Anda di halaman 1dari 2

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan Setelah melaksanakan Praktik Keperawatan Dewasa (PKD I) yan dilaksanakan di RSUD Cibinong selama 4 hari, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ternyata dunia kerja tidak semudah yang dibayangkan dan di sini kita juga dituntut untuk disiplin dan cekatan. Pada saat berada di RSUD Cibinong, satu kelompok akan membahas satu kasus pada pasien. Dalam hal mengkaji pasien terutama pada kasus ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pasien dengan penyakit Febris Typhoid, biasanya akan muncul masalah keperawatan seperti gangguan rasa nyaman dengan peningkatan suhu dan perubahan nutrisi karena mual dan muntah. Dalam hal ini yang dapat dilakukan oleh seorang perawat yaitu dengan memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga bagaimana penanganan tentang peningkatan suhu, seperti menganjurkan klien memakai pakaian tipis dan menyerap keringat. Lalu menjelaskan kepada keluarga klien pentingnya perawat juga dapat berkolaborasi dengan tim kesehatan lain. 4.2 Saran

manfaat

makanan dan nutrisi untuk klien serta anjurkan tirah baring. Lalu dalam hal pemberian nutrisi

Saran untuk kemajuan RSUD Cibinong dalam melaksanakan praktik keperawatan dewasa, sebaiknya perlengkapan alat untuk pasien dan perawat lebih ditingkatkan, terutama dalam hal proteksi diri, seperti sarung tangan dan masker.

Saran untuk perkembangan cara berfikir dan analisa mahasiswa keperawatan, sebaiknya ditingkatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana cara merawat pasien sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

15

Saran untuk pembimbing sebaiknya hal-hal yang menyangkut kepentingan praktik keperawatan lebih dimaksimalkan lagi, terutama dalam hal mengajarkan mahasiswa praktik yang belum pernah didapatkan sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA
Dongoes, M.E., Moorhouse, M.F., dan Geissler, A.C. (2000). Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Mansjoer, Arif & Suprohaita. (2000). Kapita Slekta Kedokteran Jilid II. Fakultas Kedokteran UI : Media Aescullapius. Jakarta. Price, S.A. & Lorraine, M.W. (2006). Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Ed. 6. Terj.Braham, dkk. Jakarta: EGC. Smeltzer, S.C. dan Bare, B.G. (2002). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Vol.2 Edisi 8. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Sherwood, Lauralee. (2001). Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

16

Anda mungkin juga menyukai