Jakarta, 5 September 2007 No : Kepada Yth., Ketua Pengadilan Pajak Gedung D Departemen Keuangan Lt. VI Jl.

DR Wahidin Jakarta Pusat di Jakarta Perihal : Banding atas Keputusan Keberatan Nomor KEP-803/WPJ.07/BD.05/2007 tanggal 11 Juni 2007 tentang Keberatan atas Ketetapan Pajak Pajak Penghasilan Dengan hormat, Merujuk pada Pasal 27 UU Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, dengan ini kami : Nama Wajib Pajak : PT X NPWP : 01.000.000.0-000.000 Alamat : Jl. X mengajukan banding atas Surat Keputusan Keberatan Nomor : KEP803/WPJ.07/BD.05/2007 tanggal 11 Juni 2007 tentang Keberatan atas SKPLB PPh Badan Tahun Pajak 2004 Nomor : 00096/406/04/052/06 tanggal 29 Maret 2006 yang menetapkan jumlah PPh Badan lebih dibayar sebesar Rp284.255.037. Surat Keputusan Keberatan tersebut kami terima pada tanggal 12 Juni 2007. Adapun alasan dan penjelasan kami menanggapi koreksi Terbanding yang masih dipertahankan dalam Surat Keputusan tersebut di atas akan kami uraikan berikut ini.

A. SKPLB PPh Badan Tahun Pajak 2004 Nomor : 00096/406/04/052/06
tanggal 29 Maret 2006 Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar tersebut di atas diterbitkan sehubungan dengan hasil pemeriksaan atas tahun pajak 2004 yang menyatakan sebagai berikut:

114 Pajak Terutang .206.143 Pengurang Penghasilan Bruto . karena menurut hemat kami sesuai dengan bukti-bukti yang ada dan peraturan perpajakan yang berlaku besarnya PPh Badan Tahun 2004 yang masih harus lebih dibayar adalah sebesar Rp702.7 Peredaran Usaha 37 71.500 0 Kredit Pajak (Rp) 1. Koreksi pada Pos Peredaran Usaha .793.905.505 Penghasilan/(Biaya) Dari Luar Usaha (Nett) .715 Penghasilan Kena Pajak .923 837.871 3. keberatan kami atas SKPLB PPh Badan tersebut dinyatakan ditolak seluruhnya.121.206.871 0 Penghasilan Kena Pajak (Rp) 3.121.594 18.451. Dalam surat keberatan tersebut.87 1 0 PPh Terutang (Rp) 837.-.905 Penghasilan Netto .206.730.143 6.369.07/BD. Surat Keputusan Keberatan Nomor: KEP-803/WPJ.114. kami telah mengajukan keberatan melalui surat Nomor: 002/KBI/FA-ACC/VI/2006 tanggal 21 Juni 2006 tentang Keberatan atas SKPLB PPh Badan tahun 2004 Nomor: 00096/406/04/052/06 tanggal 29 Maret 2006. seharusnya menjadi lebih bayar sebesar Rp 584.53 7 0 Jumlah YMH Lebih dibayar (Rp) 284.537 (284.369.05/2007 tanggal 11 Juni 2007 Berdasarkan Surat Keputusan Keberatan Nomor: KEP-803/WPJ.848.206.555 Laba Bruto Usaha .388 8.255.037.000.558. Pajak Lebih Dibayar 037) Atas SKPLB diatas.255.53 7 284. dengan perincian sebagai berikut: Uraian Semula Ditambah / (Dikurangi ) Menjadi Penghasilan Neto (Rp) 3.500 1. Permohonan Banding Kami mengajukan banding atas Surat Keputusan Keberatan tersebut.709.369 Kredit Pajak .114.709.375.905.07/BD.05/2007 tanggal 11 Juni 2007.871 358.500 1.230 B.037 C.948 2.905.255.884 3.Menurut Fiskus (Rp) 89.206. kami telah menyampaikan keberatan kami atas koreksi yang dilakukan oleh terbanding yang menyebabkan Pajak lebih bayar sebesar Rp284.189 Kompensasi Kerugian .020.037 0 3.87 1 837.445 Harga Pokok Penjualan .121.905. Adapun penjelasan kami adalah sebagai berikut: 1.255.

764.659. ketidak beradaan rekening koran asli tidak dapat dijadikan alasan bagi Terbanding untuk tetap mempertahankan koreksinya. d) Perbedaan Waktu Pelaporan. Terbanding tetap mempertahankan koreksi sebesar Rp660. Koreksi pada Kredit Pajak PPh Pasal 22 Terbanding tetap mempertahankan koreksi atas Kredit Pajak PPh Pasal 22 sebesar Rp 19.22/1986 tanggal 14 Juni 1986 dan kami juga telah menyampaikan dokumen pendukung atas pengeluaran biaya entertainment tersebut. 2. kami mohon kepada Majelis Hakim agar dapat membatalkan koreksi Terbanding diatas. atas pengeluaran biaya entertainment tersebut tidak langsung tercermin di rekening koran kami. Berdasarkan alasan tersebut. Koreksi pada Pos Pengurang Penghasilan Bruto (Biaya Entertainment) Pada pos pengurang penghasilan bruto Terbanding tetap mempertahankan koreksi atas biaya entertainment sebesar Rp274. sebagaimana pernah kami jelaskan kepada Terbanding.926 dengan alasan bahwa kami tidak dapat menunjukkan dokumen rekening koran asli ketika proses keberatan berlangsung. kami tidak dapat menunjukkan SSP PPh Pasal 22 yang asli. Atas selisih ekualisasi antara SPT PPh Badan dan SPT Masa PPN tersebut. Menurut hemat kami. karena pengeluaran uang untuk biaya tersebut adalah melalui petty cash. Kami tidak bisa menerima alasan terbanding yang tetap mempertahankan koreksi kredit Pajak PPh Pasal 22 tersebut karena pada dasarnya pihak Terbanding sendiri dapat memperoleh SSP PPh Pasal 22 yang asli (lembar ke-3) dari KPP PMA I. Berdasarkan alasan tersebut. kami telah menyampaikan kepada Terbanding daftar nominatif sebagaimana disyaratkan dalam SE-27/PJ. b) Selisih Kurs. Dan ketidak beradaan SSP PPh Pasal 22 yang asli dari kami pada proses keberatan agar dapat . Bahkan. kami mohon kepada Majelis Hakim membatalkan koreksi Terbanding diatas.638 dengan alasan ketika dalam proses keberatan. 3.Pada Pos Peredaran Usaha.354 yang berasal dari selisih ekualisasi antara SPT PPh Badan dan SPT Masa PPN. terjadi karena hal-hal sebagai berikut (untuk perincian lihat lampiran 3): a) Perbedaan Penulisan Angka antara SPT Masa PPN Formulir Induk 1195 dengan Formulir 1195 A2. karena pada dasarnya keberadaan dari biaya tersebut telah dapat dibuktikan dari pembukuan kami beserta bukti-bukti pendukung yang telah kami sampaikan. c) Other Income yang telah kami laporkan dalam SPT PPh Badan tahun 2004 dan sesuai dengan laporan keuangan kami yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Pada proses keberatan.470.

130.020.591 358.141. perhitungan PPh Badan Tahun 2004 yang kurang dibayar seharusnya adalah sebagai berikut: Menurut Fiskus 89.130.50 5.303. 383 71. D.923 837.189 . 423) .905 .848.121.983.659.643 556.3 86 (300.020.884) 2.341.594 18.143 .500 1. Perhitungan Pajak Terutang Menurut Kami Berdasarkan uraian dan data-data tersebut di atas.28 0) Komponen Peredaran Usaha Harga Pokok Penjualan Laba Bruto Usaha Pengurang Penghasilan Bruto Penghasilan/(Biaya) Dari Luar Usaha (Nett) Penghasilan Netto Kompensasi Kerugian Penghasilan Kena Pajak Pajak Terutang Kredit Pajak Pajak Lebih Dibayar Ditambah / (Dikurangi) (660.069.9 26 Menurut WP 89.seharusnya tidak menghalangi Terbanding untuk dapat melakukan konfirmasi kepada Bank Persepsi tempat kami melakukan penyetoran SSP tersebut.709.793.659.38 6) (935.715 .048.948 1.255.369 .539.35 4) (660.775 .895.614 .558.133 .35 4) 274. 037) (935.764.445 .948 2. Berdasarkan alasan tersebut.555 .28 0) (280.709. 789 6.189 .206.913.470. 594 18.114 .00 0) 19.271. kami mohon kepada Majelis yang terhormat untuk dapat membatalkan koreksi Terbanding tersebut.000.388 (8.537 (284.445.7 37 71.884) 3.505 .585 .923 (584.575 .793.871 358.314 (8.143 6.730.500 1.

Hormat kami. Demikian surat banding ini kami sampaikan. atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.Sebagai kelengkapan atas permohonan banding kami.07/BD. 3) Perincian ekualisasi antara SPT PPh Badan dengan SPT Masa PPN tahun 2004. bersama ini kami lampirkan data-data dan dokumen-dokumen terkait sebagai berikut: 1) Foto kopi Surat Keputusan Keberatan Pajak Nomor: KEP803/WPJ. 2) Foto kopi SKPLB PPh Badan Tahun Pajak 2004 Nomor: 00096/406/04/052/06 tanggal 29 Maret 2006. X (Wakil Presiden Direktur) . Mr.05/2007 tanggal 11 Juni 2007.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful