BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Rengas Dengklok dan Karawang Rengasdengklok merupakan sebuah wilayah kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Karawang. Rengasdengklok pernah menjadi tempat "penculikan" dimana Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa dan diamankan ke Rengasdengklok oleh golongan muda Chairul Saleh yang menginginkan agar proklamasi dilakukan secepatnya tanpa melalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan Jepang. Kabupaten Karawang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Karawang. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor di barat, Laut Jawa di utara, Kabupaten Subang di timur, Kabupaten Purwakarta di tenggara, serta Kabupaten Cianjur di selatan. Toponomi dan Sejarah Kata karawang muncul pada Naskah Bujangga Manik dari akhir abad ke-15 atau awal abad ke-16. Bujangga Manik menuliskan sebagai berikut: leteng karang ti Karawang, leteng susuh ti Malayu, pamuat aki puhawang. Dipinangan pinang tiwi,

pinang tiwi ngubu cai, Dalam bahasa Sunda, karawang mempunyai arti penuh dengan lubang. Bisa jadi pada daerah Karawang zaman dulu banyak ditemui lubang. Cornelis de Houtman, orang Belanda pertama yang menginjakkan kakinya di pulau Jawa, pada tahun 1596 menuliskan adanya suatu tempat yang bernama Karawang sebagai berikut: Di tengah jalan antara Pamanukan dan Jayakarta, pada sebuah tanjung terletak Karawang.[3] Meskipun ada sumber sejarah primer yaitu Naskah Bujangga Manik dan catatan dari Cornelis de Houtman yang menyebutkan kata Karawang, sebagian orang menyebutnya Kerawang adapula yang menyebut Krawang seperti yang ditulis dalam buku miracle sight west java yang diterbitkan oleh Provinsi Jawa Barat. Sedangkan dalam buku Sejarah Karawang yang ditulis oleh R. Tjetjep Soepriadi disebutkan asal muasal kata tersebut, pertama berasal dari kata 'Karawaan' yang mengandung arti bahwa daerah ini banyak terdapat rawa, hal ini dibuktikan dengan banyaknya daerah yang menggunakan kata rawa di depannya seperti, Rawa Gabus, Rawa Monyet, Rawa Merta dan lain-lain. selain itu berasal dari kata Kera dan Uang yang mengandung arti bahwa daerah ini dulunya merupakan habitat binatang sejenis monyet yang

kemudian berubah menjadi kota yang menghasilkan uang, serta istilah lain yang berasal dari Belanda seperti Caravan dan lainnya. Wilayah Karawang sudah sejak lama dihuni manusia. Peninggalan Situs Batujaya dan Situs Cibuaya menunjukkan pemukiman pada awal masa moderen yang mungkin mendahului masa Kerajaan Tarumanagara. Penduduk Karawang semula beragama Hindu dan wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda. Setelah Kerajaan Sunda runtuh maka Karawang terbagi dua. Menurut Cerita Sajarah Banten, Sunan Gunungjati membagi Karawang menjadi dua bagian; sebelah timur masuk wilayah Cirebon dan sebelah barat menjadi wilayah Kesultanan Banten.[4] Agama Islam mulai dipeluk masyarakat setempat, pada masa Kerajaan Sunda, setelah seorang patron bernama Syekh Hasanudin bin Yusuf Idofi, konon dari Makkah, yang terkenal dengan sebutan "Syekh Quro", memberikan ajaran; yang kemudian dilanjutkan oleh murid-murid Wali Songo. Makam Syeikh Quro terletak di Pulobata, Kecamatan Lemahabang, Karawang. Sebagai suatu daerah berpemerintahan sendiri tampaknya dimulai semenjak Karawang diduduki oleh Kesultanan Mataram, di bawah pimpinan Wiraperbangsa dari Sumedang Larang tahun 1632.

Kesuksesannya menempatkannya sebagai wedana pertama dengan gelar Adipati Kertabumi III. Semenjak masa ini, sistem pertanian melalui pengairan irigasi mulai dikembangkan di Karawang dan perlahan-lahan

Selanjutnya. A Panatayuda III) 1731-1752. R. Selanjutnya. bupatinya berturut-turut adalah R. R. Martanegara (R. A Panatayuda IV) 1752-1786. Jayanegara (gelar R. Pada masa menjelang Kemerdekaan Indonesia. Kabupaten Karawang menyimpan banyak catatan sejarah. Mohamad Soleh (gelar R. . Rengasdengklok merupakan tempat disembunyikannya Soekarno dan Hatta oleh para pemuda Indonesia untuk secepatnya merumuskan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 16 Agustus 1945.A Panatayuda II) 1721-1731. Kabupaten Karawang juga menjadi inspirasi sastrawan Chairil Anwar menulis karya Antara Karawang-Bekasi karena peristiwa pertempuran di daerah sewaktu pasukan dari Divisi Siliwangi harus meninggalkan Bekasi menuju Karawang yang masih menjadi daerah kekuasaan Republik.daerah ini menjadi daerah pusat penghasil beras utama di Pulau Jawa hingga akhir abad ke-20.[5] Pada rentang ini terjadi peralihan penguasa dari Mataram kepada VOC (Belanda). Anom Wirasuta 1677-1721. Karawang menjadi kabupaten dengan bupati pertama Raden Adipati Singaperbangsa bergelar Kertabumi IV yang dilantik 14 September 1633. Singanagara dengan gelar R. R. Tanggal ini dinobatkan menjadi hari jadi Kabupaten Karawang.

3. Tujuan Penulisan 1. Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok 6. Rumah Sejarah Kemerdekaan di Rengasdengklok 5. Sejarah Karawang 3.8.2. Peristiwa yang berkaitan dengan Rengasdengklok 2. Sejarah Pencuikan di Rengasdengklok 7. 1.Sejarah Rengasdengklok 2.[rujukan?] Oleh karena itu selain dikenal dengan sebutan Lumbung Padi Karawang juga sering disebut sebagai Kota Pangkal Perjuangan. kemudian pada masa pemerintahan Megawati didirikan Tugu Kebulatan Tekad untuk mengenang sejarah Republik Indonesia.Kecamatan Rengasdengklok adalah daerah pertama milik Republik Indonesia yang gagah berani mengibarkan bendera Merah Putih sebelum Proklamasi kemerdekaan Indonesia di Gaungkan. Pristiwa Rengasdengklok 4. Tokoh-Tokoh yang berkaitan dengan Rengasdengklok . Di Rengasdengklok didirikan sebuah monumen yang dibangun oleh masyarakat sekitar. Batasan Masalah 1.

yaitu Rengasdengklok tanggal 16 . Tapi jika mau menelisik sejarah perjuangan kemerdekaan. Para pemuda tidak setuju. Sepintas lalu kota ini tiada artinya. Soekarno ingin kemerdekaan diproklamirkan lewat badan resmi yaitu PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). mumpung tentara Jepang yang menduduki Indonesia sudah kalah perang dan menyerah. jika kemerdekaan Indonesia lewat PPKI. Sebab PPKI memang prakarsa Jepang. dunia akan menganggap kemerdekaan Indonesia itu adalah pemberian Jepang. walaupun anggotanya adalah para pemimpin Indonesia.BAB II PEMBAHASAN 2. Sebab dua orang Bapak Bangsa Soekarno . Namun kedua pemimpin itu tidak menyetujuinya.Sejarah Rengasdengklok Rengasdengklok hanya sebuah kota kecil di Jawa Barat. Kota kecil ini terkait suatu peristiwa penting menjelang Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 (bertepatan hari Jumat di bulan Ramadhan). ternyata Rengasdengklok punya arti penting. Syahrir berpendapat. Itulah sebabnya para pemuda membawa Soekarno-Hatta keluar kota Jakarta.Hatta sempat "diculik" oleh sekelompok pemuda pejuang radikal yang tak sabar dan ingin secepatnya kemerdekaan diumumkan.1.

