ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

Lampiran 1 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : HK.00.05.23.3644 Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan

__________________________________________________________________________

DAFTAR VITAMIN, MINERAL, ASAM AMINO DAN BAHAN LAIN YANG DIIZINKAN DIGUNAKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN DENGAN PEMBATASAN

I.

VITAMIN DAN MINERAL .

NO. 1. 2. 3. 4. 5.

NAMA Vitamin A Beta Karoten Vitamin B1 Vitamin B2 Vitamin B 3 - Niasin - Niasinamida Asam pantotenat Vitamin B 6 Vitamin B 12 Biotin Asam Folat

BATAS MAKSIMUM / HARI 5000 UI (1500 mcg) 15 mg (20.000 UI) 100 mg 50 mg

KETERANGAN

100 mg 250 mg 100 mg 100 mg 200 mcg 500 mcg 800 mcg Untuk ibu hamil maksimal 1000 mcg

6. 7. 8. 9. 10.

11. 12. 13. 14.

Vitamin D Vitamin E Vitamin C Vitamin K

400 UI 400 UI 1000 mg 500 mcg

11

20. II. 28. Tembaga Vanadium Iodum Zink ASAM AMINO 3 mg 20 mcg 150 mcg 30 mg NO. NAMA BATAS MAKSIMUM / HARI KETERANGAN 15. NAMA Glutamin Glutation Inositol BATAS MAKSIMUM / HARI 2000 mg 600 mg 200 mg KETERANGAN 12 . 27. 16. 19. 1. 21.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NO. 18. 22. 2. 26. 24. 17. 3. 23. Besi Boron Fosfor Kalium Kalsium Kromium Magnesium Mangan Molibdenum Selenium 30 mg 3 mg 1200 mg 50 mg 1200 mg 200 mcg 600 mg 5 mg 75 mcg 200 mcg Sebagai elemen Ibu hamil dan ibu menyusui maksimum 60 mcg 25.

11. 13. 10.7 mg 1. 12. 4. 8. 5. Glukosamin Kafein 1500 mg 150 mg Dibagi minimal 13 . NAMA BATAS MAKSIMUM / HARI 200 mg 1500 mg 0. 2.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NO. NAMA Karnitin Ko enzim Q 10 Kolin l-Arginin Leusin Lisin Metil sistein Sistein Taurin Tirosin BATAS MAKSIMUM / HARI 2000 mg KETERANGAN 100 mg 3000 mg 1000 mg 500 mg 1000 mg 200 mg 1500 mg 3000 mg 1500 mg III. 3. 9. BAHAN LAIN NO. 7. 5. Bioflavonoid Citosan Fluor Untuk balita Untuk remaja Untuk dewasa. ibu hamil dan ibu menyusui 4.5 mg 3 mg KETERANGAN 1. 6.

ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NO.4 mg Dalam bentuk kombinasi Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia H. Kondroitin sulfat Metilsulfonilmetan Silika 1200 mg 3000 mg 2. 8. 7. NAMA BATAS MAKSIMUM / HARI KETERANGAN dalam 3 (tiga) dosis 6. SAMPURNO 14 .

ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Lampiran 2 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : HK. 13.00. 11. 2.23. SAMPURNO 15 . 7. 3. 9. 5. 4. Alitam Asesulfam – K Aspartam Eritritol Isomalt Laktitol Maltitol 8.3644 Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan __________________________________________________________________________ PEMANIS BUATAN YANG DIIZINKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN 1. Manitol Sakarin Siklamat Silitol Sorbitol Sukralosa Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia H. 12. 10.05. 6.

