INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

Drs. Seno Samodro Bupati Boyolali

KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011

Agus Purmanto, SH, M.Si Wakil Bupati Boyolali

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamu’alaikum Wr.Wb. Masyarakat Boyolali yang berbahagia, Pada kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Kabupaten Boyolali Tahun 2011 kepada masyarakat dan komponen yang ada di Kabupaten Boyolali, sebagaimana telah diamanatkan pasal 27 ayat (2) Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada Masyarakat. Secara garis besar Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Boyolali selamaTahun 2011 dapat kami sampaikan sebagai berikut : A. Kebijakan Pemerintah Daerah 1. Bahwa dalam rangka memberikan haluan pelaksanaan pembangunan daerah, maka telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Boyolali Tahun 2010-2015 yang merupakan penjabaran Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015. Dengan memperhatikan pada situasi, kondisi, kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, dan memperhitungkan kontinuitas pelaksanaan pembangunan, maka telah ditetapkan Visi Pembangunan Kabupaten Boyolali Tahun 2010-2015 adalah: “Kabupaten Boyolali Yang Lebih Sejahtera, Berdaya Saing dan Pro Investasi“. 2. Misi, sebagai penjabaran dari visi : Misi pembangunan Kabupaten Boyolali Tahun 2010-2015 dirumuskan sebagai berikut:
a. Meningkatkan perekonomian rakyat yang bertumpu pada sektor

unggulan daerah dan mempertahankan prestasi sebagai lumbung padi.
b. Meningkatkan

kualitas

Sumber

Daya

Manusia

dalam

rangka

mendukung peningkatan daya saing daerah.

ILPPD Kabupaten Boyolali Tahun 2011

c. Menciptakan iklim usaha dan iklim investasi yang kondusif, didukung

dengan peningkatan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan.
d. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penguatan

sistem pemerintahan dan pemberantasan korupsi dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat. 3. Prioritas Daerah Tahun 2011 adalah merupakan tahun pertama dari RPJMD Kabupaten Boyolali Tahun 2010 – 2015, oleh karena itu prioritas dan sasaran pembangunan daerah Tahun 2011 tertuju pada pencapaian visi dan misi daerah, utamanya yang menyangkut masalah penanggulangan kemiskinan; peningkatan kualitas pendidikan; peningkatan kualitas

pelayanan kesehatan; penanganan pengangguran; revitalisasi pertanian, peternakan dan kehutanan; rehabilitasi infrastruktur; dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, maka rencana pembangunan tahun 2011 di prioritaskan pada penanganan masalah sebagai berikut: 1. Penanggulangan kemiskinan. 2. Peningkatan kualitas pendidikan. 3. Peningkatan kualitas kesehatan. 4. Penanggulangan pengangguran. 5. Revitalisasi Pertanian, Perikanan, Kehutanan, (RPPK) dalam arti luas. 6. Perbaikan infrastuktur. 7. Pengelolaan SDA yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 4. Kebijakan Umum Pengelolaan Keuangan Daerah a. Arah Kebijakan Keuangan Daerah Kebijakan pengelolaan keuangan daerah diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efisien dan efektif dengan memberikan proporsi yang lebih tinggi kepada kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Di mana sasaran yang hendak dicapai adalah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD),

meningkatnya proporsi APBD, khususnya belanja modal yang langsung menyentuh kepentingan dan kebutuhan masyarakat, serta penerapan anggaran berbasis kinerja dan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) secara utuh. Maka untuk mewujudkan sasaran tersebut pengelolaan keuangan daerah diarahkan pada dua kebijakan hal yaitu
2

meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan
ILPPD Kabupaten. Boyolali Tahun 2011

824. namun peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat tidak hanya dari belanja langsung (khususnya belanja modal).767.000.) REALISASI (Rp. dapat digambarkan target serta realisasi APBD tahun 2011 Kabupaten Boyolali sebagai berikut : Tabel 1 Target dan Realisasi APBD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2011 (unaudited BPK) Uraian Pendapatan Belanja Surplus / Defisit Pembiayaan Netto Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Tahun Berkenaan Sumber data: DPPKAD Kab.00 19.106.00 1.078.090. belanja hibah dan bantuan keuangan pada kenyataannya juga mendorong peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. c.390.pajak serta penajaman APBD untuk meningkatkan proporsi belanja daerah yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.700.000.00 1.380.) 1.00) 79.005.00 19.30 101.124.00 (6. Boyolali Target 2011 (Rp.00 277.000.018. Hasil Pengelolaan TARGET (Rp. URAIAN PENDAPATAN ASLI DAERAH a.309.000.306.00 19.00 (79. akan tetapi belanja tidak langsung khususnya belanja sosial.00 Komposisi belanja langsung. Retribusi Daerah c.00 Realisasi 2011 (Rp.157. Boyolali Tahun 2011 3 .000.640.599.730. Dengan arah kebijakan tersebut.100.) % 18.00 102.334.493.936.) 1.349.256.432.847.509.380.00) 79.812.642.00 0.624.018.00 432.000. 2) Mengimplementasikan anggaran berbasis kinerja secara terpadu dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. proporsi belanja modal belum sesuai dengan arah kebijakan dari belanja daerah.949.) LEBIH/ KURANG (Rp.880.00 73. Pajak Daerah b.427.757.005.207.710.739. Target dan Realisasi Pendapatan Target dan realisasi APBD Tahun Anggaran 2011 data unaudited BPK sebagaimana pada tabel berikut : Tabel 2 Target dan Realisasi Pendapatan APBD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2011 (unaudited BPK) NO 1. b. Kebijakan Umum Anggaran Kebijakan Umum Anggaran meliputi : 1) Menjaga agar keuangan daerah selalu mengalami surplus sebagai antisipasi kemungkinan perlunya investasi daerah.42 ILPPD Kabupaten.207.603.

Kontribusi pendapatan daerah yang berasal dari PAD tahun anggaran 2011 terealisasi Rp96. Boyolali Tahun 2011 4 .00 47.819.138.996.889.00 112.757.00 39.66 3.346.000. Dana Alokasi Khusus JUMLAH 2 42.126.005.489.000.715.493.NO URAIAN Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan d.685. Dana Alokasi Umum d.049.498.916.00 7.94 2.00 200.000.432.432.434.371.00 641.557. Dari tabel tersebut dapat kami informasikan hasil perhitungan per 31 Desember 2011 sebelum diaudit (unaudit) BPK.) 4.950.79 116.819.000.000.00 23.484.295.819.766.) 4.00 641.757.00 877.333.858.493.00 % 97. Bagi hasil Bukan pajak (SDA) c.173.520.262.730.624.000.341. Dana Penyesuaian & Otonomi Khusus d. DANA PERIMBANGAN a.603.357.00 1.00 mengalami kenaikan sebesar Rp.000.246.98 100.00 30. Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah lainnya JUMLAH 3 4.00) (12.489.07% atau lebih sebesar Rp.000.284.324.00 100.837.000.995.078.848. Lain-lain PAD Yang Sah JUMLAH 1 TARGET (Rp.685.00 757.738.56 179.94%.483.507.846.98 131.00 22.00 atau 108.947.92%.133.00 88.00) 7.078.000.324.124.624. Pendapatan Hibah b.1.787.00 5.496. Bagi hasil pajak b.000.182.500.00 sehingga tercapai 102.00 9.111.07 JUMLAH 1 s/d 3 Sumber data: DPPKAD Kab.310.472.98 102.100.95 99.442.624.562.333.201.00 1.049.952.695.800.00 atau sebesar 19.00 52.00 752.991.631.00 67. Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya c.674.00 67.00 REALISASI (Rp. Boyolali.00 (150.) (104.124.347.00 dari rencana pendapatan Rp.00 9.136.730.200.696.624.00.000. Sehingga nampak bahwa realisasi pendapatan tahun anggaran 2011 mencapai Rp.371.598.000.454.22.000.00 (304.414.734.00 4.185.565.593.00 jika dibandingkan dengan realisasi tahun anggaran 2010 yang mencapai Rp.000.000.637. LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH a.00 48.1.160.734.631. Pendapatan Daerah tahun target 2011 terealisasi sebesar Rp.100.351.00 179.757.68 99.09 108.455.753.738.004.124.985.00 LEBIH/ KURANG (Rp.766.39 102.00 247.000. ILPPD Kabupaten.702.092.572.107.00 103.34 237.00) 4.00 900.624.00 45.881.100.00) 99.472.00 100.898.00 22.129.613.000.000.700.280.140.761.133.1.487.00 22.00 96.917.