Teks tersebut semula berbentuk tulis tangan oleh Soekarno. arah utara Karawang di Jawa Barat.Agustus 1945 subuh sehabis makan sahur. Hal itu dibantah. Sayuti Melik. Wikana dan banyak pemimpin yang datang dari daerah-daerah. Itu pula sebabnya ada pendapat bahwa teks Proklamasi Kemerdekaan itu dibuat di Rengasdengklok. namun dengan diam-diam mereka bersiap-siap berjuang untuk kemerdekaan Tanah Air-nya. Sukarni. Ketika Soekarno Hatta. Justru teks Proklamasi dibuat di Jakarta tepatnya di rumah seorang perwira tinggi Jepang. Adam Malik. yang bersimpati kepada kemerdekaan Indonesia. Laksamana Maeda masuk ke kamarnya dan tidur. Semula Soekarno meminta teks proklamasi itu ditandatangani oleh semua yang hadir. yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta mewakili . bekerja menyusun Proklamasi Kemerdekaan.Diah. Tapi dia sendiri tidak ikut serta dalam penyusunan teks Proklamasi itu. Rengasdengklok terletak kira-kira 20 km dari Jakarta. Tidak benar.M. karena bulan puasa Ramadhan. Lagi pula di Rengasdengklok itu ada markas PETA (Pembela Tanah Air) pasukan yang dibentuk Jepang. tapi kemudian diketik oleh Sayuti Melik dan disaksikan oleh seorang wartawan B. dan bersepakat yang menanda tangani cukup dua orang. Chaerul Saleh. Laksamana Tadeshi Maeda. Tapi ditolak.

dua pemimpin bangsa itu dibawa ke Rengasdengklok. Tapi tanpa diduga mendadak muncul seorang perwira PETA. Desas-desus yang beredar. begitulah nasib rakyat jajahan. Pagi-pagi benar seorang pamong desa. Ya. Hal ini memang suatu pemaksaan. tapi tidak dapat dielakan jika tidak ingin sanksi berat dari Kempetai (polisi rahsia Jepang). yaitu Soncho (camat) Soejono Hadipranoto sudah siap untuk hadir di rapat tentang padi itu. bahwa pada tanggal 16 Agustus 1945 pagi.bangsa Indonesia. Tidak banyak masyarakat yang tahu. untuk apa kedua tokoh tersebut datang ke kota kecil itu . mengatakan Soekarno-Hatta berada di Rengasdengklok mereka anggap sebagai berita bohong. Dia memerintahkan agar Soejono datang segera ke kantor Chudan (kompi). Soejono mulanya agak menolak. Sebagai seorang pamong desa dia wajib hadir. Sebenarnya pada tanggal 16 Agustus 1945 itu akan ada rapat membicarakan masalah pengumpulan padi hasil panen untuk diserahkan kepada tentara Jepang. "Tapi bagaimana dengan rapat mengenai padi yang harus saya hadiri ?" tanya Soejono. Tidak perduli. Ada hal penting yang akan dibicarakan.Rapat Padi . Lagi pula. karena dia harus hadir dalam rapat padi. . Juga banyak rakyat yang tidak open. Itu terjadi menjelang Subuh tanggal 17 Agustus 1945.

Apa keperluan mereka perwira PETA itu belum mengetahuinya. Merah Putih Penompang mobil dari Jakarta itu diketahui adalah dua orang pemimpin yakni Soekarno dan Hatta. karena padi hasil jerih-payah mereka sebahagian akan diserahkan kepada Nippon (Jepang). pertemuan di Chudan jauh lebih penting. Hukuman gaya militer." Soal itu nanti saja. terutama petani. tapi sebelumnya mereka memang mampir di Markas PETA. menolak." Akhirnya Soejono menurut juga. Mereka hanya boleh ambil seperlunya saja. Tidak mungkin berkeras. Soekarno dan Hatta. Ada juga tokoh pemuda pejuang. Dan pagi itu suasana di Rengasdengklok pun biasa-biasa saja. Tapi tentu ada peristiwa penting yang akan terjadi. Yang membandel pasti mendapat hukuman yang keras. Begitulah nasib bangsa terjajah. yang merasa dongkol. sebahagian besar hasil sawah mereka harus diserahkan kepada penguasa. Dalam perjalanan ke Markas Chudan. Juga dia tidak tahu di rumah siapa kedua pemimpin itu berada. perwira PETA tersebut mengatakan. bahwa pagi itu telah datang serombongan pemuda pejuang dari Jakarta. karena yang menyuruhnya seorang militer. Meskipun dalam hati banyak orang. karena yang berkuasa memang militer." ujar anggota PETA tersebut. . Mereka membawa dua pimpinan nasional.

yang merasa bahwa Indonesia (Belanda menyebutnya Hindia Belanda) akan mereka ambil kembali. kita sebagai . bukan mustahil ikutserta Belanda. yang begitu radikal mendesak Soekarno . Kedatangan tentara Sekutu ke Indonesia tentu untuk melucuti tentara Jepang dan dikembalikan ke negaranya. milik Djiau Kie Siong. bahwa daerah-daerah jajahan yang direbut Jepang pada awal Perang Pasifik akan dikembalikan kepada penjajahnya yang semula.Hatta sedang ada di Rengasdengklok.Red).Hatta agar secepatnya mengumumkan Kemerdekaan Indonesia. Maka sebelum hal ini terjadi.Sutjipto dan dilindungi pasukan PETA. Namun mereka tidak tahu di mana kedua pemimpin itu ditempatkan di rumah siapa. Di depan rakyat banyak itu Sukarni berpidato memberi penjelasan secara singkat. Soekarno Hatta dibawa ke sebuah rumah sederhana. tentara Jepang telah kalah perang dan menyerah kepada Sekutu. Ini berarti tentara Sekutu (dalam hal ini adalah tentara Inggeris .Sukarni. Rupanya rakyat telah mendengar desas-desus. Sukarni kemudian bergabung dengan rakyat di halaman Chudan (markas setingkat kompi). bahwa Soekarno . Katanya. Setelah mampir sejenak di Markas PETA. mumpung Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Dalam rombongan itu juga terdapat dr. Apalagi terdengar berita.

Itu terjadi hari Kamis tanggal 16 Agustus 1945. Tapi kemudian soncho (camat) Soejono Hadipranoto nyeletuk : Nanti kalau Nippon (Jepang) tahu hal ini.Soetjipto menenangkan hati penduduk yang sebahagian besar adalah petani dan pedagang kecil : Tidak perlu takut. Maka saudara-saudara sudah harus siap menghadapi hal ini.rakyat Indonesia wajib mencegahnya. Sayang. Kita jadi bangsa merdeka. Mereka lalu menurunkan bendera Hinomaru (Jepang) dan menggantinya dengan bendera nasional Indonesia Sang Saka Merah Putih. Padahal dalam sejarah kota ini sangat penting artinya. Lebih-lebih generasi muda sama sekali tidak tahu. negara merdeka yang berkuasa penuh atas Tanah Airnya sendiri. Kini saatnya rakyat Indonesia harus memerdekakan dirinya. Bangsa Indonesia harus menjadi rakyat merdeka. bagaimana nasib kami. Kemudian dilakukan upacara singkat yang penuh arti. janganjangan kami akan dipenggal. Tanah Air dan negara kita merdeka ! Jepang-Jepang yang ada di Rengasdengklok telah ditahan oleh pasukan PETA yang lebih banyak jumlahnya. karena Jepang sudah menyerah. Tapi dr. lepas dari penjajahan. Siap jadi rakyat merdeka. yaitu Negara Republik Indonesia. dan kota yang pertama kali . kota kecil Rengasdengklok sekarang sudah tak diingat lagi.

peristiwa Rengasdengklok itu hanya dalam sejarah. Tapi sudahlah.2. Jumat tanggal 17 Agustus 1945 (bertepatan bulan suci Ramadhan pula) diproklamirkan oleh SoekarnoHatta di rumah Bung Karno Jalan Pegangsaan Timur Jakarta. Dirgahayu NKRI ! 2.mengibarkan Merah Putih. Sejarah Karawang Bila kita melihat jauh ke belakang. walaupun Proklamasi Kemerdekaan secara formal baru keesokan harinya. . ataupun Kerajaan Sunda pada tahun 671 M. yang memisahkan diri dari kerajaan Taruma Negara. Mengenai Peristiwa Rengasdengklok terdapat sedikit perbedaan. Menurut Mohd. Pemegang kekuasaan yang berbeda. Namun dalam buku Rengasdengklok. Termasuk pemerintahan Galuh. Revolusi dan Peristiwa 16 Agustus 1945 disebutkan ada terjadi peristiwa penting seperti diceritakan diatas. ke masa Tarumanegara hingga lahirnya Kabupaten Karawang di Jawa Barat. seperti Kerajaan Taruma Negara (375-618) Kerajaan Sunda (Awal Abad VIII-XVI). Hatta selama satu hari di Rengasdengklok tidak ada terjadi peristiwa apapun yang penting. Berturut-turut berlangsung suatu pemerintahan yang teratur. baik dalam system pemerintahan pusat (Ibu Kota). yang penting Indonesia sudah merdeka sejak Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945.

Kerajaan Sumedanglarang (1580-1608. sebab disamping ilmunya yang sangat tinggi. merupakan maqom (dimana Syech Quro pernah Tinggal). Rawamerta. agama Islam masuk ke Karawang yang dibawa oleh Ulama besar Syeikh Hasanudin bin Yusuf Idofi. yang terkenal dengan sebutan Syeikh Quro. Hanya saja. Ke-rawa-an artinya tempat berawarawa. dari Champa. Rawagempol dan lain-lain. Sekitar Abad XV M. Kasultanan Cirebon (1482 M) dan Kasultanan Banten ( Abad XV-XIX M). Kemudian ajaran agama islam tersebut dilanjutkan penyebarannya oleh para Wali yang disebut Wali Sanga. bukti lain yang dapat memperkuat pendapat tersebut. Desa Pulokalapa. yang ada dikampung Pulobata. Selain sebagian rawa-rawa yang masih tersisa saat ini. Setelah Syeikh Quro Wafat. banyak nama tempat diawali dengan kata rawa. Pada masa itu daerah Karawang sebagian besar masih merupakan hutan belantara dan berawa-rawa. Nama tersebut sesuai dengan keadaan geografis Karawang yang berawa-rawa. seperti : Rawasari. Kecamatan Lemahabang Wadas. beliau merupakan seorang Hafidh Al-Quran yang bersuara merdu. . Hal ini menjadikan apabila Karawang berasal dari bahasa Sunda. tidak diceritakan dimakamkan dimana. Kabupaten Karawang. Rawagede.

. dan berpusat di kerajaan Galuh Pakuan di Ciamis dan Bojonggaluh. bahwa buku-buku Portugis (Tahun 1512 dan 1522) menerangkan bahwa : Pelabuhan-pelabuhan penting dari kerajaan Pajajaran adalah : “ CARAVAN “ sekitar muara Citarum”. untuk keamanan. Kawali. Cikao. yang Berpusat di Ciamis. Keledai. Yang disebut CARAVAN. Warunggede. yang memang terletak sekitar Sungai Citarum. merupakan jalur lalu lintas yang sangat penting untuk menghubungkan Kerajaan Pakuan Pajajaran denga Galuh Pakuan. Sapi. mereka pergi berkafilahkafilah dengan menggunakan hewan seperti Kuda. Demikian pula halnya yang mungkin terjadi pada zaman dahulu. Dari Pakuan Pajajaran ada sebuah jalan yang dapat melalui Cileungsi atau Cibarusah. Rajagaluh Talaga. Karena Karawang pada masa itu. bila orang-orang yang bepergian akan melewati daerah-daerah rawa.Keberadaan daerah Karawang telah dikenal sejak Kerajaan Pajajaran yang berpusat di daerah Bogor. Tanjungpura. Karawang. kesatuan-kesatuan kafilah dalam bahasa Portugis disebut “ CARAVAN ” yang berada disekitar muara Citarum sampai menjorok agak ke pedalaman sehingga dikenal dengan sebutan “ CARAVAN “ yang kemudian berubah menjadi Karawang. Kerbau atau. dalam sumber tadi adalah daerah Karawang. Sejak dahulukala. Purwakarta. Sumber lain menyebutkan.

Prabu Geusan Ulum wafat digantikan oleh puteranya Ranggagempol Kusumahdinata. Maka pada tahun 1620. Pada tahun 1608 M. Putera Ratu Pucuk Umum (Disebut juga Pangeran Istri) dengan Pangeran Santri Keturunan Sunan Gunung Jati dari Cirebon. Purwakarta dan Karawang sendiri. pada tahun 1580. berdiri Kerajaan Sumedanglarang. Pada saat itu Kabupaten Karawang meliputi Bekasi. Rangggempol Kusumahdinata sebagai Raja Sumedanglarang masih mempunyai hubungan keluarga dengan Sultan Agung dan mengajui kekuasaan mataram. Pada masa itu di Jawa Tengah telah berdiri Kerajaan Mataram dengan Rajanya Sultan Agung (1613-1645). Sukakerta dan Karawang. Galuh. keturunan Madura. Kerajaan Islam Sumedanglarang pusat pemerintahannya di Dayeuhluhur dengan membawahi Sumedang. putera Prabu Geusam Ulum dari istrinya Harisbaya. Ranggagempol Kusumahdinata menghadap ke Mataram dan menyerahkan Kerajaan . Setelah Kerajaan Pajajaran runtuh pada tahun 1579 M. Limbangan. Subang.Luas Kabupaten Karawang pada saat itu tidak sama dengan luas Kabupaten Karawang masa sekarang. sebagai penerus Kerajaan Pajajaran dengan Rajanya Prabu Geusan Ulun. Salah satu cita-cita Sultan Agung pada masa pemerintahannya adalah dapat menguasasi Pulau Jawa dan menguasai Kompeni (Belanda) dari Batavia.

agar dapat menaklukan Kerajaan Sumedanglarang. Ranggagempol II. Sejak itu sebutan “PRAYANGAN”. di bawah pimpinan Pangeran Pager Agung. putra Ranggagempol Kusumahdinata yang mestinya menerima Tahta Kerajaan. Dengan Imbalan apabila berhasil. Sebagai penggantinya Sultan Agung mengangkat Ranggagede. maka dengan sendirinya Karawang pun berada di bawah kekuasaan Mataram. maka seluruh wilayah kekuasaan Sumedanglarang akan diserahkan kepada Sultan Banten. Sejak itu Banyak tentara Banten yang dikirim ke Karawang terutama di sepanjang Sungai Citarum. Pada Tahun 1624 Ranggagempol Kusumahdinata wafat. oleh Sultan Agung diangkat menjadi Bupati Wadana untuk tanah Sunda dengan batas-batas wilayah disebelah Timur Kali Cipamali. dengan bermarkas di Udug-udug. dimakamkan di Bembem Yogyakarta. putra Prabu Geusan Ulun. . dsebelah Utara Laut Jawa dan. dari istri Nyimas Gedeng Waru dari Sumedang. Merasa disisihkan dan sakit hati. disebelah Selatan Laut Kidul. Karena Kerajaan Sumedanglarang ada di bawah naungan Kerajaan Mataram. sebelah Barat Kali Cisadane.Sumdeanglarang Sumedanglarang dibawah dikenal naungan dengan Kerajaan Mataram. untuk meminta bantuan Sultan Banten. Ranggagempol Kusumahdinata. Kemudian beliau berangkat ke Banten.

Pengiriman bala tentara Banten ke Karawang, dilakukan Sultan Banten, bukan saja untuk memenuhi permintaan Ranggagempol II, tetapi merupakan awal usaha Banten untuk menguasai Karawang sebagai persiapan merebut kembali Pelabuhan Banten, yang telah dikuasai oleh Kompeni (Belanda) yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa. Masuknya tentara Banten ke Karawang beritanya telah sampai ke Mataram, pada tahun 1624 Sultan Agung mengutus Surengrono (Aria Wirasaba) dari Mojo Agung Jawa Timur, untuk berangkat ke Karawang dengan membawa 1000 prajurit dan keluarganya, dari Mataram melalui Banyumas dengan tujuan untuk membebaskan Karawang dari pengaruh Banten. Mempersiapkan logistik dengan membangun gudang-gudang beras dan meneliti rute penyerangan Mataram ke Batavia. Di Banyumas, Aria Surengrono meninggalkan 300 prajurit dengan keluarganya untuk mempersiapkan Logistik dan penghubung ke Ibu kota Mataram. Dari Banyumas perjalanan dilanjutkan dengan melalui jalur utara melewato Tegal, Brebes, Cirebon, Indramayu dan Ciasem. Di Ciasem ditinggalkan lagi 400 prajurit dengan keluarganya, kemudian perjalanan dilanjutkan lagi ke Karawang. Setibanya di Karawang, dengan sisa 300 prajurit dan

keluarganya, Aria Surengrono, menduga bahwa tentara Banten yang

bermarkas di udug-udug, mempunyai pertahanan yang sangat kuat, karena itu perlu di imbangi dengan kekuatan yang memadai pula. Langkah awal yang dilakukan Surengrono membentuk 3 (Tiga) Desa yaitu desa Waringinpitu (Telukjambe), Parakan Sapi (di Kecamatan Pangkalan) yang kini telah terendam air Waduk Jatiluhur ) dan desa Adiarsa (sekarang termasuk di Kecamatan Karawang, pusat kekuatan di desa Waringipitu. Karena jauh dan sulitnya hubungan antara Karawang dan Mataram, Aria Wirasaba belum sempat melaporkan tugas yang sedang dilaksanakan Sultan Agung. Keadaan ini menjadikan Sultan Agung mempunyai anggapan bahwa tugas yang diberikan kepada Aria Wirasaba gagal dilaksanakan. Pengabdian Aria Wirasaba selanjutnya, lebih banyak diarahkan kepada misi berikutnya yaitu menjadikan Karawang menjadi “lumbung padi” sebagai persiapan rencana Sultan Agung menyerang Batavia, disamping mencetak prajurit perang.

Di desa Adiarsa, sangat menonjol sekali perjuangan keturunan Aria Wirasaba. Walaupun keturunan Aria Wirasaba oleh Belanda hanya dianggap sebagai patih di bawah kedudukan Bupati dari keturunan Singaperbangsa, tetapi ditinjau dari segi perjuangan melawan Belanda, pantas mendapat penghargaan dan penghormatan.

Karena

perlawanannya

terhadap

Belanda,

akhirnya

Aria

Wirasaba II ditangkap oleh Belanda dan ditembak mati di Batavia, Kuburannya ada di Manggadua, di dekat Makam Pangeran Jayakarta. Putra Kedua Aria Wirasaba, yang bernama Sacanagara bergelar Aria Wirasaba III, berpendirian sama dengan Aria Wirasaba I dan II, tidk mau tunduk pada Belanda, serta tidak meninggalkan misi sesepuhnya, yaitu memajukan pertanian rakyat, irigasi dan syiar Islam. Aria Wirasaba III meninggalkan kedudukannya sebagai patih, karena dirasakannya hanya menjadi jalur untuk menekan rakyatnya. Setelah wafat beliau dimakamkan di Kalipicung, termasuk desa Adiarsa sekarang.

KEMATIAN SINGAPERBANGSA Kematian Singaperbangsa, juga lebih diakibatkan oleh salah tafsir Raden Trunojoyo Bupati Panarukan yang memberontak Pemerintahan Sunan Amangkurat I. Setelah Sultan Agung meninggal dalam usia 55 tahun Sunan Amangkurat I sebagai Putera Mahkota dilantik menjadi Raja di Mataram. Sebagai pengganti almarhum Ayahnya (Sultan Agung) Sunan Amangkurat I tidak seidiologi dengan perjuangan Ayahnya Sunan Amangkurat I sangat otoriter dan kejam terhadap rakyatnya.

meminta bantuan Belanda. Tatkala Raden Trunojoyo memberontak bersama tentaranya yang dipimpin Natananggala. Trunojoyo seorang pemuda yang gagah dan berani. Amangkurat II sebagai Raja Mataram. namun baru sampai di Tegalarum (Tegal) Sunan Amangkurat I Meninggal. hal itu membuat rakyat Mataram marah besar. sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama.Bahkan Istana Mataram dijadikan Mataram tempat untuk mengeksekusi sekitar 300 ulama. termasuk Eyang dan Ayahnya Trunojoyoyang mati ditangan Sunan Amangkurat I. perjuangannya juga tidak sejalan denga Sultan Agung (Eyangnya). Namun sebelum meninggal. Karena dianggap sebagai pembangkang ulama-ulama pemimpin informal itu ditangkapi secara massal. Selama memerintah Mataram. yang dipimpin Kraeng Galesung. Jawa Tengah sebagai pusat Pemerintahan Mataram dapat dikuasai Trunojoyo. spontan mendapat dukungan dari semua pihak. Termasuk dari padepokan padepokan Islam Makasar. ia sempat melantik putranya yakni Amangkurat II. ia lebih cenderung meneruskan perjuangan ayahnya yakni Sunan Amangkurat I yang bekerjasama . Sedangkan Sunan Amangkurat I melarikan diri menuju Batavia. Sunan Amangkurat I lebih berpihak kepada Kompeni. Pemerintahan Amangkurat I dapat diruntuhkan. Kota Plered.

tetap konsisten terhadap perjuangan Sultan Agung terdahulu. Namun Jika Masih ada sebagian generasi sekarang. sama sekali tidak menyebut yang satu lebih tinggi dari lainnya “ Tapi dalam menyikapi hal ini. karena setiap peristiwa memiliki . masih mempertanyakan nasib Aria Wirasaba. Sementara perjuangan Aria Wirasaba dan keturunannya. Saat itu Singaperbangsa sebagai Bupati di Tanjungpura. yang ditulis Sultan Agung tanggal 10 bulan Mulud Tahun Alip. Tapi mengapa kini Aria Wirasaba tidak masuk catatan Administratif Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Ia meloloskan diri ke Batavia lewat Laut Utara.dengan Belanda. Pelantikan Wedana setingkat Bupati. sebab kalau mengacu kepada Pelat Kuning Kandang Sapi Besar. dilantik secara bersamaan. Ia tetap berusaha meminta bantuan Kompeni. sedangkan Aria Wirasaba Bupati Waringipitu. yang menyatakan bahwa kedudukan Singaperbangsa lebih tinggi dari Aria Wirasaba. yaitu Piagam Pelat Kuning Kandang Sapi Besar. Sebaliknya kalau kita perhatikan sumber kekuasaan yang diterima kedua Bupati itu. Perhatikan perkataan Hoofd-Regent (Bupati Kepala) dan TweedenRegent (Bupati Kedua) memang datang dari Belanda. kita pun harus lebih arif dan bijaksana. bahwa Karawang dijadikan lahan Pertanian Padi untuk memenuhi logistik persiapan menyerang Batavia. antara Singaperbangsa dan Aria Wirasaba.

mampu menggerakan masyarakat untuk membangun pesawahan. Pada tahun 1632. Demi menjaga keselamatan.situasi dan kondisi yang berbesa-beda itulah Sejarah “ (Sumber Suhud Hidayat Dalam Buku Sejarah Karawang Versi Peruri Halaman 42-51). guna mendukung pengadaan logistic dalam rencana penyerangan kembali terhadap VOC (Belanda) di Batavia. . dan harus dipimpin oleh seorang pemimpin yang cakap dan ahli perang. sebagaimana halnya tugas yang diberikan kepada Aria Wirasaba yang telah dianggap gagal. Wilayah Kerajaan Mataram di sebelah Barat. Dari kegagalan itu. Sultan Agung menetapkan daerah Karawang sebagai pusat Logistik. pada tahun 1628 dan 1629 bala tentara kerajaan Mataram diperintahkan Sultan Agung untuk melakukan penyerangan terhadap VOC (Belanda) di Batavia Namun serangan ini gagal karena keadaan medan sangat berat berjangkitnya Malaria dan kekurangan persediaan makanan. Sultan Agung mengutus kembali Wiraperbangsa dari Galuh dengan membawa 1000 prajurit dan keluarganya menuju Karawang tujuan pasukan yang dipimpin oleh Wiraperbangsa adalah membebaskan Karawang dari pengaruh Banten. yang harus mempunyai pemerintahan sendiri dan langsung berada dibawah pengawasan Mataram. mempersiapkan logistik sebagai bahan persiapan melakukan penyerangan kembali terhadap VOC (Belanda) di Batavia.

Hancurnya Pearl Harbour. 2. Samarinda 3 Pebruari 1942. KEKALAHAN JEPANG DAN KEKOSONGAN KEKUASAAN Perang Dunia II terjadi setalah Jepang membombardir Pearl Harbour pada 7 Desember 1941. Pembentukan Persekemakmuran Asia Timur Raya berhasil diwujudkan.3. termasuk Indonesia berhasil diduduki oleh Jepang. serta diberi hadiah sebilah keris yang bernama “KAROSINJANG”. Wiraperbangsa oleh Sultan Agung dianugerahi jabatan Wedana (setingkat Bupati ) di Karawang dan diberi gelar Adipati Kertabumi III. ternyata memudahkan Jepang untuk mewujudkan citacitanya.Setelah penganugerahan gelar tersebut yang dilakukan di Mataram. Serangan Jepang ke Indonesia (Hindia Belanda) pertama-tama terjadi 11 Januari 1942 dengan mendarat di Tarakan (Kalimantan Timur). Daerah-daerah di Asia Timur dan Asia Tenggara. jatuh ketangan Jepang 24 Januari 1942. Balikpapan yang merupakan daerah yang kaya akan minyak bumi. yaitu membentuk ersekemakmuran Asia Timur Raya.Tugas yang diberikan kepada Wiraperbangsa dapat dilaksanakan dengan baik dan hasilnya dilaporkan kepada Sultan Agung atas keberhasilannya. meskipun hanya untuk sementara. Banjarmasin 10 Pebruari . Pristiwa Rengasdengklok A. disusul kemudian Pontianak 29 Januari 1942.

Jepang mulai mengalami kesulitan. Kesempatan ini oleh bangsa Indonesia dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan. Serangan Jepang terhadap Hawai juga dapat digagalkan oleh tentara Amerika Serikat dalam pertempuran di Midway pada bulan Juni 1942. Dalam perkembangannya. Kekalahan Jepang terhadap Sekutu.1942. Pada bulan Mei 1942. dengan ditanda tanganinya perjanjian Post Dam. maka secara resmi Jepang menyerahkan kekuasaan pada Sekutu. Dengan demikian di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. serangan Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan dalam pertempuran Laut Koral (Karang). Ga p J ( mbaran erlucuta epang Sumber . terutama setelah Amerika Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa.

Tidak lama setelah serbuan bala tentara Jepang secara mendadak ke pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour pada tanggal 8 Desember 1941. Setelah kalian mengamati Gambar diatas dan menjawab beberapa pertanyaan di atas.yang n menyer : menunjukk senjata ah pada Tugiyon an ketika Sekutu o. Jepang secara berturut-turut menderita kekalahan. Melihat fenomena ini muncul pertanyaan apakah serangan Jepang terhadap Pearl Harbour itu bukan langkah yang keliru (Lihat Onghokham. 1989: 163). Coba bandingkan pemahaman kalian dengan paparan di bawah ini. Lebih-lebih setelah lima bulan Perang Asia Timur Raya berkorbar. Dalam perang laut Karang (4 Mei 1942) dan disusul dengan perang di Guadacanal (6 Nopember 1942). . Kekalahan yang paling besar dialami Jepang dalam pertempuran laut di dekat Kepulauan Bismarck (1 Maret 1943). Dalam kenyataannya Jepang tidak dapat melumpuhkan Amerika Serikat. Amerika Serikat telah dapat memukul balik Jepang. bahkan Amerika bangkit dan menjadi musuh yang paling berat bagi Jepang. Amerika Serikat seakanakan lumpuh. 1985).

Akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Tetapi secara politis telah mempersulit kedudukan Kaisar Hirohito. Sebagai tindak lanjut dari penyerahan itu. Mengapa tentara Inggris dan bukan tentara Amerika Serikat? Hal ini memang dimungkinkan karena pada akhir tahun 1943 ditetapkan bahwa Pulau Sumatera masuk dalam South East Asia Command (SEAC). maka pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika Serikat menjatuhkan bom atom yang pertama di atas kota Hirosyima. Tugas di Indonesia dilaksanakan oleh tentara Inggris. dengan mengambil tempat di atas geladak kapal perang Amerika Serikat “Missouri” yang berlabuh di teluk Tokyo ditandatangani kapitulasi penyerahan Jepang antara Jenderal Douglas Mc Arthur dengan Hirohito pada tanggal 2 September 1945. tanggal 9 Agustus 1945. Hal ini berarti bahwa Jepang harus secepatnya menyerah kepada Sekutu atau Serikat. karena harus dapat menghentikan peperangan secepatnya guna menghindari adanya korban yang lebih banyak lagi. memulangkan tentara Jepang dan mengadili penjahat perang. Sekutu mulai mengadakan perlucutan senjata. bom atom kedua dijatuhkan lagi di atas Nagasaki.Untuk mengakhiri peperangan ini. Akibatnya bukan saja membawa kerugian material. karena hancurnya kedua kota tersebut dan banyaknya penduduk yang menemui ajalnya. Tiga hari kemudian. Menurut rencana. di bawah Admiral Inggris. Lord Louis Mountbatten .

Janji itu dikenal dengan janji kemereekaan. Pemerintah Jepang membentuk BPUPKI yang dlam perkembangannya berubah menjadi PPKI. Soal terus atau tidaknya usaha mengenai kemerdekaan Indonesia tergantung sepenuhnya kepada para pemimpin bangsa .yang pada waktu itu bermarkaskan di India. Hal ini diumumkan oleh Tenno Heika melalui radio. Jepang menyerah kepada Sekutu tanpa syarat (unconditional surrender). Bila bangsa Indonesia mau membantu Jepang dalam menghadapi Sekutu. maka Jepang mulai ngobral janji. Untuk mengawalinya dibentuklah Badan yang bertugas menyiapkan segala sesuatu berkaitan dengan kemerdekaan yang dijanjikan. B. Wilayah kepulauan lain masuk dalam South West Fasific Command di bawah pimpinan Jenderal Amerika Serikat Douglas Mc Arthur. Kejadian itu jelas mengakibatkan pemerintah Jepang tidak dapat meneruskan janji atau usahanya mengenai kemerdekaan Indonesia. maka kelak kemudian hari akan diberikan kemerdekaan. Tanggal 15 Agustus 1945. PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA Karena terjadi kekalahan Jepang terhadap Sekutu dalam beberapa pertempuran seperti yang disebutkan diatas. yang berkedudukan di Australia.

maka ia segera datang ke rumah Hatta dan memintanya untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Hatta tidak dapat memenuhi permintaan Sjahrir maka diajaknya ke rumah Sukarno. Dengan demikian tidak menyimpang dari rencana sebelumnya yang telah disetujui oleh pemerintah Jepang. Itulah sebabnya ketika mendengar kepulangan Sukarno.Indonesia. tanpa harus menunggu dari pemerintahan Jepang. PERISTIWA RENGASDENGKLOK . Selain itu Sukarno akan mencoba dulu untuk mengecek kebenaran berita kekalahan Jepang tersebut. Namun Sukarno belum dapat menerima maksud Sjahrir dengan alasan bahwa Sukarno hanya bersedia melaksanakan proklamasi. Sementara itu Sutan Sjahrir sebagai seorang yang mewakili pemuda merasa gelisah karena telah mendengar melalui radio bahwa Jepang telah kalah dan memutuskan untuk menyerah pada Sekutu. C. Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat dari Dalat (Saigon). Sjahrir termasuk tokoh pertama yang mendesak agar proklamasi kemerdekaan Indonesia segera dilaksanakan oleh SukarnoHatta tanpa harus menunggu janji Jepang. jika telah diadakan pertemuan dengan anggota-anggota PPKI lain.

Rapat itu dipimpin oleh Chaerul Saleh dengan menghasilkan keputusan tuntutan-tuntutan golongan pemuda yang menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri. BM Diah. Kusnandar. Mendengar berita itu kelompok muda menghendaki agar Sukarno-Hatta (golongan tua) segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Segala ikatan. Kemudian dilaporkan apa yang baru terjadi di kediaman Bung Hatta dan Bung Karno. Wikana. Jakarta pada tanggal 15 Agustus 1945. pukul 20. Menurut golongan muda. Bangsa Indonesia harus segera mengambil inisiatifnya sendiri untuk menentukan strategi mencapai kemerdekaan. maka Negara Indonesia Merdeka ini harus dipertahankan pada Sekutu yang akan mendarat di Indonesia dan sekaligus tentara Jepang yang ingin menjaga status quo sebelum kedatangan Sekutu. tidak seharusnya para pejuang kemerdekaan Indonesia menunggununggu berita resmi dari Pemerintah Pendudukan Jepang.Sikap Sukarno dan Hatta tersebut memang cukup beralasan karena jika proklamasi dilaksanakan di luar PPKI. Subianto. Sjahrir kemudian pergi ke Menteng Raya (markas para pemuda) bertemu dengan para pemuda seperti: Sukarni. Hadir antara lain Chaerul Saleh.30. Djohar Nur. Margono. dan Alamsyah. Sayuti Melik dan lain-lain. Golongan muda kemudian mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Pegangsaan Timur. hubungan dan janji kemerdekaan harus . Subadio.

No 56 Jakarta. Jalan Pegangsaan Timur. Di sini terjadi perdebatan sengit antara Sukarno dengan Wikana dan Darwis. maka diambil keputusan untuk mendesak Sukarno agar bersedia melaksanakan proklamasi kemerdekaan Indonesia secepatnya sehingga lepas dari Jepang. hasil keputusan itu disampaikan kepada Sukarno jam 22. Dalam perdebatan itu Wikana menuntut agar proklamasi dikumandangkan oleh Sukarno pada keesokan harinya. Oleh Wikana dan Darwis. Setelah rapat dan mengadakan musyawarah.diputus dan sebaliknya perlu mengadakan rundingan dengan Sukarno dan Hatta agar kelompok pemuda diikutsertakan dalam menyatakan proklamasi. Yang mendapat kepercayaan dari teman-temanya untuk menemui Sukarno adalah Wikana dan Darwis. .30 di kediamannya. Namun sampai saat itu Sukarno belum bersedia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa PPKI.

Peristiwa ini menunjukkan adanya ketegangan antara kelompok tua dengan kelompok muda yang memiliki sifat. Para pemuda itu kembali mengadakan pertemuan dan membahas tindakan-tindakan yang akan dibuat sehubungan dengan penolakan Soekarno-Hatta. Pertemuan ini masih dipimpin oleh Chaerul Saleh yang . Tentu saja semua itu demi kemerdekaan Indonesia. tetapi sudah mengarah pada tindakan pemaksaan dari golongan muda. Perbedaan pendapat itu tidak hanya berhenti pada adu argumentasi. cara bergerak. dan dunianya sendiri-sendiri. karakter.

Menurut jalan pemikiran pemuda jika SoekarnoHatta masih berada di Jakarta maka kedua tokoh ini akan dipengaruhi dan ditekan oleh Jepang serta menghalanginya untuk memproklamirkan kemerdekaan ini dilakukan. didasarkan pada perhitungan militer. Pada dasarnya Soekarno dan Hatta tidak mau ditekan oleh anak-anak muda itu. Rengasdengklok letaknya terpencil. pemuda memutuskan untuk membawa mereka ke luar kota yaitu Rengasdengklok. Orang yang dianggap paling tepat untuk melaksanakan itu adalah Soekarno-Hatta. Tujuan penculikan kedua tokoh ini selain untuk mengamankan mereka dari pengaruh Jepang. maupun dari arah Bandung atau Jawa Tengah. . baik yang datang dari arah Jakarta. Pemilihan Rengasdengkolk sebagai tempat pengamanan Soekarno-Hatta. Antara anggota Peta Daidan Purwakarta dan Daidan Jakarta terdapat hubungan erat sejak mereka mengadakan latihan bersama.tetap pada pendiriannya bahwa kemerdekaan harus tetap diumumkan dan itu harus dilaksankaan oleh bangsa Indonesia sendiri. Karena mereka menolak usul pemuda itu. Dengan demikian akan dapat dilakukan deteksi dengan mudah terhadap setiap gerakan tentara Jepang yang hendak datang ke Rengasdengklok. tidak seperti yang direncanakan oleh Jepang. juga agar keduanya mau segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia terlepas dari segala ikatan dengan Jepang. letaknya yang terpencil yakni 15 km ke arah jalan raya Jakarta-Cirebon. Secara geografis.

Hatta.00 WIB) tanggal 16 Agustus 1945 terdapat keputusan akan menghadakan penculikan terhadap Soekarno dan Hatta dalam rangka upaya pengamanan supaya tidak terpengaruh dari segala siasat Jepang. Di kota ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai tempat pemusatan kekuasaan bersenjata yang akan merebut Jakarta setelah proklamasi. Tidak diketahui secara jelas siapakah yang memulai peristiwa ini. Di Rengasdengklok inilah Bung Karno didesak untuk memproklamirkan kemerdekaan.00 WIB penculikan (menurut golongan tua) dilaksanakan. Soekarno memang menyatakan kesediannya untuk mengadakan proklamasi segera setelah kembali ke Jakarta.30 waktu Jawa jaman Jepang (24.sehingga mereka tidak mau memproklamirkan kemerdekaan. Sikap teguh Soekarno-Hatta itu . SoekarnoHatta masih tetap dengan pendiriannya. maka para pemuda berdasarkan rapatnya yang terakhir pada pukul 00. Pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04. Dalam suatu pembicaraan dengan Shodanco Singgih. Melihat sikap Soekarno ini.Walaupun sudah diamankan ke Rengasdengklok. Ada yang mengatakan Sukarni-lah yang membawa Soekarno-Hatta dini hari ke Rengasdengklok. Menurut Diah gagasan ini semacam ilham.30 (waktu Jepang) atau pukul 04. Menurut Soekarno Sjahrirlah yang menjadi pemimpin penculikan dirinya dengan Hoh.

Sementara itu di Jakarta telah terjadi kesepakatan antara golongan tua. Laksamana Muda Maeda bersedia untuk menjamin keselamatan mereka selama berada di rumahnya. Seorang utusan pemuda yang bernama Yusuf Kunto dikirim ke Jakarta untuk melaporkan sikap Soekarno-Hatta dan sekaligus untuk mengetahui persiapan perebutan kekuasaan yang dipersiapkan pemuda di Jakarta. Keberadaan Soekano-Hatta akhirnya diketahui dari Wikana. yakni Achmad Soebardjo dengan Wikana dari golongan muda untuk mengadakan proklamasi di Jakarta. Sehingga pada tangal 16 Agustus 1945 malam hari Soekarno-Hatta dibawa kembali ke Jakarta.antara lain karena mereka belum percaya akan berita yang diberikan oleh pemuda serta berita resmi dari Jepang sendiri belum diperoleh. saat itu juga Achmad Subardjo datang ke Rengasdengklok dan berhasil menyakinkan para pemuda bahwa proklamasi pasti akan diucapkan keesokan harinya pada tanggal 17 Agustus 1945. Semua ini dilakukan tidak lepas dari rasa prihatin sebagai orang Indonesia. Achmad Subardjo sibuk mencari informasi kebenaran tentang penyerahan Jepang kepada Sekutu yang tiba-tiba dikagetkan dengan hilangnya Soekarno-Hatta. sehingga terpanggil untuk menghusahakan agar proklamasi . Berdasarkan kesepakatan itu Jusuf Kunto dari pihak pemuda dan Soebardjo yang diikuti oleh sekretaris pribadinya mbah Diro (Sudiro) menuju Rengasdengklok untuk menjemput Soekarno.

00 (waktu Jawa Jepang) atau pukul 17. Perlu ditambahkan juga. Achmad Subardjo adalah seorang yang dekat dengan golongan tua maupun muda.bahkan dia juga sebagai penghubung dengan pemuka angkatan laut Jepang Laksamana Madya Maeda. Maeda menawarkan rumahnya sebagai tempat yang amandan . Sudiro dan Yusuf Kunto segera berangkat menuju Rengasdengklok.30 (waktu Tokyo) atau 18.00 WIB.Hatta diamankan oleh pemuda. Hatta harus terlebih dahulu kembali dari Rengasdengklok ke Jakarta.kemerdekaan Indonesia dapat dilaksanakan secepat mungkin. Rombongan tiba di Rengasdengklok pada jam 19. bahwa proklamasi akan dilaksanakan keesokan harinya paling lambat pukul 12. Rombongan yang terdiri dari Achmad Soebardjo.30 WIB dan bermaksud untuk menjemput dan segeramembawa SeoekarnoHatta pulang ke Jakarta. tempat dimana Soekarno dan Moh. Dan melalui dia. Peranan Achmad Subardjo sangat penting dalam peristiwa ini. disamping Soekarno dan Hatta ikut serta pula Fatmawati dan Guntur Soekarno Putra. Ini dapat dikabulkan dengan jaminan nyawanya sebagai taruhannya. Untuk itu maka Soekarno dan Hoh. Akhirnya Subeno komandan kompi Peta setempat bersedia melepaskan SoekarnoHatta ke Jakarta. Namun sebelumnya perlu mempertemukan perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda. karena mampu mempercayakan para pemuda.

Dan justru dalam saat-saat yang genting itu. Berdasarkan keyakinan bahwa kemerdekaan merupakan aspirasi alamiah dan yang tidak terhindarkan dukungannya kepada tujuan kebebasan Indonesia. Di tempat kediaman Maeda Jalan Imam Bonjol No. Maeda telah menunjukkan kebesaran moralnya.terlindung untuk menyusun naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik yang sudah lama ditunggu-tunggu. kedudukan Maeda baik tolak dari resmi secara maupun pribadi menjadi sangat penting. PENYUSUNAN TEKS PROKLAMASI Bertitik keadaan yang demikian. Kalimat kedua oleh Soekarno yang berbunyi “Halhal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain . Kalimat yang pertama yang berbunyi “Kami rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan kami” kemudian berubah menjadi “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia” berasal dari Achmad Subardjo.1 Jakarta teks prokamasi ditulis. D.

Selanjutnya Soekarno minta kepada Sayuti Melik untuk mengetik naskah tulisan tangan tersebut. agar Soekarno-Hatta menandatangani atas nama bangsa Indonesia. lengkapnya sebagai berikut: Saudara-saudara sekalian ! . Kedua kalimat ini kemudian digabung dan disempurnakan oleh Moh. terlebih dahulu Soekarno menyampaikan pidatonya. E. Saran itu mendapat tantangan daripara pemuda. Soekarno menyarankan agar semua yang hadir menandatangai naskah proklamasi itu selaku “Wakil-wakil Bangsa Indonesia”. Usul ini diterima dengan suara bulat.Sekarang timbullah masalah siapakah yang akan menandatangani naskah proklamasi. PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Sebelum teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan.akan diselenggarakan dengan cara yang secermat-cermatnya serta dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”. Hatta sehingga berbunyi seperti teks proklamasi yang kita miliki sekarang. Kemudian Sukarni selaku salah seorang pimpinan pemuda mengusulkan.

dari seluruh Indonesia. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berdjoang untuk kemerdekaan tanah air kita. tetapi djiwa kita tetap menudju kearah tjita-tjita. Bahkan telah beratus-ratus tahun ! Gelombangnja aksi kita untuk mentjapai kemerdekaan kita itu ada naik dan ada turunnya. bahwa sekaranglah datang saatnja untuk menjatakan kemerdekaan kita. Permusjawaratan itu seia-sekata berpendapat. tadi malam telah mengadakan musjawarat dengan pemuka-pemuka rakjat Indonesia. Hanja bangsa jang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnja. Sekarang tibalah saatnja kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri. tampaknja sadja kita menjandarkan diri kepada mereka. tetap kita menjusun tenaga kita sendiri. Maka kami.Saja sudah minta saudara-saudara hadlir disini untuk menjaksikan satu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Didalam djaman Djepang ini. . Tetapi pada hakekatnya. tetap kita pertjaja kepada kekuatan sendiri. Djuga di dalam djaman Djepang. usaha kita untuk mentjapai kemerdekaan nasional tidak henti-henti.

Dengarlah proklamasi kami: .Saudara-saudara ! Dengan ini kami njatakan kebulatan tekad itu.

56 Jakarta.Ada tiga perubahan yang terdapat pada naskah yaitu kata tempoh diganti menjadi tempo. Negara Republik . kemudian dilanjutkan dengan pidato singkat berbunyi: Demikianlah. sedangkan wakil-wakil bangsa Indonesia diganti dengan Atas nama Bangsa Indonesia dan Djakarta 17-8-05 menjadi Djakarta. hari 17 boelan 8 tahoen 05. Dalam peristiwa proklamasi itu. Disampaikan oleh Soekarno. Teks Proklamasi ini akhirnya diproklamirkan pada hari Jumat Legi pada pukul 10. disusunlah acara sebagai berikut: 1. Pembacaan Proklamasi.00 WIB di Jalan pegangsaan Timur No. saudara-saudara ! Kita sekarang telah merdeka! Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah-air kita bangsa kita! Mulai saat ini kita menyusun Negara kita! Negara Merdeka.

Proklamasi kemerdekaan itu merupakan salah satu sarana untuk merealisasikan masyarakat Indonesia yang merdeka. Pengibaran dilaksanakan oleh Suhud dan Latief Hendradiningrat. medeka kekal dan abadi. 3. Muwardi. Namun demikian pengaruhnya besar sekali. Insya allah. Namun secara spontan peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya. sehingga sampai sekarang pengibaran bendera Merah Putih dalam setiap upacara bendera selalu diiringi dengan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu! 2. tetapi di sisi lain juga merupan detik penjebolan tertib hukum kolonial dan sekaligus detik pembangunan bagi tertib hukum nasional. serta untuk ikut membentuk “dunia . sebab perstiwa tersebut telah membawa perubahan yang luar biasa dalam kehidupan bangsa Indonesia. Sambutan Wali Kota Suwirjo dan dr. suatu tertib hukum Indonesia. Peristiwa besar tersebut hanya berlangsung lebih kurang satu jam lamanya.Indonesia. Pengibaran bendera Merah Putih. adil dan makmur. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu bukan hanya sebagai tanda bahwa sejak itu bangsa Indonesia telah merdeka. berdaulat.

MAKNA PROKLAMASI Menurut kalimat-kalimat yang terdapat di dalam teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 berisi suatu pernyataan kemerdekaan yang memberi tahu kepada bangsa Indonesia sendiri dan kepada dunia luar. maka proklamasi atau pernyataan yang berisikan keputusan bangsa Indonesia telah . bebas dari segala penghisapan manusia oleh manusia dan bangsa oleh bangsa lain. Bangsa Indonesia benar-benar telah telah siap untuk itu. bahwa saat itu bangsa Indonesia telah merdeka. Apabila ditelaah. maka proklamasi kemerdekaan itu mengandung beberapa aspek: 1. dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”. mempertahankan kemerdekaan yang diproklamasikannya demikian juga siap untuk mempertahankan negara yang baru didirikan tersebut. Dari sudut Ilmu Hukum. lepas dari penjajahan. Hal itu ditunjukkan oleh kalimat pertama pada naskah proklamasi yang berbunyi: “Kami banga Indonesia. F.baru” yang damai dan abadi.

3. merdeka dan berdaulat penuh. Perjuangan rakyat tersebut telah mengorbankan harta benda. Proklamasi Kemerdekaan ialah suatu alat hukum internasional untuk menyatakan kepada rakyat dan seluruh dunia. bahwa bangsa Indonesia mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri untuk menggenggam seluruh hak kemerdekaan yang meliputi bangsa. darah dan jiwa yang berlangsung . yaitu perumahan Negara Proklamasi Republik Indonesia yang bebas. Dari sudut politik-ideologis. maka proklamasi atau pernyataan yang berisikan keputusan bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari segala belenggu penjajahan dan sekaligus membangun perumahan baru. imperialisme dan selain itu proklamasi adalah dasar untuk membangun segala hal yang berhubungan langsung dengan kemerdekaan nasional. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 juga dapat dipandang sebagai puncak perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaannya.menghapuskan tata hukum kolonial untuk pada saat itu juga digantikan dengan tata hukum nasional (Indonesia). 5. Proklamasi sebagai dasar untuk meruntuhkan segala hal yang mendukung kolonialisme. 4. 2. tanah air. pemerintahan dan kebahagiaan rakyat.

sudah sejak berabad-abad lamanya untuk membangun persatuan dan kesatuan serta merebut kemerdekaan bangsa dari tangan penjajah. antara lain harus ada kesamaan diantara kita semua meliputi berbagai bidang misalnya bidang ideologi. pendidikan dan lain-lain. bidang politik. Dengan berhasil diproklamirkannya kemerdekaan. G. 6. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bertujuan untuk kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia. maka bangsa dan negara Indonesia telah lahir sebagai bangsa dan negara yang merdeka. Agar kita bahagia. DUKUNGAN DAERAH TERHADAP PEMBENTUKAN NEGARA DAN PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA. bidang hukum. bidang ekonomi. Ada beberapa langkah yang dilakukan oleh PPKI dalam rangka untuk menyempurnakan Indonesia sebagai negara dengan pemerintahan yang sah yaitu: Pertama. baik secara de fakto maupun secara de yure. pada tanggal 18 Agustus 1945 . Proklamasi Kemerdekaan telah dibentuk negara Republik Indonesia. bidang sastra kebudayaan.

Sunda Kecil. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Jawa Tengah. Pembagian wilayah Indonesia menjadi. Hatta sebagai Wakil Presiden. Departemen Departemen Departemen Kesehatan. Maluku. Mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang dasar Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Undang-Undang Dasar 1945.1). 3). Membentuk 13 kementrian yaitu. dan Sumatra. Sosial. Kebudayaan. 2). Departemen Luar Negeri. tanggal 22 Agustus 1945 . Departemen Pekerjaan Umum. Pembentukan Komite Nasional Indonesia di daerah. Jawa Barat. 2). Departemen Departemen Perhubungan.Pendidikan Pertahanan. Borneo (Kalimantan). Moh. dan Kehakiman. Departemen Kemakmuran. Departemen Keuangan. Sulawesi. Kedua. terdiri atas 8 propinsi yaitu. Ketiga. tanggal 19 Agustus 1945 1). Departemen dan Pengajaran. 3). Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat sebagai lembaga legislatifnya. Departemen Dalam Negeri. Memilih Ir. Jawa Timur.

Pada tanggal 5 September 1945 Sri Sultan Hamengku Buwono IX menyatakan Negeri Ngayogyokarto Hadidingrat yang bersifat kerajaan sebagai Daerah Istimewa dalam Negera Republik Indonesia. maka . Pembentukan Badan Keamanan Rakyat. Untuk Presiden menghindari terjadinya pertumpahan Soekarno berkata. dan biru) milik Belanda menjadi dua warna (merah putih). ”Percayalah rakyat kepada pemerintah Republik Indonesia. Pembentukan Partai nasional Indonesia. putih. Kalau memang saudara-saudara percaya kepada pemerintah Republik yang . Respon penting yang perlu mendapat perhatian adalah dari Yogyakarta. pada tanggal 19 September 1945 terjadi dua peristiwa penting di tanah air secara bersamaan.dan 3). Di Jakarta terjadi rapat raksasa di Lapangan IKADA (Ikatan Atletik Djakarta) untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan darah. Kemerdekaan yang diproklamirkan tersebut ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari daerah-daerah. Pembentukan Komite Nasional. 2). Penyambutan kemerdekaan terus terjadi. Di Surabaya terjadi peristiwa yang dikenal dengan nama Insiden Bendera di Hotel Oranye yaitu perobekan bendera tiga warna (merah.1).

Maka berilah kepercayaan itu kepada kami dengan cara tunduk kepada perintahperintah dan tunduk kepada disiplin”. Rengas dengklok Rumah tinggal keluarga Djiau Kie Song berada di Kampung Bojong Tugu. Kelurahan Rengasdengklok. Rumah tinggal ini menyimpan sejarah peristiwa menjelang proklamasi kemerdekaan . Kecamatan Rengasdengklok.4. Mereka memaksa orang-orang Jepang agar menyerahkan kantormereka kepada orang Indonesia. Rumah Sejarah Kemerdekaan di Rengasdengklok RUMAH SEJARAH DI RENGAS DENGKLOK SALAKANEGARA. kami tetap akan mempertahankan.akan mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan itu. walaupun dada kami akan dirobek-robek. Sejak pagi semua pegawai instansi pemerintahan dan perusahaan-perusahaan yang dikuasai oleh Jepang mengadakan aksi pemogokan. Di Yogyakarta. 2. perebutan kekuasaan secara serentak dimulai tanggal 26 September 1945.

Batas halaman sisi selatan berupa pagar bambu. Sedangkan di sebelah barat dan timur merupakan rumah penduduk. Karena sering terkena banjir dan terancam roboh maka dipindahkan ke lokasi sekarang. Pintu dan jendela juga bercat warna hijau muda. Lingkungan di mana rumah ini berada merupakan pemukiman yang tidak begitu padat. Ukuran rumah 9 x 6 memanjang ke samping dengan atap berbentuk limasan berbahan genting. Ruang dalam terbagi tiga bagian yaitu bagian tengah. Lokasi sekarang ini merupakan lokasi baru. Rumah tinggal yang berada pada kawasan pedataran rendah pantai utara ini berada pada posisi 06° 09' 377" Lintang Selatan dan 107° 17' 415" Bujur Timur. Ruang dalam bagian . sedangkan batas lainnya tidak begitu tegas. Rumah dibangun menghadap ke arah selatan. dan kamar samping kiri (timur).Republik Indonesia. lantai berupa ubin terakota. Dinding bercat putih dan tiang bercat hijau muda terbuat dari bahan kayu. kamar samping kanan (barat). pada tepi Citarum. Di sebelah selatan rumah. seberang jalan kampung berupa kebun dan belakang rumah merupakan area persawahan. Bagian depan rumah merupakan serambi terbuka. Dahulu lokasinya berada di sebelah barat daya lokasi sekarang berjarak sekitar 500 m. Pintu masuk berada di tengah di apit dua jendela. Lahan pekarang lokasi baru ini luasnya 150 m2.

rumah ini sarat dengan nilai-nilai luhur perjuangan pemuda ketika itu untuk mewujudkan kemerdekaan RI. generasi muda sekarang yang mengunjungi rumah ini akan tergugah untuk lebih memahami perjuangan pada waktu itu. Tempat tidur yang dahulu dipakai beliau juga masih tersimpan. Rumah singgah Bung Karno dan Bung Hatta saat menjelang proklamasi kemerdekaan RI ini sekarang masih merupakan milik keluarga Djiau Kie Song. Pada dinding di atas altar persembahyangan terpajang foto Bung Karno dan foto Djiau Kie Song. Kamar samping kiri ini merupakan tempat peristirahatan Bung Karno. Sebagai rumah tinggal. . Di samping itu. Ibu Fatmawati. dan Guntur Soekarno Putra. Ke kamar samping kiri juga melalui pintu yang berada di tengah. Pada saat sekarang di bagian utara ruangan ini terdapat altar persembahyangan.tengah merupakan semacam ruang pertemuan keluarga atau ruang tamu. Dari ruang tengah ke kamar samping kanan melalui pintu yang berada di tengah. Nilainilai luhur di balik peristiwa bersejarah itulah yang hingga sekarang sering dikaji melalui peninggalan ini. Di dalam kamar ini tersimpan tempat tidur (ranjang) yang dahulu merupakan tempat peristirahatan Bung Hatta.

4 km lagi untuk sampai di stasiun bus Tanjung Pura. dan lalu belok ke kanan saat menjumpai stasiun bus Tanjung Pura.1 kilometer dari stasiun bus Tanjung Pura.6 km.2. dalam suatu upaya yang dilakukan oleh beberapa orang pemuda untuk mempercepat proklamasi. Hanya berbekal nama.5. Nama itu akan tetap tinggal nama. jika saja dalam suatu perjalanan pulang ke Jakarta melewati tol Cikampek – Jakarta. setelah sekitar 12. Di pintu tol. nama yang tidak lagi asing ditelinga sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Dari pintu tol sampai ke lampu merah jaraknya sekitar 6. dan sekitar 3. gadis penjaga gardu tol berkata bahwa saya harus berbelok ke kiri ketika bertemu lampu merah. mobil pun melaju untuk mencari tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya itu. Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok berada di Rengasdengklok. Saya ikuti petunjuknya. Mengikuti jalan utama. saya gagal mendorong diri untuk berbelok keluar di pintu tol Karawang Barat. Rengasdengklok adalah ke tempat dimana Soekarno dan Hatta ‘dibawa’ pada 16 Agustus 1945. mobil berbelok ke kiri setelah melihat ada papan penunjuk . karena nama itu selalu dihubungkan dengan peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia.

3 km dari pintuk keluar tol Karawang Barat. Beberapa pekerja tampak tengah mengganti pagar yang mengelilingi Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok ini. Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok dengan sebuah tanda berbunyi “Selamat Datang di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok“. Peristiwa Rengasdengklok adalah insiden penculikan Soekarno dan Hatta yang dilakukan oleh pemuda kelompok Menteng 31 pada 16 Agustus 1945. Jalan yang rupanya baru dibuat belum terlalu lama itu membujur melewati persawahan sepanjang 2.jalan ke arah monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok. karena akhirnya berhasil juga menemukan tempat itu. . Fatmawati dan Guntur juga ikut dibawa ke sana. Perjalanan secara keseluruhan adalah 24. Ada perasaan senang di hati.2 kilometer sebelum akhirnya sampai ke monumen.

Soekarno dan Hatta diminta oleh para pemuda itu untuk mempercepat proklamasi. Di tempat inilah. namun mereka menolak.Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok ini sebelumnya adalah markas PETA (Pembela Tanah Air). Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok menjadi saksi bahwa pada .

sudah dilangsungkan upacara pengibaran bendera merah putih di tempat ini. Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok erat kaitannya dengan keberadaan rumah babah Djiaw Kie Siong yang terlihat pada foto di atas. Rumah ini dimiliki oleh (alm) babah Djiaw Kie Siong. Untuk alasan keamanan. . sehari sebelum proklamasi kemerdekaan.16 Agustus 1945. Pada 1957. rumah tersebut dipindahkan ke lokasi yang sekarang ini karena terancam abrasi sungai Citarum. Soekarno dan Hatta dikawal pergi menuju ke sebuah rumah yang agak terpisah dari rumah-rumah lain yang berada di dekat sungai Citarum.

. Ia yang sekarang ditugasi merawat rumah bersejarah itu. dan tokoh partai. Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok pernah dikunjungi oleh beberapa putera Bung Karno. yang adalah cucu dari babah Djiaw Kie Siong.Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok membuat saya berkesempatan bertemu dan berbincang dengan Pak Daniel.

.6. 2. untuk ditempatkan di museum tentara di Bandung. ada peristiwa Rengasdengklok yang menjadi salah satu peristiwa penting. namun sampai saat itu ia belum pernah berkunjung ke tempat ini. Tempat tidur aslinya telah dibawa atas perintah Mayor Jenderal Ibrahim Adjie. Foto di atas adalah replika tempat tidur yang pernah dipakai oleh Bung Karno untuk beristirahat pada peristiwa Rengasdengklok. Meskipun foto Megawati terpajang di atas meja itu.Di atas meja terdapat sebuah buku tamu dan beberapa buah foto. Sejarah Pencuikan di Rengasdengklok Sejarah menunjukkan detik-detik menjelang kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. yang ketika itu menjabat sebagai Panglima Divisi Siliwangi.

Shodancho Sulaiman. Sebab sebelumnya golongan pemuda telah mengadakan suatu perundingan di salah satu lembaga bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta. sejumlah pemuda kelompok Menteng 31 melakukan “penculikan” terhadap Seokarno dan Hatta. Jusuf Kunto. Chudancho Subeno.30 WIB. mereka membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok unntuk mendesak percepatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Hasil keputusan disampaikan kepada Ir. Tokoh-tokoh pemuda tersebut diantaranya Adam Malik. Soekarni. tokoh-tokoh menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Shodanco Singgih. Soetjipto. Chaerul Saleh. Chudancho Dr. Sementara para pemuda menginginkan proklamasi dilakukan tanpa PPKI. Dalam pertemuan ini diputuskan agar pelaksanaan kemerdekaan dilepaskan segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang. dll. Hatta. . 64 tahun silam pada 16 Agustus 1945. Tepat pada pukul 04. pada tanggal 15 Agustus. Pada waktu itu Soekarno dan Moh. karena dianggap buatan Jepang dan seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang. Soekarno pada malam harinya tetapi ditolak Soekarno karena merasa bertanggung jawab sebagai ketua PPKI.Tepat pada hari ini.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04. kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945. di rumah Djiaw Kie Siong. Soekarno dan . Tetapi apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut. Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Mayor (Laut) Dr. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang Rengasdengklok pada Rabu tanggal 15 Agustus. 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok. Teks diketik menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman. karena mereka tahu esok harinya Indonesia akan merdeka. Namun akhirnya. dengan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik. Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian.7. Sementara itu di Jakarta. 2. Adam Malik dan Chaerul Saleh dari Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. WIB. Naskah teks proklamasi sudah ditulis di rumah itu. Hermann Kandeler.Menghadapi desakan tersebut.l.30. Peristiwa yang berkaitan dengan Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Kamis.

Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Fatmawati dan Guntur. Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian. Sementara itu di Jakarta. Kunto hanya menemui Mr. Achmad Soebardjo.sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno. Achmad . Namun sesampainya di Jakarta. Hatta. Karawang. Naskah teks proklamasi sudah ditulis di rumah itu. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Kamis. maka Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. karena mereka tahu esok harinya Indonesia akan merdeka. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan. Tetapi apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut. Menghadapi desakan tersebut.Hatta dibawa ke Rengasdengklok. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang Rengasdengklok pada Rabu tanggal 15 Agustus. 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok. Karena tidak mendapat berita dari Jakarta. di rumah Djiaw Kie Siong.

perwira PETA dari Daidan I Jakarta sebagai pimpinan rombongan penculikan.   Shodancho Sulaiman Chudancho Dr.Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Mayor (Laut) Dr.8. 2. Keesokan pernyataan harinya. tepatnya tanggal 17 Agustus teks 1945 proklamasi dikumandangkan dengan proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta. Tokoh-Tokoh yang berkaitan dengan Rengasdengklok Beberapa tokoh yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok ini antara lain:     Soekarni Jusuf Kunto Chaerul Saleh Shodancho Singgih. Hermann Kandeler. Soetjipto .

 Honbu (staf) yang dipimpin oleh Budancho Martono. . Chudan Rengasdengklok memiliki 3 buah Shodan (setingkat pleton) yaitu Shodan 1 dipimpin Shodancho Suharjana. Shodan 2 dimpimpin Shodancho Oemar Bahsan dan Shodan 3 dipimpin Shodancho Affan. Chudancho Subeno sebagai pemimpin Cudan Rengasdengklok (setingkat kompi).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful