MANAJEMEN PUSKESMAS

Click to edit Master subtitle style Siti Thomas Z, SKM.MKes

BAGIAN IKM FK UNISSULA 5/27/12

MANAJEMEN

H. Koontz & O,Donnel dalam bukunya “Principles of Management” mengemukan sebagai berikut : “manajemen berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain” (Management involves getting things done thought and with people). Mary Parker Folllett mendefinisikan “manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

5/27/12

George R. Terry dalam bukunya “Principles of 5/27/12 Management” menyampaikan pendapatnya : “manajemen adalah suatu proses yang membedabedakan atas ; perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan dan pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya” (Management is a distinct process consisting of planning, organizing, actuating, and controlling, utilizing in each both science and art, and followed in order to accomplish predetermined objectives) James A.F. Stoner dalam bukunya “Management” (1982) mengemukakan “manajemen adalah proses perencanaan,

5/27/12

FUNGSI MANAJEMEN
George Terry

L. Gullick Planning Organizing

H. Fayol Planning Organizing

Koonzt O’Donnel Planning Organizing Staffing, Directing Controlling

Planning Organizing Actuating

Staffing, Directing, Coordinating Commanding, Coordinating

Controlling

Reporting Budgeting

Controlling

5/27/12

Dari keempat ahli manajemen tersebut, ternyata banyak kesamaan, dan secara garis besar dapat dikelompokan menjadi : fungsi perencanaan (Planning), fungsi pengorganisasian (Organizing), fungsi penggerakan pelaksanaan (staffing, commanding, directing, coordinating), fungsi pengawasan dan pengendalian (controlling, reporting).

Kerja Satu Kecamatan (Nasional) • • 5/27/12 . Pemb.  upaya bangsa untuk meningkatkan kesadaran. Kes.KONSEP DASAR PUSKESMAS • Definisi : Puskesmas adl unit pelaksana teknis dinas kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab menyelenggerakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah • UPT  unit pelaksanan tingkat pertama. ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia. kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang Wil.

VISI PUSKESMAS “Tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia sehat” • Kec. memiliki 5/27/12 kemampuan untuk menjangkau . Yg hidup dlm lingk dan dng perilaku sehat. Sehat : gambaran masyarakat kec masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan. yakni masy.

MISI PUSKESMAS 5/27/12 .

TUJUAN PUSKESMAS MENINGKATKANA KESADARAN. KEMAUAN & KEMAMPUAN HIDUP SEHAT BAGI SETIAP ORANG YG BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AGAR TERWUJUD DERAJAT KESEHATAN YG SETINGGI TINGGINYA 5/27/12 .

FUNGSI PUSKESMAS 5/27/12 .

• PELAYANAN KESEHATAN Bersifat pribadi PERORANGAN (private goods) • • PELAYANAN KESEHATAN Bersifat public MASYARAKAT (public good) • • Tujuan utama menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan tanpa mengabaikan 5/27/12 pemeliharaan • Tujuan utama memelihara & meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpai mengabaikan penyembuhan peny dan .

yg bertanggungjawab menyelenggarakan kesh kab/kota di wil kerjanya Ø Ø Sistem pemerintah daerah  UPT 5/27/12 dinkes kab/kota yg merup unit . di wil kerjanya Sistem kesh kab/Kota  UPT dinkes kab/kota.KEDUDUKAN PUSKESMAS Ø SKN  sarana yankes strata pertama. yg menyelenggarakan upaya kesh perorangan & upaya kesh masy.

polindes. pos UKK  puskesmas sebagai PEMBINA 5/27/12 § . prak bidan dll  MITRA KERJA UKBM (upaya kesh berbasis dan bersumberdaya masy) seperti posyandu. prak dokt gigi.Ø Antar  § sarana yankes strata pertama Kedudukan pusk dengan org yankes yg dikelola oleh masy spt praktek dokt. POD.

b. Upaya Kesehatan Wajib : a. Upaya promosi kesehatan Upaya kesehatan lingkungan Upaya KIA & KB Upaya gizi masyarakat Upaya P2M Upaya pengobatan 5/27/12 . f. c. d.UPAYA PENYELENGGARAAN 1. e.

f. e. Upaya kesh sekolah Upaya kesh olah raga Upaya perawatan kesh masy Upaya kesh kerja Upaya kesh gigi & mulut Upaya kesh jiwa Upata kesh mata Upaya kesh usia lanjut Upaya pembinaan pengobatan tradisional 5/27/12 . i.2. b. c. d. Upaya Kesehatan Pengembangan a. g. h.

