ASPEK PASAR & PEMASARAN

ANALISA PASAR
• Analisa atas besarnya peluang pasar pada segmen pasar dari produk tertentu dengan mempertimbangkan kekuatan pesaing, baik pada usaha perdagangan, industri hilir, intermediate atau hulu.

STRUKTUR PERSAINGAN INDUSTRI • Ancaman Pendatang Baru
Menambah kapasitas penawaran; Terjadi perebutan pangsa pasar; Terjadi persaingan tajam / penurunan harga.

• Persaingan Dalam Jenis Usaha yang Sama
Bentuk persaingan berupa perang harga; perang iklan/promosi; peningkatan pelayanan. Diakibatkan oleh: Jumlah Pesaing; Tingkat Pertumbuhan Industri; Ketiadaan Diferensiasi Produk; Kapasitas Ekonomi; Biaya Tetap yang Tinggi; Pesaing yang Beragam.

Pembeli kuat bila: Membeli dalam jumlah besar. Pembeli mengancam masuk ke industri hulu. peningkatan kualitas & pelayanan. Bila produk pengganti lebih murah dng kualitas sama atau lebih tinggi maka akan menjadi ancaman serius • Kekuatan Tawar Pembeli Pembeli mampu memaksa harga turun. Produk tidak spesial. Jumlah pemasok sedikit. dan mengadu perusahaan dng pesaingnya. Produk pemasok sangat penting. Tidak ada produk substitusi.ANALISA PASAR • Ancaman Pendatang Baru • Persaingan Dalam Jenis Usaha yang Sama • Ancaman Produk Pengganti (Substitusi) Walaupun karakteristik produk berbeda tapi fungsinya sama. Perusahaan membeli dalam skala kecil . • Kekuatan Tawar Pemasok Pemasok kuat bila: Pemasok mengancam masuk ke industri hilir.

Faktor-Faktor Persaingan PENDATANG BARU POTENSIAL PARA PESAING INDUSTRI PEMASOK Persaingan diantara Perusahaan yang ada PEMBELI PRODUK PENGGANTI .

apakah masih dapat diserap oleh pasar dengan tingkat harga yang menguntungkan sehingga investasi dapat kembali dalam waktu yang wajar.ANALISA PASAR • Analisa Pasar bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai produk yang akan diproduksi. • Ruang Lingkup Analisa Pasar (4 Tahap): 1) Analisa Produk – Pasar 2) Analisa Permintaan 3) Analisa Penawaran 4) Analisa Peluang Pasar .

Produk Industri) • Daya Tahan & Wujud: Barang tdk tahan lama. Semua pemanfaatan . Jasa • Nilai Manfaat Produk: Manfaat inti. Manfaat diharapkan. Manfaat di atas harapan. Barang tahan lama.ANALISA PRODUK-PASAR • Analisa Produk-Pasar mencakup: • Identitas Produk: Dengan mengetahui identitas produk maka lebih mudah mencari berbagai data untuk analisa pasar shg mudah untuk memperkirakan peluang pasar. • Analisa atas Penggunaannya: Kegunaan produk (Produk Konsumsi. Manfaat dasar.

. Permintaan Potensial dapat diartikan sebagai sejumlah produk yang masih dapat diserap oleh pasar (Peluang Pasar). Meliputi: Permintaan Sekarang & Permintaan Akan Datang • Permintaan Potensial: Permintaan sejumlah produk yang mungkin akan dibeli oleh masyarakat atau industri pada masa yang akan datang.ANALISA PERMINTAAN Permintaan adalah Sejumlah produk yang dibeli pada harga tertentu Permintaan dapat diartikan sebagai “Pasar” Ada 2 golongan permintaan: • Permintaan Efektif: Permintaan sejumlah produk yang diperkirakan pasti akan dibeli.

Ekspor Permintaan adalah produksi ditambah impor dikurangi ekspor dan selisih stok. Pe = P + I – (E + (Saw – Sak)) Pe P I E Saw Sak = Permintaan = Produksi lokal = Impor = Ekspor = Stok awal = Stok akhir .ANALISA PERMINTAAN Menghitung Besarnya Permintaan Efektif: • Pendekatan Produksi dan Impor .

. . .ANALISA PERMINTAAN Menghitung Besarnya Permintaan Efektif: • Metode Rasio Rantai Perhitungan elemen yang lebih kecil dari suatu urutan mata rantai atas suatu produk. Pe = JP x IP x X1 x X2 x X3 x . . x Xn Pe = Permintaan JP = Jumlah penduduk IP = Income per kapita X1…n = urutan mata rantai . .

Alokasi biaya Shampo Anti Ketombe: 40% .000 x Rp.000 Permintaan efektif shampo Anti Rontok: Pe = 5.000 .000 x 10% x 25% x 20% = Rp.000.000.000.ANALISA PERMINTAAN • Contoh Metode Rasio Rantai Produk Shampo Anti Ketombe dan Anti Rontok .000 x 10% x 25% x 40% = Rp.000.000.000.000 x Rp.000.000.000.Pendapatan perkapita: Rp. 3.000.Jumlah penduduk: 5. 3.000 .Alokasi biaya Shampo: 25% .Alokasi biaya Shampo Anti Rontok: 20% Jawaban: Permintaan efektif shampo Anti Ketombe: Pe = 5. 3.Alokasi biaya perawatan: 10% . 150.000 orang . 75.

ANALISA PERMINTAAN • LATIHAN 1 Produk Pulsa HP .000 Porsi Penjualan 70% Omset per Bulan Rp.000 100. Rp. Rp. 50.000 per HP . .Rincian Keuntungan Penjualan Pulsa: Pulsa (Rph) 5. Rp.Rata-rata pembelian pulsa per bulan: Rp.000 Total 20% 10% 100% Rp.Jumlah Kepala Keluarga: 2500 KK .Pemilikan HP setiap KK: 2 unit HP per KK . 10% 5% - Rp. Rp. Profit Margin 15% Profit per Bulan Rp.Omset Penjualan: 20% dari Total Peluang Pasar . 50.000 – 25.

Rata-rata pertumbuhan jumlah penduduk: 5% per tahun .000 orang .Penduduk yang mengkonsumsi Sari Buah: 25% dari jumlah penduduk .Berapa perkiraan jumlah permintaan sari buah pada tahun 2010 .Jumlah Penduduk Tahun 2010: 3.000.ANALISA PERMINTAAN • LATIHAN 2 Produk Sari Buah .Setiap orang mengkonsumsi: 20 Liter Sari Buah per tahun .

Metode Peramalan: 1. Agar lebih akurat. Untuk metode Korelasi: Variabel Bebas bukan Waktu Dapat menggunakan persamaan Fungsi Linier atau Non Linier . Untuk metode Deret Berkala: Variabel Bebas adalah Waktu. Ramalan Deret Berkala (Time Series Method) 2.ANALISA PERMINTAAN • PERAMALAN PERMINTAAN Permintaan Potensial: Suatu perkiraan permintaan yang bersifat kuantitatif pada masa yang akan datang berdasarkan suatu analisa yang didukung oleh data-data yang relevan (permintaan efektif). Ramalan secara Korelasi (Correlation Method) Kedua metode ini menghubungkan antara variabel tidak bebas dan variabel bebas. peramalan permintaan menggunakan data minimal 5 tahun ke belakang.

c = Konstanta . b = Konstanta Persamaan Non-Linier Y = a + b X + c X2 Y = Variabel Tidak Bebas X = Variabel Bebas a.b.ANALISA PERMINTAAN • PERAMALAN PERMINTAAN Persamaan Linier Y=a+bX Y = Variabel Tidak Bebas X = Variabel Bebas a.

611 371.809 530.424 433.923 X Permintaan 4 5 6 7 8 ? ? ? ? ? .024 1.037.692 864.ANALISA PERMINTAAN • CONTOH PERAMALAN PERMINTAAN Tahun Historikal 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Proyeksi 2010 2011 2012 2013 2014 -3 -2 -1 0 1 2 3 615.921 466.

: PENAWARAN = PRODUKSI LOKAL + IMPOR Produksi Lokal: .Industri yang ada dengan Kapasitas Rill.ANALISA PENAWARAN Merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk menganalisa perkembangan penawaran suatu produk di masa mendatang berdasarkan perkembangan penawaran di masa lalu dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.sesuai dengan izin usaha yang sudah dikeluarkan oleh departemen / dinas teknis Impor Produk: Impor merupakan salah satu variabel yang menunjukkan besarnya penawaran di masa lalu. Kapasitas Terpasang. dan rencana ekspansi . Besarnya penawaran suatu produk adalah jumlah produksi lokal ditambah impor produk.Industri yang akan dibangun. . sbb.

366 482.366 482.000 482.000 750.366 482.366 482.000 .366 482.366 750.366 482.366 482.000 750.366 482.366 482.000 900.000 750.000 150.ANALISA PENAWARAN Tahun Historikal 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Proyeksi 2010 2011 2012 2013 2014 482.366 750.366 482.366 482.366 482.000 750.000 900.000 750.000 Kapasitas Riil Kapasitas Terpasang Rencana Ekspansi Total Penawaran 150.000 750.

• Jika penawaran lebih besar dari permintaan maka dapat dikatakan Pasar Sudah Jenuh • Jika permintaan lebih besar dari penawaran maka masih ada Peluang Pasar.ANALISA PELUANG PASAR • Adalah Keseimbangan permintaan dan penawaran.: PERMINTAAN – PENAWARAN = KESEIMBANGAN PERMINTAAN – PENAWARAN = PELUANG PASAR . sbb. • Peluang Pasar dapat dihitung.

Seimbang Periode 2002 2003 2004 2005 Historikal Data Jakarta Investment Consulting (JIC) 2006 Saat ini 2007 2008 2009 2010 2011 Proyeksi Bagian dari Buku “Menggali Potensi Wirausaha” 30 . Ada Peluang D<S.ANALISA PELUANG PASAR Bagian 2 Peluang G a m b a r .P elu a n g P a sa r Volume Permintaan (D) Penawaran (S) D>S. Tdk ada Peluang D=S.

000 215.026 670.974 190.346 182.398 659.000 225.718 172.366 482.000 710.366 482.000 740.366 482.000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 *) Penawaran = Produksi Lokal + Import Produk .712 665.000 515.340 690.770 649.ANALISA PELUANG PASAR Tahun Historikal 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Proyeksi 2010 2011 2012 2013 2014 Permintaan Penawaran Peluang Keseimbangan 638.000 200.000 730.000 500.404 166.084 654.090 161.000 156.660 187.366 482.366 482.000 700.366 482.032 177.456 643.000 210.000 515.366 500.000 500.000 482.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful