Anda di halaman 1dari 16

1

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM USAHA MEMANFAATKAN LIMBAH KORAN MENJADI GANTUNGAN KUNCI YANG BERNILAI EKONOMI

BIDANG KEGIATAN: PKM-K (KEWIRAUSAHAAN)

Diusulkan oleh: Alfredo Armando P (04071001127/ 2007) Rahmad Ade Irawan (04071001008/ 2007) Sulistianto (04071001111/ 2007) Ima Yuliana (04101001005/ 2010) Ariana Deviana (04101001034/ 2010)

UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2010

HALAMAN PENGESAHAN USUL PKM-K

1. Judul Kegiatan

2. 3.

4.

5. 6.

6.

7.

: USAHA MEMANFAATKAN LIMBAH KORAN MENJADI GANTUNGAN KUNCI YANG BERNILAI EKONOMI Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K (Pilih salah satu) ( ) PKM-T ( ) PKM-M Bidang Ilmu : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian (Pilih salah satu) ( ) MIPA ( ) Teknologi dan Rekayasa ( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Alfredo Armando Parensyah b. NIM : 04071001127 c. Jurusan : Pendidikan Dokter Umum (Kedokteran) d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Sriwijaya e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jalan Dr. M. Isa no.1111 Palembang. 081977707859 f. Alamat email : fredo.ifect@yahoo.com Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 4 orang Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr. Triwani, M. Kes b. NIP : 19540314 198303 2 002 c. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Palembang, Sumatera Selatan (Hp. 08153851170) Biaya Kegiatan Total : a. Dikti : Rp. 7.200.000,b. Sumber lain (sebutkan . . . ) : Rp 0,Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 (lima) bulan Palembang, 17 Oktober 2010

Menyetujui PLH Pembantu dekan 3 Pembantu Dekan I

Ketua Pelaksana Kegiatan

Dr. Erial Bahar, M.Sc NIP. 19511114-97701 1 001 Pembantu atau Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan/Direktur Politeknik/ Ketua Sekolah Tinggi,

(Alfredo Armando Parensyah) NIM. 04071001127 Dosen Pendamping

(DR. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE) NIP. 19621028 198903 1 002

(Dr. Triwani, M. Kes) NIP. 19540314 198303 2 002

A.

JUDUL Usaha Memanfaatkan Limbah Koran Menjadi Gantungan Kunci yang Bernilai Ekonomi B. LATAR BELAKANG MASALAH Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. serat yang digunakan biasanya alami dan mengandung selulosa dan hemiselulosa. Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak serta melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas misalnya kertas pembersih (tissue) yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet. (Wikipedia, 2010). Kertas memiliki banyak sekali kegunaan dalam kegiatan sehari-hari. Kertas yang telah dipakai tidak digunakan lagi. Kertas ini memiliki harga yang murah dan jumlahnya sangat berlimpah. Di Kota Palembang, tumpukan kertas yang telah dipakai banyak tidak digunakan lagi. Kertas tersebut akan menjadi limbah padat. dan dapat menyebabkan berbagai permasalahan ketika tidak dimanfaatkan. Saat ini, ada suatu gaya hidup yang sifatnya ramah lingkungan. Gaya hidup tersebut dikenal dengan semboyan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Artinya adalah mengurangi kebutuhan akan sampah (Reduce), menggunakan kembali sampah-sampah yang telah ada (reuse), dan mendaur ulang sampah-sampah yang telah terpakai (Recycle).(Dhinox, 2005) Proses 3R dapat dilakukan pada limbah kertas. Salah satu jenis limbah kertas yang dapat dikurangi jumlahnya, digunakan kembali dan didaur ulang adalah koran. Koran yang didaur ulang memiliki tekstur yang indah dan dapat dibuat berbagai macam kerajinan tangan, salah satunya adalah gantungan kunci. Gantungan kunci dari limbah koran ini dibuat dengan cara mendaur ulang kertas koran yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan bubur kertas. Setelah menjadi bubur kertas, kemudian dilakukan proses pencetakan. Hasil pencetakan ini dapat dibuat langsung menjadi gantungan kunci dengan beberapa hiasan yang diperlukan. Sampah yang berasal dari kertas terutama kertas koran merupakan masalah yang sedang dihadapi saat ini. Salah satau cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan kertas-kertas tersebut untuk dijadkan sebagai kerajinan tangan gantungan kunci yang memiliki nilai ekonomis. Hal ini dilakukan dengan cara pemasaran dan penjualan gantungan kunci ke berbagai tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat seperti pusat perbelanjaan (mal, toko, pasar) dan pusat pendidikan seperti SMA dan Kampus. Berhubung kami mengambil pendidikan di bidang kesehatan, jadi kami menitikberatkan desain gantungan kunci dengan tema kedokteran. Contoh gantungan kunci yang akan dibuat adalah: gantungan kunci berbentuk replika kecil buku-buku kedokteran dan gantungan kunci yang berbentuk alat-alat kedokteran.