baik secara vertikal dlm arti dari satu strata sarana yankes ke strata sarana yankes lainnya.AZAS RUJUKAN  Rujukan adl pelimpahan wewenang dan tanggung jawab atas kasus peny atau msl kesh yg diselenggarakan secara timbal balik. maupun secara horisontal dlm arti antar strata sarana yankes yg sama 5/27/12 .

l 5/27/12 mendatangkan yg lbh kompeten 2) 3) . tindakan medis (mis. Dibedakan atas 3 macam : 1) Rujukan kasus untuk keperluan diagnostik. 2 macam rujukan : Rujukan upaya kesh perorangan cakupan rujukan yankes perorangan adl kasus peny.Ada 1. pengobatan.operasi) dll Rujukan bahan px (spesimen) untuk px lab yg lebih lengkap Rujukan ilmu pengetahuan a.

bahana habis pakai dll Rujukan tenaga. penyelesaian hukum kesh. alat lab. Masyarakat Cakupan rujukan pelayanan kes masy adl masalah kesmas. misal KLB.l dukungan tenaga ahli untuk penyidikan KLB. yaiyu menyerahkan sepenuhnya kewenangan dan t. a.l peminjaman peralatan fogging. bencana dan pencemaran lingkungan Dibedakan atas 3 macam : 1) Rujukan sarana & logistik. bantuan obat. vaksin. alat audio visual.2.l. 2) 3) . UKS.j penyelesaian msl kesmas dan atau 5/27/12 penyelenggaraan upaya kesmas ( a. Rujukan Upaya Kesh. penangulangan gangguan kesh krn bencana dll Rujukan Operasional. a.

5/27/12 .

D.kegiatan orang lain guna mencapai tujuan / hasil (( Evancevich ) Manajemen adl : membuat tujuan tercapai melalui kegiatan orang lain dan fungsi-fungsinya dapat dipecah sekurangkurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan pengawasan ( Evancevich ) B. C. E. Terry ) Manajemen adl proses dimana pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi. Manajemen adl suatu pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain ( Robert. Manajemen adl suatu kegiatan atau seni untuk mengatur para petugas kesehatan kesht non kesht guna meningkatkan keshtn masy melalui program kesehatan 5/27/12 ( Noto Atmojo ) . ( Encyclopedia of Social ) Manajemen adl suatu proses yg dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan .PENGERTIAN MANAJEMEN A. D.

Dalam manajemen kegiatan tersebut diatur olh para manager ( Subur Prayitno ) 5/27/12 . Penggerakan sumber-sumber daya tersebut dalam masing fungsi manajemen Manajemen juga terkandung pengertian 2. Manajemen adl suatu proses yang merupakan rangkaiankegiatan yang sistematis Fungsi manajemen merupakan bentuk kegiatan tersebut b.Pengertian ( ke 2 ) ( Pola Umum Manajemen ) 1. Manajemen bergerak / bekerja dalam unsur statik administrasi yaitu organisasi Manajemen menggerakan sumber daya ( resources ) dalam setiap proses/kegiatan/ fungsinya. Manajemen alat dari pada administrasi untuk mencapai tujuan sehingga disebut unsur dinamik. 4. 3. a. c.

Planing. Organizing. SAHERTIAN ) Fungsi Manajemen Fungsi manajemen adl . Actuiting. Controling dan Evaluasi 5/27/12 .Pengertian Ke 3 Manajemen berasal dari kata MANAGE atau MANAGIARE ( romawi kono) berarti melatih dalam melangkahkan kaki Terkandung 2 kegiatan pikir ( mind ) dan laku ( action ) Piet A.

Midle level / Tingkat menengah . Unsur Program : Penyususnan Skala preoritas Macam perencanaan menurut tingkatnya . Unsur Prosedur : Pembagian tugas dan hubunan masing2 anggota 4. rincian kegiatan. Bottom level / Timgkat bawah 5/27/12 PLANING ( Perencanaan ) . Unsusr Tujuan : Adanya perumusan tujuan yang jelas 2. Unsur Policy : Adanya metode untuk mencapai tujuan 3. Top Level / Tingkat atas . Unsur Progres : Standart Evaluasi 5. Dalam perencanaan memuat tujuan dan bagaimana mencapai tujuan.Perencanan adalah fngsi yang paling penting dan pertama kali harus dikerjakan. Unsur Perencanaan 1.

