Anda di halaman 1dari 7

BERILIOSIS

Beriliosis adalah suatu bentuk keracunan logam melalui inhalasi dari debu berilium, uap atau senyawanya yang terimplantasi pada kulit. Berilium adalah suatu logam kelabu terang yang sedikit larut dalam asam dan basa encer. Sumber dan kegunaannya untuk industri tabung sinarx, tabung fluoresens, elektroda fakum, aerospace, dan moderator yang digunakan pada reaktor nuklir. Berilium untuk industri didapatkan dari mineral beril.

Beriliosis akut disebabkan inhalasi secara tak sengaja senyawa berilium yang larut dalam jumlah besar. Manifestasi seperti nasofaringitis, trakeobronkitis, bronkeolitis. Infeksi yang akut memiliki gejala yang cepat dan tiba-tiba yang ditandai oleh inflamasi yang parah dari jaringan paru(pneumonitis), batuk, sesak dan gejala lainnya

Beriliosis kronik disebabkan senyawa berilium yang sedikit larut . Kronik beriliosis adalah penyakit granulomatous yang disebabkan reaksi imun yang diperantarai sel imun terhadap berilium. Kronik beriliosis ditandai oleh pembentukan massa dan nodul atau granuloma yang abnormal pada jaringan dan organ tertentu dan menyebar dan terjadi penebalan jaringan paru yang dalam(interstisial pulmonary fibrosis). Pada infeksi kronis gejala yang biasa dijumpai antara lain batuk kering, lelah, berat badan menurun, sakit dada dan nafas yang memendek.

Diagnosis
Diagnosis dari kronik beriliosis didasarkan pada :
Riwayat terpapar berilium Tes proliferasi limfosit spesifik berilium pada lavage bronkoalveolar atau darah yang positif. Adanya granuloma yang non-nekrosis pada biopsi paru Beberapa spesialis menganggap uji alergi kulit dengan suatu larutan garam berilium bermanfaat

Pengobatan
Pada beriliosis akut, kontak dengan berilium harus segera dihentikan. Serangan berat pasien harus dirawat di rumah sakit. Kortikosteroid dosis rendah bermanfaat

Pencegahan
Pemeriksaan kesehatah sebelum penempatan, hendaknya meliputi riwayat medis dan pemeriksaan fisik dengan perhatian khusus terhadap atopi dan penyakit pernafasan karena alergi kulit.