C.

RUMUSAN MASALAH Limbah kertas merupakan salah satu masalah yang ada di masyarakat. Selain dapat menyebabkan masalah keindahan dan kesehatan, limbah kertas ini kurang banyak dimanfaatkan. Perlu dilakukan usaha kreatif untuk mengubah limbah kertas ini agar tidak menimbulkan masalah dan dapat menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Salah satu cara tersebut adalah melalui proses daur ulang kertas. Hasil daur ulang kertas ini dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan. Salah satu bentuk kerajinan tangan yang dapat dibuat adalah gantungan kunci. Pembuatan gantungan kunci ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru di Kota Palembang dalam dunia kewirausahaan dengan konsep memanfaatkan limbah kertas. D. TUJUAN PROGRAM Adapun tujuan dari melakukan PKM-K (Kewirausahaan) ini adalah: 1. Menguraikan cara pengolahan limbah kertas menjadi suatu kerajinan tangan dalam bentuk gantungan kunci yang bertemakan kedokteran. 2. Melakukan pengolahan limbah gantungan kunci menjadi suatu kerajinan tangan yaitu gantungan kunci yang bertemakan kedokteran. 3. Memasarkan dan menjual gantungan kunci dari pengolahan limbah kertas ke masyarakat. 4. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari penjualan berbagai macam gantungan kunci yang bertemakan kedokteran.

E.

LUARAN YANG DIHARAPKAN Luaran yang diharapkan dari PKM-K (Kewirausahaan) ini adalah dalam bentuk barang yaitu gantungan kunci dengan berbagai macam desain dengan tema kedokteran yang merupakan hasil pengolahan limbah kertas koran. F. KEGUNAAN PROGRAM Manfaat yang diperoleh oleh masyarakat adalah: 1. Mahasiswa dapat membeli gantungan kunci yang bertemakan kedokteran dengan harga yang relatif terjangkau dari semua golongan. 2. Mahasiswa memiliki desain gantungan kunci baru dengan motif kedokteran beaneka ragam yang dapat mencirikan pemiliknya. 3. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah kertas koran dengan cara mendaur ulang, membuatnya menjadi suatu produk dan menggunakannya.

G.

GAMBARAN RENCANA USAHA Saat ini Produksi kertas di Kota Palembang semakin banyak seiring dengan kebutuhan perkantoran maupun pendidikan yang semakin meningkat. Namun, hal ini juga menimbulkan masalah limbah kertas yang berasal dari penggunaan kertas tersebut. Disamping kertas untuk kebutuhan perkantoran di masyrakat limbah kertas yang berasal dari Koran, majalah menjadi sampah yang tidak berguna. Produksi kertas dan penggunaannya akan terus berlangsung sehingga limbah kertas akan selalu dihasilkan sebagai efek dari produksi dari kertas tersebut. Limbah kertas yang banyak dihasilkan tersebut berpotensi untuk dijadikan bahan mentah dalam pembuatan gantungan kunci. Dengan memanfaatkan limbah kertas yang jumlahnya banyak, mudah di dapat dan murah, maka biaya produksi dari pembuatan gantungan kunci tersebut dapat ditekan. Dengan pertimbangan ini,

maka dapat diperoleh profit yang lebih besar. Sasaran kami secara umum adalah masyarakat dan secara khusu adalah mahasiswa kedokteran. Setelah PKM-K yang mengusung produk gantungan kunci berhasil dilaksanakan, perlu dilakukan perekrutan tenaga kerja untuk melaksanakan produksi gantungan kunci. Dengan cara ini diharapkan keberlanjutan usaha tetap berjalan dan menghasilkan profit yang semakin meningkat. H. 1. METODE PELAKSANAAN Bagan Pelaksanaan Program
Mencari dan mengumpulkan bahan limbah kertas