Bottom Up : adalah perencanaan usulan dari tingkat bawah kemudian disusun dan dipertimbangkan di tingkat pusat 2. Biasanya sudah disertai dengan juklak dan juknis 5/27/12 3.• Macam Penyusunan Rencana Menurut Tingkatnya 1.Top to the bottom : ( Top Down ) Perencanaan dari tingkat atas yang langsung dilaksanakan ditingkat bawah.All at onc : Adl proces .

rencana tahunan q Syarat Perencanaan Tujuan dirumuskan secara jelas Sifatnya harus sederhana Bersifat fleksibel Penggunaan sumber dana harus efektif q Manfaat Perencanaan . 2. 4. Macam Perencanaan menurut jangka Long range planwaktunya : 10 – 20 tahun Medium term plan : 5 – 7 tahun Short term plan Annual plan : 1 – 3 tahun .5/27/12 1.Sebagai petunjuk pelaksanaan bagi seluruh peserta .Metode untuk mencapai tujuan . 3.

Merumuskan semua data yang dikumpulkan. 5/27/12 Measurement & Assesment Adalah kegiatan pengumpulan dan pengukuran data .langkah Dalam Tahap ini adalah . . Data tersebut dapat berupa data yang menggambarkan masa lampau. anatara lain tentang resours(sumber daya ) Condioning factor : 2. mengukur besarnya masalah yang timbul sehingga menjadi indikator : mis indikator KLB ( Kejadian Luar Biasa ) Langkah.Langkah – langkah dalam perencanaan A. 1. sekarang. atau masa yang akan datang Analisa Situasi .

anak pra sekolah Budaya dan stratifikasi sosial Pola kepemimpinan komunias Kesehatan mmental dan penyebab stress . demografi ( fital statistik ) sebab morbiditas dan mortalitas pemanfaatan yankes Pola gizi. ü ü ü ü ü ü ü Mendata tentang diagnosis komunitas. asi eklusif. penyapihan.5/27/12 3.

klas sosial. Difisiensi Vit A. Derajat Kesehatan Masyarakat . gondok endemik -Tingkat pendidikan masyarakat . jml anggota keluarga Sosial struktur : pekerjaan.Kesakitan /Morbiditas . Karakteristik dari pada population at risk ü Family composition : umur.Umur harapan hidup . status kawin. jenis kelamin.Kematioan/ mortalitas . pendidikan.Status gizi. ras.5/27/12 4. Faktor dan Variabel dalam sistem Kesehatan Nasional A. etnik Health bilief Sumber daya keluarga Upaya mencari pengobatan ü ü ü ü 5.

jenis tugas dan wewenang. dan tanggungjawab Proses pengorganisasian dapat dirinci sebagai berikut  Memahami tugas tugas pokok dari rincian kegiatan tugas / jabatan  Penetapan  Pengelompokan  Penyusunan struktur organisasi otoritas organisasi  Penyususnan .5/27/12 PENGORGANISASIAN ( Organizing )  Pengorganisasian adalah proses pengelompokan terhadap : Tenaga ( orang ). Alat.alat / facilitas.

Penetapan Tugas Pokok Tugas pokok dirumuskan secara jelas C.l :  Job analysis ( analisis tugas ) sesuai dengan keahliannya dianalisa  Job  Job diskription ( uraian tugas ) apa saja jenis tugas yang diberikan spesifikation ( syarat tugas ) syarat dan persiapan yang harus dipenuhi .A.5/27/12 Pemahaman Tujuan Tujuan diuraikan secara jelas serta tolok ukurnya sesuai dengan herargi tujuan . B. Pengelompokan Tugas Jabatan Rumusan pengelompokan tugas a.

Rapat koordinasi .Perintah .Surat edaran . Rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas yang bisa mempengaruhi orang lain agar mereka suka melaksanakan usaha sesuai tujuan.5/27/12 ACTUATING ( Penggerakan ) adalah a. Alat-alat Penggerakan bisa berupa . . b.Petunjuk .

