Anda di halaman 1dari 38

1.Berikut adalah pernyataan yang benar tentang sifat-sifat dari pengobatan dengan cara rektal adalah?

1)Obat tidak mengalami detoksikasi, biotransformasi, atau metabolisme yang mengakibatkan obat menjadi tidak aktif. 2)Penggunaannya tidak menyenangkan dan absorpsi tidak sulit. 3)Untuk tujuan lokal dan sistemik. 4) Bentuk sediaan berupa larutan, suspensi, emulsi, dan serbuk steril dalam air atau minyak. JAWABAN : B (1 dan 3), karena jawaban 2 absorpsi nya seharusnya sulit, pada nomor 4 sediannya seharusnya dalam bentuk larutan, padat, dan setengah padat. 2.Keuntungan penggunaan obat secara oral adalah? a. Efeknya sistemik. b. Mudah dan aman. c. Harga terjangkau. d. Obat masuk ke dalam pembuluh darah. e. Semua pernyataan benar. JAWABAN : E 1. Dalam pemilihan rute penggunaan obat, harus dipertimbangkan beberapa hal, di antaranya adalah : 1. Keamanan relative 2. Rute yang tepat dan menyenangkan 3. Kerja obat, cepat atau lambat 4. Kemampuan penderita menelan obat melalui mulut Jawaban 1 = E (semua benar) Keterangan : Pemilihan rute penggunaan obat tergantung pada : Tujuan terapi Sifat obat yang digunakan Kondisi penderita Kerja obat, cepat atau lambat Stabilitas obat, dalam lambung atau usus Keamanan relatif Rute yang tepat dan menyenangkan bagi penderita dan dokter Kemampuan penderita menelan obat melalui mulut 2. Berikut ini merupakan rute pemberian obat yang ditujukan untuk penggunaan efek sistemik : 1. Secara rektal 2. Melalui rute implantasi 3. Secara oral 4. Melalui rute kulit Jawaban : A Keterangan : Penggunaan obat secara rektal : efeklokal dan sistemik

Penggunaan obat secara oral : efek sistemik Penggunaan obat secara melalui rute kulit : efek lokal (bukan sistemik) Penggunaan obat melalui rute implantasi : efek sistemik 1.Faktor pendukung penggunaan Obat Secara Parenteral 1. Efek obat cepat 2. Dapat diberikan poada penderita yang kesulitan menelan 3. Terhindar dari perusakan obat atau inaktivasi dalam saluran gastrointestinal 4. Kadar obat yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan Jawaban: E 2. Penggunaan Obat Melalui Rute Implantasi digunakan Untuk efek sistemik jangka panjang Sebab Obat melalui rute Implintasi Membutuhkan dosis yang lebih kecil daripada cara oral. Jawaban: B 1.Berikut ini termasuk rute topikal, kecuali... a. rectal mucosa b. urethral mucosa c. kulit d. subcutaneous e. kornea Jawaban: d 2. Keuntungan menggunakan rute buccal atau sublingual adalah... a. efek langsung b. dapat menginjeksi banyak volume cairan c. rute yang paling aman dan mudah d. dapat digunakan untuk injeksi insulin e. tidak ada efek "first-pass" Jawaban: e 1. Bioavailabilitas obat aktif dalam suatu bentuk sediaan padat bergantung pada beberapa faktor, kecuali.. a. Desintegrasib. b. Pelarutanc. c. Sifat fisika kimia obat d. Faktor formulasi yang mempengaruhi pelarutan e. sterilisasi JAWABAN:A 2. Rute pemberian obat dapat diberikan dengan, kecuali.. a. melalui oral b. secara parental

c. secara inhalasi d.secara paksa JAWABAN: D 1. Pemberian obat secara topical adalah pemberian obat dengan cara a. diminum b. mengoleskan c. disuntik d. dikunyah e. melalui rectal Jawaban : b (Pemberian obat secara topical adalah pemberian obat dengan cara mengoleskan obat pada permukaan kulit atau membran mukosa, dapat pula dilakukan melalui lubang yang terdapat pada tubuh (anus).) 2. Obat topical disediakan dalam bentuk, kecuali a. krim b. salep c. lotion d. tablet e. gel Jawaban : d (Tablet merupakan obat yang penggunaanya dengan cara diminum) 1. Faktor penyebab timbulnya Sindrom Steven-Johnson adalah.. (1)infeksi virus dan bakteri (2)obat: penisilin, salisilat,dll (3)coklat (4)udara dingin, sinar x Jawaban: E Alasan:beberapa faktor penyebab SSJ -infeksi; virus,jamur,bakteri,parasit -obat;penisilin,salisilat,sulfa,etambutol,tegratol,tetrasiklin,digitalis,kontraseptif -makanan;coklat -fisik; udara dingin,sinar matahari,sinar x 2. Obat tetes telinga harus digunakan dalam suhu yang sama dengan lingkungan sekitar SEBAB Obat tetes mata dapat menyebabkan vertigo, mual, dan nyeri pada pasien Jawaban: A Alasan: karena jika terlalu panas atau dingin dapat merusak formula yang terkandung dalam obat tersebut 1. Yang dimaksud dengan obat transdermal adalah... a. obat yang dirancang untuk larut kedalam kulit untuk mendapatkan efek sistemik. b. Obat yang dirancang untuk larut kedalam epitel untuk mendapatkan efek sistemik c. Obat yang dirancang untuk masuk kedalam kulit d. Obat yang dirancang untuk masuk kedalam lapisan epitel untuk mendapatkan efek

sistemik e. Obat yang dirancang untuk masuk dan larut kedalam lapisan epitel untuk mendapatkan efek sistemik Jawaban : A 2. Keuntungan obat topikal adalah obat jenis ini dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan tidak menimbulkan bekas. Sebab Obat topikal dioleskan pada kulit atau epidermis Jawaban : B 1. Obat dalam bentuk sediaan plester, digunakan pada kulit untuk secara bertahap mengontrol penyerapan obat pada kulit SEBAB Obat transdermal adalah obat yang dibuat dengan membran khusus yang membuat zat obat menyerap perlahan kedalam kulit. Jawaban = A ( benar-benar dan berhubungan karena obat dalam bentuk sediaan plester termasuk obat jenis transdermal) 2. Obat topikal dapat digunakan untuk mengobati suatu penyakit pada, kecuali : a. Mata b. Hidung c. Kulit d. Telinga e. Mukosa usus Jawaban = E (Pemberian obat secara topical adalah pemberian obat dengan cara mengoleskan obat pada permukaan kulit atau membran mukosa, untuk mengobati luka pada mukosa usus dibutuhkan cara pemberian obat jenis lain. ) topical skin 1. Yang tidak termasuk obat topical skin adalah... a. salep counterpain b. obat maag c. balsem d. obat luka e. betadine jawaban: b 2. Vaselin, parafin, gliserin termasuk bahan-bahan obat topical skin yang bersifat.. a. antiseptik b. protektiva c. menthol d. emolien e. anasthesin jawaban: d

1. Gejala yang perlu dipertimbangkan dlm penggunaan topical skin: A.hiporeaktif B.hipereaktif C.toleransi D.takifilaksis E.idiosinkrasi Jawaban: D 2.Topical skin mempunyai bioavabilitas 50% sebab Topical skin hanya memberikan efek lokal dan tidak diabsorpsi sampai ke pembuluh darah. Jawaban: D 1.Pengobatan penyakit kulit menggunakan obat topical SEBAB Penggunaan obat topical lebih cepat sampai ke pembuluh darah Jawaban : C (Pernyataan 1 benar, Penyataan Salah karena pengunaan obat topical tidak sampai ke pembuluh darah) 2.Obat penyakit kulit harus bersifat : 1.Antiseptika 2.Mampu melindungi kulit 3.Menghaluskan dan melemaskan kulit 4.Mengurangi rasa gatal Jawaban : E 1. Yang dimaksud dengan obat luar adalah a. obat yang dibeli di luar negeri b. obat yang pemakaiannya melalui mulut, kerongkongan dan ke arah lambung c. obat yang pemakaiannya tidak melalui mulut, kerongkongan dan ke arah lambung d. obat yang dipakai di luar resep dokter e. obat yang dipakai di luar negeri Jawaban: C 2. Salah satu kerugian memakai kortikosteroid topical adalah, kecuali a. atrofi b. purpura c. hipopigmentasi d. dehidrasi e. hiperkeratosis Jawaban: D 1. Yang termasuk bahan-bahan protektiva () pada obat topical untuk kulit adalah... a. rivanol b. vaselin c. iodoform

