Anda di halaman 1dari 12

Formulasi lip tint yang mengandung biji kesumba keling (Bixa orellana L.

) sebagai pigmen
Disusun oleh : Rizky Prawitasari

Topik bahasan :
1. Pendahuluan 2. Lip tint 3. Biji kesumba keling (Bixa orella L.) 4. Tujuan penelitian 5. Harapan peneliti

Pendahuluan
Selain mata dan rambut pada wanita yang dapat memencarkan kecantikan, terdapat satu bagian tubuh lain yang juga diperhatikan dan tidak pernah luput dari salah satu sasaran tatarias pada wanita yaitu bibir. Pemilihan warna yang tepat sebagai pemulas bibir dapat menambah kesan anggun pada wanita dan secara tidak langsung dapat memancarkan kepribadiannya.

Bibir pada wanita identik dengan lipstick beserta warnanya. Seiring berkembangnya trend saat ini terdapat beberapa jenis produk pemulas bibir yang dijual dipasaran, diantaranya adalah lip tint. Untuk konsumen Indonesia mungkin belum familiar dengan lip tint, karena jenis produk ini belum diproduksi oleh pabrik kosmetik lokal yang merajai pasar dalam negri.

Lip tint
Lip tint berbeda dengan produk pemulas bibir jenis lain seperti lipstick, lipbalm , dan lip gloss yang sudah terlebih dulu muncul dipasaran. Definisi singkat lip tint adalah sebuah produk kosmetik yang digunakan pada bibir untuk memberi warna yang biasanya tanpa disertai kesan mengkilat dan bersinar yang berlabih. Umumnya, lip tint digunakan langsung pada bibir tanpa melapisi bibir dengan lipbalm atau base tertentu, dan warna dari lip tint akan dengan perlahan tampak pada bibir.

Perbedaan mendasar dari lip tint adalah produk ini berada diantara lip gloss dan lipstick, dimana lip tint berwarna lebih ringan dari lipstick tapi memberikan warna lebih pekat dari pada lip gloss. Salah satu kelabihan dari lip tint lainnya adalah umumnya memiliki sifat yang sangat tahan lama (very long lasting colour). Bila lip tint yang digunakan mengandung zat zat yang memberikan kesan mengkilat, kesan itu akhirnya akan terhapus tetapi warnanya akan tetap terlihat.

Hal ini disebabkan oleh lip tint akan melekat sedikit labih lama dan tidak hanya meletak dibagian permukaan bibir yang dipulaskan. Lip tint juga tidak meninggalkan noda pada gelas ketika minum yang kerap terjadi pada penggunaan lipstick atau lip gloss.

Biji kesumba keling


Biji kesumba keling (Bixa orellana L.) merupakan salah satu bahan alam Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pigmen warna dalam lip tint. Biji kesumba keling mengandung tannin, steroid/terpenoid, flavonoid, dan zat warna bixin/norbixin. Kulit biji kesumba mengandung karotenoid yang memberikan warna merah.

Penarikan pigmen dari buji kesumba keling digunakan metode ekstraksi cara dingin yaitu dengan maserasi menggunakan aethanolum sebagai penyari, kemudian maserat dipisahkan antara penyari dan pigmen biji kesumba keling dengan alat rotavapor . Konsentrasi pigmen yang digunakan dalam uji adalah 0.25%, 0.5%, 1%, 1.25% dengan penambahan zat pembangkit warna pirogalol yang sama banyak. Pengujian ke stabilan produk yang dilakukan meliputi organoleptis, uji homogenitas, uji konsistensi, uji titik leleh, absorbansi, uji pH, dan uji kesukaan.

Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui bahwa biji kesumba keling (Bixa orellana L.) dapat dimanfaatkan sebagai pigmen dalam produk lip tint dengan penambahan zat pembangkit warna pirogalol, serta mengetahui kestabilan zat warna biji kesumba keling ( Bixa orella L.) dalam formula lip tint yang berbentuk semisolid dalam waktu 1 bulan.

Harapan peneliti
menghasilakan suatu produk kosmetik lokal berupa lip tint dengan formulasi baru yang bercitarasa tradisional Indonesia, berkelas dunia. Sehingga mampu bersaing dengan produk produk kosmetik import diperdagangan dunia.

Thanks for your attention