P. 1
Gender

Gender

|Views: 61|Likes:
Dipublikasikan oleh Nella Safitri Cholid

More info:

Published by: Nella Safitri Cholid on May 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Semangat Hari Ibu

Kerjasama Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Propinsi Kalimantan Timur dan D’Capitol Communication.

Pendahuluan
Kesetaraan gender sudah menjadi isu yang biasa dibicarakan di akademisi, politikus, bahkan media massa. Kenyataannya, masih banyak orang yang belum memahami topik tersebut sehingga banyak keputusan atau pun tindakan di kalangan masyarakat bahkan di kalangan pemerintah yang merugikan pihak perempuan. Karena itu Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Propinsi Kalimantan Timur bekerjasama D’Capitol Communication untuk menyelenggarakan workshop dengan tujuan penyamaan persepsi mengenai kesetaraan gender bagi tokoh, praktisi, aktivis, anggota badan legislatif, serta pegawai Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Propinsi Kalimantan Timur pada tanggal 27 Desember 2011.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan mereka dapat menjadi perintis kesetaraan gender di tempatnya masing-masing.
Berikut ini laporan dan materi dari kegiatan tersebut.

Mengapa kita berada di sini ?

Hari Ibu vs Mother’s Day HARI IBU MOTHER’S DAY .

6.JAsMErah Nama Tokoh Peran 1. 2. Keumala Hayati Cut Nyak Dien Cut Mutiah RA Kartini Dewi Sartika Rasuna Said Maria Ulfa • • • • • • • 1 2 3 4 5 6 7 . 5. 3. 4. 7.

DATA DI DUNIA TENTANG PEREMPUAN .

GENDER Latihan 1 .

ekonomi. politik. dan budaya ? .Gender • Ann Oakley gunakan istilah ini di tahun 1970an untuk menekankan pada : – Apa yang dilakukan Laki-laki dan perempuan – Apa yang diharapkan dari laki-laki dan perempuan – Apa yang dapat diubah dengan ragam perubahan sosial.

Mengapa Gender dipandang sebagai Pemberdayaan Perempuan ? • Meskipun Gender dan Perkembangan meliputi Laki-laki dan Perempuan. karena – Tidak seimbang – Tidak sama status . dalam banyak kasus fokus kepada perempuan.

Konsep Kunci • Gender Equality. penghindaran diskriminasi dan ketidaksamaan struktur untuk akses seumber daya. peluang dan jasa serta promosi kesamaan hak . kesempatan dan tujuan yang sama bagi perempuan dan laki-laki.

Apa Perbedaan Laki-laki dan Perempuan FISIK PSIKIS. KOMPETENSI Latihan 7 .

SEX .

. …hamil… . hamil..melahirkan.. melahirkan. ..Haid. dan menyusui (fungsi reproduksi) merupakan hak prerogatif perempuan sebagai karunia Tuhan YME .menyusui.

bersifat tidak permanen sejalan dengan perkembangan masyarakat tersebut. rahim. testis. kedudukan. Perempuan: mempunyai vagina. sel telur. Laki-laki : memiliki penis. Perbedaan ini terjadi akibat konstruksi sosial maupun budaya. Perbedaan ini bersifat permanen atau sering sering dikatakan sebagai KODRAT. . dan alat untuk menyusui. hak dan kewajibannya dalam suatu masyarakat. GENDER Adalah perbedaan laki-laki dan perempuan berdasarkan: peran.Perbedaan Konsep SEX dan GENDER SEKS ATAU JENIS KELAMIN Adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. tanggung jawab. dan memproduksi sperma.

PERBEDAAN GENDER DAN SEX SEX/ BIOLOGI GENDER • • • • • Ciptaan Tuhan Bersifat kodrat Tidak dapat berubah Tidak dapat ditukar Berlaku sepanjang zaman & di mana saja • • • • • “Buatan” manusia Tidak bersifat kodrat Dapat berubah Dapat ditukar Tergantung waktu dan budaya setempat .