d. gliserin e. talk jawaban: e 2. Untuk obat topical skin dibutuhkan bahan-bahan yang bersifat protektiva SEBAB Bahan-bahan protektiva bersifat melindungi kulit yang luka atau sakit Jawaban: a 1. Oral administration adaalah proses masuknya obat ke dalam tubuh melalui mulut sampai ke sistem pencernaan. SEBAB Dalam oral administration , first pass effect tidak dapat dihindari. Jawab : B Oral administration adalah proses masuknya obat ke dalam tubuh melalui mulut sampai ke sistem pencernaan. Obat masuk melalui mulut dan meloloskanlah diri melalui saluran pencernaan hingga sampai hati. Sehingga obat dengan oral administration first pass effect selalu tidak dapat dihindari. 2. Dalam oral administration dengan first pass effect : 1. Obat dapat hancur oleh asam lambung, bakteri usus, mukosa, dll 2. Drug plasma level sebanding dengan drug absorped 3. Diekskresikan ke dalam saluran empedu 4. Efek rangsangan obat ke pusat sakit cepat Jawab : B Oral administration dengan first-pass effect: Obat dapat hancur oleh asam lambung,bakteri usus,enzim mukosa, dan enzim hati Drug plasma level tidak sebanding dengan drug absorped Diekskresikan ke dalam saluran empedu E fek rangsangan obat ke pusat sakit lambat 3. Contoh obat yang masuk ke dalam tubuh secara oral adalah : 1. Dexamethasone ( Maxidex ) 2. Fluorouracil 3. Dextrose 4. Ofloxacin Jawab : E Contoh obat-obat oral administration: 1. Blood Glucose (Blood Sugar) 2. Prednisolone (Predate) 3. Fluorouracil (Carac) 4. Etoposide (VP 16) 5. Insulin (Novolin) 6. Tegafur 7. Dexamethasone (Maxidex)

8. Antigens 9. Glucose (Dextrose) 10. Ofloxacin (Levofloxacin) 4. Related disease dalam oral administration 1. Neoplasma metastasis 2. Infection 3. Pain (Aches) 4. Cancer Jawab : E Related disease oral administration : 1. Body Weight (Weight, Body) 2. Infection 3. Neoplasms (Cancer) 4. Neoplasm Metastasis 5. (Metastasis) 6. Pain (Aches) 5. Berikut ini merupakan keuntungan dari oral administration 1. Penyerapan bisa bermacam-macam 2. Distribusi yang teratur 3. Tidak menyebabkan iritasi lambung yang dapat menyebabkan rasa mual 4. Tidak membutuhkan alat yang steril Jawab : C Keuntungan oral administration : Umumnya rute yang paling aman Ekonomis Tidak membutuhkan alat yang steril Baik sekali bagi peggunanya Distribusi yang teratur 6. Salah satu kerugian oral administration adalah membutuhkan kerjasama dengan pasien SEBAB Pasien sangat berpengaruh dalam penggunaan obat secara oral Jawab : A Kerugian oral administration : Penyerapannya bisa bermacam-macam Iritasi lambung dapat menyebabkan rasa mual Membutuhkan kerja sama dengan pasien Obat dapat hancur oleh asam lambung,bakteri usus,enzim mukosa, dan enzim hati Efek rangsangan dari pengaruh obat ke pusat sakit lambat 7. Dalam oral administration : a. Sebagian obat diserap dalam usus besar b. Sekitar 90% obat diserap dalam waktu 1-3 jam

c. Penyerapan hanya terjadi di lambung d. Sebagian besar obat diserap dalam usus halus e. Sekitar 75% obat diserap dalam waktu 5-6 jam Jawab : D Sebagian besar obat diserap dalam usus halus dan 75% obat diserap dalam waktu 1-3 jam. 8. Oral administration tidak cocok diberikan kepada : 1. Surgical patients 2. Unconscious patients 3. Vomitting patients 4. Mal absorption state patients Jawab : E Oral administration tidak cocok diberikan pada surgical patients, unconscious, vomiting or mal absorption state patients 1.Metode inhalasi biasa digunakan bagi penderita 1. Diare 2. Penyakit paru-paru obstruksi kronis 3. Sinusitis 4. Asma Jawaban: C, 2 dan 4 Metode inhalasi tidak hanya digunakan penderita asma tetapi juga pada penderita PPOK yg bnyak diderita perokok berat &bronchitis akut 2. Macam obat yang sering dipakai dalam terapi inhalasi adalah a. Bronkodilator b. Tetrasyclin c. Mebendazole d. Emetin HCL Jawaban : A. obat yg sering digunakan adalah bronkodilator&kortikosteroid. Bronkodilator beta dua agonis seperti Ventolin, Salmoterol dan sebagainya bertujuan melebarkan pipa saluran nafas sehingga lendir mudah dikeluarkan. Kortikosteroid seperti Fluticasone, Budisonide dan sebagainya diberikan untuk mengurangi penyempitan saluran nafas yang diakibatkan adanya inflamasi pada otot saluran nafas. Hal ini bisa disebabkan alergi atau terjadinya penyempitan karena sebab lain. Biasanya, obat ini dikombinasikan dengan dekstrometorfan atau bromheksin untuk mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. 3. Terapi inhalasi adalah a. Cara pengobatan denga member obat untuk dihirup agar langsung masuk menuju paruparu sebagai organ sasaran obat b. Cara pengobatan dengan cara ditelan agar lebih efektif c. Cara penobatan dengan cara diusapkan di daerah hidung d. Cara pengobatan dengan cara member obat untuk diminum agar lebih mudah dan efektif Jawaban A 4. Dibawah ini yang termasuk alat untuk terapi inhalasi adalah

a. DPI (Dry Powder Inhaler) b. SI (Spray inhaler) c. WI ( Water inhaler) d. BI (brown Inhaler) Jawaban: A . DPI (dry powder inhaler) Alat terapi inhalasi ada 3, yaitu metered dose inhaler bentuknya aerosol, dry powder inhaler bentuknya bubuk, nebulizer itu dengan bantuan mesin,jadi tinggal dihirup saja. 5. Bioavailibilitas pada inhalasi kira-kira memiliki bioavaillibitas yang sama dengan a. Intravena b. Intramuscular c. Topical d. Peroral e. Rectal Jawaban: D hampir sama dengan peroral 6. Kekurangan dari inhalasi a. Absorbsi lama b. Dosis tidak bisa dikontrol c. Rawan penularan penyakit d. Bioavailibilitas tinggi e. Dosis dapat dikontrol Jawaban: B dengan cara menghirupsulit bagi penderita untuk mengetahui dosis yang tepat. 7. Keuntungan administrasi obat secara inhalasi adalah? 1) Tidak terkena first pass mechanism 2) Digunakan untuk obat pada traktus respiratosius 3) Mengurangi efek obat secara sistemik 4) Sebagian obat yang tertelan tidak berefek sistemik Jawaban : A 8. Administrasi secara inhalasi tidak digunakan untuk ? 1) Asthma bronkiale 2) Anaesthesia lokal 3) Anaesthesia umum 4) Gangguan renal Jawaban: B 9. Inhalasi digunakan dalam pemberian obat melalui saluran pernapasan bagian atas atau paru-paru dengan mekanisme a. Inspirasi aktif b. Inspirasi pasif c. Ekspirasi aktif d. Ekspirasi pasif e. Tidak ada jawaban yang benar Jawaban :A inspirasi aktif

10. Obat inhalasi biasa digunakan untuk penyakit .. a. Maag b. Asma c. Sariawan d. Heart attack e. Tdk ada jawaban yang benar Jawaban : B. asma 1.Bagaimanakah absorpsi dan OOA dalam pemberian obat secara sublingual.. a.Cepat, cepat b.Cepat, lambat c.Lambat, cepat d.Lambat, lambat e.Lambat, tidak ada Jawaban : A 2.Metode yang paling tepat untuk pemberian obat secara sublingual adalah dengan memberikan obat dalam bentuk.. 1.Aerosol 2.Lozenges 3.Bubuk 4.Cair Jawaban : 1 dan 3 (B) 1.Pemberian obat secara sublingual harus bersifat... a.Lipofilik b.Hidrofilik c.Lipofobik d.Hidrofobik e.Semua benar Jawaban: (a) karena obat yang diberikan secara sublingual harus larut dalam lemak karena luas permukaan absorpsinya sangan kecil. 2.Pemberian obat secara sublingual tidak mengalami lintas pertama di hati. Sebab obat yang diberikan secara sublingual langsung ke vena cava superior tidak melewati vena porta. Jawaban: (A) kedua pernyataan benar dan memiliki hubungan sebab akibat. 1) Obat yang termasuk obat sublingual, yaitu : 1. Obat jantung 2. Salep 3. Steroid

