Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

I. IDENTITAS MATA PELAJARAN Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Tahun Pelajaran Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Alokasi Waktu : SMA Negeri 6 Malang : FISIKA : XI / Genap : 2011/2012 : Keseimbangan Benda Tegar dan Dinamika Rotasi : Titik Berat : 3 jam pelajaran (3 x 45 menit)

II. STANDAR KOMPETENSI 2. Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah

III. KOMPETENSI DASAR 2.1 Menformulasikan hubungan antara konsep torsi, momentum sudut, dan momen inersia, berdasarkan hukum II Newton serta penerapannya dalam masalah benda tegar

IV. INDIKATOR Kognitif: 1. 2. 3. Menentukan letak titik berat benda dimensi luas. Menghitung titik berat benda homogen. Membandingkan titik berat benda hasil perhitungan dengan hasil pengukuran.

Afektif: 1. Menunjukkan karakter berpikir kreatif, kritis, dan logis; bekerja teliti, jujur, dan berperilaku santun. 2. Bekerjasama dalam kegiatan diskusi dan aktif menyampaikan pendapat, menjadi pendengar yang baik, dan menanggapi pendapat orang lain dalam diskusi.

V. TUJUAN PEMBELAJARAN Kognitif: 1. Setelah melakukan eksperimen siswa dapat menentukan letak titik berat benda dimensi luas. 2. 3. Setelah melakukan eksperimen siswa dapat menghitung titik berat benda homogen. Setelah melakukan diskusi siswa dapat membandingkan titik berat benda hasil perhitungan dengan hasil pengukuran. Afektif: a. Karakter: Setelah melakukan diskusi siswa dapat: Menunjukkan karakter berpikir kreatif, kritis, dan logis; bekerja teliti, jujur, dan berperilaku santun. b. Ketrampilan Sosial Setelah melaksanakan diskusi siswa dapat: Bekerjasama dalam kegiatan diskusi dan aktif menyampaikan pendapat, menjadi pendengar yang baik, dan menanggapi pendapat orang lain dalam diskusi. VI. MATERI PEMBELAJARAN Titik Berat Setiap benda terdiri atas titik-titik materi atau partikel yang masing-masing memiliki berat. Resultan dari seluruh berat partikel disebut gaya berat benda. Titik tangkap gaya berat merupakan titik berat benda. Untuk benda-benda homogen yang memiliki bentuk teratur, sehingga memiliki garis atau bidang simetris, maka titik berat benda terletak pada garis atau bidang simetri tersebut. Penentuan letak titik berat ini dapat dilakukan dengan mudah apabila benda bersifat homogen dan beraturan (seperti kubus, bola, dan silinder). Untuk benda berdimensi luas, maka penentuan titik beratnya adalah

dengan: xo = titik berat koordinat x benda gabungan yo = titik berat koordinat y benda gabungan A = luas benda

VII. STRATEGI PEMBELAJARAN Model Metode : Problem Based Learning : Demonstrasi, eksperimen, tanya jawab, ceramah.

VIII. SUMBER BELAJAR 1. Arip, dkk. 2009. Praktis Belajar Fisika untuk SMA/MA kelas XI Program IPA (BSE). Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. 2. Indrajit, Dudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Fisika untuk Kelas XI SMA/MA Program IPA (BSE). Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. 3. LKS.

IX. MEDIA BELAJAR Alat : Karton, benang, pensil, penggaris, gunting, beban

X. KEGIATAN BELAJAR
Fase Orientasi terhadap masalah Kegiatan Guru Mengajukan permasalahan awal: Bagaimana menentukan titik berat benda yang tidak beraturan? Kegiatan Siswa Kemungkinan jawaban siswa: Menggunakan percobaan menggantung benda Waktu 15

Melakukan demonstrasi menggantung kertas untuk mengetahui garis berat bangun persegi Mengajukan permasalahan: Apakah bisa dengan menggantungkan kertas dapat mengetahui letak titik berat benda? Menyampaikan tujuan pembelajaran. Pengorganisasian Membagi siswa dalam empat siswa untuk kelompok 30 Mengemukakan pengetahuannya tentang cara menentukan titik berat.

belajar

Meminta siswa untuk berkumpul sesuai dengan kelompoknya masing-masing Membagikan LKS pada tiap-tiap siswa Meminta siswa untuk mempersiapkan alat-alat yang digunakan dalam percobaan Membimbing siswa dalam mengerjakan percobaan sesuai petunjuk dalam LKS.

Berkumpul dengan kelompok

Menyiapkan percobaan yang akan dilakukan

Pembimbingan penyelidikan individual maupun kelompok Pengembangan dan penyajian hasil karya

Melakukan percobaan menentukan titik berat sesuai LKS yang diberikan

55

Meminta beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. Memberikan umpan balik terhadap hasil presentasi siswa. Memberi penguatan tentang materi titik berat. Membantu siswa dalam membuat kesimpulan pembelajaran. Memberikan tugas sebagai evaluasi hasil belajar siswa

Mempresentasikan hasil pekerjaan Siswa yang tidak presentasi memberikan tanggapan mengenai masalah yang dibahas

25

Membuat kesimpulan pembelajaran Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru 10

Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah autentik

XI. PENILAIAN - Penilaian Psikomotorik No. 1 2 3 Keterangan Aspek yang dinilai: A = Keterampilan menggantung bangun dengan benar B = Keterampilan menentukan garis berat dengan benar Nama Skor Aspek A B Jumlah Skor Nilai

- Penilaian Afektif No. 1 2 3 Keterangan Aspek yang dinilai: A = Keaktifan dalam melakukan percobaan B = Kemampuan menyampaikan pendapat Skor 3 = 4 = 5 = 6 = Nama Skor Aspek A B Jumlah Skor Nilai

kurang cukup baik sangat baik

Nilai Psikomotor
Nilai JumlahSkor 100% 18

Nilai Afektif Jumlah Skor 10 12 89 67

Nilai A atau 4 B atau 3 C atau 2