Menyediakan peralatan yang akan digunakan

Mendaur ulang limbah kertas dan produksi gantungan kunci

Monitoring

Mengidentifikasi sasaran

Pemasaran dan penjualan gantungan kunci

Evaluasi hasil pemasaran dan penjualan

Laporan akhir pelaksanaan PKM-K

Mencari dan mengumpulkan bahan yang akan digunakan Terdapat banyak jenis bahan limbah kertas yang bisa dimanfaatkan, seperti kertas buku tulis, HVS dan koran. Namun pada PKM-K ini, bahan limbah kertas yang digunakan adalah limbah koran. Bahan limbah kertas koran dapat diperoleh dari para pengepul limbah kertas yang biasa mengumpulkan koran-koran bekas yang sudah tidak terpakai. Limbah koran ini dapat dibeli dengan harga murah atau dengan cara memanfaatkan koran-koran di rumah yang sudah tidak terpakai lagi. Selanjutnya bahan lain yang digunakan adalah lem, pewarna, kanji. Lem yang digunakan adalah lem kertas dan dapat dibeli di toko buku. Lem digunakan untuk melekatkan tekstur detail pada gantungan kunci.

2.

Menyediakan peralatan yang akan digunakan Alat yang dibutuhkan dalam pembuatan gantungan kunci ini yaitu Penghalus (blender), 2 bingkai saringan (40cm x 50cm/ 20cm x 30cm), 1 buah ember Kotak, meja, parutan, gelas ukur, pipa, gunting, papan, paku beberapa lembar kain keras/ kain kerah baju. Bahan-bahan tersebut dapat diperoleh di Untuk mendapatkan bahan ini, kita dapat membeli ditoko: a. Pipa, papan tripleks di toko bangunan b. Gelas, ember, blender, parutan, gunting di toko peralatan rumah tangga Blender digunakan untuk menghaluskan kertas koran yang dipakai sampai menjadi bubur koran. Bingkai yang digunakan ada 2 jenis, yaitu bingkai yang pertama (tanpa saringan) digunakan untuk mencetak bentuk dari kertas koran yang telah dihaluskan tadi (bubur koran), lalu bingkai saringan yang kedua digunakan untuk menyaring campuran bubur koran yang telah dihaluskan tadi dan disaring ke dalam baskom. Ember digunakan sebagai tempat perendaman koran selama satu hari. Meja digunakan sebagai tempat pencetakan (tempat menaruh bingkai). Parutan digunakan untuk menghancurkan kertas koran yang telah direndam. Gelas ukur digunakan untuk mengukur jumlah kanji dan air yang harus dicampur ke dalam baskom. Pipa digunakan untuk menghilangkan air yang terbawa di saringan. Kain keras / kain kerah baju digunakan untuk melapisi lapisan bubur kertas. 4. Mendaur Ulang Limbah kertas dan Produksi gantungan kunci a. Cara mendaur ulang limbah kertas 1). Masukkan satu kilogram koran bekas ke dalam ember, tambahkan air dan rendam selama satu hari. 2). Parut semua koran yang telah direndam hingga hancur, ambil segenggam koran parutan masukkan ke dalam blender dan tambahkan air beserta pewarna alami (pacar cina, daun pandan, daun kayu jati, kunyit, gambir, atau bubuk cabai) sampai penuh lalu diblender. Kumpulkan blenderan koran ke dalam ember yang lain. 3). Tambahkan 150 gram kanji ke dalam 300 mL air dan juga panaskan dua liter air. Campur air kanji dengan air hangat. 4). Tambahkan tiga puluh liter air ke dalam ember kotak dan tambahkan 500 mL air kanji yang dicampur. Dan sisa air kanji tersebut dituangkan ke dalam bubur kertas dan aduk rata. 5). Tuangkan dua liter bubur kertas ke dalam ember Kotak dan aduk rata. Letakkan kain keras di atas meja. 6). Gabungkan dua saringan dan posisikan saringan berada di tengahtengah antara bingkai tersebut. 7). Masukkan saringan ke dalam ember Kotak, kemudian angkat perlahan-lahan saringan yang telah berisi bubur kertas. 8). Lepaskan bingkaiyang di atasnya. Tempelkan lapisan bubur kertaspada kain keras yang telah disiapkan di atas meja, hilangkan air yang terbawa di saringan dengan menggunakan pipa (seukuran dengan lebar bingkai), kemudian angkatbingkai saringan maka tampak lembaran kertas basah menempel di kain keras.