Kesetaraan Kesempatan.Gender Sebelum 1989 Perempuan = Laki-laki 1989 – 2004 /2007 Penolakan (ekonomi pasar). konservativisme Setelah 2004 /2007 Kesetaraan Gender. Pengarusutamaan Gender .

GENDER
• PERAN, Tanggung jawab, HAK, HUBUNGAN, Identitas Laki-laki dan perempuan yang ditentukan atau diberikan kepada mereka dalam masyarakat dan konteks, dan cara berakibat dan mempengaruhi satu sama lain. Peran ini dapat berubah sepanjang waktu, di antara tempat atau di tempat yang sama

• Latihan 2

Isu Gender Dalam Media

Pembagian Gender tentang Pekerjaan
• Peduli pada alokasi tugas dan tanggungjawab lakilaki dan perempuan di rumah, di pekerjaan dan di masyarakat mengikuti pola pekerjaan yang dirasakan dapat diterima di suatu tempat dan waktu

Gender Equality • Kesamaan hak. tanggung jawab dan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan di pekerjaan dan di rumah . suara.

hadiah dan kesempatan .Gender Equity • Keadilan antara laki-laki dan perempuan dalam akses sumber daya masyarakat. meliputi produk bernilai di masyarakat.

kegiatan administrasi keuangan. dan dalam prosedur organisasi. program. yang akan memberikan pada perubahan organisasi .Pengarusutamaan Gender • Pertimbangan perhatian kesetaraan gender pada semua kebijakan.

Kesenjangan Gender • Perbedaan sosial antara laki-laki dan perempuan yang dirasakan tidak dapat diterima .

berpikir dan merasa mengikuti Norma dan tradisi yang berlaku di tempat dan waktu tertentu .Peran gender • Cara laki-laki dan perempuan harus bertindak.

Penilaian Gender ttg kerja • Nilai ekonomi dan sosial yang tercakup pada perbedaan tugas dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan. .

dsb. mengorganisir kegiatan sosial/pelayanan. termasuk mengasuh anak dan pekerjan rumah tangga menyiapkan makan.KERANGKA 3 PERAN PRODUKTIF Segala kegiatan yang berkaitan dengan usaha menghasilkan barangbarang dan pelayanan. . SOSIAL BUDAYA Kegiatan didalam lingkungan masyarakat. pertemuan keagamaan. seperti partisipasi dalam kelompok pertanian atau kelompok wanita. mencuci dsb. baik untuk dikonsumsi maupun untuk diperdagangkan guna mendapatkn uang tunai REPRODUKTIF Kegiatan yang berkaitan dengan pemeliharaan sumberdaya manusia atau kelangsungan hidup manusia.

.Diluar fungsi reproduksi. secara sosial perempuan dan laki-laki mempunyai potensi peran yang sama. Perbedaan peran antara lakilaki dan perempuan tidak menjadi persoalan sejauh tidak merugikan salah satu pihak.

 Gender Empowerment Measure (GEM) Indonesia Urutan 87 dari 108 Negara. dari 960 Juta Orang Dewasa yang Buta Aksara 2/3 Perempuan. dari Sejuta Orang Termiskin di Dunia.  Rendahnya Pendidikan Menjadi Penyebab Utamanya (PBB.  Menurut PBB. 3/5 Perempuan dan Anak Perempuan. 2008)  Millenium Development Goals (MDGs)….  Gender –Related Development Index (GDI) Indonesia Urutan 85 dari 157 Negara.Mengapa harus pelajari Gender?  Human Development Index (HDI) Indonesia Urutan 109 dari 179 Negara. 57% dari 77 Juta Anak Putus Sekolah adalah Perempuan.kampanye Pendidikan… .  Menurut PBB.

