Anda di halaman 1dari 1

Manuver Rasa Pada awalnya, Indomie hanya memiliki lima macam rasa, antara lain Indomie Goreng, Indomie

Rasa Ayam Bawang, Indomie Rasa Kari Ayam, Indomie Rasa Soto, dan Indomie Rasa Baso Sapi. Kemudian seiring banyak bermunculannya para pendatang baru, Indomie lalu menawarkan beraneka macam rasa dari masingmasing kategorinya. Indomie menawarkan berbagai jenis rasa yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia. Indomie pun selalu berusaha memenuhi keinginan konsumen yang semakin banyak, terbukti dengan semakin bertambahnya variasi produk Indomie, mulai dari mie goreng, mie kuah, mie regional (mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional daerah-daerah Indonesia), mie premium, serta mie jumbo. Indomie Goreng memiliki enam jenis rasa, Indomie Goreng Jumbo memiliki dua jenis rasa, Indomie Kuah memiliki sepuluh macam rasa, Indomie Keriting memiliki lima macam rasa, Indomie Selera Nusantara memiliki tiga belas macam rasa, serta Indomie Vegan yang memiliki dua macam rasa. Hal inilah yang membuat Indomie memiliki added value dan juga merupakan salah satu strategi yang dilakukannya agar tetap dapat mempertahankan pangsa pasar/konsumen yang telah dimilikinya selama belasan bahkan sampai puluhan tahun. Sedangkan Mie Sedaap yang berperan sebagai pendatang baru hanya menawarkan tujuh macam rasa saja, antara lain Mie Sedaap Kaldu ayam, Mie Sedaap Sambal Goreng, Mie Sedaap Ayam Spesial, Mie Sedaap Ayam Bawang, Mie Sedaap Rasa Soto, Mie Sedaap Kari Ayam, Mie Sedaap Kari Spesial, dan Mie Sedaap Goreng. Meskipun tidak menawarkan varian rasa yang sebanyak Indomie, Mie Sedaap tetap memiliki pangsa pasarnya tersendiri serta menarik perhatian masyarakat Indonesia. Terbukti pada dua tahun pertama setelah masuknya Mie Sedaap, produk ini telah memperoleh 15-20% pangsa pasar yang ada di Indonesia. Bahkan market share Indomie yang dahulu mencapai 90%, pada tahun 2008 turun menjadi 70% akibat munculnya Mie Sedaap di pasar Indonesia.