Anda di halaman 1dari 3

Kebutuhan Nutrisi anak dan cairan pada anak untuk tahapan: 1.

Infant (usia o-1 tahun) Sumber makanan awal ASI adalah sumber makanan lengkap yang paling disenangi selama 6 bulan pertama. ASI secara gizi adalah yang paling unggul, aman dan bakteri serta mengandung anti infeksi dan sel-sel imun. Produk susu forula diperkaya zat besi yang siap saji adalah pilihan selain ASI yang dapat diterima. Asupan susu formula bervariasi pada setiap bayi rata-rata adalah 113 g 6x/hari119 g 6x/hari selama 6 bulan saat makanan padat diperkenalkan. Kebutuhan cairan Susu dan makanan saring lanjutan merupakan sumber utama bagi bayi Kebutahan air rata-rata 125-150 mL/kg/hari dari usia 0-6 bulan dan 120-135 mL/kg/hari dari usia 6-12 bulan Makanan padat Tidak dianjurkan sebelum usia 4-6 bulan, karena penonjolan atau reflex menghisap dan immaturitas system Gastrointestinal dan system imun, ASI atau susu formula tetap sebagai sumber nutrisi utama Bubur susu atau nasi tim saring bayi biasanya merupakan makanan padat bagi bayi Makanan tambahan biasanya mencakup jenis bubur lain, kemudian buah-buahan dan sayur-sayuran serta daging. Makanan yang dapat dipegang misalnya craker kunyah, buah/sayur diperkenalkan pada usia 0-9 bulan Megah Fitrian PO.71.3.201.10.1.076

Madu tidak dibolehkan karena dapat mengakibatkan botulisme pada bayi

2. Toddler (1-3 tahun) Kebutuhan cairan Kecepatan pertumbuhan berkurang secara drastis sehingga kebutuhan anak usia ini terhadap kalori, protein, dan cairan menurun. Kebutuhan kalori adalah 102 kkal kg/hari Kebutuhan protein 1,29 kg/hari Susu harus dibatasi, tidak lebih dari sekitar 1 liter, setiap hari untuk menjamin asupan makanan yang kaya zat besi Anak toddler dengan diet vegetarian tidak menerima protein nabati yang cukup harus dirujuk ke ahli gizi. Pola dan pilihan makanan Pada usia 12 bulan, kebanyakan toddler makan-makanan keluarga Pada usia 18 bulan, sebagian besar toddler mengalami anorexia fisiologis dan menjadi pemilih dalam hal makanan, menginginkan suatu makanan (makanan tertentu seperti roti lapis mentega, kacang dan jelly untuk periode beberapa hari) dan makanan dalam jumlah besar pada suatu hari dan sangat sedikit dihari berikutnya Toddler memilih makanan sendiri dan lebih menyukai makanan dalam porsi keci, makanan yang enak (mengandung selera) Toddler lebih menyukai satu jenis makanan dalam piring daripada makanan yang dicampur orang tua harus menganjurkan penggunaan peralatan makanan tetapi menyadari bahwa toddler lebih menyukai menggunakan makanan 3. Preschool (3-6 tahun) Kebutuhan nutrisi Kebutuhan nutrisi hampir sama dengan toddler, meskipun kebutuhan kalori menurun sampai 90 kkal kg/hari Kebutuhan protein tetap 1,29 kg/hari Kebutuhan cairan adalah 100 mL/kg/hari, bergantung pada tingkat aktivitas anak Pola dan pilihan makanan Anak usia preschool mungkin menolak sayuran, makan kombinasi, dan hati Makanan yang disukai antara lain sereal, daging, kentang bakar, buah-buahan dan permen Banyak anak yang berusia 3-4 tahun tak dapat diam (cerewet selama makan dengan keluarga) Kebiasaan, maka orang lain mempengaruhi anak usia 5 tahun - Anak cenderung focus pada aspek social makan antara lain percakapan di meja - Anak usia preschool yang lebih besar dapat menggunakan sendok dan garpu 4. School (6-12 tahun) Kebutuhan nutrisi Kebutuhan kalori harian anak usia sekolah menurun berhubungan dengan ukuran tubuh, anak usia sekolah membutuhkan rata-rata 2400 kalori/hari Megah Fitrian PO.71.3.201.10.1.076

Pengasuh/orang tua harus tetap menekankan kebutuhan terhadap diet sambung yang sesuai dengan piramida makanan, tubuh menyimpan makanan sebagai sumber kebutuhan pertumbuhan yang meningkat saat remaja Pola dan pilihan makanan Anak terpajan dengan pengalaman makanan yang lebih luas di rumah makan sekolah (kantin). Anak mungkin tetap memilih-milih dalam hal makanan tetap pasti menyukai kemauan untuk mencoba makanan baru. Anak dapat menukar, menjual atau membuang bekal makan siang yang dibawa dari rumah Di rumah, anak harus makan yang dimakan oleh keluarga, pola yang berkembang saat ini tetap bertahap pada anak hingga dewasa Banyak anak usia sekolah tidak menyukai sayuran, hati dan makanan yang pedas, mereka mungkin masih melanjutkan makanan favorit, makan hanya dengan satu jenis makanan pada satu waktu Anggota keluarga memainkan peranan penting dalam mempengaruhi pilihan anak terhadap makanan, namun teman sebaya dan media juga berpengaruh 5. Adolescence (12-18 tahun) Kebutuhan nutrisi Asupan harian remaja seimbang diantara berbagai kelompok makanan Rata-rata kebutuhan asupan kalori bervariasi sesuai gender dan usia - Perempuan Usia 11-14 tahun membutuhkan 48 kal/kg/hari - Perempuan Usia 15-18 tahun membutuhkan 38 kal/kg/hari - Laki-laki Usia 11-14 tahun membutuhkan 60 kal/kg/hari - Laki-laki Usia 15-18 tahun membutuhkan 42 kal/kg/hari Remaja membutuhkan susu kalsium dan protein dalam jumlah yang cukup untuk meningkatkan pertumbuhan tulang dan otot. Tingginya konsumsi mnuman ringan dapat menyebabkan asupan susu tidak adekuat sehingga asupan kalsium tidak mencukupi Deficit makanan yang sering terjadi antara lain zat besi, folat dan zink, zat besi yang diperlukan oleh remaja perempuan beragam, disesuaikan dengan kehilangan darah saat menstruasi Pola dan pilihan makanan Remaja biasanya makan ketika memiliki waktu luang antara aktivitas mereka, makanan siap saji yang bergizi membantu mempertahankan diet yang seimbang. Adanya kesulitan untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas asupan harian karena jadwal yang sibuk, pengaruh teman sebaya dan makan makanan yang berlemak tanpa kalori. Setidaknya 50% remaja meninggalkan satu waktu makan setiap hari akibat dari jadwal kerja, aktivitas dengan teman sebaya Pola makan keluarga terbentuk selama masa sekolah dan tetap berlanjut mempengaruhi pilihan remaja terhadap makanan Remaja perempuan sangat rentan terhadap makanan yang dampaknya negative sehingga dapat mengakibatkan terjadinya anoreksia nervosa, obesitas, dll. Megah Fitrian PO.71.3.201.10.1.076