3.

9). Letakkan lembaran kain keras lagi di atas lembaran yang terisi kertas basah dan ulangi langkah ke 6-8 sampai bubur kertas habis. 10). Angkat kain keras yang sudah terisi lembarankertas basah satupersatu dan jemur di tempat teduh selama 6-8 jam. Apabila sudah setengah kering, jemur kertas di bawah matahari langsung sampai kering. b. Cara mendesain gantungan kunci dan membuat gantungan kunci 1). Cara membuat cetakan gantungan kunci a). potong papan tripleks menjadi kotak-kotak sesuai dengan pola gantungan kunci b). satukan tripleks yang sudah dipotong menggunakan paku kecil atau lem kayu menjadi bentuk cetakan yang diinginkan. 2). Cara membuat gantungan kunci a). ambil bubur koran secukupnya lalu peras hingga kering b). masukan bubur yang sudah kering ke dalam cetakan hingga penuh. c). tunggu hingga bubur sudah benar-benar kering, lalu keluarkan dari cetakan. d). setelah kering, kemudian dihaluskan dengan amplas halus, kemudian siap dipasang besi gantungan. 3). Cara menghias gantungan kunci a). Pasang besi gantungan pada ujung gantungan kunci b). Print corak buku untuk setiap bagian permukaan gantungan kunci c). Tempel kertas corak pada tiap sisi bubur koran yang sudah kering dengan lem kertas 4). Membuat kemasan akhir Bungkus gantungan kunci yang sudah jadi dengan plastik. 5. Mengidentifikasi sasaran Sasaran dari PKM-K (Kewirausahaan) ini dibagi menjadua, yaitu: a. Sasaran jangka pendek Sasaran jangka pendek adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri). Mahasiswa dipilih menjadi sasarannya karena mereka cenderung tertarik dengan pernak-pernik yang berbau kedokteran. Diharapkan motif yang unik dan desain yang bertema kedokteran dari gantungan kunci ini bisa menarik perhatian mahasiswa kedokteran untuk membelinya. Selain itu, alasan dipilihnya FK Unsri sebagai tempat pertama kali dilakukan pemasaran karena tim PKM-K ini berasal dari FK Unsri, sehingga dapat mudah untuk memasarkan kepada teman-teman. b. Sasaran jangka menengah Sasaran jangka menengah adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP), Fakultas Pertanian (FP) dan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sriwijaya. c. Jangka panjang