50 98.370.2 Belanja Modal Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Bangunan dan Gedung Belanja jalan.00) 965.00 159.00) (252.50) (19.499.500.00) (301.441.777.000.00 2.333.000.200.000.3 2.00) (1.000.750.00 749.00 (1.00 39.358.00 43.00 Ke 3.000.00 99.00 9.009.00 87.672.037.437.000.4 Belanja Tak Terduga Transfer Bagi Kab/Kota/Desa Bagi Hasil Pajak Bagi Hasil retribusi JUMLAH BELANJA Surplus/ (Defisit) Hasil 3 3.000.184.199.871.000.090.005.67 2.975.769.000. Data tersebut juga menggambarkan bahwa realisasi belanja tahun anggaran 2011 hanya sebesar 95.712.622.00 (58.50 0.00 90. Boyolali Bahwa struktur APBD dari sisi belanja dan besarnya sisa lebih pembiayaan anggaran untuk tahun anggaran 2011 data unaudit BPK yaitu Rp.000.000.80 98.00 6.500.249.812.61 84.000.812.372.00 33.491.d.50 3.) LEBIH/ KURANG (Rp.080.661.334.81 96.00 0.289.15 99.990.757.599.000.00 39.00 0 535.207.31 95.00 1.00 73.00 2.2 Pengeluaran Daerah Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah Pembayaran pokok utang Pemberian Pinjaman daerah Jumlah Pengeluaran Daerah PEMBIAYAAN NETTO SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN (SILPA) 6.110.00) (476.94 36.666.62 100 3.00 8.000.1 PEMBIAYAAN Penerimaan Daerah Penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Penerimaan Pinjaman Daerah Penerimaan Kembali Pemberian pinjaman Daerah Penerimaan piutang daerah Jumlah Penerimaan Daerah 81.00 256.880.586.157.00 0 4.60 7.400.00 73.674.092.12 99.403.931.808.432.00 0 5.808.00) 350.599.000.000.83 84.888.170.00) (1.074. irigasi dan jaringan Belanja aset tetap lainnya 2.00 96.169.550.640.00) (308.000.080) (7.737.550.597.277.50) (47.000.000.00) (325.208.00 79.599.00 75.00) (14.385.277.000.000.) % 1.166.000.207.730.59 12.05 97.000.663.655.000.857.372.58 93.00 45.000.380.932.00) 73.43 0 81.663.00 86.00 147.158.00 1.00) (7.1.500.00) (2.328.071.50 27.111.767.932.222.309.949.781.640.113.559.315.309.00 1.00 (79.743.00) (538.555.1 URAIAN BELANJA Belanja Operasi Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Bunga Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bantuan Keuangan TARGET (Rp.191.672.58 86.462..00 4.022.747. Target dan Realisasi Belanja Daerah Tabel 3 Target dan Realisasi Belanja APBD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2011 (unaudited BPK) NO 2 2.00 16.50) (703. Boyolali Tahun 2011 dan realisasinya 5 .00) (2.946.540.55 92.784.340.847.981.683.00) (1.107.00 42.00 138.328.000.730.000.151.628.00) (249.60% dari target belanja sebesarRp.361.00 1.566.00 45.160.00 ILPPD Kabupaten.00 1.964.085.00 40.703.000.620.634.615.207.000.00 2.763.) REALISASI (Rp.435.860.627.008.700.00) 111.000.550.00 81.64 100.306.925.506.880.450.850.00 17.920.918.642.83 98.181.000.065.290.106.00 307.000.959.019.00 6.932.554.767.640.599.297.947.181.991.344.708.380.158.00) (50.54 0.386.59 93.781.00 44.099.249.410.311.52 98.995.112.024.00 9.968.00 (6.000.150.50 730.000.808.00) (9.161.742.00 145.157.00 1.500.00 47.838.00 79.39 90.50) (1.700.607.765.000.306.00.44 Sumber data: DPPKAD Kab.748.00) (39.143.437.920.842.00 1.00 40.375.710.674.965.00 0.555.800.00 35.000.307.416.935.690.73.869.000.340.000.306.883.257.000.000.564.070.417.216.

011 jiwa atau terjadi pertumbuhan sekitar 0.334.89% sedangkan belanja langsung dari target belanja sebesar Rp. sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah dari target Rp.00 atau 81.021.672. 50.314.00 terealisasi sebesar Rp. Kependudukan Dalam bidang kependudukan.437.86.000.106. Sedangkan pembiayaan daerah untuk penerimaan pembiayaan dari target sebesar Rp.666. Boyolali Tahun 2011 6 .00 atau terjadi penghematan dan kondisi lain sebesar Rp. Sedangkan pada tahun 2010 berjumlah 953.932. TBC.679.6. Jantung dan pola asuh yang tidak tepat sehingga kasus gizi buruk tidak mutlak terjadi karena faktor ekonomi.847. Data tersebut memberikan gambaran bahwa jumlah penduduk Kabupaten Boyolali tahun 2011 terjadi penambahan 3.62%. Masyarakat Boyolali yang kami hormati. ILPPD Kabupaten. Sesuai arah dan kebijakan tersebut maka perlu kami informasikan hasil pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2011.40%).847.757. Capaian Kinerja Makro 1.649 jiwa dan perempuan sebanyak 487.00 atau 92.00 dapat terealisasi Rp.00 atau 98.860.932.000 Kelahiran Hidup dengan jumlah kasus sebanyak 18 kasus sedangkan tahun 2010 114/100. Kesehatan Dalam bidang ini kami sampaikan bahwa : Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di Kabupaten Boyolali pada tahun 2011 sebesar 116/100.00 dapat terealisasi Rp.32%.663.00 terealisasi Rp.000.830.767.850 jiwa dengan komposisi laki-laki sebanyak 469.327. 302.27/1000 Kelahiran Hidup sedangkan untuk pravelensi gizi sebesar 0. meningitis. penduduk Kabupaten Boyolali pada tahun 2011 berjumlah 956. 804.077 jiwa.839 jiwa dengan komposisi laki-laki sebanyak 467. serta kepadatan penduduk sebesar 940 jiwa/Km2.386.Rp.498.906.000.8.136.487.0013 dengan penyebab diantaranya adanya penyakit penyerta seperti HIV.00 atau (4. sebagai berikut : A.981.00 atau 96.000. Untuk Angka Kematian Bayi (AKB) lahir pada tahun 2011 sebesar 12.710. 2.550.64%.1. Realisasi belanja tersebut dikontribusi oleh Belanja Tidak Langsung target belanja sebesar Rp.87.201 jiwa. serta kepadatan penduduk sebesar 943 jiwa/Km2.871.964.491.000 Kelahiran Hidup.762 jiwa dan perempuan sebanyak 486.31%.