). 8. 31. Daun Digitalis Ephedra Herba (Ephedra spesies). 33. Herba Efedra Euphorbia tirucalli L. 12. 7. 26. Abri Semen (Abrus precatorius.) Hydrastidis Rhizoma (Hydrastis canadensis. 27.f.). Biji Sabadila Scammoniae Radix dan Semen Scillae Bulbus (Scilla sinensis.).). Akonitum Adonidis vernalis Herba (Adonis vernalis. Herba Adonidis Aristolochia spesies Colchici Semen (Colchicum altumnale L. Biji Stafisagria Strophanthi Semen dan glikosida kardiotonik (Strophanthus species). Daun Wati (Kava – kava) Merremiae Tuber (Merremia mammosa Hal filius). Herba Lobelia Methystici Folium (Piper methysticum.).f.Tuber Bidara upas Mitragyna specoisa.Wall ex Hook. 21. Justicia gendarossa Burm.ignatii . L. S. Biji Strihni Symphytum officinale. 13. Daun Hiosiami Lantana camara L. 2. L. Biji Strofanti Strychni Semen dan alkaloida (Strychnos nux-vomica.). Akar dan damar Podofilum Rauwolfiae Radix dan alkaloida (Rauwolfia species). 9. 16. Biji Saga Aconitum spesies. 23.) Schrader) Crotonis Semen dan Oleum Crotonis (Croton tiglium L. 3. 17. Forst).). Gummi Gutti (Garcinia hanburyii Hook. L. Daun dan Buah Oleander Pinneliae Tuber (Pinnelia ternata (Thumb) Ten. Umbi Skila Staphisagriae Semen (Delphinium staphisagria L. 5. 15. 4. Daun Tembelekan Lobeliae Herba (Lobelia chinensis Lour. Lour. 19. Patah tulang Filicis Rhizoma ( Dryopteris filix-max (L. 20. 10. Biji Cerakin Datura Semen (Datura spesies). 22. 11.Line.).ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Lampiran 3 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan ___________________________________________________________________________________________ BAHAN YANG DILARANG DIGUNAKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN A.Berg L. Biji Kecubung Digitalis Folium dan glikosida kardiotonik (Digitalis species). 6. Nerii Folium dan Nerii Fructus (Nerium oleander.). Daun Confrey 16 . TUMBUHAN 1.) Schott). 18. 24. Akar Pulepandak Sabadillae Semen (Schoenocaulon officinale (Schlecht) A Gray). Herba. 25.) Podophylli Rhizoma dan Resin (Podophyllum emyodi. Akar Hidrastis Hypericum perforatum Herba (Hypericum perforatum) Hyoscyami Folium dan semua obat yang mengandung Hyoscyamin (Hyoscyamus niger. 14. 29. Korthals. 28.). Biji Kolkhisi Colocinthidis Semen dan Fructus (Citrullus colocynthis (L. L.).. ex Breitenbach. 30.. 32. Akar Filisis Gendarosa.L).

5. suprarenalis. HEWAN 1. MINERAL 1.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA II. 3. 4. Pankreas. G. III. 7. 10. Chinese cantharides Hirudo nipponica. 4. Blue Vitriol) Cinnabaris Fluor Litharge (PbO) Minium (Red Lead Oxide) / Pb 3O4 Orpiment (Arsen Trisulfida/As2S3) Realgar Sulfur (S) kecuali untuk obat luar. 6. H. Arsen trioksida Calomel (Mercurous chloride) HgCl Chalcanthite (Copper Sulfate Pentahydrate. Ovarium. Kodok kerok Bagian dari organ hewan : Glandula parathyreoides. hormon dan obat– obat sintetis yang berkhasiat seperti itu. Hypophysis posterior. 2. Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia. thyreoideae. 8. 2. 3. terkecuali enzim untuk pencernaan makanan. Lintah Samsu (Buvo vulgaris). Hypophysis anterior. Plasenta. SAMPURNO 17 . 9. Testis. G.

