,48 4,89 7,98 4,77 5,05 4,10 7,41

Februari 2011 (4) 9,19 4,27 6,69 4,34 4,61 2,70 6,80

Februari 2012 (5) 8,32 3,73 6,46 3,10 4,81 2,07 6,32

Grafik 7 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Sulawesi, Februari 20092012

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012

BPS PROVINSI SULBAR


Informasi lebih lanjut hubungi: Dadang Hardiwan, S.Si, M.Si. Kepala Bidang Statistik Sosial
Tlp. : (0426) 2703340; (0426) 21265; Fax: (0426) 22103 Homepage: http://www.sulbar.bps.go.id; e-mail: sulbar@bps.go.id

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No.29/05/Th VI, 7 Mei 2012