Bagaimana di sektor PERTANIAN?  > 51 % penduduk Indonesia perempuan : Sensus Penduduk (2000)  > 65 % penduduk tinggal di pedesaan …Petani  Perempuan SDM potensial …memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial: 1) Tenaga kerja produktif di sektor pertanian 2) Investasi non material dalam kegiatan rumahtangga .

Perspektif Teologi Agama  Laki-laki adalah pemimpin  Surga berada dibawah telapak kaki Ibu?  Laki-laki dan perempuan memiliki kesetaraan potensi untuk mencapai status tertinggi dihadapan Tuhan (ada penghargaan dan sanksi yang sama dari Tuhan)  Ada perbedaan mendasar antara laki-laki dan perempuan (biologis dan non biologis) .

dan • Politik. • Tingkat pendidikan dan tingkat partisipasi gender. dan aspek hukum.Analisis Faktor-Faktor Analisis faktor-faktor struktural dan sosiokultural yang berpengaruh terhadap pola kegiatan gender serta terhadap akses dan kontrol dari sumberdaya di wilayah proyek. seperti tingkat kemiskinan. distribusi pendapatan. • Kondisi ekonomi secara umum. kelembagaan. tingkat inflasi. termasuk komposisi rumahtangga dan kepala rumah tangga. dan infrastruktur. . meliputi: • Faktor demografi. • Faktor budaya dan agama/kepercayaan.

misal: kegiatan pelatihan seperti apa yang dapat mengakibatkan perubahan/peningkatan peran perempuan dalam kegiatan produktif? • Informasi. apakah proyek dapat meningkatkan kesetaraan? • Membangun kelembagaan. misal: apakah suatu teknologi baru akan mengakibatkan perempuan kehilangan pendapatan? Apakah kegiatan proyek akan menambah beban bagi perempuan? • Pelatihan. misal: Apakah perempuan dilibatkan dalam kegiatan perencanaan dan pengambilan keputusan? • Akses.Analisis Siklus Proyek • Produksi. misal: Jika hak atas kepemilikan lahan saat ini tidak sama antara laki-laki dan perempuan. misal: apakah proyek juga meliputi bantuan teknis (technical assistance) untuk meningkatkan kesadaran gender? . misal: apakah kegiatan penyuluhan dan informasi lainnya dapat diperoleh perempuan? • Partisipasi.

 Ketiadaan sinergi antara beragam program yang dibuat pemerintah dan jurang antara kebijakan dan pelaksanaan . bekerja dan mengelola hak yang telah turun di ekonomi global.TANTANGAN Kesetaraan Gender:  Akses Perempuan pada kesempatan yang setara dan kesetaraan dalam upah kerja.  Ketiadaan atau sedikitnya program nyata yang bertujuan mengangkat perempuan dari struktur kemiskinan dan perbedaan.

ARAH BARU • MENJEMBATANI jurang antara ketidaksetaraan LAKI-LAKI dan PEREMPUAN melalui pengefektifan: Partisipasi EKONOMI pada perempuan Peluang EKONOMI Pemberdayaan POLITIK Pemerolehan PENDIDIKAN Kesehatan dan Kesejahteraan Latihan 6 .

adil dan makmur. Bila visi dan misi itu dilaksanakan secara konsisten pada tataran kebijakan. Misi : Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan menghilangkan diskriminasi gender.2025 Undang-udang nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005 – 2025 dengan Visi : Mewujudkan Indonesia yang mandiri.VISI DAN MISI INDONESIA 2005 . maju. . program dan kegiatan pembangunan niscaya dapat mengeliminasi berbagai distorsi pembangunan yang berdampak pada ketidakadilan gender.

menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan. 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah terutama pada pasal 26 ayat 1.• UU No. b mengamanatkan pada Wakil Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota ‘ membantu kepala daerah dalam mengkoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah. melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup’ .

para Gubernur dan Bupati/Walikota untuk melaksanakan Pengarusutamaan Gender guna terselenggaranya perencanaan. pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berspektif gender sesuai dengan bidang tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing . Inpres tersebut memerintahkan kepada para menteri. memberikan mandat kepada Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan (KNPP) untuk memberikan fasilitasi pada jajaran Instansi pusat dan daerah.• Instruksi Presiden No. pimpinan lembaga tinggi negara. penyusunan. 9 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. pimpinan departemen/pimpinan lembaga non departemen. pelaksanaan.

Memerintahkan agar Gubernur/Kepala. program dan kegiatan pembangunan. Walikota/Bupati membuat kebijakan.• Peraturan Menteri Dalam Negeri No. program dan kegiatan yang responsif gender. 15 tahun 2008 tentang Pengarusutamaan Gender di daerah. . • Setiap daeraH harus melaksanakan: 1) Membentuk Pokja PUG 2) Melaksanakan analisis gender pada setiap penyusunan kebijakan.

8 TAHUN 2008 1. . adalah prinsp keseimbangan antar wilayah. sektor. gender dan usia.PP NO. Penjelasan Pasal 33 dinyatakan bahwa: Kerangka studi dan instrumen analisis seperti: analisis biaya & manfaat. Penjelasan Pasal 3 adalah: 1) Transparan 2) Responsif 3) Efisien 4) Efektif 5) Akuntabel 6) Partisipatif 7) Terukur 8) Berkeadilan. kemiskinan dan analisis gender. 2.

• Undang-undang Nomor 7 tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW). . Pasal 4 Undang-undang tersebut mengamanatkan pemerintah untuk membuat kebijakan khusus guna mengatasi kesenjangan gender di berbagai bidang kehidupan.

Hankam. eko.Pemberdayaan Perempuan Isu Kesenjangan Gender Strategi Afirmasi KKG Pol. tekno. sosbud. dll Pengarusutamaan Gender Latihan 10 Strategi Pembangunan SDM menuju KKG . Lingkungn.

. • The Beijing Platform for Action (BPFA) dan Millennium Development Goals (MDGs) menyiapkan petunjuk Pengarus Utamaan Gender menjadi kenyataan. • Menjanjikan suatu perubahan revolusioner proses kebijakan domestik dan internasional.PENGARUSUTAMAAN GENDER • Istilah ini diperkenalkan 1985 pada Konferensi Dunia tentang Perempuan ke-3 di Nairobi • Konsepnya diperkuat Konferensi Dunia tentang Perempuan ke-4 di Beijing 1995 PENGARUS UTAMAAN GENDER • Proses menilai penerapan untuk perempuan dan laki-laki dari tindakan yang direncanakan • Strategi membuat laki-laki dan perempuan peduli akan dimensi yang utuh dari kebijakan dan program.

kepentingan. program. kegiatan. peranan. sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemberdayaan Perempuan Peningkatan kedudukan. seimbang. 2. kemampuan.1. kemandirian serta ketahanan mental dan spiritual perempuan agar menjadi mitra sejajar laki-laki yang selaras. Strategi Pengarusutamaan Gender Strategi pengarusutamaan gender adalah proses pengintegrasian permasalahan. kebutuhan laki-laki dan perempuan ke dalam kebijakan. serasi. penganggaran yang responsif gender hingga sampai pada pemantauan dan evaluasi .

potensi dan asset pembangunan 2) Life cycle dari dalam kandungan hingga akhir hayat (untuk perempuan perlu memperhatikan fungsi reproduksi). Kesetaraan Tanggung jawab (Equal Responsibility) 6.KEADILAN DAN KESETARAAN GENDER LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN HARUS DILIHAT: 1) Sebagai subyek. Kesetaraan Kemitraan (Equal Partnership) 5. Kesetaraan Kontribusi (Equal Contribution) 4. 3) Kemitraan dalam pembangunan untuk memperoleh KEADILAN: Akses Kontrol Partisipasi Manfaat SETARA DAN ADIL : 1. Kesetaraan Partisipasi (Equal participation) . Kesetaraan Kesempatan (Equal Opportunity) 3. Kesetaraan Hak (Equal Rights) 2.

.KEUNTUNGAN STRATEGI PUG • Pertama. • Ketiga. • Kedua. pembangunan akan lebih transparan karena laki-laki dan perempuan mempunyai akses yang sama untuk menguasai sumberdaya pembangunan. mendorong pelaksanaan pembangunan yang partisipatif karena laki-laki dan perempuan akan dapat berperan serta secara seksama berdasarkan pembagian tugas sesuai dengan kemampuan teknis dan kepemimpinan yang dimilikinya (gender based devision of labour). pembangunan akan berhasil secara terukur karena sasaran dan target pembangunan benar-benar memperhatikan perbedaan kebutuhan laki-laki dan perempuan sehingga hasilnya dapat dinikmati secara adil.

kontrol dan manfaat yang adil dalam pelaksanaan pembangunan nasional. peran. mewujudkan good governance karena pelaksanaaan pengarusutamaan gender dapat menjamin terwujudnya rasa keadilan. .KEUNTUNGAN STRATEGI PUG • Keempat. • Kelima. karena semua komunitas laki-laki dan perempuan termasuk yang disabel mempunyai akses. akuntabel karena hasil-hasil pembangunan dapat dipertanggunjgawabkan secara administratif dan hukum sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh peraturan perundangan yang berlaku.

Merencanakan Kesetaraan Gender • • • • • Rumah Keluarga Kampung Masyarakat Pekerjaan .

Pelabelan negatif 4. Beban ganda 5. Subordinasi 2.Merencanakan Pemberdayaan Perempuan Bagaimana mulai dari diri sendiri melepaskan diri dari : 1. Kekerasan Latihan 9 . Marginalisasi 3.

Merenungi tentang Uang • Apa sebab Domba Garut cukup MENCARI MAKAN sementara Manusia perlu MENCARI LEBIH? .

Jawaban .

Apakah itu Uang ? • • • • • Uang adalah Alat tukar Uang adalah Alat pembelian Uang adalah lambang kemakmuran Uang adalah pengganti barter Definisi di atas TERNYATA menunjukkan : – manfaat uang – Uang yang dikeluarkan .

Perlu definisi produktif tentang UANG • UANG adalah –NILAI TAMBAH –Yang –DIPERTUKARKAN .

Apa sajakah Nilai Tambah Anda? .

Sarjana tapi Tak Punya Uang? .

Renungan : Doktor tapi beruang sedikit .

Income vs Kebutuhan Dasar .

Sadari dan Solusi .

Hati-hati Grafik Sengsara di hari Tua .

Lalu apa rencana Anda? • Apa Rencana Anda dalam hal ekonomi? • Apa upaya yang anda perlu lakukan agar Anda bertanggung jawab untuk diri dan keluarga? • Dalam rangka PUG apa peranan Anda untuk memiliki ketahanan dalam bidang ekonomi? .

• Saya bertambah wawasan mengenai gender bahwa pengertian laki-laki dan perempuan hanya berbeda secara kodrat dan banyak pekerjaan yang bisa dilakukan baik laki-laki mau pun perempuan. Saya usul agar ada sosialisasi isu gender sampai ke tingkat rt. • Saya akanmenerapkannya dalam rumah tangga. keluarga. dan pekerjaan agar lebih bisa saling menghargai dan mendapatkan kedamaian dan kesejahteraan baik dalam keluarga mau pun masyarakat. . • Alhamdulillah pengertahuan tentang gender menjadi terarah dan sangat jelas manfaatnya dan lebih memahami nilai tambah bagi keluarga.Lampiran: Testimoni Workshop • Menjadi termotivasi dan memunculkan kepercayaan diri. Saya usulkan untuk terus disosialisasikan dan perlu dibuat metode sederhana untuk masyarakat agar mengerti mengenai masalah gender.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->