Sasaran jangka panjang adalah masyarakat luas. gantungan kunci ini akan di jual di toko-toko gantungan kunci di Pasar Palembang, sehingga masyarakat umum bisa membeli dengan mudah gantungan kunci dengan motif dan desain yang sesuai dengan selera mereka. 6. Memasarkan dan menjual gantungan kunci kepada masyarakat Cara pemasaran gantungan kunci ini dilakukan dengan berbagai cara, yaitu: a. Interpersonal Cara ini dilakukan untuk sasaran jangka pendek, yaitu mahasiswa FK Universitas Sriwijaya b. Pamflet Cara ini menggunakan selebaran yang berisi informasi mengenai gantungan kunci. Di dalamnya terdapat model, daftar harga, nama penanggung jawab (PJ) beserta contact person (CP) yang bisa dihubungi. c. Facebook Cara ini dilakukan untuk membantu pemasaran gantungan kunci. Mengevaluasi hasil pemasaran dan penjualan gantungan kunci Mnurut Dick & Carey, terdiri dari 6 bentuk evaluasi sebagai berikut: a. Review Rancangan (Design Review) Pada evaluasi ini, dilakukan peninjauan desain gantungan kunci yang akan dibuat apakah sesuai dengan harapan atau tidak. b. Review Ahli (Experts Review) Pada evaluasi ini tidak dilakukan c. Evaluasi Satu-Satu (One-to-One Evaluation) Pada evaluasi ini dilakukan evaluasi langsung pada produk gantungan kunci yang sudah jadi, ditin jau dari bentuk, model, motif, kelayakan, dan kekuatan. d. Evaluasi Kelompok Kecil (Small Group Evaluation) Pada evaluasi ini dilakukan penilaian langsung pada sasaran jangka pendek, yaitu mahasiswi FK Unsri apakah mereka menerima produk gantungan kunci atau tidak. e. Uji Lapangan (Field Test) Pada evaluasi ini, dilakukan penilaian langsung kepada sasaran jangka panjang, yaitu mahasiswa FKIP, FP, FE, FKM Unsri dan masyarakat apakah mereka menerima produk gantungan kunci atau tidak f. On Going Evaluation Pada tahap ini, dilakukan evaluasi secara menyeluruh mulai dari jumlah barang yang terjual, kepuasan pembeli dengan produk kita dan terakhir keuntungan yang diperoleh. Adapun target penjualan gantungan kunci dibagi menjadi 3 tahap, yaitu: a. Tahap 1 Memproduksi dan menjual 100 gantungan kunci, kemudian langsung dilakukan evaluasi. b. Tahap 2 Memproduksi dan menjual 300 gantungan kunci, kemudian langsung dilakukan evaluasi. c. Tahap 3

7.

Memproduksi dan menjual 600 gantungan kunci, kemudian langsung dilakukan evaluasi. I. Pelaksanaan Program 1. NO. 1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan KEGIATAN TEMPAT KEGIATAN Pengepul Koran bekas dan JAN 2010 FEB 2010 MAR 2010 APR 2010 MEI 2010

2.

Mencari dan mengumpulkan bahan yang akan digunakan Menyediakan Pasar, toko peralatan yang bangunan akan digunakan

3.

4.

5.

6.

7.

Mendaur Ulang Kosan Sulis Limbah kertas dan Produksi gantungan kunci Mengidentifikasi FK, FKIP, sasaran FP, FE, dan FKM Memasarkan FK, FKIP, dan menjual FP, FE, dan gantungan kunci FKM kepada masyarakat Mengevaluasi FK, FKIP, hasil pemasaran FP, FE, dan dan penjualan FKM gantungan kunci Membuat LPJ Kosan Sulis

Keterngan: x : selama 1 minggu 2. Tahapan Pelaksanaan/Jadwal Faktual Pelaksanaan a. Mencari dan mengumpulkan bahan limbah kertas b. Menyediakan peralatan yang akan digunakan c. Mendaur ulang limbah kertas dan produksi gantungan kunci d. Mengidentifikasi sasaran e. Memasarkan dan menjual gantungan kunci kepada masyarakat f. Mengevaluasi hasil pemasaran dan penjualan gantungan kunci

3. Instrumen Pelaksanaan a. Pelaksana Program PKM-K Ketua: Alfredo Armando Parensyah Anggota:

10

a). b). c). d). e).

Sulistianto Rahmad Ade Irawan Ima Yuliana Devi Sri Agustina

1). Pembuatan proposal PKM-K a). Sulistianto b). Rahmad Ade Irawan c). Alfredo Armando Parensyah d). Ima Yuliana e). Devi f). Sri Agustina 2). Pengumpul Bahan yang akan digunakan a). Ima Yuliana b). Devi c). Sri Agsutina 3). Penyedia peralatan penunjang a). Sulistianto b). Rahmad Ade Irawan c). Alfredo Armando Parensyah 4). Pembuatan gantungan kunci a). Sulistianto b). Rahmad Ade Irawan c). Alfredo Armando Parensyah d). Ima Yuliana e). Devi f). Sri Agustina 5). Pemasaran dan penjualan a). Sulistianto b). Rahmad Ade Irawan c). Alfredo Armando Parensyah d). Ima Yuliana e). Devi f). Sri Agustina 4. Rancangan Biaya a. Bahan Habis Pakai 1). 2). 3). 4). 5). 6). 7). 20 kg koran bekas, @ Rp 10.000 100 Karton bekas @Rp. 1000 10 kg Tepung kanji @ Rp 5.000 4 unit Tinta print @ Rp 20.000,25 m plastik, @ Rp 5.000 1000 bh Besi gantungan kunci @ Rp. 1.500,4 Lem kayu @ Rp. 20.000,: Rp. : Rp. : Rp. : Rp. : Rp. : Rp. : Rp 200.000,100.000,50.000,80.000,125.000,1.500.000,80.000,-

11

8). Air 9). Paku 10). 10 kaleng plitur @ Rp 10.000,11). 10 kaleng cat minyak @ Rp 20.000,12). 50 amplas halus @ Rp 5.000,13). 20 lem pipa @ Rp. 15.000,14). 1000 Plastik bungkus @ Rp. 300,Subtotal b. Peralatan Penunjang PKM-K 1). 5 unit Blender @Rp. 400.000,2). 10 bingkai saringan Rp. 20.000,(40cm x 50cm/20cm x 30cm) 3). 4 lbr Papan triplek @ 50.000,(100cm x 100cm) 4). 4 bh Meja tulis kecil @Rp. 25.000 5). 10 bh Ember biasa Rp. 10.000,6). 10 bh Ember Kotak Rp. 20.000,7). 3 Gunting @ Rp. 30.000,8). 5 bh Parutan @Rp. 5.000,9). 5 bh Gelas Ukur Rp. 10.000,10). 2 meter pipa paralon @Rp. 5.000,Sub total c. Biaya Operasional 1). Biaya transportasi 5 orang @Rp. 100.000,2). Biaya Komunikasi 5 orang @ Rp. 100.000,Subtotal Total Biaya Pengeluaran untuk Produksi 1000 gantungan kunci

: Rp. : Rp. : Rp : Rp : Rp : Rp. : Rp. : Rp.

5.000,100.000,200.000,250.000,300.000,300.000,3.290.000,-

: Rp : Rp. : Rp. : Rp. : Rp : Rp : Rp : Rp. : Rp. : Rp. : Rp.

2.000.000,200.000,200.000,100.000,100.000,200.000,30.000,25.000,50.000,5.000,2.910.000,-

: Rp. 500.000,: Rp. 500.000,-

: Rp.1.000.000,: Rp. 7.200.000,-

Rencana Biaya Pemasukan Penjualan 1000 gantungan kunci Biaya produksi gantungan kunci Tahap pertama 100 gantungan kunci @9.000,: Rp. 900.000,Tahap kedua 300 gantungan kunci @9.000,: Rp. 2.700.000,Tahap ketiga 600 gantungan kunci @9.000,: Rp. 5.400.000,Total : Rp. 9.000.000,Perkiraan keuntungan Modal dan biaya produksi: : Rp. 7.200.000,Hasil penjualan : Rp. 9.000.000,Untung : Rp. 1.800.000,-

12

J. LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae)

1.

a. Nama lengkap b. Tempat dan Tanggal Lahir c. Alamat

: Alfredo Armando Parensyah : Palembang, 1 April 1987 : Jalan Dr. M. Isa no.1111 RT 30, RW 35, Kelurahan Duku, Palembang

d. Asal Sekolah e. Karya-karya ilmiah yang pernah dibuat -

: SMA Methodist 2 Palembang :-

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Malnutrisi Iatrogenik pada Pasien Pasca Bedah Urologi di Instalasi Rawat Inap RSMH Palembang.

f. Penghargaan ilmiah yang pernah diraih : g. Riwayat Organisasi :-

13

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae)