SLTP/MTs sebesar 99. Sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk SD/MI sebesar 84.86%. tersaji dalam tabel di bawah ini : Tabel 4 Jumlah Penduduk Usia 5 Tahun Ke Atas Menurut Tingkat Pendidikan di Kabupaten Boyolali Tahun 2010 dan 2011 Pendidikan Tidak / Belum Tamat SD Tamat SD Tamat SLTP Tamat SLTA Sederajad Diploma I / II/III/ Sarjana Muda Diploma IV / Strata 1/2/3 TOTAL 2010 167.408 161.283 2011 170639 317430 183830 164041 17803 23781 859.524 Sumber data: BPS Kabupaten Boyolali (Registrasi Penduduk 31 Desember 2011) ILPPD Kabupaten.85% dan SMA/MA sebesar 46. Namun untuk melanjutkan ke pendidikan menengah masih relatif rendah. Boyolali Tahun 2011 7 . SLTP/MTs sebesar 92.775 180. SLTP/MTs sebesar 66.3.49%.3% dari target kinerja sebesar 97. Data tersebut menunjukkan bahwa motivasi penduduk Kabupaten Boyolali dalam mengikuti program pendidikan dasar 9 tahun relatif tinggi.05%.432 23. Komposisi penduduk berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2011.096 309. Pendidikan Angka Partisipasi Kasar (APK) Kabupaten Boyolali tahun 2011 untuk SD/MI sebesar 99. Secara umum target kinerja terpenuhi bahkan capaiannya melebihi dari target.56% dan SMA/MA sebesar 68.44% dari target kinerja sebesar 94. untuk meningkatkan minat warga Kabupaten Boyolali melanjutkan ke pendidikan tingkat menengah dengan memperbanyak cakupan dan aksesabilitas sekolah kejuruan yang relatif dibutuhkan pada lapangan kerja. Angka kelulusan di Kabupaten Boyolali tahun 2011 untuk SD/MI sebesar 99. Hal ini didukung oleh penerapan tambahan jam belajar oleh sekolah dalam rangka persiapan Ujian Nasional (UN) sehingga menambah naiknya daya serap siswa terhadap mata pelajaran.56% atau tidak lulus 0.66%.82% dari target kinerja sebesar 97%.195 17.18% atau tidak lulus sebesar 0.02%.7% atau ada yang tidak lulus sebesar 0.189 877.96%. dan pendidikan menengah sebesar 99.

Kondisi perekonomian Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Boyolali jika dilihat dari indikator Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dapat disampaikan bahwa.241 4.539 8 10 160 31 Sumber data: Disdikpora Kabupaten Boyolali Keterangan tabel : (RB: Rusak berat. Tabel 6 Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Boyolali Tahun 2010 dan 2011 Tahun 2010 PDRB ADHB Nilai (Rp 000) (%) perubahan 8.9.67% ADHK. kondisi tersebut menjadi semakin mendukung iklim kondusif dalam kegiatan belajar mengajar.038. Namun untuk gedung SLTP dan SLTA masih perlu mendapatkan perhatian yang lebih dalam upaya menciptakan gedung sekolah yang layak demi kelangsungan dan peningkatan kegiatan belajar mengajar.078 3.915.42** PDRB ADHK Nilai (Rp 000) (% ) perubahan 4.684.758.033 * 11. B: Baik) Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari tahun 2010 sampai dengan akhir tahun 2011 kondisi gedung SD yang rusak berat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Boyolali Tahun 2011 8 . 4.000.486 13.60** 5.57% ADHB dan 5. RR: Rusak ringan.140* 3.161 B 3.038.140. yaitu dari 992 unit menjadi 482 unit. secara Atas agregat Harga PDRB Berlaku 2011 sebesar dan Rp.488.4.00 Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) dan jika dibanding pertumbuhan tahun 2010 mempunyai pertumbuhan 11.758.Tabel 5 Perkembangan Kondisi Sekolahan di Kabupaten Boyolali Tahun 2010 .101.009 RB 17 RR 34 B 113 RB 31 RR 63 61 B 750 755 SLTP SLTA 2011 482 1.248.2011 SD TAHUN RB 2010 922 RR 1. dari hasil perhitungan sementara.033.915.488.048.67* 2011 9.57* Sumber data: BPS Kabupaten Boyolali *) Data Sementara **) Terhadap tahun 2009 ILPPD Kabupaten.00 Dasar (ADHB) Rp.000.

Kelompok Pengeluaran Bahan Makanan Makanan Jadi. Kelompok bahan makanan pada tahun 2011 ini masih memberikan andil yang besar.34% berarti ada penurunan sebesar 3.58 2008 11. Minuman dan Rokok Perumahan 2007 3.23 1.20 2011 4. Kenaikan harga emas memberikan kontribusi paling tinggi. jika dibandingkan dengan tahun 2010 yang sebesar 7.75 2.18 3. Kenaikan harga beras masih memberikan kontribusi yang tinggi.44 ILPPD Kabupaten. minuman dan rokok menempati urutan kedua. hal ini dikarenakan banyak panen yang gagal akibat anomali iklim yang tidak menentu dan cenderung ekstrim. 3. di tahun 2011 inflasi lebih rendah dikarenakan tidak adanya kenaikan barang-barang yang ditetapkan pemerintah (administered price) dan harga kelompok makanan (volatile food) kenaikannya tidak terlalu tinggi. 1.72 2. Kelompok makanan jadi. Kenaikan harga gula pasir dan rokok yang berfluktuasi memberikan kontribusi cukup tinggi pada inflasi sepanjang tahun 2011 ini.Gambar I Grafik PDRB Kabupaten Boyolali Tahun 2010 dan 2011 (dalam Jutaan Rupiah) Inflasi tahun kalender 2011 di Kabupaten Boyolali sebesar 3.08%.85 4. Boyolali Tahun 2011 9 .10 5. harga emas di Boyolali mulai naik pada sekitar pertengahan tahun 2011. Andil terbesar disumbangkan oleh kelompok sandang sebesar 7.50 5.76 0.99%.52 6. Tabel 7 Perkembangan Inflasi Kabupaten Boyolali Tahun 2010-2011 No.94 3.35%.63 2009 3. Pada tahun 2011 harga kelompok bahan makanan fluktuasinya tidak tinggi.79 2010 18. 2. Secara umum.