4. Tes Alergi Jawaban : B 2) Pernyataan yang benar mengenai prinsip pemberian obat sublingual, yaitu : 1. zat kimia kontak dengan membrane mukosa di bawah lidah atau mukosa bukal. 2. zat kimia berdifusi . 3. substansi berdifusi ke dalam karena jaringan penghubung di bawah epitel mengandung banyak kapiler. 4. Zat kimia masuk ke sirkulasi vena. Jawaban : E 1. Salah satu jenis obat yang lebih efektif diberikan secara sublingual adalah: a. nitrogliserin b. metronidazol c. streptomisin d. vankomisin e. metadon jawaban : A. nitrogliserin 2.Keuntungan pemberian obat sublingual dengan per oral biasa adalah: a. dapat digunakan pada pasien yang tidak kooperatif atau tidak sadar. b. berguna pada keadaan darurat c. lebih murah, mudah dan aman D. absorpsi berlangsung cepat dan obat terhindar dari metabolisme lintas pertama sehingga bioavailabilitasnya meningkat. E. efek samping minimum. jawaban : D 1. Keuntungan pemberian obat secara sublingual adalah.. 1.Bebas First Pass Metabolism. 2.Dapat untuk pasien tidak sadar. 3.Mula kerja cepat. 4.Obat tertentu. Jawabannya 1 dan 3 (B) 2. Kerugian pemberian obat secara sublingual adalah 1. Obat tertentu. 2. Butuh kepatuhan pasien untuk tidak ditelan, tidak makan, tidak minum. 3. Maintenance sediaan pada tempatnya sulit. 4. Kerja cepat. Jawaban 1,2,3, benar (A) 1. Soal: obat dengan TTS tidak dapat di absorpsi dalam kulit Sebab Obat dengan TRANSDERMAL THERAPEUTIC SYSTEMS (TTS) diabsorpsi dalam lambung. Jawab: E. karena dengan TTS, obat dilepaskan dari drug reservoir dengan kecepatan

konstan secara terus menerus, kemudian diabsorbsi melalui kulit paling luar (stratum komeum), masuk ke lapisan dibawahnya (dermis) 2. struktur bentuk sediaan TTS no. 3 adalah berikut adalah A.Opening tab B. Rate controlling microporous membrane C. Backing membrane D. Skin contact adhesive E. Drug reservoir Jawab: b. 3. Lapisan yang terletak di antara backing membrane dan rate controlling microporous membrane, tempat obat disimpan disebut a. Skin Contact adhesive b. Drug reservoir c. Rate controlling microporous membrane d. Protection release liner Jawaban: B. 4. Persyaratan TRANSDERMAL THERAPEUTIC SYSTEMS (TTS) 1. Efek farmakologi hams dapat dicapai pada kadar rendah. 2. Mempunyai sifat-sifat fisikokimia sedemikian rupa, sehingga dapat mengadakan penetrasi ke dalam kulit dengan mudah dan cepat. 3. Relatif stabtl terhadap enzim dalam epidermis. 4. tidak menimbulkan efek terapi sistemik selama 24 jam sampai 1 minggu Jawaban: A 5. Keuntungan dari pemberian TTS sebagai berikut, : 1. Meminimalkan variasi absorbsi obat karena perubahan pH,jumlah dan macam makanan serta waktu transit dalam saluran pencernaan. 2. Mengalami inaktivasi oleh enzim pencernaan. 3.Tidak mengalami metabolisme di dalam epitel saluran pencemaan selama absorbsi, atau di metabolisme oleh hati sebelum mencapai sirkulasi penuh. 4. tidak mengalami first pass effect Jawaban: B 6. kesulitan yang menyebabkan kecepatan masuknya obat tidak dapat dikontrol,disebabkan oleh: 1. Variasi ketebalan dan luas daerah kulit yang diolesi salepatau krim oleh pasien. 2. Kecepatan pelepasan obat dari salep atau krim belum dapat dikontrol. 3. Perbedaan permeabilitas kulit yang dapat dipengaruhi jumlah obat yang masuk dalam sirkulasi darah 4. jenis kelamin Jawab: E

7.: Dalam struktur transdermal systems atau TTS terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan dengan membrane yang berpori-pori kecil dengan permeabilitas yang spesifik untuk mengatur kecepatan pelepasan obat. Adalah: a. Backing membrane b. Drug reservoir c. Rate controlling microporous membrane d. Skin contact adhesive e. Protective release liner Jawaban: C 8.: Bagaimanakah proses aliran transdermal therapeutic system pada tubuh manusia? Jawaban: obat dilepaskan dari drug reservoir dengan kecepatan konstan secara terus menerus, kemudian diabsorbsi melalui kulit paling luar (stratum komeum), masuk ke lapisan dibawahnya (dermis), kemudian masuk ke sirkulasi darah untukmenimbulkan efek terapi sistemik selama 24 jam sampai 1 minggu 9. Tempat injeksi intravena pada leher a. Vena jugularis b. Vena sapheneous c. Vena frontalis d. Vena sefalika e. Vena temporalis Jawaban A. Vena jugularis bermuara pada venakava superior. Vena jugularis interna dekstra atau sinistra menerima darah dari dasar otak. Sedangkan vena jugularis eksterna dekstra atau sinistra menerima darah dari daerah kepala bermuara pada vena inominata. 10.Tempat injeksi intravena pada kepala a. Vena jugularis b. Vena sapheneous c. Vena frontalis d. Vena sefalika e. Vena basalika Jawaban C. 11.Tujuan penyuntikan intravena adalah 1. untuk memberikan hasil obat lebih cepat dibandingkan injeksi parental lainnya. 2. untuk menghindari syok setelah pemberian obat melalui injeksi. 3. untuk menghindari kerusakan jaringan. 4. untuk memasukan obat dalam volume yang lebih sedikit. Jawaban B. 1.untuk memberikan hasil obat lebih cepat dibandingkan injeksi parental lainnya. 3.untuk menghindari kerusakan jaringan. Tujuan penyuntikan intravena lainnya adalah memasukkan obat dalam volume yang lebih BANYAK. Tapi penyuntikan intravena ini DAPAT MENIMBULKAN SYOK karena metode ini memungkinkan masuknya benda asning ketika injeksi dilakukan.

12.Pada injeksi intravena, jarum suntik dimasukkan dengan sudut 45o atau kurang kedalam vena yang telah ditentukan. Sebab Obat yang nanti disuntikkan tidak akan menyebabkan turbulensi ataupun pengkristalan di lokasi suntikan. Jawaban A. Pada saat menyuntikan jarum dengan sudut sekitar 45 derajat atau kurang ke dalam vena yang telah ditentukan. Jarum mengarah ke arah proximal sehingga obat yang nanti disuntikkan tidak akan menyebabkan turbulensi ataupun pengkristalan di lokasi suntikan 1.Dalam melakukan injeksi intravena, penting bagi kita untuk menghindari katup vena. Sebab Apabila katup vena ini tidak sengaja tertusuk, maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada katup tersebut. Jawaban: A. Karena kita akan menyuntikkan obat dengan jarum ke dalam vena, adalah penting bagi kita untuk menghindari katup vena. Apabila katup vena ini tidak sengaja tertusuk, maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada katup tersebut. 2.Tempat injeksi intravena pada lengan a. Vena frontalis b. Vena jugularis c. Vena temporalis d. Vena sefalika e. Vena sapheneous Jawaban D. Vena sefalika merupakan vena yang berasal dari bagian radial lengan. 1.Di bawah ini merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam prosedur tindakan injeksi: 1. Pemasangan torniquet di bagian proximal dari lokasi injeksi sebelum injeksi dilakukan 2. Setelah terdapat darah berwarna merah terang dan sedikit berbuih lanjutkan dengan pelepasan torniquet 3. Setelah terdapat darah berwarna merah gelap lanjutkan dengan pelepasan torniquet 4. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas kering Jawaban: B. 1.Pemasangan torniquet berfungsi untuk membendung aliran darah di dalam vena sehingga memudahkan prosedur injeksi. 3. Darah dari vena berwarna merah gelap, sehingga setelah terdapat darah dengan warna tersebut hendaknya torniquet diepaskan dengan hati hati, jangan sampai menggerakan jarum yang sudah masuk dengan benar. Namun apabila terdapat darah warna merah dan sedikit berbuih segera tarik jarum dan lakukan penekanan di lokasi injeksi tadi karena berarti telah mengenai arteri. Setelah prosedur penyuntikan selesai, lakukan penekanan di lokasi injeksi dengan menggunakan kapas alkohol, bukan kapas kering. 2. Salah satu obat yang dapat diberikan melalui intravena adalah Metronidazol, obat ini bekerja sebagai: a. bakterisid, amubisid, dan fungsid b. fungisid, trikomonasid, bakterisid

c. bakterisid, amubisid, dan trikomonasid d. bakteriostatik, amubisid, trikomonastatik e. hanya sebagai bakterisid Jawaban: C. Metronidazol (500 mg metronidazol dalam 100 ml infus) bersifat mematikan bakteri (bakterisid), amoeba (amubisid) dan protozoa dari genus Trichomonas (trikomonasid). 1.Tempat injeksi intravena pada tungkai a. Vena sefalika b. Vena sapheneous c. Vena frontalis d. Vena jugularis e. Vena basalika Jawaban B. Vena sapheneous merupakan vena yang panjang dan terbesar,dimulai disebelah dorsum kaki vena plantaris digitis dan menerima cabang-cabang vena. 2.Pemberian obat dengan injeksi intravena memberikan reaksi tercepat yaitu 18 detik Sebab Injeksi intravena dapat menyebabkan terjadinya syok Jawaban B. Pemberian obat dengan injeksi intravena memberikan reaksi tercepat yaitu 18 detik karena obat yang dimasukan melalui satu pembuluh darah langsung bereaksi menuju sel dan jaringan,sehingga efeknya lebih pesat dan kuat. Tetapi injeksi intravena dapat memberikan resiko,benda asing langsung ke pembuluh darah yang menimbulkan reaksi hebat mengakibatkan tekanan darah menurun mendadak hingga terjadi syok. INTRAMUSCULAR 1. Apabila pada injeksi intramuscular secara tidak sengaja ujung jarum menembus pembuluh darah, maka obat yang disuntikkan akhirnya masuk secara intravena. Hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya: A. emboli B. sel darah merah C. sel darah putih D. benang-benang fibrin E. tidak terbentuk apa-apa Jawabannya: A. emboli Emboli dapat terbentuk sebagai akibat reaksi komponen kimia dari obat tersebut. 2. Agar obat pada penyuntikan intramuscular dapat diabsorbsi dengan baik oleh tubuh, maka dilakukan di: 1. M. deltoid 2. M. vastus lateralis 3. M. rectus femoris 4. M. gluteus medius Jawaban: E. 1, 2, 3, 4, benar 1. obat sediaan Fentanyl bentuk intramuskular biasa digunakan untuk :

A. antiinflamasi dan antipiretik B. pereda rasa sakit C. analgesik D. analgesik dan antipiretik E. menurunkan hormon penyebab nyeri Jawab : B. pereda rasa sakit Dalam bentuk sediaan injeksi IM (intramuskular) Fentanyl digunakan untuk menghilangkan sakit yang disebabkan kanker. 2. Absorbsi obat intramuskuler tergantung dari : 1. Aliran darah 2. Permeabilitas kapiler darah 3. Kepadatan jaringan di daerah penyuntikkan 4. Laju pelepasan zat aktif Jawab : E Absorpsi obat subkutan/intramuskular tergantung dari: 1. Aliran darah 2. Permeabilitas kapiler darah 3. Kepadatan jaringan di daerah penyuntikkan 4. Laju pelepasan zat aktif 5. Mekanisme absorpsi: difusi pasif, filtrasi, dan pinositosis 6. Adanya vasodilator dan vasokonstriktor 1. Apa tujuan dari kemiringan sudut saat akan melakukan injeksi? Jwb: Memudahkan dalam penusukan jarum dan juga mengurangi rasa nyeri pd pasien yg diinjeksi. 2. Sebutkan 5 tempat injeksi intramuscular yg obatnya akan terabsrobsi dg baik! Jwb:- daerah lengan atas - daerah dorsogluteal - daerah ventrogluteal - daerah paha bagian luar - daerah paha bagian depan 1. Pada injeksi intramuskular, untuk menyuntik orang tua dan bayi kadang-kadang kulit di atasnya perlu ditarik sedikit. SEBAB Kulit orang tua atau bayi terlalu tipis dan rentan sehingga tempat penyuntikan harus ditentukan secara pasti. Jawaban: A 2. Terdapat empat daerah penyuntikan 1. Daerah lengan atas. 2. Daerah dorso gluteal (gluteal maximus). 3. Daerah ventrogluteal (gluteal medius).

4. Daerah paha belakang. Jawaban: A 1. Lokasi penyuntikan intramuscular harus mempertimbangkan hal dibawah ini, kecuali: 1. kondisi fisik pasien 2. usia pasien 3. jumlah obat yang akan diberikan 4. makan yang dimakan pasien sebelumnya Jawabannya: D. 4 saja 2. Injeksi intramuscular sebaiknya memasukkan jarum ke kulit sebesar derajat A. 30 B. 45 C. 60 D. 90 E. 120 Jawabannya: D. 90 Injeksi intramuscular sebaiknya dilakukan dengan memasukkan jarum tegak lurus dengan kulit (90 derajat) untuk memastikan jarumnya mengenai otot yang dimaksud. Penelitian oleh Katsma dan Smith (1997) menemukan bahwa perawat-perawat di Inggris tidak selalu menyuntikkan jarum 90 derajat pada injeksi intramuscular, dan rupanya hal ini berpengaruh pada penilaian derajat nyeri yang dirasakan pasien. 1. Pada prosedur tindakan injeksi subkutan, ada beberapa obat yang memerlukan pemijatan ringan setelah injeksi. Sebab Pemijatan ringan setelah injeksi membantu penyerapan obat. Jawaban : A Penjelasan : Sebab dan akibat tersebut di atas adalah benar. 2. Bentuk atau formulasi obat yang digunakan untuk injeksi subkutan : 1. Solution 2. Suppositoria 3. Suspension 4. Aerosol Jawaban : B Penjelasan : Suppositoria adalah formulasi obat untuk pemberian secara rectal, vaginal, dan uteral sedangkan aerosol adalah formulasi obat untuk pemberian secara inhalasi dan melalui epicutaneous. 3. Volume obat yang disuntikkan terbatas pada 1-2 ml per sekali suntik Sebab Injeksi subkutan selalu dilakukan dengan sudut jarum 45 derajat dari permukaan kulit agar obat dapat masuk ke jaringan tersebut. Jawaban : C Penjelasan : Pernyataan pertama benar, pernyataan kedua salah. Penyuntikan insulin

dilakukan pada sudut 90 derajat dari permukaan kulit dengan jarum alat suntik insulin bermerk yang telah dirancang sedemikian rupa sehingga insulin dapat masuk ke jaringan subkutan. 4. Teknik subkutan digunakan apabila kita ingin obat yang disuntikkan akan diabsorpsi tubuh dengan cepat. Sebab Pada penelitian CT scan ditemukan bahwa injeksi subkutan sering masuk ke jaringan otot terutama di daerah abdomen dan paha. Jawaban : D Penjelasan : alasan salah. Teknik ini digunakan jika menginginkan absorpsi yang prtlahan dan berdurasi panjang oleh karena volum obat terbatas 1-2 ml per sekali suntik. Sebab benar. 5. Keuntungan obat yang diberikan secara injeksi subkutan adalah : 1. Dapat diberikan walaupun pasien sedang dalam keadaan tidak sadar. 2. Dapat digunakan pada pasien yang menderita belenophobia. 3. Daya serap 3-5 menit. 4. Onset of actionnya lambat Jawaban : B. Penjelasan : obat dengan cara injeksi tidak dapat dilakukan pada pasien yang menderita belenophobia (ketakutan terhadap jarum suntik). 6. Kerugian dari pemberian obat secara injeksi subkutan adalah : 1. Onset of actionnya lambat 2. Tidak dapat diabsorpsi melalui sistem pencernaan 3. Pemberian tidak harus asepsis 4. Onset of actionnya cepat Jawaban : D 7. Pasien dapat mengalami vasokontriksi pembuluh darah yang akan memperlambat penyerapan obat Sebab Pemberian obat secara bersamaan contohnya obat golongan zumab Jawaban : A Penjelasasn : apabila obat diberikan secara bersamaan akan menyebabkan vasokontriksi atau penyempitan pembulih darah sehingga dapat memperlambat penyerapan obat. Contohnya obat golongan zumab. 8. Pada pemberian insulin dengan cara subkutan injection, tidak boleh disuntikan ke otot. Hal ini akan mengakibatkan : a. goncangan kadar glukosa darah yang mengakibatkan hipoglikemia b. penyerapan akan lebih lambat dan menyebabkan hipoglikemia c. Vasokontriiksi pembuluh darah sehingga pasien mengalami hipoglikemia. d. terjadi vasokontriksi pembuluh darah dan dilanjutkan oleh vasodilatasi pembuluh darah e. goncangan kadar glukosa sehingga menyebabkan hiperglikemia