2. a. Nama Lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Alamat

: Rahmad Ade Irawan : Metro, 07 April 1989 : Jl. May Sabara, Lrg. Hannan Sekip Palembang

d. Asal Sekolah

: SMA N 2 Kota Manna Bengkulu Selatan

e. Karya-karya ilmiah yang pernah dibuat

- Koliya (Kopi dan Lidah Buaya) sebagai Penyembuh Luka. - Faktor yang Mempengaruhi Usia Pubertas dilihat dari Usia Menarke Siswi SD di Kecamatan Kemuning Palembang. - Pemanfaatan Daun Singkong sebagai Makanan Tambahan Dalam Memenuhi Kebutuhan Serat Harian f.Penghargaan ilmiah yang pernah diraih : - Lulus Pendanaan PKM-GT DIKTI tahun2010 dengan judul PKM Koliya (Kopi dan Lidah Buaya) sebagai Penyembuh Luka. g. Riwayat Organisasi - Kadept BPPM Ibnu Sina FK Unsri - Anggota TBMS (Tim Bantuan Medis Sriwijaya) - Anggota Medifka FK Unsri - Anggota Klub Akademik FK Unsri : 2009-2010 2007-2010 2007-2009 2007-2010

14

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae)

3. a. Nama Lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Alamat

: Sulistianto : Lampung Tengah, 21 April 1989 : Jl. May Sabara, Lrg. Hannan Sekip Palembang, No. 2015

d. Asal Sekolah

: SMA N 5 Bandar Lampung

e. Karya-karya ilmiah yang pernah dibuat : - Koliya (Kopi dan Lidah Buaya) sebagai Penyembuh Luka. - Potensi sel CD133+ EPC dari HUCB (Human Umbilical Cord Blood) dalam Proses Neoangiogenesis sebagai Penatalaksanaan IMA (Infark Miokard Akut). - Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik DMPA dengan Peningkatan Berat Badan di Kecamatan Kemuning, Kotamadya Palembang. - Pemanfaatan Daun Singkong sebagai Makanan Tambahan Dalam Memenuhi Kebutuhan Serat Harian - Budidaya Pisang. f. Penghargaan ilmiah yang pernah diraih : - Juara 2 Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM) Klub Akademik FK Unsri tahun 2010. - Lulus Pendanaan PKM-GT DIKTI tahun2010 dengan judul PKM Koliya (Kopi dan Lidah Buaya) sebagai Penyembuh Luka. g. Riwayat Organisasi : 2009-2010 2009-2010 2008-2009 2007-2010 2007-2010

Ketua Umum Klub Akademik FK Unsri Pengurus Harian Nasional (PHN) Pendpro ISMKI Sekretaris Medifka FK Unsri Anggota BPPM Ibnu Sina FK Unsri Anggota TBMS (Tim Bantuan Medis Sriwijaya)

15

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae)

4. a. Nama lengkap b. Tempat dan Tanggal Lahir c. Alamat

: Ima Yuliana : Pulau Rimau, 15 November 1992 : Jl. Mandi Api 1 Lr. Sepakat RT. 31 RW. 10 No 1651 Km. 5 Palembang

d. Asal Sekolah e. Karya-karya ilmiah yang pernah dibuat f. Penghargaan ilmiah yang pernah diraih g. Riwayat Organisasi

: SMAN 11 Palembang :::-

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae)

5. a. Nama lengkap b. Tempat dan Tanggal Lahir c. Alamat

: Ariana Deviana : 16 Desember 1992 : Jl. Lunjuk Jaya Gang Mawar No 5519 C RT 50/ RW 14 ILIR BARAT I Palembang.

d. Asal Sekolah

: SMAN 11 Palembang

e. Karya-karya ilmiah yang pernah dibuat : f. Penghargaan ilmiah yang pernah diraih : g. Riwayat Organisasi

16

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PEMBIMBING (Curriculum Vitae) 6. a. Nama lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Alamat : Dr. Triwani, M. Kes : Palembang, 14 Maret 1954 : Komplek Way Hitam C 40 Palembang d. No Telp/ Hp e. Alamat email f. Bidang keahlian g. Jabatan di FK Unsri : 0711411663/ 08153851170 : tri_wani@yahoo.co.id : Biomedik : Sekretaris Program Studi Magister Biomedik Dosen pembimbing PKM-K

(Dr. Triwani, M. Kes)