Biji Cerakin .3644 Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan ___________________________________________________________________________________________ BAHAN YANG DILARANG DIGUNAKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN I.L 4 5 6 Colchici Semen .ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Lampiran 3 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : HK. 12. Croton tiglium L. 15. L. John’s wort / 18 .05. 13. TUMBUHAN Nama Simplisia No Nama Ilmiah 1 2 3 Abri Semen Aconiti Herba Adonidis vernalis Herba Nama Umum Biji Saga Herba Akonitum Herba Adonidis Nama Tumbuhan Abrus precatorius. Hydrastidis Rhizoma Hypericum Akar Hidrastis St. Datura spesies Digitalis species Ephedra spesies Erythroploem fordii Oliv Pulcherromae Folium Euphorbiae tirucalli Herba Filicis Rhizoma Daun Racunan Herba Patah tulang Euphorbia pulcherimma Euphorbia tirucalli L. Aconitum spesies Adonis vernalis.Crotonis Semen .00. Hypericum perforatum L.) Schott Hydrastis canadensis. 7 8 9 10 11. 14.Minyak Cerakin Biji Kecubung Daun Digitalis Herba Efedra Aristolochia spesies Colchicum altumnale L.23. L.Crotonis Oleum Datura Semen Digitalis Folium Ephedra Herba Aristolochia Biji Kolkhisi . Akar Filisis Dryopteris filix-max (L.

31. 21 22. Forst. Nama Tumbuhan 20. 19 . Hyoscyami Folium Lantanae Folium Lobeliae Herba Methystici Folium Nama Umum Klamath weed Daun Hiosiami Daun Tembelekan Herba Lobelia Daun Wati / Kavakava Umbi Bidara upas Mitragynae Folium Daun Oleander Buah Oleander Hyoscyamus niger.Strychnos . 29. . f. Nerium oleander.Biji Strihni . Merremiae Tuber Daun Kratom Nerii Folium Nerii Fructus Pinneliae tuber Merremia mammosa Hal filius Mitragyna specoisa. .ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Nama Simplisia No Nama Ilmiah perforatum Herba 16.Damar Podofilum Rauwolfiae Radix Sabadillae Semen Akar Pulepandak Biji Sabadila 25.Podophylli Resin . .Berg L. Symphytum officinale Justicia gendarossa Burm. Pinnelia ternata (Thumb) Ten. 18. 26. L 23. 24. Podophyllum emyodi.Akas Strihni Daun Confrey Gendarosa 28. Piper methysticum.Akar Podofilum .Wall ex Hook. ex Breitenbach.ignatii . 33. L.L.Strychni Radix Umbi Skila Biji Stafisagria Biji Strofanti . L. 30.Strychnos nux-vomica. Lobelia chinensis Lour.Scammoniae Radix .Scammoniae Semen Scillae Bulbus Staphisagriae Semen Strophanthi Semen . 27. Rauwolfia species Schoenocaulon officinale (Schlecht) A Gray Convolvulus scammmonia. 19. Delphinium staphisagria L. 32. Strophanthus species .Podophylli Rhizoma . Scilla sinensis. Lantana camara L. Korthals. 17.Strychni Semen . Lour.

Testis. G. 8. H. Plasenta. Blue Vitriol) 14. Kodok kerok Bagian dari organ hewan : Glandula parathyreoides. Chalcanthite (Copper Sulfate Pentahydrate.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA II. Orpiment (Arsen Trisulfida/As2S3) 19. Chinese cantharides Hirudo nipponica. Hypophysis anterior. hormon dan obat– obat sintetis yang berkhasiat seperti itu. Minium (Red Lead Oxide) / Pb3O4 18. Lintah Samsu (Buvo vulgaris). G. Sulfur (S) kecuali untuk obat luar. Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia. Litharge (PbO) 17. Calomel (Mercurous chloride) HgCl 13. Pankreas. Hypophysis posterior. Fluor 16. thyreoideae. Ovarium. Cinnabaris 15. MINERAL 11. Arsen trioksida 12. III. terkecuali enzim untuk pencernaan makanan. Realgar 20. SAMPURNO 20 . HEWAN 5. suprarenalis. 7. 6.