Jawaban : A Penjelasan : Insulin yang disuntikkan ke otot akan diserap lebih cepat oleh tubuh dan mengakibatkan hipoglikemia. 9. Pemberian obat secara subkutan dengan efalizumab tidak boleh dikombinasikan dengan imunosupresan lainnya Sebab Kombinasi efalizumab dengan imunosupran akan meningkatkan resiko infeksi dan keganasan . Jawaban : A 10. Obat yang dapat diberikan secara subkutan : 1. Pyridol 2. Raptiva 3. Ximede 4. Efalizumab Jawaban : C 1. Yang termasuk dalam rute enteral adalah: 1. Intramuscular 2.Topical 3. Inhalasi 4. Rectal Jawaban : 4. Rectal (D) Intramuscular --> rute parenteral Topical dan inhalasi --> rute lain selain enteral dan parenteral 2. Keuntungan distribusi obat melalui jalur rectal : 1. dapat digunakan saat pasien tidak sadarkan diri 2. dapat digunakan untuk efek lokal dan sistemik 3. dapat digunakan saat pasien sedang muntah-muntah 4. dapat digunakan untuk injeksi insulin. Jawaban : 1,2,3 benar (A) 4. dapat digunakan untuk injeksi insulin. --> salah, karena keuntungan ini adalah keuntungan dari rute subcutaneous 1. Sebaiknya Rute pendistribusian obat melalui rectal digunakan saat kondisi rectum tidak kosong. sebab Kondisi rectum mempengaruhi koefisien absorbs . Jawaban : D Pernyataan salah, alasan benar. Koefisien absorbs rendah karena dipengaruhi oleh kondisi rectum, sehingga sebaiknya digunakan jika kondisi rectum kosong. 2. Berikut ini pernyataan yang SALAH tentang Rectal drugs distribution adalah :

a. digunakan untuk efek local dan sistemik b. sangat berguna saat keadaan pasien tidak dapat menelan obat c. praktis d. Tidak melewati hati sehingga lebih cepat e. digunakan untuk obat-obatan yang mengiritasi gastro intestinal atau pasien yang tidak sadarkan diri atau pasien yang muntah. Jawaban : C Tidak praktis, obat-obatan tipe suppository dapat berpindah ke posisi lain, beberapa pasien merasa tidak nyaman. 1.kerugian dari penggunaan obat rektal 1.Beberapa pasien merasa tidak nyaman 2. Penyerapan mungkin eratik 3. Obat-obatan tipe suppository dapat berpindah ke posisi lain. 4. akan dimetabolisme oleh enzim di dinding usus dan atau di hati pada lintasan pertamanya melalui organ-organ tersebut jawaban 123 2.Suhu yang tepat umtuk menyimpan obat supositoria a. suhu kamar b. suhu tubuh c. suhu tinggi d. suhu rendah e. bukan salah satu di atas jawab: A 1. Obat dapat diberikan melalui rute rektal berupa.. a. supositonia atau enema b. salep c. tablet d. lotion e. kapsul jawab: A 2. pemberian obat rektal dilakukan untuk memperoleh efek apa? a. efe sistemik b. efek lokal c. efek samping d. tidak ada efek e. kombinasi a dan c jawab: B 1. Pada pemberian obat perectal, absorasi terjadi tidak teratur SEBAB 50 % aliran darah dari rectum memintas sirkulasi portal sehingga biotransportasi obat oleh hati dikurangi

Jawaban : B 2. Absorbsi dari pemberian obat per rectal adalah : a. Cepat b. Lebih lambat c. Tidak ada d. Tidak teratur e. Tercontrol Jawaban : D 1. Karakteristik pemberian obat per rectal, kecuali a. Absorbsi tidak teratur b. OOA relatif cepat c. Bioavaibilitas hingga 50% d. Perlu keterampilan, mahal, dan untuk pasien gawat darurat e. Digunakan untuk efek local dan sistemik Jawaban : d Karena perlu keterampilan, mahal, dan untuk pasien gawat darurat merupakan karakteristik dari pemberian obat lewat intravena 2. Pemberian obat per rectal bermanfaat untuk efek lokal dan sistemik. SEBAB Obat per rectal lebih diandalkan penyerapannya yang berasal dari cairan. Jawaban : b 1. pernyataan di bawah ini yang benar adalah 1. dapat diberikan kepada pasien yang muntah atau mual 2. dapat diberikan pada pasien yang terlampau sakit untuk menelan tablet 3. mempunyai efek lebih cepat daripada oral 4. tidak semua obat disediakan dalam bentuk supositoria jawaban: E 2. Obat yang diberikan melalui rute rektal lebih cepat bereaksi daripada intraoral SEBAB obat yang diberikan melalui rektal melewati hati terlebih dahulu jawaban: C Obat yang melalui rektal lebih cepat reaksinya daripada intraoral karena tidak melewati hati terlebih dahulu 1. Pemberian obat secara rectal termasuk cara pemberian obat. a. pemberian per oral (PO) b. pemberian topical c. pemberian parental d. pemberian secara inhalasi e. pemberian langsung

jawaban B penjelasan:Pemberian obat secara topical adalah pemberian obat dengan cara mengoleskan obat pada permukaan kulit atau membran mukosa, dapat pula dilakukan melalui lubang yang terdapat pada tubuh (anus), atau disebut pemberian secara rectal. 2. Yang berhubungan dengan obat rectal. 1. diberikan lewat dubur/anus 2. berbentuk cairan /peluru 3. sebagai laksatif bila pasien mengalami konstipasi 4. untuk mengatasi keluhan sistemik jawaban (E. jawaban 1,2,3,4 benar), penjelasan: Obat suppositoria atau rectal medication diberikan melalui anus dan berbentuk seperti peluru atau cairan. Diberikan untuk mengatasi keluhan sistemik atau sebagai laksatif bila klien mengalami konstipasi. 1. Salah satu keuntungan pemberian obat secara rectal adalah. a. Cara pemberiannya mudah b. Efeknya cepat c. Pemakainnya nyaman d. Bisa diberikan pada semua umur Jawaban: b 2. Obat rectal biasanya diberikan jika 1.Pasien tidak bisa menela 2. Penderita hemoroid 3. Efek obat yang diinginkan cepat 4. Efek yang diinginkan pada daerah rektum Jawaban: E, semua benar 1.contoh obat rektal 1. asetosal 2. parasetamol 3. indometasin 4. teofilin jawabn 1234 2.apa tujuan dari pemberian obat rektal? 1. krn obat oral sulit/ tidak dapat dilakukan karena dapat menyebabkan iritasi pada lambung 2. absorpsi homogen yang cepat ke dalam tubuh 3. krn mempercepat kerja obat, serta sifatnya lokal dan sistemik 4. dapat dipakai oleh pasien yang tidak sadarkan diri jawaban 1 3 1. Route of entry dari rute inhalasi adalah

a. mulut b. membran alveolar c. GI tract d. Hidung e. Permukaan kulit Jawaban: B 2. Yang berhubungan dengan rute inhalasi. 1. Total dosis yang diabsorbsi bervariasi 2. Berefek sistemik dan local 3. Absorbsi cepat 4. Dapat menstimulasi refleks batuk Jawaban: E. 1,2,3,4 benar 1. Keuntungan dari metode inhalasi adalah : 1. Praktis penggunaannya 2. Dosis obatnya sedikit 3. Efek sampingnya kecil 4. Cara kerja tidak efektif dan lambat disbanding terapi oral Jawaban: A 2. Salah satu teknik terapi inhalasi yang sangat populer digunakan karena kesederhanaannya berupa bubuk ultra yang halus di dalamnya, namun tidak praktis digunakan pada anak-anak, lansia, dan penderita cacat fisik adalah a. Nebulizer b. Dry Powder Inhaler (DPI) c. Metered Dose Inhaler (MDI) d. Discus e. Turbuhaler Jawaban: C 1. Obat yang dapat diberikan dengan cara inhalasi adalah obat dengan partikel/droplet berukuran < 2m sehingga dapat mencapai bronkeolus. SEBAB Obat dapat mencapai bronkus/bronkeolus karena adanya proses sedimentasi dan presipitasi inertiae. Jawaban : A. 2. Inhalasi digunakan dalam pemberian obat melalui... 1. Paru-paru 2. Intravena 3. Bronkeolus 4. Sublingual Jawaban : B. 1 dan 3 benar 1. Obat-obatan yang menggunakan administrasi atau pemberian secara inhalasi :

1. Gas terapeutic 2. Gas CO 3. Anastesi inhalasi 4. Aerosol # Jawaban : (E) 1, 2, 3 dan 4 benar. 2. Terapi inhalasi adalah cara pengobatan yang memiliki bioavailabilitas 100 %. SEBAB Terapi ini biasanya digunakan dalam proses perawatan penyakit saluran pernafasan yang akut maupun kronik. # Jawaban : (D) Pernyataan salah, alasan benar. # Ket : Bioavailabilitas injeksi intravena 100 %. 1. Yang tidak termasuk obat inhalasi bronchodilatator adalah 1) terbutalin 2) lidokain 3) fenoterol 4) flutikason jawabannya adalah C, lidokalin dan flutikason; karena terbutalin dan fenoterol serta sabutamol termasuk obat bronchodilatator sedangkan lidokalin termasuk obat inhalasi anastesi lokal dan flutikason termasuk obat inhalasi anti inflamasi. 2. Berapakah kecepatan rata-rata aerosol MDI( Metered Dose Inhaler) yaitu a. 40m/detik atau 120km/jam b. 35m/detik atau 126 km/jam c. 40 m/detik atau 144 km/jam d. 30m/detik atau 100km/jam e. 50 m/detik atau 180 km/jam Jawabannya adalah D. 30 m/sekon atau 100 km / jam Kecepatan rata-rata khlorofluorokarbon yang keluar dari MDI adalah 30m/s atau 100km/jam 3. Efek samping yang terjadi pada penderita bila mengonsumsi obat 2 agonist bronchodilatator adalah 1) Tremor 2) Takikardi 3) Hipokalemi 4) Hipoksemia Jawaban E. Tremor, takikardi,kipokalemi dan hipoksemia. Golongan 2 agonis bronkodilator agonis paling sering digunakan dan menimbulkan efek samping antara lain tremor,takikardi,hipoksemia dan hipokalemi . 1. Apa yang dimaksud aerosol? Aerosol adalah suatu system koloid lypofob (hydrofil) di mana fase eksternalnya berupa gas atau campuran gas dan fase internalnya berupa partikel zat cair yang terbagi sangat

halus atau partikel zat padat, ukuran partikel tersebut lebih kecil dari 50 mikron 2. Apakah fungsi dari propelan? Memberikan tekanan yang dibutuhkan untuk mengeluarkan bahan dari wadah dan dalam kombinasi dengan komponen lain mengubah bahan ke bentuk fisik yang diinginkan. Sebagai propelan digunakan gas yang dicairkan atau gas yang dimampatkan. 1. Apa kelebihan menggunakan rute aerosol delivery disbanding rute lainnya. 1) Terhindar dari sirkulasi portal 2) Lebih praktis 3) Efek cepat terasa 4) Harga relatif murah * A. 1,2,3 2. Berikan contoh obat-obat aerosol! - aridol manitol aerosol - a.vogel - vicks inhaler 1. Yang merupakan aerosol farmasi? 1) Obat sebagai pestisida 2) Sediaan yang terbentuk dari gas 3) Obat yang diadministrasi secara inhalasi 4) Sediaan yang bila diaktifkan memancarkan butir cairan/padat dalam medium gas * D. 4 saja 2. Aerosol dapat diaplikasikan dalam bidang farmasi SEBAB Aerosol mengandung busa * C. benar, salah 1. Berdasarkan sumbernya, aerosol dapat dibagi menjadi. a. bioaeros b. aeros nonradioaktif c. aeros radioaktif d. semua benar e. semua salah *d 2. Pernyataan yang benar : 1) Konsentrasi massa aerosol adalah massa partikel per satuan volume campuran 2) Satuannya adalah mg/m3 3) Konsentrasi jumlah aerosol adalah jumlah partikel per satuan volume 4) Satuan lain adalah ug/m3 * e. semua benar

1. Anestetik inhalasi yang sekarang banyak digunakan di kota-kota besar adalah. a. droperidol b. chloroform c. atropine d. halotan e. eter *d 2. Kekurangan dari cara pemberian obat perinhalasi adalah. a. Efek cepat b. Rawan penularan penyakit c. Dosis tidak dapat dikontrol d. Absorpsi lama dan konstan e. Memperkecil ukuran alveoli *c 1.Factor-faktor yang menyebabkan first pass effect pada oral route 1. metabolism hati 2. metabolism dalam cairan Gastro Intestinal dan membrane 3. ekskresi ke cairan hati/empedu 4. absorpsi yang tidak dapat diprediksi Jawaban: A, factor no.4 merupakan salah satu factor yg berhubungan dengan rectal route 2.Bioavailability intravenous pd parenteral route adalah 100% Sebab Dalam intravena, kandungan obat pada plasma lebih besar dari obat yang diabsorpsi Jawaban: C, alasan salah karena dalam intravena tidak ada proses absorpsi oleh cairan plasma/cairan tubuh 1.Apa yang mempengaruhi Bioavailability ? 1. Keadaan pasien 2. Pharmaceutical variable 3. Route and time of administration 4. Faktor fisiologis pasien Jawaban: E 2.Obat yang tidak boleh diminum bersamaan dengan susu adalah a. Tetracycline b. Mebendazole c. Thiabendazole d. Antacid e. Metronidazole Jawaban: A 1.Yang mempengaruhi Bioavailabilitas adalah . . . . 1. Variabel pasien 2. Variabel farmaseutik

3. Cara pemberian obat 4. Waktu pemberian obat Jawab : E (semua benar) 2.Berikut ini adalah bentuk-bentuk sediaan obat : 1. kapsul 2. suspense 3. tablet 4. larutan 5. serbuk Dari data di atas, maka untuk obat oral yang tahan asam lambung kecepatan disolusi menurun menurut urutan . . . . a. 4-2-5-1-3 c. 1-2-3-4-5 e. 5-3-4-1-2 b. 2-4-5-3-1 d. 3-4-2-5-1 Jawaban: A. 4-2-5-1-3 Karena kecepatan disolusi dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, motilitas intestinal disolusi obat, ukuran partikel, bentuk kristal , kompleksasi. 1.faktor yang mempengaruhi absorpsi obat,kecuali... a. aliran darah b. luas permukaan c. jalan masuk obat d. permeabilitas membran e. karakter obat Jawaban: C 2.obat yg bekerja pada lokal,, senyawa kimia untuk respon selular. a. analgesic opoid b. analgesik antagonis c. histamin d. antihistamin e. corticosteroid Jawaban: C 1.Manfaat mengetahui bioavailability dan route of drugs administration : 1. Agar kita dapat mengetahui merek obat apa yang paling sesuai dengan kebutuhan Pasien 2. Mengetahui dosis yang tepat bagi pasien sehingga pemberian obat tersebut mencapai site of effect. 3. mengetahui waktu meminum obat 4. menghindari kesalahan dalam pemberian dosis dan pemakaian obat jawaban: C, jawaban 1 dan 3 salah karena: 1. yg perlu diketahui adalah jenis obat bukan merek obat saja 3. yg perlu diketahui adalah cara meminum obat 2.true factor affecting bioavailability:

1. patient variable 2. pharmaceutical variable 3. time of administration 4. where of administration Jawaban: A, karena bukan where tapi time 1. Usia lanjut tidak mempengaruhi kecepatan absorbsi obat sebab Usia merupakan salah satu patient variable yang dapat mempengaruhi kecepatan absorpsi atau jumlah obat yang diserap Jawaban D, pernyataan salah, alasan benar. *Usia lanjut mempengaruhi kecepatan absorbsi obat 2. Gangguan fungsi tiroid dapat mempengaruhi.... a. pH saluran cerna b. kapasitas absorbsi c. kecepatan pengosongan lambung d. perfusi saluran cerna e. kapasitas metabolisme dalam dinding saluran cerna Jawaban C, dapat mempengaruhi kecepatan pengosongan lambung. 1. Sindrom malabsorbsi dapat mempengaruhi.... a. kapasitas absorbsi b. pH saluran cerna c. waktu transit dalam saluran cerna d. perfusi saluran cerna e. kecepatan pengosongan lambung Jawaban A, kapasitas absorbsi 2.Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan bioavailabilitas suatu zat aktif adalah a. pengurangan disolusi/ kelarutan zat aktif b. peningkatan disolusi/ kelarutan zat aktif c. penambahan komposisi obat d. penggunaan beberapa obat yang fungsinya sama dalam waktu yang bersamaan e. mengganti obat cair dengan obat padat (tablet) Jawaban: b. peningkatan disolusi/ kelarutan zat aktif. Karena semakin tinggi kelarutan suatu zat aktif/ obat, semakin cepat obat diabsorbsi. 1. Salah satu yang mempengaruhi bioavailabilitas adalah patient variabel, dibawah ini yang bukan merupakan patient variabel adalah... a.pH saluran cerna b.fungsi empedu c.kapasitas absorpsi d.kapasitas metabolisme e.jenis kelamin

Jawaban E, jenis kelamin 2.Jumlah obat dalam persentase dari bentuk sediaan yang mencapaisirkulasi sistemik dalam bentuk utuh/ aktif, serta kecepatannya, disebut... a.patient variabel b.bioavailabilitas c.time of administration of drugs d.intramuscular e.antimicrobial jawab : b 1.Tidak semua yang di absorbsi pada pemberian per oral akan mencapai sirkulasi sistemik sebab Sebagian sudah langsung dimetabolisme oleh enzim-enzim di dinding usus dan/ atau di hati pada lintasan pertamanya melalui organ-organ tersebut Jawaban A, pernyataan benar dan alasan benar serta berhubungan 2. pH saluran cerna dan fungsi empedu dapat menentukan... a. kecepatan disintegrasi dan disolusi obat b. jumlah obat diserap c. kecepatan pengosongan lambung d. waktu transit obat e. patient variable Jawaban A, karena pH saluran cerna dan fungsi empedu dapat menentukan kecepatan disintegrasi dan disolusi obat. 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemakaian dosis dibawah ini semuanya benar kecuali : a. Umur b. Berat badan c. Penyakit yang diderita d. Jenis kelamin e. Jalur masuk obat Jawaban: D 2. Dosis toksik adalah dosis minimal yang menimbulkan efek toksik Sebab Jumlah dosis toksik lebih banyak dari dosis maksimum (maksimum dose) Jawaban: B 1. Dosage form (bentuk sediaan) adalah bentuk suatu produk farmasi yang lengkap, merupakan sarana untuk menghantarkan molekul obat ke tempat obat itu bekerja dalam tubuh.. SEBAB Dosage form erat kaitannya dgn cara/rute dan tempat pemberian obat.

Jawaban: B 2. manakah yg bukan bentuk sediaan produk farmsi yg pmbriannya scara oral? A. Tablet B. Kapsul C. Suppositoria D. Solutio E. Lozenges Jawaban: C, suppositoria untuk rektal,uretral,vaginal 1. Apa yang di maksud dengan dosage form? Jawaban: suatu bentuk dosis obat , seperti bentuk kapsul, cair dan tablet 2. Mengapa seorang dokter harus mempelajari dosage form? Jawaban: seorang dokter yang mempelajari dosage form akan mempermudah untuk memberikan obat yang benar kepada pasiennya 1. Kapsul merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut dan keuntungan sediaan kapsul adalah 1. Dapat untuk 2 sediaan yang tidak tercampur secara fisis (income fisis) 2. Menutupi bau dan rasa yang tidak enak 3. Lebih enak dipandang (memperbaiki penampilan) 4. Harganya terjangkau JAWABAN :A 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan distribusi obat yaitu A. Kondisi lambung/usus B. Sifat kimia obat (procain penicilin, protamin zing insulin, contoh obat yang sukar di serap tubuh) C. Cara pemberian obat (sirup, larutan lebih cepat diserap dari pada tablet) D. Gangguan/rintangan darah otak, seperti pada pasien tbc, parkinson, demensia, meningitis (radang otak) JAWABAN : D 1. Dosage form (bentuk sediaan) yang biasa digunakan untuk obat maag adalah? a. Scara Oral b. Secara Inhalasi c. Secara Injeksi d. Unguentum e. Cream Jawaban: A 2. Tablet merupakan sediaanproduk farmasi secara oral, dan termasuk dalam golongan.. A. solid pharmeutical dossage form B .liquid pharmeutical dossage form C . solid-liquid pharmeuticaldossage form D .dusting powder dossage form

Jawaban : A 1. Berikut ini adalah sediaan obat dalam bentuk padat... 1. Pulpus 2. Kapsul 3. Supositonia 4. Ovula Jawaban: E 2. Berikut ini adalah sediaan obat dalam bentuk setengah padat... a. Supositonia b. Lotion c. Ovula d. Salep e. Pulpus Jawaban: D 1. Yang termasuk inhaled dosage form adalah 1. capsule 2. gas 3. solution 4. aerosol Jawab : c. gas dan aaerosol Karena capsule dan solution termasuk oral dosage form 2. Di bawah ini termasuk topical dosage form, kecuali a. Cream b. Ointment c. Paste d. Supossitory e. Liniment Jawab : D. suppository , karena termasuk rectal dosage form 1. Di bawah ini yang termasuk Rectal dosage forms adalah 1. enema 2. liniment 3. suppository 4. ear drop Jawab : b. enema dan suppository 2. Di bawah ini termasuk Vaginal dosage forms, yaitu 1. Douche 2. intrauterine device 3. vaginal ring

4. pessary Jawab : E. semua benar 1. Berikut adalah route of drug administration yang memiliki dosage form paling beragam adalah. a. Transdermal b. Vaginal c. Sublingual d. Oral e. Rectal Jawaban : A Penjelasan: Pada pemberian obat dengan route of drug administration transdermal dapat digunakan obat dalam bentuk salep, krim, pasta, powder, aerosol, lotion, transdermal disc, dan larutan tambahan yang lainnya. 2. Dosage form yang diaplikasikan pada setiap pasien disesuaikan dengan keadaan fisiology tubuh pasien. Sebab Dosage form yang diberikan sangat berpengaruh pada proses absorbsi obat. Jawaban: A Penjelasan: Hal ini karena setiap pasien memiliki keadaan fisiologi tubuh yang berbedabeda. Di mana pasien yang satu dapat mengabsornsi obat lebih cepat dibanding pasien yang lain atau sebaliknya. Agar setiap oabat dapat bekerja relatif sama pada semua pasien maka dipilihlan dosage form yang berbeda yang disesuaikan dengan fisiologi pasien tersebut. 1. Salah satu obat yang harus dikonsumsi pada saat perut dalam keadaan kosong adalah a. Doxycycline b. Doxycycline Hyclate c. Ampicillin d. Griseofulvin e. Ethylsucinate Jawaban : C. Ampicillin Karena ampicillin adalah obat yang bereaksi dengan asam lambung. Sehingga kerja obat lebih efektif jika perut dalam keadaan kosong. 2. Time of administration bergantung pada. . . 1. Bahan kimia dari obat 2. Fisiologi GIT 3. Interaksi yang mungkin terjadi (obat dengan obat, atau obat dengan makanan) 4. Pengaruh obat terhadap lambung Jawaban : E. Semua benar Time of administration berdasarkan pada (1)bahan kimia dari obat, (2) fisiologi dari GIT, (3) interaksi yang mungkin terjadi antara obat dengan obat atau obat dengan makanan, (4) Pengaruh obat tersebut terhadap lambung 1. Salah satu obat di bawah ini yang dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan

adalah a. Erythromycin b. Ethylsuccinate c. Griseofulvin d. Amoxicillin e. Codein Jawaban : D. Amoxicillin Karena Amoxicillin jarang berinteraksi dengan obat lain, sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. 2. Obat yang diserap sangat lambat oleh tubuh adalah a. Amoxillin b. Barbiturate c. Paracetamol d. Penisilin e. Ampicillin Jawaban : B. Barbiturate Karena barbiturate merupakan obat tidur sehingga penyerapannya harus lambat. 1. Obat yang berinteraksi dengan antacid di dalam perut adalah. . . 1. Amoxicillin 2. Ampicillin 3. Cloxacillin 4. Nitrofurantoin Jawaban : E. Semua benar Obat-obatan tersebut di atas merupakan obat-obatan yang 2. Warfarin bertindak dengan mengurangi konsentrasi bentuk aktif vitamin K dalam tubuh SEBAB Bila vitamin K diambil, ia akan mengurangi efek warfarin. Jawaban : A. Pernyataan benar alasan benar ada hubungan sebab akibat 1. Steroid harus dikonsumsi pada. . a. Malam hari b. Pagi hari c. Sore hari d. Siang hari e. Siang dan Malam hari Jawaban : B. Pagi hari 2. Di bawah ini merupakan obat yang dapat mengiritasi perut, yaitu 1. Eruthromicyn 2. Amoxicillin 3. Lincomicy 4. Phenilbutazon

Jawaban : D. hanya (4) benar 1. Kolestiramin dapat menghentikan resirkulasi enterohepatik garam empedu Sebab Kolestiramin dapat menukarkan ion-ion klorida untuk garam-garam empedu yang terikat pada gugus karboksil Jawaban : A. pernyataan benar, jawaban benar, ada hubungan sebab akibat. 2. Ampicillin merupakan obat yang bereaksi dengan asam lambung Sebab Ampicillin bereaksi dengan makanan dan minuman. 1.Yang termasuk dlm faktor2 fisiologik yg berkaitan dgn absorbsi obat adalah: 1.Ph medium 2.Adanya penyakit 3.Adanya pori2 4.Ukuran partikel 2. Sifat fisikokimia obat adalah : a.jumlah pembawa b.sifat kplr mmbran sel c.Ph medium d.Adanya penyakit e.stabilitas obat <E> 1.Di bawah ini faktor yg mempengaruhi absorpsi obat obat 1.wkt kontak pd tmpat absorpsi 2.luas permukaan 3.permeabilitas membran 4.karakteristik obat <E> 2.Obat paling banyak di absorpsi di 1.usus besar 2.lambung 3.usus halus 4.esofagus 1.Farmakokinetika sulfasetamid pada tikus gagal ginjal Sebab Diinduksi uranil nitrat Jwb : benar-benar berhubungan, 2.Nefropati Diabetika adalah A. komplikasi pada syaraf dan ginjal manusia B komplikasi diabetes melitus pada ginjal yang dapat berakhir sebagai diabetes

C komplikasi diabetes melitus pada ginjal yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal D komplikasi pada syaraf dan hepar manusia E komplikasi pada dinding sel Jwb : <C> 1.Morfin lebih efektif diberikan secara intramuskuler daripada secara oral Sebab Eliminasi pada morfin terutama terjadi di ginjal <C> 2.Apa saja faktor yang menyebabkan respon kinetikatau dinamika bervariasi? 1.usia 2.obat lain yang diberikan bersamaan 3.fungsi hepar 4.faktor genetik <E> 1.Absorpsi Obat tablet lbih cepat dibandingkan obat bubuk Sebab Luas permukaan obat tablet lebih besar dibandingkan obat bubuk Jwb : salah-salah <E> Seharusnya lebih cepat obat bubuk karena permukaannya lbh besar 2.Unhydrated amoxcillin mudah larut dlm air Sebab Amoxicillin termasuk antibiotik beta-lactam . Jwb: benar-benar,tdk berhubungan 1. Pernyataan yang benar tentang ukuran dari partikel obat : 1. Semakin kecil ukuran partikel --> area permukaan semakin besar 2. Semakin besar ukuran partikel--> area permukaan semakin besar pula 3. Area permukaan semakin besar --> tingkat disolusinya tinggi 4. Area permukaan semakin besar--> tingkat disolusinya rendah Jawaban : 1 & 3------B Penjelasan : ukuran partikel obat-obatan semakin kecil ukurannya, berarti area permukaan untuk penyerapannya lebih besar dan banyak sehingga dissolution rate nya tinggi pula. 2. Pernyataan yang salah tentang Sublingual tablet : a. Diletakkan dibawah lidah b. Diabsorpsi secara cepat oleh membrane mukosa c. Langsung memasuki sirkulasi sistemik d. Berasa sangat pahit e. Merupakan salah satu jenis dari coated tablet Jawaban : D. berasa sangat pahit Penjelasan : berasa sangat pahit sangat relative bagi orang2 yang menelannya,

lagipula di diktat tidak ada yang mengatakan bahwa sublingual tablet itu selalu berasa dan pahit. Hehe (???) 1. Dibawah ini berbagai bentuk dari obat yang memiliki daya penyerapan yang lebih kecil daripada larutan (solution) adalah 1. Coated tablet 2. Larutan (solution) 3. Bubuk (powder) 4. Kapsul (capsule) Jawaban : 1 & 3 ------ B Penjelasan : Ukuran partikel serta daya larut yang dimiliki suspense dan bubuk lebih kecil dan rendah dibandingkan pada larutan. 2. Tingkat penyerapan pada obat yang berbentuk bubuk jauh lebih besar dibandingkan dengan obat yang berbentuk kapsul SEBAB Ukuran partikel obat yang berbentuk bubuk lebih mudah diabsorpsi karena permukaan serapnya yang lebih luas Jawaban : A 1. Dibawah ini yang termasuk variabel farmasetikal adalah : 1. Sifat fisikokimia obat 2. Variabel pasien 3. Bentuk aturan pemberian obat 4. Rute administrasi obat JAWABAN : B (pilihan 1 dan 3) Variabel farmasetikal terdiri dari sifat fisikokimia obat dan bentuk aturan pemberian obat, sedangkan variabel pasien dan rute administrasi obat adalah faktorfaktor yang mempengaruhi bioavalabilitas. 2. Ukuran partikel yang halus selalu menguntungkan SEBAB Makin kecil ukuran partikel, makin besar luas permukaan totalnya sehingga kelarutan makin besar dan makin cepat. JAWABAN : D (salah-benar) Makin kecil ukuran partikel, makin besar luas permuka an totalnya sehingga kelarutan makin besar dan makin cepat. Akan tetapi ukuran partikel yang halus tidak selalu menguntungkan. Kadang-kadang dengan sengaja dipakai ukuran partikel yang besar untuk mendapatkan efek terapeutik yang maksimal dan lama. Sebagai contoh, penicillin dan erythromycin tidak stabil di dalam cairan lambung, oleh sebab itu kelarutan yang cepat di dalam lambung akan mempercepat degradasi ke dalam bentuk yang non-aktif. 1. Kekuatan dan lamanya daya kerja obat diatur oleh proses farmakokinetik yaitu.... 1. Absorpsi

2. Distribusi 3. Eliminasi 4. Substitusi Jawaban : A. 1, 2 dan 3 2. Berikut ini yang termasuk faktor kimia-fisika dari bioavailability obat adalah.... 1. Bentuk garam 2. Ukuran partikel 3. Bentuk kristal 4. Crystal solvate Jawaban : E. 1,2,3 dan 4 1 . daya absorbsi dosis obat yang lebih rendah dari bentuk cair diantaranya a. kapsul dan suspensi b. suspensi dan powder c.kapsul dan pawder d. tablet dan kapsul e. pawder dan tablet ( jawaban : B ) 2. di bawah ini yang termasuk obat yang dapat digunakan sebagai perangsang supositori melalui. a. telinga b hidung c.vagina dan rectal d. mata e. kulit ( jawaban : C ) 1. daya absorbsi dosis obat yang lebih rendah dari bentuk bubuk diantaranya.. a.tablet dan powder b.tablet dan kapsul c.kapsul dan cair d. cairan dan powder e. tablet dan cair ( jawaban : B) 2 . suspense memiliki awal kerja obat lebih rendah dari a. cair/ sol b. powder c. kapsul d. tablet e. tablet kapsul ( jawaban : A ) 1. faktor apa sajakah yang yang mempengaruhi Bioavailability?

1. Pasien (Patient variable) 2. Preparation obat farmasi (Pharmaceutical variable) 3. Perjalanan dan waktu pemberian obat ( Route and time of administration ) JAWAB: A. 1, 2, 3, BENAR 2. tingkatan plasma obat di pengaruhi oleh? 1. Unsur aktif (Active substance) 2. Faktor lainya (Other factors) 3. Formulasi dari material obat (material needed for formulation) 4. Teknik pembuatan obat (manufacturing technique) JAWAB: E. 1,2,3,4 BENAR 1. Factor yang mempengaruhi bioavaibiliti adalah. a. variabel pasien b. variable farmatikal, c.rute dan waktu pemberian obat d. semua jawaban salah e. semua jawaban benar (jawaban : E ) 2. sebutkan bentuk- bentuk dosis dalam bioavaibiliti.. a.kapsul b.suspensi, cairan c.kablet,apsul, cairan, d.powder, suspensi, cairan,tablet kapsul e.kapsul,powder,suspensi, cairan, tablet,tablet kapsul ( jawaban : E )

Anda mungkin juga menyukai