Anda di halaman 1dari 4

Promosi Coca-Cola

Coca Cola lahir di dalam laboratorium Dr. John Pemberton bulan mei 1886 di Atlanta, Georgia. Nama Coca Cola sendiri dibuat oleh Frank Robinson. Dan dipasarkan pertama kali dengan iklan dari spanduk dengan tulisan dari cat minyak bertuliskan drink Coca Cola. Walaupun sempat menyandang gelar brand of the century, Frank Robison sempat mengalami kerugian dalam penjualannya. Formula Coca Cola lalu dibeli oleh Asa Chandler yang gencar melakukan promosi senhingga mengalami keuntungan besar. Coca cola semakin mendunia berkat penjualan kepada perusahaaan pembotolan independen dengan adanya lisensi ke negara lain dan hal ini dipertahankan sampai sekarang. Dalam masalah positioning, ada berbagai positioning yang berganti tiap tahun yang digunakan Coca Cola. Hal ini terlihat dari seringnya pergantian slogan yang disesuaikan dengan jaman. Salah satu yang juga terkenal dan cukup diingat buatan agensi iklan McCann Erickson, pada tahun 70-an terdapat slogan Id like to buy the world a coke yang membuat kata-kata lets have a coke seakan-akan menjadi mari kita satukan semuanya. Hal ini membuat coca cola seakan-akan menyatukan berbagai kalangan. Lalu juga dikembangkan dalam iklan komersialnya dimana ditampilkan semua orang dari berbagai ras menyanyikan lagu Id like to buy the world a coke. Berikut berbagai slogan yang digunakan Coca cola dari tahun ke tahun di Amerika.

1886 Drink Coca-Cola. 1887 Delicious! Refreshing! Invigorating! Exhilarating! 1891 The Ideal Brain Tonic/The Delightful Summer-Winter beverage. 1904 Delicious and refreshing. 1905 Coca-Cola revives and sustains. 1906 The great national temperance beverage. 1908 Good til the last drop 1917 Three million a day. 1922 Thirst knows no season. 1923 Enjoy life. 1924 Refresh yourself. 1925 Six million a day. 1926 It had to be good to get where it is. 1927 Pure as Sunlight 1927 Around the corner from anywhere. 1928 Coca-Cola pure drink of natural flavors. 1929 The pause that refreshes. 1932 Ice-cold sunshine. 1937 Americas favorite moment. 1938 The best friend thirst ever had. 1938 Thirst asks nothing more. 1939 Coca-Cola goes along. 1939 Coca-Cola has the taste thirst goes for. 1939 Whoever you are, whatever you do, wherever you may be, when you think of refreshment, think of ice cold Coca-Cola. 1941 Coca-Cola is Coke!

1942 The only thing like Coca-Cola is Coca-Cola itself. 1944 How about a Coke? 1945 Coke means Coca-Cola. 1945 Passport to refreshment. 1947 Coke knows no season. 1948 Where theres Coke theres hospitality. 1949 Coca-Cola along the highway to anywhere. 1952 What you want is a Coke. 1954 For people on the go. 1956 Coca-Cola makes good things taste better. 1957 The sign of good taste. 1958 The Cold, Crisp Taste of Coke 1959 Be really refreshed. 1963 Things go better with Coke. 1966 Coke after Coke after Coke. 1969 Its the real thing. 1971 Id like to buy the world a Coke. 1974 Look for the real things. 1976 Coke adds life. 1979 Have a Coke and a smile. 1982 Coke is it! 1985 Americas Real Choice 1986 Red White & You (untuk Coca-Cola Classic) 1986 Catch the Wave (untuk New Coke) 1989 Cant Beat the Feeling. 1993 Always Coca-Cola. 2000 Enjoy. 2001 Life tastes good. 2003 Real. 2005 Make It Real. 2006 The Coke Side of Life 2007 Live on the Coke Side of Life 2009 Open Happiness 2010 Twist The Cap To Refreshness

Di Indonesia sendiri, Coca Cola sudah masuk sejak tahun 1927 dan diproduksi secara lokal tahun 1992 melalui Coca Cola Amatil Limited dengan nama dagang Coca Cola Bottling yang dibeli oleh joint venture beberapa perusahaan lokal dengan pabrik pertama di Jakarta dan terus berkembang sampai berdiri 11 perusahaan independen untuk pendistribusian Coca Cola dan akhirnya bergabung di tahun 2000[9]. Saat ini The Coca Cola Company adalah market leader dalam perusahaan minuman dengan salah satu produk minuman berkarbonasinya Coca cola. Hal ini menunjukan adanya kepercayaan dari penanam saham terhadap keberhasilan Coca cola ke depannya. Dalam kegiatan promosinya, Coca Cola selalu melakukan pendekatan-pendekatan kreatif melalui berbagai macam metode promosi. Selain itu, agar tetap eksis dan relevan dengan konsumennya yang merupakan remaja dewasa, Coca Cola selalu melakukkan peremajaan produk lewat promosinya.

Personal selling Dalam promosinya, dibuka sistem tanya jawab langsung untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui website resminya di www.cocacola-bottling.co.id lewat bagian mitos atau fakta di website tersebut. Didalamnya juga dijelaskan mengenai penjagaan mutu dari Coca Cola itu sendiri melalui bagian Virtual Plant Tour. Di sana dijelaskan mulai dari pembuatan sampai penyimpanan hingga ada di tangan konsumen. Mass selling Selain itu juga didukung dengan berbagai mass selling iklan yang marak di berbagai media seperti televisi, radio, serta outdoor print ad. Ide-ide yang dikeluarkan dalam iklan Coca Cola tergolong unik, kreatif serta memiliki timing yang tepat. Dalam pembuatan iklannya, Coca Cola bekerjasama dengan agensi iklan McCann Ericksonn. Iklan terakhir yang dikeluarkan Coca Cola mempunyai big idea Piala Dunia yang sedang marak menunjukan timing yang tepat dari iklan Coca Cola. Publisitas Lewat hubungan masyarakatnya, Coca Cola memberikan pengembangan industri kecil di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat, dan saart ini telah memberikan pelayanan kepada lebih dari 320 orang pengusaha mikro dan terus berkembang. Selain itu, Coca cola mengembangkan indirect distribution berbasis UKM yang merupakan kerjasama dengan pengusaha mikro dan street vending untuk melayani area yang memiliki tingkat lalu lintas konsumen yang tinggi dalam bentuk kios berjalan, kereta dorong dan rombong. Sales promotion Sales promotion dilakukan antara lain melalui program hadiah di balik tutup botol di akhir tahun 2009 dengan tema Buka Coca-Cola, Buka Kesempatan Semangat Baru Di Balik Tutup Botol Coca-Cola dengan hadiah tabungan senilai Rp 2 juta untuk 20000 pemenang, dan jutaan botol minum gratis. Yang lain misalnya pada tanggal 7 Januari 2007 di Plaza Barat Senayan Jakarta dilakukan pelepasan balon yang telah diisi berbagi impian dan cita-cita. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara PositiFIESTA yang diselenggarakan Coca Cola Indonesia sekaligus peluncuran slogan baru saat itu yaitu Hidup ala Coca Cola. Selain itu juga dengan bekerja sama dengan restoran semisal McDonalds, Domino Pizza dan sebagainya melalui program HoReCa (hotel, restaurant dan caf). Efektifitas Coca cola mendapatkan banyak penghargaan di berbagai bidang antara lain di bidang sustainability, workplace, environment, community, diversity, brands dan marketing. Beberapa yang menarik mengenai penghargaan di bidang marketing adalahMost Innovative Companies for 2010, BusinessWeek (April 2010) Bronze Media Lion (Cannes) and Gold Effie (Argentina), Destapados Copa Coca-Cola activation (Argentina, October 2009), European Beverage Innovation Award (September 2009), Happiness Factory The Movie, 10 Best TV Ads of 2007 (#7), TIME magazine (December 2007) Silver Award, Brand Awareness/Positioning category, The Coke Show Coca-Colas Consumer Generated Media Approach, MIXX Awards (October 2007), Best Advertiser Award 2006,

Coca-Cola (Japan) Company, Ltd. (CCJC), CM Data Bank (May 2007), Advertiser of the Year Award, Coca-Cola Spain, Anuncios Awards (2007) dan sebagainya[10]. Namun hal ini tidak membuktikan kenaikan penjualan di berbagai dunia terutama di Indonesia, dilaporkan bahwa penjualan Coca cola di Indonesia yakni 13 porsi saji seukuran 236 ml per orang per tahun. Jumlah ini, masih lebih kecil dibanding Malaysia, Filiphina dan Singapura[11]. Kesimpulan Inovasi strategi pemasaran yang diterapkan Coca Cola tergolong unik dan kreatif sesuai dengan jiwa target pasar yakni remaja menuju dewasa. Media yang digunakan dalam beriklan sangat beragam dan bersifat baru karena penuh inovasi begitu juga halnya dengan strategi promosinya. Selain itu juga, terdapat peremajaan produk yang terus dilakukan untuk memperbaharui positioning produk agar tetap sama dengan target pasarnya. Coca cola sebagai salah satu minuman ringan di Indonesia telah berhasil meningkatkan awareness masyrakat mengenai keberadaan produk tersebut. Hal ini lumayan menunjang penjualan Coca cola di Indonesia yakni 13 porsi saji seukuran 236 ml per orang per tahun. Namun masih lebih kecil dibanding Malaysia, Filiphina dan Singapura. Dari sini dapat disimpulkan bahwa, walaupun Coca cola sudah melakukan berbagai macam inovasi dari sisi promosinya, tetapi masih ada permasalahan dalam penjualan. Penjualan masih lebih kecil dari negara lain. Hal ini menunjukan adanya permasalahan di bauran pemasaran lainnya yang tidak dibahas dalam makalah karena makalah hanya membahas dari sisi promosi saja.