Anda di halaman 1dari 2

RANGKUMAN MATERI

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

1. Organ reproduksi pria meliputi : a. Testis berfungsi menghasilkan sel sperma dan hormone testosterone b. Skrotum berfungsi membungkus testis dan membantu mengatur suhu yang sesuai untuk produksi sperma c. Epididimis sebagai tempat penyimpanan dan pematangan sperma d. Vas deferent untuk menyalurkan sperma dari testis ke uretra e. Penis untuk menyampaikan sperma ke vagina f. Kelenjar-kelenjar tambahan 2. Organ reproduksi wanita meliputi : a. Ovarium sebagai penghasil ovum b. Oviduk untuk menyalurkan ovum dari ovarium ke uterus dan sebagai tempat fertilisasi c. Uterus sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan janin d. Vagina merupakan liang keluarnya bayi dan menerima sel-sel sperma 3. Kelainan dan penyakit pada system reproduksi manusia. a. AIDS AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome),Acquired berarti diperoleh, Immuno Deficiency berarti kekebalan yang rapuh dan Syndrom berarti penyakit, sehingga pengidap AIDS mudah sekali terserang penyakit yang berbahaya. Penyebab AIDS AIDS disebabkan oleh virus, yang diberi nama HIV (Human Immuno Deficiency Virus), virus ini menyerang sel darah putih tertentu, dimana sel darah putih berfungsi sebagai system kekebalan tubuh yaitu menangkal infeksi atau serangan penyakit terhadap tubuh. Apabila virus HIV bersarang dalam seldarah putih dan merusak sel darah putih maka tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Penularan AIDS Virus HIV dapat berpindah dari seseorang ke orang lain atau dengan kata lain penyakit AIDS dapat menular. Penularan AIDS tidak menyebar melalui udara, atau karena berjabat tangan dengan penderita AIDS juga tidak menular melalui peralatanmakan penderita AIDS. Tetapi virus HIV dapat menular masuk ke tubuh orang lain melalui transfusi darah (donor darah seseorang yang terinfeksi HIV) atau melalui alat-alat yang menyebabkan luka, seperti jarum suntik, jarum infus, dari ibu penderita AIDS kepada anak yang dikandungnya dan dapat juga melalui kontak seksual. Pencegahannya Sampai sekarang belum ditemukan cara pengobatan yang efektif pada penderita AIDS, oleh karena itu akan lebih baik bila kita berusaha menghindari penyakit ini dengan cara mencegah penularan virus HIV, antara lain: 1) Menggunakan jarum suntik yang steril dan jarum yang sekali pakai lalu dibuang. 2) Memeriksa darah sebelum transfusi darah, sehingga darah dapat dipastikan tidak terinfeksi virus HIV. 3) Hanya melakukan kontak seksual dengan pasangannya yang sah. b. Gonorrhea

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini dapat ditularkan melalui kontak seksual. Penderita gonorea akan merasakan sakit pada saat urinasi, kadang-kadang urine mengeluarkan nanah, jika penderita gonorea tidak diobati dapat merusak saluran reproduksi yaitusaluran sperma pada pria dan saluran tuba falopii pada wanita sehingga dapat mengakibatkan kemandulan. c. Syphilis Sifilis disebabkan oleh sejenis bakteri Treponema pallidium, bakteri ini biasa ditularkan melalui kontak seksual, namun demikian bakteri ini juga dapat ditularkan melalui jalan lain, misalnya bayi yang dilahirkan dari ibu penderita sifilis. Penyakit ini akan ditandai dengan adanya luka pada alat kelamin dan jika tidak segera diobati bakteri dapat merusak sel otak, melumpuhkan tulang atau merusak jantung dan pembuluh darah. d. Herpes Kelamin Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks serotype II. Gejalanya antara lain pegal- pegal pada otot dan kadang- kadang diikuti demam, pembengkakan kelenjar di lipatan paha, dan terasa gatal dan terbakar pada alat kelamin diikuti timbulnya bintilbintil berair diatas kulit kelamin. e. Kutil Kelamin Kelainan ini berupa tonjolan berbentuk seperti jengger ayam. Penyakit ini dapat mengakibatkan kanker rahim pada wanita dan kanker penis pada laki- laki. f. Candidiasis Penyakit ini disebabkan oleh jamur Candida albican . Ditandai dengan dikeluarkannya banyak lender pada vagina yang warnanya sampai kekuningan dan gatal gatal disekitar alat kelamin. Penyakit ini sering disebut juga keputihan. 4. Tindakan Preventif agar tidak terkena penyakit kelamin a. Memberikan penerangan mengenai bahaya-bahaya penyakit kelamin dan bagaimana cara pencegahannya. b. Menghindari hubungan seksual di luar perkawinan. c. Menjaga kesehatan sistem reproduksi antara lain: 1) Sering mengganti pembalut pada wanita yang sedang menstruasi. 2) Setelah buang air kecil selalu membasuh alat kelamin bagi wanita.