7 8 9 10. Datura spesies Digitalis species Ephedra spesies Euphorbia tirucalli L. 21 .3644 Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan ___________________________________________________________________________________________ BAHAN YANG DILARANG DIGUNAKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN I.Biji Cerakin . John’s wort / Klamath weed Daun Hiosiami Daun Tembelekan 14. Lantana camara L.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Lampiran 3 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : HK.Crotonis Oleum Datura Semen Digitalis Folium Ephedra Herba Euphorbiae tirucalli Herba Filicis Rhizoma Aristolochia Biji Kolkhisi . L. TUMBUHAN Nama Simplisia No Nama Ilmiah 1 2 3 Abri Semen Aconiti Herba Adonidis vernalis Herba Nama Umum Biji Saga Herba Akonitum Herba Adonidis Abrus precatorius. Hyoscyamus niger.00. L. 12. L.) Schott Hydrastis canadensis.23. 13. Hypericum perforatum L. Croton tiglium L. Aconitum spesies Adonis vernalis.Crotonis Semen .Minyak Cerakin Biji Kecubung Daun Digitalis Herba Efedra Herba Patah tulang Aristolochia spesies Colchicum altumnale L.L Nama Tumbuhan 4 5 6 Colchici Semen . Hydrastidis Rhizoma Hypericum perforatum Herba Hyoscyami Folium Lantanae Folium Akar Hidrastis St. Akar Filisis Dryopteris filix-max (L. 15.05. 11.

Piper methysticum.Strychni Radix Umbi Skila Biji Stafisagria Biji Strofanti . Symphytum officinale 30. .Strychni Semen . 28. Podophyllum emyodi. 22 .Scammoniae Semen Scillae Bulbus Staphisagriae Semen Strophanthi Semen . Strophanthus species . Nama Tumbuhan 18.ignatii . L 21. 17. 24.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Nama Simplisia No Nama Ilmiah 16. 22. Korthals. 19 20. Delphinium staphisagria L. Lobeliae Herba Methystici Folium Nama Umum Herba Lobelia Daun Wati / Kavakava Umbi Bidara upas Mitragynae Folium Daun Oleander Buah Oleander Lobelia chinensis Lour.Strychnos nux-vomica. 25.Strychnos .Podophylli Rhizoma . 29.Wall ex Hook. Pinnelia ternata (Thumb) Ten.Damar Podofilum Rauwolfiae Radix Sabadillae Semen Akar Pulepandak Biji Sabadila 23. L. . Scilla sinensis. ex Breitenbach. .Scammoniae Radix .Akas Strihni Daun Confrey 26. Forst.Berg L. Merremiae Tuber Daun Kratom Nerii Folium Nerii Fructus Pinneliae tuber Merremia mammosa Hal filius Mitragyna specoisa.Akar Podofilum .Podophylli Resin . Nerium oleander. 27.L. Rauwolfia species Schoenocaulon officinale (Schlecht) A Gray Convolvulus scammmonia. Lour.Biji Strihni .

Blue Vitriol) 24. hormon dan obat– obat sintetis yang berkhasiat seperti itu. Pankreas. G. Calomel (Mercurous chloride) HgCl 23. Hirudo nipponica. HEWAN 9. SAMPURNO 23 . G. Minium (Red Lead Oxide) / Pb3O4 28. Fluor 26. H. Plasenta. Cinnabaris 25. MINERAL 21. Hypophysis anterior. thyreoideae. terkecuali enzim untuk pencernaan makanan. Bagian dari organ hewan : Glandula parathyreoides. Arsen trioksida 22. III.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA II. Ovarium. Testis. Samsu (Buvo vulgaris). Orpiment (Arsen Trisulfida/As2S3) 29. Litharge (PbO) 27. Realgar 30. Kodok kerok 12. Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia. Chalcanthite (Copper Sulfate Pentahydrate. Hypophysis posterior. Chinese cantharides 10. Lintah 11. Sulfur (S) kecuali untuk obat luar. suprarenalis.

Crotonis Oleum Datura Semen Digitalis Folium Ephedra Herba Euphorbiae tirucalli Herba Filicis Rhizoma Gum Resin Hydrastidis Rhizoma Hypericum perforatum Nama Umum Biji Saga Herba Akonitum Herba Adonidis Abrus precatorius. L. Hydrastis canadensis. Garcinia hanburyii Hook.f. L.3644 Tentang : Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan ___________________________________________________________________________________________ BAHAN YANG DILARANG DIGUNAKAN DALAM SUPLEMEN MAKANAN I.Biji Cerakin .Minyak Cerakin Biji Kecubung Daun Digitalis Herba Efedra Herba Patah tulang 8 9 10 11 Datura spesies Digitalis species Ephedra spesies Euphorbia tirucalli L.Crotonis Semen .L Nama Tumbuhan 4 5 6 Aristolochia Biji Kolkhisi - Aristolochia spesies Colchicum altumnale L.) Schott Justicia gendarussa Burm f. John’s wort / Dryopteris filix-max (L. 24 . Hypericum perforatum L.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Lampiran 3 Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor : HK.23. 7 .05.Colocinthidis Semen . 12 13 14 15 16 Akar Filisis Gandarusa Gummi Gutti Akar Hidrastis St.00. TUMBUHAN Nama Simplisia No Nama Ilmiah 1 2 3 Abri Semen Aconiti Herba Adonidis vernalis Herba Colchici Semen . Aconitum spesies Adonis vernalis.Colocinthidis Fructus .) Schrader) Croton tiglium L. (Citrullus colocynthis (L.

21 Merremiae Tuber Merremia mammosa Hal filius Mitragyna specoisa.ignatii . Forst. 25 . Nerium oleander.Scammoniae Radix . .Strychni Radix - 29 30 31 32 Umbi Skila Biji Stafisagria Biji Strofanti . L 22 Mitragynae Folium Daun Kratom 23 Nerii Folium Nerii Fructus Pinneliae tuber Daun Oleander Buah Oleander 24 Pinnelia ternata (Thumb) Ten.Damar Podofilum Akar Pulepandak Biji Sabadila Podophyllum emyodi.Akar Strihni 25 . Korthals. Piper methysticum. ex Breitenbach.Strychnos .Scammoniae Semen Scillae Bulbus Staphisagriae Semen Strophanthi Semen . .Akar Podofilum .Strychni Semen . L. Strophanthus species .L.Podophylli Rhizoma . Lobelia chinensis Lour.Berg L.Strychnos nux-vomica. Scilla sinensis. Lour.Wall ex Hook. L.Biji Strihni . Nama Tumbuhan 18 19 20 Lantanae Folium Lobeliae Herba Methystici Folium Daun Tembelekan Herba Lobelia Daun Wati / Kavakava Umbi Bidara upas Lantana camara L.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Nama Simplisia No Nama Ilmiah Herba 17 Hyoscyami Folium Nama Umum Klamath weed Daun Hiosiami Hyoscyamus niger. Delphinium staphisagria L. Rauwolfia species Schoenocaulon officinale (Schlecht) A Gray Convolvulus scammmonia.Podophylli Resin Rauwolfiae Radix Sabadillae Semen 26 27 28 .

glandula thyreoideae.ADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA Nama Simplisia No Nama Ilmiah 33 Symphytum Folium Nama Umum Daun Confrey Symphytum officinale Nama Tumbuhan II. SAMPURNO 26 . Minium (Red Lead Oxide) / Pb3O4 35. Senyawa arsen • Arsen trioksida (As203) • Arsen triklorida (As2Cl3) • Arsen trisulfida (As2S3) 38. plasenta. Cinnabaris 33. Glandula parathyreoideae. hypophysis anterior. Realgar 37. Lytta vesicatoria / Cantharis III. Senyawa raksa • Merkuro klorida (HgCl) • Merkuri klorida (HgCl2) • Merkuri sulfida (HgS) 39. glandula suprarenalis. hypophysis posterior. Bufo vulgaris / Samsu / Kodok kerok 14. Orpiment (Arsen Trisulfida/As2S3) 36. HEWAN 13. hormon serta obat-obat sintetis yang berkhasiat seperti itu. Hirudo nipponica / Lintah 16. ovarium. pankreas. MINERAL 31. Chalcanthite / Tembaga (II) sulfat pentahidrat / blue stone / blue vitriol 32. 15. testis. Litharge (PbO) 34. terkecuali sediaansediaan pankreas yang terdiri dari enzim untuk pencernaan makanan. Sulfur (S) Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 9 Agustus 2004 ____________________________________ Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful