P. 1
Lift

Lift

|Views: 182|Likes:
Dipublikasikan oleh cinpe

More info:

Published by: cinpe on May 27, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

Analisis

Lift adalah angkutan transportasi vertikal yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang. Lift umumnya digunakan di gedung-gedung bertingkat tinggi biasanya lebih dari tiga atau empat lantai. Gedung-gedung yang lebih rendah biasanya hanya mempunyai tangga atau eskalator. Lift-lift pada zaman modern mempunyai tombol-tombol yang dapat dipilih penumpangnya sesuai lantai tujuan mereka. Jenis lift berdasar fungsinya :
     

Lift penumpang Lift Observasi (Panorama) Lift barang Lift kendaraan Lift pasien (Bed Elevator) dumbwaiter, lift berbentuk kotak kecil yang sering digunakan di restoran atau perpustakaan untuk mengangkut barang-barang dalam suatu gedung.

Jenis lift berdasar sistem penggeraknya : 1. Hidrolik ( menggunakan sistem hidrolik dimana elevator / lift diangkat seperti menggunakan dongkrak ).

Pada sistem hidrolik (terutama digunakan pada instalasi di gedung rendah, dengan kecepatan kereta menengah), kereta dihubungkan ke bagian atas dari piston panjang yang bergerak naik dan turun di dalam sebuah silinder. Kereta bergerak naik saat oli dipompa ke dalam silinder dari tangki oli, sehingga mendorong piston naik. Kereta turun saat oli kembali ke tangki oli. Aksi pengangkatan dapat bersifat langsung (piston terhubungkan ke kereta) atau roped (piston terikat ke kereta melalui rope). Pada kedua cara tersebut, pekerjaan pengangkatan yang dilakukan oleh pompa motor (energi kinetik) untuk mengangkat kereta ke elevasi yang lebih tinggi sehingga membuat kereta mampu melakukan pekerjaan (energi potensial). Transfer energi ini terjadi setiap kali kereta diangkat. Ketika kereta diturunkan, energi potensial digunakan habis dan siklus energi menjadi lengkap sudah. Gerakan naik dan turun kereta elevator dikendalikan oleh katup

Kereta dan counterweight bergerak sepanjang rel yang vertikal agar mereka tidak berayun-ayun. sehingga perangkat hidrolik yang diperlukan semakin besar. Bobot kereta dan counterweight menghasilkan traksi yang memadai antara puli katrol dan hoist ropes sehingga puli katrol dapat menggegam hoist ropes dan bergerak serta menahan kereta tanpa selip berlebihan. Traction lift Cara Kerja Kereta elevator tergantung di ruang luncur oleh beberapa steel hoist ropes. Sistem ini mulai ditinggalkan sejak pertengahan tahun1800 dimana tinggi bangunan sudah semakin tinggi. . biasanya dua puli katrol. dan sebuah bobot pengimbang (counterweight). Boros energi Kecepatan lebih rendah 2.hidrolik. Kelebihan :   Gerakan lebih smooth Tidak memerlukan ruang mesin di atas Kekurangan:    Tidak bisa digunakan pada gedung yang tinggi (berlantai banyak) hanya diaplikasikan pada gedung berlantai menengah atau tidak terlalu tinggi.

 MRL / Machine Room Less . yang dapat mengurangi kecepatan rotasi poros motor menjadi kecepatan drive-sheave rendah.  Gearless Motor berada di samping. memerlukan ruang mesin di atas. Kelebihan :   Bisa diaplikasikan pada gedung tinggi Kecepatannya lebih besar Tipe mesin lift Menurut jenis mesinnya bisa dikategorikan menjadi beberapa kategori:  Geared motor Motor berada di atas. yang dapat mengurangi kecepatan rotasi poros motor menjadi kecepatan drive-sheave rendah. Tidak menggunakan roda gigi. Mesin gearless memiliki motor kecepatan rendah dan puli katrol penggerak dihubungkan langsung ke poros motor. (menggunakan roda gigi untuk transfer dari daya dari motor. dipergunakan sebuah kabel listrik multi-wire untuk menghubungkan ruang mesin dengan kereta. Untuk memasok listrik ke kereta dan menerima sinyal listrik dari kereta ini. Mesin geared memiliki motor dengan kecepatan lebih tinggi dan drive sheave dihubungkan dengan poros motor melalui gigi-gigi di kotak gigi.Mesin untuk menggerakkan elevator terletak di ruang mesin yang biasanya tepat di atas ruang luncur kereta.menggunaka motor magnet permanen yang lebih kecil . Mesin geared memiliki motor dengan kecepatan lebih tinggi dan drive sheave dihubungkan dengan poros motor melalui gigi-gigi di kotak gigi. tidak memerlukan ruang mesin di atas. Ujung kabel yang terikat pada kereta turut bergerak dengan kereta sehingga disebut sebagai “kabel bergerak (traveling cable)”.

namun lantai yang dihubungkan dengan lift hanya 7 lantai. Lantai paling atas sendiri dihubungkan menggunakan tangga dan hanya dimanfaatkan sebagai ruang mesin. 2. Merk Lift Toshiba yang merupakan salah satu produk dari Jepang. . Jumlah lantai yang dilayani Pada gedung ini. 1990 8.Analisis transportasi vertikal pada Gedung PLN Jatingaleh 1. 6. Kecepatan 60 MPM 7. 3. Pemasangan Oktober. 5. Sistem Sistem yang digunakan pada gedung ini adalah sistem katrol dengan ruang mesin di atasnya. 4. Dipilih jenis lift ini karena mengutamakan pengangkutan penumpang yang meliputi pegawai PLN dan pengunjung. Dalam ruang mesin terdapat :  panel listrik (mekanik dan mesin pengendali lift)  ARD (alat yang digunakan untuk memposisikan lantai saat lift macet atau mati)  penggerak (berupa motor). Tipe Mesin Geared motor karena terdapat ruang mesin di bagian atas yang berfungsi untuk mengatur kerja lift. terdapat 8 lantai. Jenis Jenis lift yang digunakan adalah lift penumpang. Kapasitas 900 kg atau dapat menampung sekitar 13 orang.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->