Motivasi Pengertian : Proses pemberian motive / penggerak bekerja kepada bawahannya sehingga mereka mau bekerja sebaik-baiknya sesuai kehendak pimpinan. . karenanya manager harus mengetahui basic personal Need bagi anggotanya 1.5/27/12 .

perumahan. pakaian Kebutuhan material .5/27/12 2. Kebutuhan material : yang bersifat eknimik adalah makan . Basic Personal Need (kebutuhan Dasar manusia adalah : a. Kebutuhan Noon Material : bisa berupa      Pengakuan ( recoqnation ) Kasih sayang ( affection ) Keharuman nama ( prestige ) Kehormatan ( honour ) Nama baik ( reputation ) Jaminan keamanan c. yang bersifat biologic adalah kebutuha untuk keperluan hidup ( survival ) untuk keperluan perkembangan dan pertumbuhan b. Sosiaologik  .

Adalah :  Pengertian mendalam tentang tujuan organisasi akan memberi manfaat pad pekerja Pengertian bahwa organisasi tidak bertentangan dengan aspiarasi individu Pemberian kesempatan pekerja untuk menentukan cara pencapaian tujuan   2.5/27/12 Teknik Motivasi a. Siinkronisasi aspirasi individu dengan tujuan organisasi.Sosial condition. Kondisi organisasi menciptakan keadaan favourible berprestasi : mis -. Motivasi Tidak Langsung  1.--associatio condition-customary condition .

Jaminan sosial : bisa berupa : rumah dinas. pengobatan gratis 2./medali. Pemberian gelar. biaya tugas belajar . ONH. Hasil kerja : yang berprestasi baik diberi imbalan Gabungan keduanya . pujian lesan atau . Intensi Material : dasar pemberian terhadap : waktu . Motivasi Langsung 1. Intensif Material .5/27/12 b. mis cuti. tanda jasa.

atau intruksi.kelemahan agar dapat diperbaiki dan mencegah terulangnya kelemahan tersebut.CONTROLING ( Pengawasan ) 5/27/12 Adalah tindakan meneliti apakah segala sesuatu tercapai atau berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. ( Fayol ) Dengan demikian dapat diartikan bahwa pengawasan adalah suatu proses untuk menetapkan pekerjaan yang sudah . Pengawasan bertujuan menunjukan atau menemukan kelemahan.intrujsi yangtelah ditetapkan.

5/27/12 Syarat/ prinsip pengawasan a. Mengadakan penilaian : . Dapat dimengerti e. Dapat merefleksikan pola organisasi   Proses Pengawasan Meliputi a. Harus ada rencana yang jelas b. Harus bersifat fleksibel d. Menetapkan alat pengukur (standar) dan mengumpulkan data / fakta b. Harus mampu menjamin adanya tindakan perbaikan c.

Kriteria : Standar yang ditetapkan dan diharapkan sebagai ukuran pelaksanaan program secara memuaskan. b. Dalam hal ini penyimpangan terhadap standar masih dalam tahap toleransi . Norma : Standar yang ditetapkan atas dasar pengalaman yang lalu.5/27/12  Standar Yang Digunakan Dalam Pengawasan a.

oral report lesan : laporan -- .produksi. Obyek pengawasan -. waktu.5/27/12 b. -.keuangan.manusianya d.ektern ( dari luar organisasi ) c. Subyek pengwasan -. -. Cara pengumpulan datanya.personal observasi : pengawsan perorangan -. -.intern ( dari dalam organisasi ) -.

5/27/12 EVALUATION ( Penilaian ) A. . Pengertian : Adalah prosedur penilaian / pelaksanaan hasil kerja/ dampak secara systematik. dengan membabndingkannya dengan standart dan mengikuti kreteria / metode / tujuan guna menilai dan sekaligus pengambilan keputusan selanjutnya.

TUJUAN EVALUASI 5/27/12 .

Critical review evaluation : kegiatan evaluasi dengan cara menanyakan bagian penting sebelum kegiatan dimulai -. evaluasi formative yaitu evaluasi yang dilaksanakan saat kegiatan sedang berlangsung : ini dibagi 2 bentuk : -. evaluasi dapat digolongkan . a.Midterm Evaluasi : evaluasi saat kegiatan 5/27/12 sedang berjalan .Berdasarkan waktunya.

• Evaluasi Output : yaitu evaluasi untuk menilai hasil kegiatan program Evaluasi dampak/ impact/ outcome : yaitu evaluasi untuk menilai dampak dari hsil pelaksanaan program • 5/27/12 .

– Kegaiatan berfikir konseptual Formulasi tujuan. sasaran dan manfaat evaluasi Formulasi sumber dan jenis informasi yang diperlukan Formulasi kriteria evaluasi Formulasi modal / kerangka kerja / rancang bangun – – – 5/27/12 .Proses Evaluasi Tahapan – tahapanya a.

Kriteria Evaluasi 1.Formulasi faktor penunjang / penghambat d.unit kerja .c.kegiatan -. al -. – Kegiatan tindak lanjut Formulasi tindakan pemecahan masalah Feed back evaluasi kepada user Follow up/ corective action/ tindakan perbaikan – – C.masalah -.Formulasi derajat keberhasilan -. Kegiatan penilaian : -.tujuan/ jawaban masalah 5/27/12 .kebijaksanaan -. Relevansi Relevansi dipakai untuk memeriksa rasionalisasi suatu program . dsb -.

Program tersebut dapat menjawab need/ kebutuhan @ Adanya program negatif jika program tiada 5/27/12 b.Metode cukup sederhana -.Terdapatnya kontribusi yang jelas dari program tersebut terhadap kesehatan masyarakat -.Tujuan program sesuai dengan tujuan nasional kesehatan -. Penghentian Program didasarkan : . Harus diadakan program @ Adanya relevansi Sosial -.Relevansi juga dapat dipakai untuk menilai pengadaan/ penghentian suatu prigram yang didasarkan pada : a.

Tingkat Kecukupan : ( adequacy ) : adalah Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan suatu program dan menunjukan seberapa masalah yang bisa diatasi a.2. Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan ( adquacy of effort ) = jmlah kegiatan yang dilaksanakan X 100 % jumlah kegiatan yang dibutuhkan b. 5/27/12 Tingkat kecukupan Akktifitas dan .

3. Ukuran Tingkat Kemajuan program adalah : penilaian dengan cara membandingkan rencana / kenyataan suatu program secara berkala pada waktu pada waktu program sedang berjalan guna mengetahui • Monitoring tingkat kemajuan pelaksanaan Identifikasi dan koreksi hambatan pelaksanaan • 5/27/12 .

.TINGKATAN MANAJEMEN Manager berdasarkan herarki tugasnya dikelompokan sbb : Manager tingkat pertama ( Lower Manager ) adalah manager yang langsung berhubungan dengan pekerjaan ( worker ) yang langsung menjalankan mesin ataupun memberikan pelayanan llangsung kepada konsumen. Manager tingkat 5/27/12 disyaratkan memiliki proporsi ii 1.

• TOP MANAGER manager tingkat ini diperlukan kemampuan berfikir abstrak dan kemampuan generalis dan dan menanggung jawab beban mental yang berat Pada low manager diperlukan kemampuan : merancang . melakuakn teknik skill yang specific dengan mantap 5/27/12 Tugas Top Manager : .

Menurut ( HENRY MINTZBERG ) peranan dan tugas manager diuraikan sbb : Kewenangan & Status formal Peranan interpersonal . Fingurshead . Monitor . Disseminator . Spoksman Peranan pengambil keputusan -enterpreuner] . Leader .disturbance hendler -Negoitator 5/27/12 . Liasion Peranan informasional .

1. Peranan Interpersonal a. 2. c. Peranan Informasional a. spokerman/ juru bicara : penyampai informasi 5/27/12 . Figur head ( kepala ) : seseorang yang mempunyai atribut simbul sebagai unsur kepala organisasi Leader/ pemimpin : orang yang mempunyai kewenangan formal sebagai pemimpin bagi anggotanya Liasion / penghubung : peranan mangadakan hubungan keluar organisasi b. Monitor / pengamat : melakukan pengamatan segala informasi didalam organisasinya b. Desimination / penyebar : menyebarkan informasi yang diperoleh kedalam satuan kerjanya c.

b. c. d. Peranan Pengambil Keputusan Enterpreuner : upaya memperbaiki / menigkatkan organisasi terhadap pelayanan dan selalu beradaptasi terhadap perubahan dalam perbaikan Desturbence handler / penenganan gangguan : mampu meredam dan menangani gangguan dalam organisasi Resource allocator : penyalur alokasi sumber daya atau mengalokasikan sumber daya secara tepat Negoitator / ahli negoisasi : melakukan hubungan kerja sama timbal balik yang saling menguntungkan dengan instansi lain a.3. 5/27/12 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful