ANEMIA APLASTIK

OLEH CANDRA BAYU S.A YORDAN REFA PEMBIMBING DR. KUSDRAJAT SP. PD

IDENTITAS PASIEN
 Nama


 


 

: Ny. J Usia : 45 tahun Jenis kelamin : Perempuan Alamat : Indramayu No. Rekam medik : 725044 Tanggal pemeriksaan : 6 maret 2012 Dokter yang memeriksa : dr. Kusdrajat Sp. PD

TEHADAP KELUARGA PASIEN) Keluhan utama: Badan lemah Mual muntah Nyeri perut Perut membesar Keluhan tambahan: Nafsu makan menurun .

Pasien tampak pucat dan terlihat lemah Pasien telah lama merasakan keluhan tersebut namun dirasakan semakin parah sejak satu tahun terakhir.Riwayat Penyakit Sekarang  Perempuan berusia 45 tahun datang dengan     keluhan nyeri perut kanan bawah dan ulu hati yang hilang timbul sejak satu tahun yang lau. Nafsu makan menurun karena mual setiap diberi makan. . Disertai dengan perut yang semakin membesar.

 Tidak ada dikeluarga pasien yang memiliki keluhan yang sama. .  Transfusi darah tidak dapat dilakukan karena tidak ada darah yang cocok.Riwayat Penyakit Dahulu  Pasien pernah dirawat di RSUD Indramayu sekitar 2 bulan yang lalu karena keluhan yang sama dan membutuhkan transfusi darah karena kadar darahnya rendah.  Golongan darah AB Rhesus negatif (-). Riwayat Keluarga  Orang tua pasien (ibu) merupakan warga negara Belanda.

PEMERIKSAAN FISIK  Keadaan umum: Pasien tampak sakit berat  Vital Sign: TD : 100/60 HR : 96 kali/menit lemah reguler RR : 24 kali/menit T : 37.8 derajat Celcius  Kesadaran: Apatis .

 Kepala : Normocephal  Mata : Kedua konjungtiva anemis. sianosis (-). rh (-) BJ I – BJ II reguler.  Leher : Tidak ada pembesaran KGB Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid  Thorax dinamis : Inspeksi : Simetris dalam keadaan statis dan Palpasi : Tidak teraba massa dan krepitasi Perkusi : Sonor pada semua lapang paru Auskultasi: Vesikuler kanan dan kiri. wh (-). kedua sklera tidak ikterik. bising usus dalam batas normal Hepar dan Lien teraba membesar Nyeri tekan (+) Nyeri Lepas (+) Nyeri ketok (-) Shiffting dullnes (+)  Ekstremitas : Akral dingin. murmur (-). edema (-)  Fungsi SSO : BAB (+) BAK (+) Keringat (+) . Gallop (-)  Abdomen : Cembung.

2 % Trombosit : 65000 /mm MCV : 79.3 fl MCH : 29.1 pg MCHC : 36.4 g/dL Ht : 20.7 g/dL        .PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan Darah Lengkap Tanggal 6 Maret 2012 Leukosit : 2800 /mm Hb : 7.

vakulisasi monosit  Trombosit : Jumlah menurun. Mikrositer. Normokromik.09 mg/dL  SGOT : 36  SGPT : 19 . trombosit besar  Kesan : Pansitopenia dd/ Anemia Aplastik Pemeriksaan Analisa Gas Darah  GDS : 140 mg/dL  Ureum : 26. Sferosit  Leukosit : Jumlah menurun. Fragmentosit.Pemeriksaan Apusan Darah Tepi Tanggal 6 Maret 2012  Eritrosit : Anisositosis.7 mg/dL  Kreatinin : 1.

Dasa Sp Rad)  Hepar:Tampak membesar ringan Parenkhim inhomogen dgn bintik hiperekhoik  GB : Tidak dilatasi.  Kesan: Hepatitis kronis Hepatosplenomegali Hipertensi portal . dinding licin Tidak tampak massa/batu  Pankreas: Tidak membesar. dilatasi vena lienalis Tak tampak massa. parenkim homogen Tak tampak massa/ dilatasi duktus  Lien : Tampak membesar.Pemeriksaan USG Abdomen Tanggal 7 Maret 2012 (Ekspertise dr.

3 g/dL : Negatif  Widal Test .8 % Trombosit : 25000 /mm kubik MCV : 82.4 fl MCH : 29.9 g/dL Ht : 16.       Pemeriksaan Darah Lengkap dan Serologi Tanggal 14 Maret 2012 Leukosit : 1300 /mm kubik Hb : 5.1 pg MCHC : 35.

Rad) Hepar : Membesar dgn ekhoparenkimal homogen GB : Ukuran baik. batu (-) Pankreas : Ukuran baik.     Pemeriksaan USG Abdomen Tanggal 14 Maret 2012 (Ekspertise dr. Neni Sp. dinding tidak menebal. ekhoparenkimal homogen Lien : Ukuran membesar dengan Ekhoparenkimal homogen Renal dx-sn: Ukuran baik Ekhokorteks tidak meningkat Batas korteks dan medulla jelas : Hepatosplenomegali  Kesan .

6 g/dL .2 % Trombosit : 84000 /mm MCV : 87 fl MCH : 28.5 g/dL Ht : 23.3 pg MCHC : 32.       Pemeriksaan Darah Lengkap Tanggal 18 maret 2012 Leukosit : 2200 /mm Hb : 7.

Hb. Pasien tampak pucat dan tidak nafsu makan karena mengeluh mual dan muntah.RESUME  Perempuan berusia 45 tahun dengan golongan darah AB Rhesus negatif (-) datang dengan keluhan nyeri perut kanan dan ulu hati yang hilang timbul sejak 1 tahun yang lalu disertai dengan perut yang semakin membesar.  Pada pemeriksaan USG abdomen terdapat pembesaran hepar dan lien. Pada pemeriksaan apusan darah tepi diperoleh kesan pansitopeni. terdapat pembesaran hepar dan lien serta asites  Pada pemeriksaan darah lengkap kadar leukosit. .  Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva anemis. dan trombosit yang rendah.

DIAGNOSIS KERJA  Anemia aplastik + AB Rhesus negatif  Dispepsia  Hepatosplenomegali PEMERIKSAAN ANJURAN  Aspirasi dan Biopsi Sumsum Tulang  Tes Serologi untuk Hepatitis PENATALAKSANAAN  Dari IGD  IVFD RL + D5% 1:1 30 gtt /mnt  Ranitidine 2 X 1 amp. extra  Dexanta 3 X 1 cth. .  Ketorolac 1 amp.

prednison 1-2 mg/kgbb/hari  Androgen.Anjuran Terapi  Transfusi komponen darah (PRC)  Menghindari dan mengatasi infeksi  Kortikosteroid. Metenolol Asetat 2-3 mg/kgbb/hari maksimal selama 3 bulan  Splenektomi jika tidak berespon dgn steroid Jika menolak splenektomi:  Siklosporin 5 mg/kgbb/hari  ATG (anti thymocite globulin) 15 mg/kgbb/hari selama 5 hari  Transplantasi sumsum tulang jika ditemukan HLA yang cocok .

) S ( . .  Ketorolac 1 amp.)  Abdomen: Bising Usus (+ )  Asites (+)  NT/NL/NK: +/+/ Extremitas: Akral dingin E ( .Tanggal 6 maret 2012  Keadaan umum: Nyeri perut kanan bawah Lemah  Tanda Vital :TD : 110/60 N : 100 kali/menit RR : 20 kali/menit Suhu : 37.3 derajat C  Kesadaran : Apatis  Mata : CA +/+ SI -/ Leher : dalam batas normal  Thorax : VBS +/+ Rh -/.) M ( . extra  Dexanta 3 X 1 cth.)  Diagnosis: obs.Wh -/BJ I/II rguler G ( . Abdominal pain Terapi  IVFD RL + D5% 1:1 30 gtt /mnt  Ranitidine 2 X 1 amp.

Tanggal 10 Maret 2012  Keadaan umum: Nyeri perut kanan bawah Lemah  Tanda Vital :TD : 110/70 N : 92 kali/menit RR : 20 kali/menit Suhu : 37 derajat C  Kesadaran : Apatis  Mata : CA +/+ SI -/ Leher : dalam batas normal  Thorax : VBS +/+ Rh -/.) M ( .) S ( .Wh -/BJ I/II rguler G ( . massa abdomen  PRC 1 unit Hepatosplenomegali .)  Abdomen: Bising Usus (+ )  Asites (+)  NT/NL/NK: +/+/Massa abdomen kanan  Extremitas: Akral dingin E ( .)  Diagnosis: Anemia aplastik + Rh (-) Terapi  Terapi teruskan  USG Ulang.

) S ( .Tanggal 15 Maret 2012  Keadaan umum: Nyeri perut kanan bawah Lemah  Tanda Vital :TD : 100/80 N : 90 kali/menit RR : 24 kali/menit Suhu : 37.  Terapi lain Lanjutkan Diagnosis: Anemia aplastik + Rh (-) Hepatosplenomegali .2 derajat C  Kesadaran : Apatis  Mata : CA +/+ SI -/ Leher : dalam batas normal  Thorax : VBS +/+ Rh -/.)  Terapi  PRC 2 unit (+)  Cefotaxim 2 X 1 amp.Wh -/BJ I/II rguler G ( .)  Abdomen: Bising Usus (+ )  Asites (+)  NT/NL/NK: +/+/Massa abdomen kanan  Extremitas: Akral dingin E ( .) M ( .

)  Diagnosis: Anemia aplastik + Rh (-) Terapi  Cefotaxim stop  Ceftriaxon 3 x 1 amp  Paracetamol 3 x 500 mg  Metronidazole 3x1  Rencana PRC ke 4 Hepatosplenomegali .) M ( .Wh -/BJ I/II rguler G ( .)  Abdomen: Bising Usus (+ )  Asites (+)  NT/NL/NK: +/+/Massa abdomen kanan  Extremitas: Akral dingin E ( .Tanggal 17 Maret 2012  Keadaan umum: Nyeri perut kanan bawah Lemah  Tanda Vital :TD : 100/60 N : 94 kali/menit RR : 20 kali/menit Suhu : 37.4 derajat C  Kesadaran : Apatis  Mata : CA +/+ SI -/ Leher : dalam batas normal  Thorax : VBS +/+ Rh -/.) S ( .

)  Diagnosis: Anemia aplastik + Rh (-) Terapi  Metronidazole stop  Viliron 1 x 1 tab  Terapi lain lanjutkan Hepatosplenomegali .Tanggal 21 Maret 2012  Keadaan umum: Nyeri perut kanan bawah Lemah  Tanda Vital :TD : 100/70 N : 86 kali/menit RR : 20 kali/menit Suhu : 36.) M ( .)  Abdomen: Bising Usus (+ )  Asites (+)  NT/NL/NK: +/+/Massa abdomen kanan  Extremitas: Akral dingin E ( .6 derajat C  Kesadaran : Apatis  Mata : CA +/+ SI -/ Leher : dalam batas normal  Thorax : VBS +/+ Rh -/.) S ( .Wh -/BJ I/II rguler G ( .

THANK YOU .