Anda di halaman 1dari 15

Kalsium Hidroksida sebagai Pelindung Pulpa

Meliyana RebeccaNgestu Vera Sadjojo Connie Arif

Kalsium Hidroksida / Ca(OH)2

Material efektif berkontak langsung dgn jaringan

pulpa vital
Memiliki efek antimikroba jangka pendek fibroblas Preparat Ca(OH)2 berproliferasi & berdiferensiasi

sel-sel yang berkemampuan membentuk matriks dentin

Ca(OH)2

bahan pulp capping

mudah untuk ditangani & cukup murah.

KEUNTUNGAN

sifat antibakteri yang tidak dimiliki oleh bahan lain


seperti resin

Penelitian Gupta A, Sinha N, Logani A, Shah N


pendeteksian ion Ca, Phospate & F

KALSIUM HIDROKSIDA SILVER DIAMINE FLUORIDE SEMEN IONOMER KACA TIPE VII

HASIL
Ion kalsium, phosphate & fluoride
Kadar Kalsium Paling tinggi : kalsium hidroksida Paling sedikit : GC VII Kadar Phosphate kalsium hidroksida deposisi yang tertinggi didalam dentin dibandingkan SDF/GC VII. Kadar Flouride SDF deposisi F yang paling tinggi didalam dentin

Kadar Kalsium Ca (OH)+ GC VII bermakna

Kadar Phospate Ca (OH) + SDF Perbedaan bermakna Ca (OH) + GC VII Perbedaan bermakna SDF + GC VII Perbedaan bermakna

Kadar F 6 SDF + GC VII peningkatan yang bermakna

Ca(OH)2
melepas

growth factor (transforming growth factor-)


ke matriks dentin

menstimulasi sel-sel pulpa berdiferensiasi : odontoblast-like cell & prekursornya

DENTIN TERSIER

Aplikasi Ca(OH)2

secara langsung ke jaringan pulpa jaringan pulpa yang berdekatan nekrosis dan terinflamasi

Formasi jembatan dentin terbentuk : perbatasan antara jaringan nekrotik dg jaringan terinflamasi yang vital
Terkadang dapat terbentuk sempurna ; tetapi pulpa tetap terinflamasi secara kronis atau menjadi nekrotik. Di bawah regio yang mengalami koagulasi nekrotik sel-sel

jaringan pulpa berdiferensiasi odontoblas + matriks dentin.

Ca (OH)2
yang tersedia di pasaran dalam bentuk yang telah dimodifikasi dan memiliki tingkat alkaline yang lebih rendah

sehingga lebih tidak membahayakan pulpa

DYCAL

jaringan yang berubah secara kimiawi

pertama-tama akan diresorbsi

jembatan dentin terbentuk pada daerah yang berkontak dg bahan capping

Ca (OH)2 bentuk Bubuk (PULPADENT)


jembatan terbentuk pd perbatasan jaringan yang berubah secara kimiawi dg sisa jaringan pulpa vital di bawahnya.

Jaringan itu berdegenerasi & menghilang,


meninggalkan daerah kosong antara bahan capping dg jembatan dentin.

Inilah alasan mengapa jembatan dapat dilihat lebih baik secara radiografis dengan Ca(OH)2 bubuk (Pulpdent) daripada bentuk komersil lainnya.

Namun kualitas jembatan dentin yang terbentuk antara bahan yang satu dengan bahan yang lain sama baiknya.

Kekurangan Ca(OH)2

Memiliki kecenderungan untuk larut Tidak dapat beradhesi dengan dentin, komposit atau bonding dentin

Membentuk jembatan dentin yang porus Potensi penyembuhan yang kurang baik dalam jangka panjang

Kegagalan Ca(OH)2
Dalam jangka panjang
disebabkan

kebocoran mikro & penetrasi bakteri melalui jembatan dentin yang berporus menuju ke pulpa

Pendarahan yang sulit dikendalikan dapat terjebak

antara Ca(OH)2 dengan permukaan dentin

Inflamasiyg lbh parah

Ca(OH)2

yang diaktivasi dengan sinar

solubilitas yang lebih rendah & perlindungan yg lebih dari kelarutan

menempatkan lining bahan glass ionomer dan restorasi yang tertutup dengan sempurna.

15