Anda di halaman 1dari 3

Tugas TK2221 Biomolekul dan Sistem Energi Sel

Asam Miristat
Asam Miristat atau biasa juga dikenal sebagai asam tetradekanoat merupakan salah satu jenis asam lemak jenuh dengan rumus molekul CH3(CH2)12COOH. Asam miristat pertama kali di isolasi oleh Playfair pada tahun 1841 dan sekaligus mengemukakan bahwa asam miristat merupakan komponen utama biji Pala (Myristica fragransi / Pala Maluku) dan sebagain besar spesies myritica, namun dalam jumlah yang tidak terlalu besar dibanding dengan pala. Pada biji pala terkandung 73% gliserida jenuh dengan 76,6% komponen asam lemaknya berupa asam miristat yang berada pada biji pala dalam dalam bentuk trimiristin. Trimiristin merupakan suatu trigliserida yang terbentuk dari gliserol dan asam miristat. ( Cahyono , 2010)

a)

Struktur Asam Miristat

c)

Struktur Trimiristin

b)

Struktur 3D Asam Miristat

SIFAT FISIK & KIMIA


Asam miristat memiliki massa molar sebesar 228.37092
,

titik

leleh pada 54,4o C dan titik didih 326,2O C . Berwujud kristal pada suhu ruang. Secara kimiawai , asam lemak ini bersifat sangat hidrofobik sehingga sangat larut dalam alcohol / eter dan kelarutan dalam air sangat kecil . Dengan sifat hidrofobik yang sangat tinggi ini , asam miristat akan incorporated
d) Kristal / serbuk asam miristat

dengan lapisan fosfolipid dari membrane plasma yang

membuatnya berperan menjadi jangkar lemak pada biomembran. (Wikipedia)

Tatang Arind Pradibta - 13010085

GUGUS SPESIFIK
Sifat sangat hidrofobik yang dimiliki asam miristat disebabkan oleh struktur dari ekor asam lemak ini berupa rantai hidrokarbon lurus dengan panjang 13 C sehingga kelarutannya dalam air akan menjadi sangat kecil. Ekor berupa rantai lurus ini akan menciptakan susunan yang rapat dan stabil. Bagian polar berada pada bagian kepala yang berupa gugus karboksilat . Sifat polar didapat dari ikalan -O-H yang kurang stabil sehingga atom H akan mudah lepas . Sifat inilah yang nantinya akan dimanfaatkan dalam aplikasi asam miristat dalam keidupan sehari-hari. (Desnelli , 2009)

CARA MEMPEROLEH
Seperti yang telah diterangkan di atas , bahwa asam miristat terdapat secara melimpah dalam biji pala ( Myristica fragransi) dan berbagai jenis spesies myritica. Umumnya , asam miristat diisolasi dari biji pala dengan prosedur dan teknik pemisahan yang didasarkan pada ekstraksi trimiristin yang terkandung dalam biji pala menggunakan pelarut yang sesuai ( pelarut non-polar ) untuk mendapatkan / melarutkan trimiristin sebanyak-banyaknya. Karena trimiristin terdapat dalam biji pala dengan kadar tinggi , maka hasil ekstraksi yang murni dapat dicapai dengan cara ekstraksi sederhana dan kristalisasi. Proses ekstraksi dilakukan secara berulang , umumnya sebanyak 7 kali sirkulasi , dan dilakukan pada temperature tak terlalu tinggi (< 65 oC ) untuk menghindari rusaknya struktur trimiristin. Setelah 7 kali sirkulasi, barulah didapat larutan bening pelarut non-polar yang kaya akan trimiristin. Larutan bening hasil ekstraksi pertama ini kemudian dicampur dengan aseton lalu dipanaskan lagi (refluks) . Hasil refluks nantinya akan didinginkan dan disaring untuk mendapatkan kristal trimiristin. Setelah didapatkan Kristal trimiristin yang murni, dilanjutkan dengan hidrolisa trimiristin dalam suasana basa sehingga dihasilkan asam miristat dan gliserol. Asam miristat kemudian dipisahkan dengan cara kristalisasi. (Cahyono , 2010)

MANFAAT INDUSTRI
Dengan sifat sifat yang dimiliki oleh asam miristat, didapatkan berbagai aplikasi pemanfaatan seperti kegunaannya untuk bahan sabun , kosmetik , parfum , ester sintesis untuk flavor dan aditif pada makanan. Pemanfaatan sebagai sabun dan kosmetik didasarkan pada sifat ampifilik asam miristat yang memiliki bagian hidrofobik dan hidrofilik. Sedikit perbedaan sabun dan kosmetik dari asam miristat dibanding dari asam lemak lain yaitu tekstur yang moisture dan kecapatannya mengangkat kotoran dari kulit serta mengurangi kadar minyak di wajah. Di Jepang telah berkembang pesat sabun dan kosmetik berbahan asam miristat (campuran dangan komponen lain) , salah satunya merek dagang Anosa. (Perdana , 2008 )

Tatang Arind Pradibta - 13010085

Sumber :
- Cahyono , Eko ., 2010, Isolasi Asam Miristat dari Biji Pala (Myristica fragrans) , UNG. - Desnelli . , 2009 ,Kinetika Reaksi Oksidasi Asam Miristat. Jurnal Penelitian Sains Volume 12 No 1 C .. - http://en.wikipedia.org/wiki/Myristate_acid (diakses tanggal 16 April 2012 , jam 22.30) - Perdana, F.K., Hakim I., 2008, Pembuatan Sabun Cair dari Minyak Jarak dan Soda Q sebagai Upaya Meningkatkan Pangsa Pasar Soda Q, Semarang : Jurusan Teknik Kimia, Universitas Diponegoro.

Gambar : http://en.wikipedia.org ( gambar c ) http://www.3dchem.com ( gambar a , b ) http://www.scbt.jp ( gambar d )

Tatang Arind Pradibta - 13010085