Anda di halaman 1dari 4

6 b.

Paru-paruParu-paru terletak pada rongga dada, berbentuk kerucut yang ujungnya berada diatas tulang iga pertama dan dasarnya berada pada diafragma. Paru-paru kananmempunyai tiga lobus sedangkan paru-paru kiri mempunyai dua lobus. Ekelimalobus tersebut dapat terlihat dengan jelas. 3Di dalam paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Bronkiolus paru-parubercabang-cabang lagi membentuk saluran-saluran halus. Saluran-saluran halus iniberakhir pada gelembung-gelembung halus atau gelembung paru-paru yang di sebutalveolus (elveoli=jamak). Dinding alveolus sangat tipis, namun elastic danmengandung kapiler-kapiler darah. Pada dinding alveolus terjadi pertukaran oksigendan karbon dioksida. 4MEKANISME PERNAPASANPengambilan udara pernapasan dsebut dengan inspirasi dan pengeluaran udarapernapasan disebut dengan ekspirasi. Mekanisme pertukaran udara pernapasan berlangsung diaveolus disebut pernapasan eksternal. Udara pernapasan selanjutnya diangkut oleh hemoglobindalam eritrosit untuk dipertukarkan ke dalam sel. Peristiwa pertukaran udara pernapasan daridarah menuju ke sel disebut pernapasan internal. Aktivitas inspirasi dan ekspirasi pada saatbernapas selain melibatkan alat-alat pernapasan juga melibatkan beberapa otot yang ada padatulang rusuk dan otot difragma (selaput pembatas rongga dada dengan rongga perut).Gambar 2: Mekanisme Pernapasan Pada Manusia. Berdasarkan aktivitas otot yang mendukung proses pernapasan maka mekanisme pernapasan dibagi menjadi dua, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. 1 1.Pernapasan dada InspirasiTerjadi kontraksi otot antar tulang rusuk sebelah luar, diikuti dengan terangkatnya tulangrusuk. Terangkatnya tulang rusuk menyebabkan rongga dada membesar. Membesarnya rongga dada ini menyebabkan tekanan di dalam rongga dada mengecil. Paru-paru dapatmengembang. Mengembangnya paru-paru memungkinkan tekanan di dalam ruang paru-paru mengecil bahkan lebih kecil dari udara luar sehingga udara dapat masuk.EkspirasiOtot antar tulang rusuk luar relaksasi dan otot antar tulang rusuk dalam kontraksimenyebabkan tulang rusuk kembali ke posisi semula. Diikuti dengan mengecilnya ronggadada. Mengecilnya rongga dada menyebabkan meningkatnya tekanan di dalam ronggadada. Meningkatnya tekanan di dalam rongga dada akan mengakibatkan mengakibatkanmengecilnya ruang paru-paru. Mengecilnya ruang paru-paru menyebabkan membesarnyatekanan di dalam paru-paru sehingga udara akan mengalir ke luar. 2.Pernapasan perutInspirasiPada saat inspirasi (pengambilan udara) tahap-tahap yang terjadi dan dapat dirasakanadalah diafragma berkontraksi sehingga diafragma menjadi datar dan otot antartulangrusuk sebelah luar juga berkontraksi yang diikuti dengan terangkatnya tulang rusuk yangmenyebabkan rongga dada membesar. Membesarnya rongga dada ini menyebabkantekanan di dalam rongga dada mengecil sehingga memungkinkan paru-paru dapatmengembang. Mengembangnya paru-paru memungkinkan tekanan di dalam ruang paru-paru mengecil bahkan lebih kecil dari udara luar sehingga udara dapat masuk secaraberurutan ke lubang hidung-rongga hidung-faring-trakea (melalui glotis)- bronkus (kanan kiri) alveolus (kantong-kantong kecil).EkspirasiPada saat ekspirasi (pengeluaran udara) tahap-tahap yang dapat dirasakan adalahdifragma relaksasi sehingga kembali ke posisi semula dan otot antar rusuk dalamkontraksi menyebabkantutulang rusuk kembali ke posisi semula sehingga rongga dada mengecil. Rongga dadamengecil sehingga menyebabkan tekanan di dalam rongga dada meningkat yangmengakibatkan ruang paru-paru mengecil. Mengecilnya ruang paru-paru menyebabkanmembesarnya tekanan di dalam paru-paru sehingga udara akan mengalir keluar darialveolus melalui bronkiolus bronkus takea glotis faring rongga hidung danlubang hidung