77 6. Rekreasi & Olah Raga Transport dan Komunikasi 2007 5.452.99 (menurut skala internasional).72 menjadikan Kabupaten Boyolali masuk kategori kelas menengah atas nilai IPM/HDI berkisar antara 66 s/d 79.91 .2.358. dengan akumulasi investasi sampai tahun 2011 sebesar Rp. Tabel 8 Perkembangan Jumlah Investor dan Nilai Investasi Kabupaten Boyolali Tahun 2010 dan 2011 Tahun 2010 2011 Jumlah Investor Masuk 768 860 Akumulasi Jumlah Investor 1.100 250. perkembangan investasi pada tahun 2011 cukup mengembirakan dengan perkembangan investasi utamanya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).1.340.13 1.940.60 1.664 buah. 4.34 3.35 Umum Sumber data: BPS Kabupaten Boyolali 5.34 2011 7.05 2010 5.741.452.000 yang terdiri dari 6 perusahaan dan satu diantaranya merupakan investor baru yang masuk pada tahun 2011 dengan jumlah keseluruhan perijinan yang dikeluarkan melalui sistem one stop service sebanyak 3.089. Kelompok Pengeluaran Sandang Kesehatan Pendidikan.089.608 Akumulasi Jumlah Investasi (Rp) 839.358 Sumber data : KPPM Kabupaten Boyolali ILPPD Kabupaten.864.00 apabila dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar Rp.475.608.29 6.17 2.00. Perlu kami informasikan bahwa HDI tahun 2011 belum bisa disajikan karena sebagaimana kabupaten/kota lainnya bahwa penghitungan HDI tahun 2011 akan disusun dan dikoordinasikan oleh Badan Pusat Statistik dengan daerah sekitar.06 7. Sedangkan untuk investasi penanaman Modal Asing (PMA) sampai dengan tahun 2011 sebesar US$ 50.805. 5.340.No.45 2.93 3.857 2.08 3.86 7. Provinsi dan Pusat dimana proses penghitungannya dilaksanakan pada interval bulan Juli – September 2012.750 1. selama tahun 2011 adalah Rp.51 0.43 6.36 4.274.741.940. Investasi daerah Sejalan dengan visi Kabupaten Boyolali. Boyolali Tahun 2011 10 .250.51 2009 1.99 4.805.73 4.61 2008 4.717 Nilai Realisasi Investasi per Tahun (Rp) 153.00 atau naik 63%. Human Development Index (HDI) Angka HDI Kabupaten Boyolali pada Tahun 2010 sebesar 70.265.94 0.73 0. 7. 6. 6.64 7.265.153.

B.19 Km (30.22) Sumber data: DPUPPK Kab. yaitu : ILPPD Kabupaten. Realisasi Ekspor Non Migas Pada perkembangan realisasi ekspor non migas Kabupaten Boyolali tahun 2011 sebesar 42. Urusan Wajib yang Dilaksanakan Untuk melaksanakan urusan ini ditempuh melalui 130 (seratus tiga puluh) program.03) (0. Telford. Tanah serta jalan belum tembus 168. Boyolali Tahun 2011 11 . Telford : 100. 1 2 3 Kriteria Kondisi Jalan Kondisi mantap Kondisi sedang Kondisi tidak mantap Tahun 2010 (Km) 251.18%) 3) Tidak Mantap. 8.19 Peningkatan/ (penurunan) (Km) 32.34%) 2) Sedang.80 ton dengan nilai US $ 125.55 ton ton dengan nilai US $ 129.48%). baik peningkatan kelas maupun rehabilitasinya guna memperlancar roda ekonomi daerah.35 168.38 168. Lapen.35 Km (18.382.879.25 (32. Telford : 283. gambaran kondisi sarana jalan sebagaimana tabel berikut: Tabel 9 Jenis dan Kondisi Jalan Beraspal Kabupaten Boyolali Tahun 2010 dan 2011 No. dan 1448 (seribu empat ratus empat puluh delapan) kegiatan. jenis permukaan ATB dan Lapen. Adapun sebagian informasi yang dapat kami sajikan.370 (seratus dua puluh sembilan juta empat ratus tiga puluh tiga ribu tiga ratus tujuh puluh dolar amerika) sedangkan tahun 2010 sebesar 42. Prasarana dan Sarana Daerah Prasarana jalan di Kabupaten Boyolali menjadi prioritas penanganan.04 132. jenis permukaan ATB. data tersebut menunjukan pada realisasi ekspor non migas di Kabupaten Boyolali mengalami peningkatan baik volume maupun nilainya.310 (seratus dua puluh lima juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu tiga ratus sepuluh dolar amerika).7. Boyolali Penjelasan data di atas bahwa kondisi jalan tahun 2011 terbagi dalam 3 (tiga) kriteria yaitu: 1) Mantap.29 Km (51.433. jenis permukaan ATB dan Lapen serta Rigid Pavement.137.41 Tahun 2011 (Km) 283.29 100.

75 97.84 102.73 96.49 94.5 46. Kesehatan 15 Cakupan kunjungan ibu hamil K4 16 17 18 Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Cakupan kunjungan bayi Kesiapsiagaan masyarakat desa dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan secara mandiri Mutu jajanan anak sekolah yang diperiksa Cakupan keluarga sadar gizi % % % % 100 70 70 40 100 100 70 51.49 97.55 66. Boyolali Tahun 2011 12 .56 0. Pekerjaan Umum 27 Terbangunnya jembatan 26 Tersedianya data sumur air tanah pedesaan Meningkatnya pemberdayaan 30 masyarakat dan meningkatnya infrastruktur perdesaan 5.75 72.66 99.9 100 100 19 20 21 SD % % % Cakupan posyandu purnama dan mandiri Cakupan ibu hamil KEK yang 22 ditangani 3.95 177.Tabel 10 Capaian Kinerja Kegiatan Urusan Wajib Kabupaten Boyolali Tahun 2011 TARGET 2011 REALISASI 2011 CAPAIAN KINERJA 2011 (%) 100 98. Tata Ruang 28 31 Pedoman rencana rinci kecamatan jenis unit sampel 5 3 9 15 5 3 9 15 100 100 100 100 100 100 100 set buah kecamatan % 5 4 20 5 4 20 dok 1 1 100 ILPPD Kabupaten.56 97 0.500 guru TK 101.02 99.67 92.31 99.56 66.18 0.85 99.81 92.96 95.22 104.8 100 NO INDIKATOR KINERJA SATUAN 1.2 84.99 82 12 Angka Mengulang SM/MA 13 Angka Putus Sekolah SM/MA Tersedianya laporan SPM Bidang 14 Pendidik 2.500 guru TK 99.63 19 95 90 82 600 TK dan 2.49 84.68 19 93.42 102.2 0.05 46.33 98. Lingkungan Hidup Terwujudnya sarana dan 23 prasarana pengelolaan sampah Terwujudnya mesin pencacah 24 sampah 25 Diperolehnya hasil uji kualitas air sungai dan limbah cair Tersedianya informasi sumber daya alam dan lingkungan hidup 4.74 40 100 100 100 73.89 101.25 181.41 108.31 68.11 0. Pendidikan Lancarnya penyaluran bantuan 1 Kesra guru dan bantuan TK 2 APK tingkat SD/MI 3 4 5 6 7 8 9 10 11 APM Tingkat SD/MI Angka Lulusan SD/MI APK SMP/MTs APM SMP/MTs Angka kelulusan SMP/MTs Angka putus sekolah SMP/MTs APK tingkat SM/MA APM tingkat SM/MA Angka Lulusan SM/MA TK dan Guru TK % % % % % % % % % % % % kec 600 TK dan 2.65 100 98.65 92.86 0.

Rp.400 754.118.51 104.394. Perumahan Peningkatan kuantitas.378. Kependudukan & Catatan Sipil Keluarga yang mengajukan 53 permohonan kartu keluarga 54 Jumlah pemohon KTP Kop/UKM /LKM Kop 70 122 174 120 120 100 pemohon orang 81.166. kawasan industri.841.027 207.985 3.000 4. Penanaman Modal 42 Meningkatnya jumlah investor .650 116 176 ILPPD Kabupaten. Koperasi & UKM Terlaksananya pemantauan penggunaan dana bergulir untuk 51 meningkatnya usaha koperasi/ UKM Pembangunan sistem informasi 52 Perencanaan pengembangan Perkoperasian 11.46 102. BPR BKK 45 Laba Usaha Bank Pasar / Bank Boyolali % 100 100 100 M P156 m X L 3 m P156 m X L 3 m 100 dok 1 1 100 orang 57 57 100 orang 335 335 100 orang 140 138 98 Investor Rp. Perencanaan Pembangunan 32 33 Tersusunnya Buku IPM Kabupaten Boyolali buku dok dok dok 75 1 1 1 75 1 1 1 Tersedianya data profil daerah Kab.134. BPR BKK disetor ke Kasda Laba Usaha BPR.406.594. Rp.000 527.000 117.284.858 112. Rp. Rp.893 94.161. Kepemudaan & Olahraga Terselenggaranya seleksi dan 39 pengiriman peserta Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) Terselenggaranya seleksi dan pengiriman kontingen POPDA 40 SD/SMP/SMA ke Tingkat Karesidenan dan Provinsi Peningkatan jumlah dan kualitas 41 serta kompetensi pelatih.909 1. Bank Pasar / 49 Bank Boyolali disetor ke Kasda Laba Usaha PDAM disetor ke 50 Kasda 10. 7.839 1. penelitik dan teknisi olah raga 9.761.710.244.250. 767 555.073 4.134.232.406 3.50 236. Rp.092 931.910 863 580. Rp.067.25 238.256 644.319.390. kualitas 36 rumah & PSU (prasarana sarana umum) Terpenuhinya sarana dasar 37 pemukiman berbasis masyarakat berupa jalan lingkungan Peningkatan kualitas & kuantitas 38 Perumahan & Permukiman 10 tahun Kedepan 8.340.044 970.517. Aneka Karya disetor ke Kasda Laba Usaha PD. Boyolali Tahun 2011 Tersedianya pedoman kelayakan 35 pengemb. Boyolali Tahun 2011 13 . Boyolali Tahun 2011 Tersedianya data profil daerah 34 Kab.NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 2011 REALISASI 2011 CAPAIAN KINERJA 2011 (%) 100 100 100 100 6.000 711.65 105 105.75 122 104 106 46 Laba Usaha PDAM 47 48 Laba Usaha PD.250.959.396. Rp. 43 Laba Usaha Aneka Karya 44 Laba Usaha PD.73 100.

pemasangan cermin tikungan .Pengadaan Rambu lalulintas .1 100 100 100 Meningkatnya jumlah warga yang memiliki akta catatan sipil 12. Boyolali Tahun 2011 14 . lantai jemur. dan balok kayu tatakan 62 Terlaksananya pembelian gabah sesuai HPP 14.pemasangan paku jalan . pelepasan dan alih fungsi tanah kas desa 73 Penyelesaian Kasus pertanahan 19.NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 2011 465.28 orang 396 396 100 Kec. Ketenagakerjaan 56 Tersalurnya tenaga kerja Tersedianya data fasilitas Kerja 57 perusahaan di perusahaan Ditempatkannya alumni siswa 58 LPKS 55 Meningkatnya kualitas tenaga 59 kerja 13. 16.Perhubungan Pengadaan Rambu – Rambu Lalu 69 Lintas .550 1.000 50 50 192 REALISASI 2011 522. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Meningkatnya Pemberdayaandan 63 Kesejahteraan Keluarga.626 125.pemasangan RPPJ . Ketahanan Pangan Tersedianya dan tersajinya data 60 kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Boyolali Terbangunnya gudang 61 penyimpanan pangan.826 152. Petugas Keluarga Berencana/PKB.pemasangan warning light 17. Bertambahnya Kelompok UPPKS di Kecamatan dan Perintisan 64 Kepengurusan Asosiasi Kelompok Usaha (AKU) . 19 19 100 buah buah buah buah buah buah 285 16 407 10 100 1 Ada 285 16 407 10 100 1 Ada 75 100 100 100 100 100 100 100 100 % 75 desa kasus % 25 26 20 26 80 100 ILPPD Kabupaten.371 50 50 192 CAPAIAN KINERJA 2011 (%) 112 337.519 3. Kesbang & Politik Terlaksananya dan 74 terkoordinasinya kegiatan patroli warga orang Persh orang orang kecamatan 19 19 100 LPMD Kec 4 16 4 16 100 100 % 100 100 100 % 100 100 100 % 100 100 100 akseptor 121. Komunikasi & Informatika 67 70 Web site milik pemerintah daerah Teraksesnya penyelenggaraan 71 pemerintahan oleh publik 18. Meningkatnya kualitas gerakan 65 sayang ibu dan bayi di Kecamatan 15. dan PPKBD Jumlah Kecamatan yang 68 melaksanakan pengelolaan Data dan Informasi Program KB.pengadaan barier . 72 pemanfaatan. KB & KS (Keluarga Berencana Dan Keluarga Sejahtera) Meningkatnya Peserta KB Aktif 66 Meningkatnya kinerja PLKB.UPPKS. Pertanahan Terfasilitasinya pengelolaan.

00 1.00 1.00 140 102.60 Desa m2 unit KUBE 3 11. .07 95. Boyolali 80 Pendapatan Daerah 81 Belanja Daerah 121.Terdatanya benda cagar budaya benda bergerak.5 kali % buah buah 5 70 105 36 19 70 105 380 100 100 100 36 % 100 100 100 ILPPD Kabupaten. Otonomi Daerah Tersusunnya peraturan daerah 78 APBD: (1) Tersedianya Buku standart harga.493.100. PKL dan baliho iklan Fasilitasi pencapaian halaqoh dan berbagai forum keagamaan 76 lainnya dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan. Natal 2011 dan Tahun Baru 2012.124. Terlaksananya kegiatan operasi 75 tipiring. Pemberdayaan Masyarakat & Desa Terlaksanannya betonisasi jalan melalui Kegiatan TMMD dan 82 Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) 83 Pemugaran Rumah Gakin 22. PACA dan KRSE Terpenuhinya kebutuhan Tanggap 85 darurat penanganan korban bencana 23. operasi tertib lalu lintas terpadu.500 1000 25 100 100 100 kejadian 80 86 107.757.700.157. Boyolali Tahun 2011 15 . Penyuluhan kepada masyarakat 77 tentang fasilitasi ORMAS dan LSM 20. Statistik Tersedianya Buku Boyolali Dalam 88 Angka dan Kecamatan Dalam Angka Kab.334.Terdatanya benda cagar budaya benda tak bergerak.078.NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 2011 100 REALISASI 2011 100 wilayah. 84 BLPS.624. PAM Lebaran 2011. Boyolali Th. (2) Terselesaikannya penyusunan rancangan perda tentang APBD TA 2010/2011. 24.847.767.00 21 1. situs dan kawasan budaya: 86 .000.432. 2010 25. Sosial Meningkatnya usaha KUBE FM.500 1000 25 3 11. Kebudayaan Penyelenggaraan festival seni dan budaya Prosentase Benda Cagar Budaya 87 (BCB). cukai tembakau. Kearsipan CAPAIAN KINERJA 2011 (%) 100 % 100 100 100 keg 1 1 100 keg 4 Keg 4 Keg 100 paket paket 1 1 1 1 100 100 paket paket 1 1 1 1 100 100 paket 1 1 100 Ranper da Rp Rp 15 1.106.000.812. (3) Tersusunnya Buku rancangan perda tentang APBD (4) Tersusunnya buku peraturan daerah tentang perubahan APBD (5) Tersusunnya buku rancangan perbup tentang penjabaran perubahan APBD 2011 Dibahasnya rancangan Perda 79 pada DPRD Kab.

324.500 6.000 6 2. Perpustakaan Terwujudnya tertib administrasi 91 pelayanan perpustakaan dan tumbuhnya minat baca Sumber data: SKPD Kab. % 19 2 9 19 2 9 4 % 3. Industri 11 Terwujudnya data base IKM Kab.500 100 % 100 100 100 C. 4. Urusan Pilihan yang Dilaksanakan Pelaksanaan urusan ini ditempuh melalui 28 (dua puluh delapan) program meliputi 77 (tujuh puluh tujuh) kegiatan. yaitu : Tabel 11 Capaian Kinerja Kegiatan Urusan Pilihan Kabupaten Boyolali Tahun 2011 TARGET 2011 REALISASI 2011 CAPAIAN KINERJA 2010 (%) 187.000. Kehutanan Pembinaan pengendalian dan 5 pengawasan gerakan rehabilitasi hutan dan lahan Pemeliharaan kawasan hutan 6 Industri dan hutan wisata.Pencegahan terhadap penyakit Anthrax (%) Kec. ng) 6. Kelautan dan Perikanan 1 Jumlah produksi benih ikan 2 Sarana-prasarana budidaya ikan ekor UPR 30.7 100 100 100 100 NO INDIKATOR KINERJA SATUAN 1. Adapun sebagian informasi yang dapat kami sajikan.NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 2011 REALISASI 2011 CAPAIAN KINERJA 2011 (%) 100 Terselenggaranya pembinaan 89 kearsipan dan meningkatnya mutu SDM di bidang kearsipan Tersedianya arsip dinamis in aktif dari SKPD 26.Pencegahan terhadap Penyakit Alvian Influenza AI (%) . Pertanian Peningkatan kapasitas tugas 3 penyuluh pertanian / perkebunan . Boyolali terolah 90 kec 19 19 bungkus 6. Pariwisata Pengembangan daerah tujuan 9 wisata 10 Hektar Paket 220 1 220 1 100 100 perbup kec lokasi 1 2 3 25 1 2 3 25 100 100 100 Pelaku Meningkatnya Perekonomian Usaha(ora Masyarakat yang Berbasis Pariwisata. Boyolali Tahun 2011 16 . buah Boyolali 100 100 1 1 ILPPD Kabupaten.000 6 56. Energi dan SDM Terwujudnya regualsi kebijakan dalam pengelolaan pengawasan dan 7 pengendalian kegiatan pertambangan 8 Inventarisasi potensi bentonite 5.

yaitu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.500. meliputi: 1. Bidang pekerjaan umum Instansi pemberi tugas pembantuan. dengan jumlah anggaran sebesar Rp.00. Program Pembinaan Upaya Kesehatan oleh RSU PA Kabupaten Boyolali dengan jumlah anggaran sebesar Rp. Pemerintah Kabupaten Boyolali juga melaksanakan tugas-tugas pembantuan. Anggaran tugas pembantuan pada bidang pekerjaan umum dialokasikan untuk 3 (tiga) kegiatan yaitu Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) sebesar Rp.000.7.502.00 program ini mendapat dukungan dari APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp. 2.2. Bidang Kesehatan Instansi pemberi tugas pembantuan.000. Transmigrasi 15 Transmigran swakarsa Sumber data: SKPD Kab.000.410. Boyolali terolah D.10.000.175.00.2. Boyolali Tahun 2011 17 . yaitu DPUPPK Kabupaten Boyolali. yang diklasifikasikan menjadi 6 (enam) bidang.500. Perdagangan 13 Tersedianya data informasi harga kepokmas dan barang CAPAIAN KINERJA 2010 (%) 100 kali kali KK 104 8 35 104 8 29 100 100 83 14 Terjalinnya kontak bisnis 8.00 Program Pembangunan Ketiga Infrastruktur Perdesaan (PPIP) sebesar Rp.000.000.000.000.000. Tugas Pembantuan yang Dilaksanakan Selain menyelenggarakan urusan desentralisasi (wajib dan pilihan). Dilaksanakan melalui 2 program yaitu program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak oleh Dinkes Kabupaten Boyolali.00. yaitu Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.5.597.00 (P2KP) sebesar Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Rp.NO INDIKATOR KINERJA SATUAN motif TARGET 2011 34 REALISASI 2011 34 12 Terwujudnya hak cipta 7.000.000. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan tugas pembantuan yaitu Dinas Kesehatan dan RSU Pandan Arang Kabupaten Boyolali. ILPPD Kabupaten.000. Penyelenggaraan tugas pembantuan yang diterima oleh Kabupaten Boyolali pada tahun 2011. Satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan tugas pembantuan.

3. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dan Penanggulangan Kemiskinan Instansi pemberi tugas yaitu Kementerian Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia. Satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan tugas pembantuan adalah Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Boyolali. Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Boyolali.000. Adapun program dan kegiatan dapat kami laporkan sebagai berikut : Tabel 12 Pelaksanaan Tugas Pembantuan Bidang Pertanian Tahun 2011 No . Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian Kegiatan a. Bidang Ketenagakerjaan Instansi pemberi tugas pembantuan adalah Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.551. Boyolali Tahun 2011 18 . Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan. Perluasan areal dan pengelolaan lahan pertanian c.000. Satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan tugas pembantuan adalah Dinas Pertanian.610.34.528.00.000. Anggaran tugas pembantuan bersumber dari dana APBN dialokasikan untuk Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja dengan Kegiatan pengembangan dan peningkatan perluasan kesempatan kerja sebesar Rp. Bidang Pertanian Instansi pemberi tugas pembantuan adalah Kementerian Pertanian Republik Indonesia.000.646.500. Anggaran tugas pembantuan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dan Penanggulangan Kemiskinan dari APBN sebesar Rp. Pengelolaan sistem penyediaan dan pengawasan alat mesin pertanian d. Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Pagu Anggaran (Rp. 5.00 dari APBD Kabupaten sebesar Rp.00. Penanggulangan yaitu Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten dan Kemiskinan (BAPERMASKIN) Boyolali. Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas dengan Kegiatan Pengembangan Standarisasi Kompetensi Kerja dan pelatihan Binnalattas sebesar Rp.601.) 3.000.000 ILPPD Kabupaten. 1.769.000.3.00 dialokasikan untuk program pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa dengan kegiatan peningkatan kemandirian masyarakat perdesaan.610. 4. Pengelolaan air irigasi untuk pertanian b.

Peremajaan tanaman kopi c. Daya Saing Industri Hilir. Pengelolaan produksi tanaman aneka 2. Fasilitas pupuk dan pestisida f.000 182. Produktivitas dan Mutu Tanaman Tahunan Sumber data : Distanbunhut Kab. produktivitas dan mutu produk florikultura berkelanjutan c.812. Boyolali 6.883.000. Penanaman tanaman nilam Demplot penerapan teknologi Double Kinerja Pada Kebun Tebu Giling Perluasan Tebu Rakyat c. Peremajaan tanaman cengkeh b. Pagu A 2. produktivitas dan mutu produk tanaman buah berkelanjutan b. Peningkatan produksi. Dukungan manajemen dan teknis lainnya pada Ditjen Tanaman Pangan a. Penanganan pasca panen tanaman pangan e.000 160.883.000 6.No Program Kegiatan e. Bidang Pertanian. Program yang dilaksanakan yaitu program peningkatan daya saing produk perikanan dengan alokasi anggaran sebesar Rp.955.000.000 742.050. Dukungan manajemen dan teknis lainnya pada Ditjen Hortikultura a.000 426.000 311. Peningkatan Produksi. Pengelolaan sistem penyediaan benih tanaman pangan d. (Ekstensifikasi) d Pembangunan Kebun Bibit Datar (KBD) Kultur Jaringan a. Pengembangan agroindustri minyak nilam 1. Satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan tugas pembantuan. Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan untuk mencapai Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan Pelayanan pembiayaan pertanian dan pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) a.000.000. Peremajaan Kelapa Terpadu b.000. Peningkatan Nilai Tambah. Peningkatan produksi. ILPPD Kabupaten. Peningkatan Produksi. Boyolali Tahun 2011 19 .900. Peningkatan Produksi.000 serealia c.812.750. Pemasaran dan Ekspor Hasil Pertanian Peningkatan Produksi.147.000 3. produktivitas dan mutu produk tanaman sayuran dan tanaman obat berkelanjutan d. Peningkatan produksi.000 268. Produktivitas dan Mutu Tanaman Semusim 400.000 kacang dan umbi b. Produktivitas dan Mutu Tanaman Hortikultura Berkelanjutan 4.000.00 yang dilaksanakan dalam 2 (dua) kegiatan. yaitu Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali. 5. Pengelolaan produksi tanaman 2.500. Subidang Peternakan Dan Perikanan Instansi pemberi tugas pembantuan yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.912.000 a. 80.

membangun kepercayaan meningkatkan capaian kinerja program dan kegiatan yang telah ditetapkan termasuk penghematan anggarannya. dari kerjasama daerah dapat mengadopsi dunia teknologi. d. yaitu kerjasama yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali dengan beberapa pemerintah daerah lainnya. d. Hal ini sejalan dengan Visi “Kabupaten Boyolali Yang Lebih Sejahtera. partisipasi masyarakat. Boyolali Tahun 2011 20 . Pemerintah Kabupaten Boyolali terbuka untuk melaksanakan kerja sama dengan pihak luar dalam memenuhi kebutuhan daerah dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan publik dan peningkatan kinerja pemerintah daerah. dan peningkatan peran Civil Society Organization (CSO). B. antara lain : a. guna informasi. Melanjutkan kerjasama dengan DED (Deutscher Enwicklungs Dienst). Disamping tugas pembantuan Pemerintah Kabupaten Boyolali juga menyelengarakan tugas pemerintahan umum yang meliputi: A. luar. Kerjasama daerah dengan pihak ketiga. Kerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES). meliputi : Kerjasama Antar Daerah. akuntabilitas kinerja baik teknis maupun keuangan. c. Kerjasama penempatan transmigran di Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. utamanya lembaga – lembaga yang kredibel selama ini antara lain. Melanjutkan kerjasama Java Promo. Melanjutkan kerjasama Forum Merapi. law inforcement. ILPPD Kabupaten. pengembangan ekonomi masyarakat. selain itu hasil dari kerjasama daerah dapat mempercepat implementasi prinsip good governance seperti semangat untuk meningkatkan transparansi. Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. dengan : a. Kerjasama Daerah dengan Pihak Ketiga.Masyarakat Boyolali yang berbahagia. Melanjutkan kerjasama dengan DBE (Decentralized Basic Education). Melanjutkan kerjasama Subosukawonosraten. adapun forum yang telah terbentuk. b. b. Kerjasama Antar Daerah. Berdaya Saing dan Pro Investasi “ Manfaat manajemen. Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

dan Musuk yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten. Terlaksananya suatu konsolidasi penyelenggaraan pemerintahan dari unsur-unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali maupun instansi vertikal secara efektif. letusan gunung berapi. D. dan Nogosari yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sragen. Koordinasi dengan Instansi Vertikal di Daerah Kordinasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali dengan instansi vertikal di daerah. E. angin topan. Terciptanya peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Boyolali dalam rangka pemantapan Otonomi Daerah. banjir lahar dingin. Beberapa kejadian bencana yang sering terjadi di Kabupaten Boyolali antara lain : banjir. Pembinaan Batas Wilayah Pelaksanaan kegiatan pembinaan batas wilayah sesuai dengan tugas berdasarkan Keputusan Bupati Boyolali Nomor 591/137 Tahun 2011 Tanggal 15 Maret 2011 tentang Pembentukan Tim Penegasan Batas Daerah Kabupaten Boyolali. Kecamatan Sawit. tanah longsor. kebakaran hutan. Teras. Andong. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Boyolali merupakan daerah yang memiliki kondisi geografis dan topografis yang memungkinkan terjadinya beberapa jenis bencana. Ngemplak dan Banyudono yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar. c. diarahkan. Sragen. telah dilaksanakan penegasan Batas Daerah Kabupaten Boyolali dengan Kabupaten Karanganyar. Mojosongo. Boyolali Tahun 2011 21 . b.C. Kecamatan Ngemplak yang berbatasan langsung dengan Kota Surakarta. Terwujudnya persamaan persepsi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal terhadap keselarasan dan pemantapan di dalam daerah di mengimplementasikan Kabupaten Boyolali. Klaten dan Kota Surakarta. Kecamatan Nogosari. untuk : a. kekeringan dan gempa bumi. Pada Tahun Anggaran 2011 melalui fasilitasi dari Kementrian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hasil pelaksanaan kegiatan dimaksud adalah terpasangnya pilar batas daerah di wilayah perbatasan di Kecamatan Kemusu. penyelenggaraan pemerintahan ILPPD Kabupaten. Kondisi tersebut dapat terjadi karena faktor alam maupun non alam.

dan menginstruksikan kepada pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan untuk segera melakukan penanganan darurat maupun penanganan lebih lanjut. Simo Juwangi. Musuk. Masyarakat Boyolali yang berbahagia. membuat laporan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan/atau Pemerintah pusat. Musuk. organisasi kemasyarakatan serta stakeholder yang terlibat. melakukan koordinasi ke samping utamanya kepada seluruh jajaran yang ada di Kabupaten Boyolali. sawit. Mojosongo Boyolali. Selo. Mojosongo. Sawit. Ngemplak. Nogosari. yaitu: memberikan bantuan logistik dan penanganan kesehatan atau memberikan tanggap darurat. Boyolali Langkah-langkah penanggulangan bencana yang telah kami lakukan. Nogosari. Simo Kemusu. Ngemplak. Teras. Teras. Andong Selo Status Lokal Kabupaten 2 3 4 5 6 Banjir Tanah longsor Lahar dingin Petir Angin Hujan 8 kali 17 kali 54 kali 2 Kali 28 kali Lokal Kabupaten Lokal Kabupaten Nasional Lokal Kabupaten Lokal Kabupaten 7 Kebakaran rumah 34 kali Lokal Kabupaten 8 Kebakaran hutan JUMLAH 1 kali 166 kali Lokal Kabupaten Sumber data : Badan Kesbangpolinmas Kab. Banyudono. Mojosongo. Perlu kami sampaikan juga bahwa peningkatan mutu pelayanan dan penanganan permasalahan daerah dapat memberikan dampak bagi penyelenggaraan pemerintahan. Cepogo. Kemusu Kemusu. Cepogo. Boyolali. Ngemplak. Wonosegoro. Musuk. Juwangi. Banyudono. diantaranya : ILPPD Kabupaten. Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum Beberapa peristiwa yang terjadi di Kabupaten Boyolali tahun 2011 tidak berlarut dan tidak berkembang menjadi gangguan ketentraman dan ketertiban umum baik konflik horisontal maupun yang berdampak pada konflik vertikal. Hal ini dikarenakan telah dilakukan antisipasi dan penyelesaian konflik yang diambil cukup efektif dengan jalinan koordinasi solid dan kerjasama serta pelibatan unsur aparat keamanan. Cepogo. Nogosari. Ampel. Wonosegoro. Banyudono. Sawit. Mojosongo. Cepogo. Wonosegoro. Selo. Selo. Ngemplak. Boyolali. Ampel. memberikan bantuan alat berat utamanya pada bencana tanah longsor. Selo. Boyolali Tahun 2011 22 . F. Ampel. Teras. Simo. Karanggede. Nogosari. Karanggede. pemerintah daerah. Cepogo. Musuk. Ngemplak. Boyolali. Karanggede. Selo.Tabel 13 Kejadian Bencana Alam di Kabupaten Boyolali selama Tahun 2011 No 1 Macam Bencana Angin ribut Volume 22 kali Lokasi Kemusu. Sawit. Boyolali. Kemusu. Mojosongo. Wonosegoro. Selo. Musuk.

yang dialokasikan untuk siswa SD sebanyak 79. B. Jumlah dana beasiswa sebesar Rp.Desember 2011.. selama 1 (satu) tahun dengan pagu raskin yang ditetapkan 15 kg/RTS-PM. Berbagai penghargaan atas prestasi tersebut.198 anak untuk masing-masing siswa SMP kegiatan yang kami Rp. PNPM-MP.600. antara lain : a.290 anak untuk masing-masing siswa SD Rp.000. beasiswa bagi siswa gakin.990.500. Penanganan Masalah Kemiskinan Dalam menangani masalah kemiskinan ditempuh melalui beberapa program dan kegiatan.000 unit. P2KP. antara lain : ILPPD Kabupaten. Pemugaran rumah 1. penyelenggaraan bimbingan dan pelatihan ketrampilan bagi penyandang cacat dan PMKS. 2.1. selama Tahun Anggaran 2011 kita dapat mempertahankan dan meraih berbagai penghargaan atas prestasi yang dicapai baik ditingkat nasional maupun provinsi yang dapat mengharumkan nama dan cita Kabupaten Boyolali. Boyolali Tahun 2011 23 . 397. APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.(Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) c.540.000/tahun dan untuk siswa SMP sebanyak 35. Intervensi lakukan. C dan Keaksaraan Fungsional (KF). Pelayanan Jamkesda melalui program pelayanan kesehatan penduduk miskin..014 RTS-PM. dengan sumber anggaran APBN.  Bidang sosial diantaranya melalui penyaluran bantuan stimulan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE).00/Kg/ RTS-PM. PAMSIMAS. Pelaksanaan BOS Tahun anggaran 2011.  Bidang pendidikan melalui Kejar Paket A. dana diberikan selama 12 bulan untuk periode Januari . dengan alokasi bantuan per rumah sebesar Rp 2.  Bidang kesehatan melalui bantuan operasional kesehatan dengan program bina gizi dan kesehatan ibu dan anak. harga jual sebesar Rp1. b. Program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan pada tahun 2011 dikoordinasikan oleh TKPKD.570. 51. Bahwa kita patut berbangga bahwa atas upaya dan kerja keras seluruh komponen di Kabupaten Boyolali. Penyaluran Raskin kepada 75. antara lain :  Bidang pekerjaan umum melalui bantuan pembangunan infrastruktur perdesaan/perkotaan dengan program nasional PPIP.000.000/tahun.

Sekolah Dasar. Tropi Adipura sebagai Kota Kecil Terbersih yang merupakan penghargaan tahun keenam secara berturut-turut. Penghargaan atas berbagai prestasi lainnya yang diraih instansi pemerintah daerah. sebagai Juara Harapan II dalam Lomba Sekolah Sehat. Juara 2 Nasional Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan-Desa Gladagsari Tahun 2011. Bupati membuka layanan SMS untuk masyarakat pada nomor 081 393 499 911 sehingga masyarakat dapat menyampaikan aduan. Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Nomor 002/17008 kepada SDN 4 Boyolali. i. Sekolah Menengah Pertama. g. Penghargaan Produksi Beras Nasional (P2BN) Tahun 2011. Piala dari Presiden RI kepada SMPN 4 Boyolali sebagai Sekolah Adiwiyata Tahun 2011. e. Untuk mewujudkan komunikasi yang efektif. Penghargaan Medali Perunggu dari Gubernur Jawa Tengah kepada Bupati Boyolali Partisipasi Keberpihakan Bupati kepada Koperasi dan UMKM Tahun 2011. Dengan dibukanya layanan ini secara nyata telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan penyelenggaraan pemerintahan. pembangunan dan kemasyarakatan Pemerintah Kabupaten Boyolali dapat diakses melalui situs www. k. ILPPD Kabupaten. Boyolali Tahun 2011 24 . Sedangkan informasi kegiatan pemerintahan. h. j. dan setiap SMS akan ditindaklanjuti. Penghargaan dari kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah kepada SDN 4 Boyolali sebagai Pelaksanaan terbaik Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Program Adiwiyata) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011. f. masyarakat.a.id. c.boyolalikab.go. oganisasi serta unsur lainnya di Kabupaten Boyolali baik ditingkat nasional maupun provinsi yang tidak dapat kami cantumkan satu persatu. Penghargaan Green School bagi SMKN 1 Mojosongo Tahun 2011. Sekolah Menengah Atas Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011. d. Piagam Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Nasional kepada SMKN 1 Mojosongo sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Tahun 2011. 3. Taman Kanak-kanak. kritik maupun saran dengan tidak harus bertemu dengan Bupati. Piagam dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kementerian Pendidikan nasional kepada SDN 4 Boyolali sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Tahun 2011. b.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan. Pada kesempatan yang berbahagia ini tak lupa saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Boyolali dan segenap komponen yang ada di Kabupaten Boyolali yang telah bersinergi dan memberikan dukungan serta dorongan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Boyolali dalam mewujudkan masyarakat Boyolali yang lebih sejahtera berdaya saing dan pro investasi. Wb. Drs. Wassalaamu’alaikum Wr. 29 Maret 2012 BUPATI BOYOLALI. Boyolali Tahun 2011 25 . terima kasih. Sekian. SENO SAMODRO ILPPD Kabupaten. petunjuk dan kekuatan lahir batin kepada kita semua. Boyolali.Masyarakat Boyolali yang berbahagia.