Anda di halaman 1dari 45

Quote:

Originally Posted by weeshnoe Pak saya mau tanya : beberapa kali saya melamar posisi facilities engineer di perusahaan oil & gas, kira2 apa yang harus disiapkan dalam interviewnya. Tapi sebenarnya posisi facilities engineer ini sendiri itu apa tho?saya nggak ngerti apa2 job desc/klasifikasi facilities engineer... latar belakang saya sekarang bekerja di divisi maintenance alat2 berat untuk pertambangan dan latar belakang pendidikan mechanical engineer. beberapa teman yang sudah "lulus" dari tempat kerja saya sekarang (tambang batubara) dan sekarang bekerja di oil & gas sih kasih bocoran waktu interview bakal ditanya2 apa yang mereka kerjakan di posisi sebelumnya (ilmu maintenance) dan sedikit tentang pompa, pipa & kompresor. mohon bantuannya dan sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih... oh iya, satu lagi pak...boleh kan nambah pertanyaan posisi apa lagi selain facilities engineer yang bisa saya lamar di perusahaan oil and gas?

Facilitiy engineer scope kerjanya memastikan fasilitas produksi minyak & gas bekerja secara baik & optimal. Membuat program kerja maintenance tahunan. Punya terobosan berpikir utk efisiensi & efektifitas peralatan produksi. Peralatan atau fasilitas yg harus selalu dijaga adalah dari hulu ke hilir: Pompa minyak, fasilitas pengumpul & pemisah (tanki, separator) & fasilitas tansportasi (kompressor, piping dg system instrumentasinya sgb pengaman). Facility Engineer minimal mengerti process P&ID (Piping, Instrument Diagram) dan bisa membuat optimalisasi produksi miyak & gas. Kalau latar belakang anda mechanical, posisi yg menarik untuk dilamar adalah: Design & Construction Engineer, Commissioning Engineer atau Preventive & Predictive Maintenance (masuk bagian Production). Kalau ada pengalaman di HES (Health, Safety & Environmental) coba diungkapkan. Tambah jam tebang pengalaman lagi supaya diterima di Oil & Gas Co., perbanyak kursus & training2 yg mendudukung utk added value anda. Secara personal power anda harus memunculkan percaya diri yg tinggi, yakin dan terbuka. Semoga sukses.

Quote: Originally Posted by cire Mo tanya apakah peak oil akan bisa jadi kenyataan? effeknya?

What is peak oil? The idea of Peak Oil is actually quite simple. Imagine that all our world's oil was gathered together in one big tank. At some point in time, we will have used up half of that oil. Peak Oil attempts to determine when this "mid-point" or Peak will be reached, & how rapid the decline in oil production will be after this Peak has passed. Many business & government interests speculate that this mid-point (Peak) is decades away, but independent researchers & analysts disagree, claiming Peak Oil will happen much sooner. Little valid disagreement exists over Peak Oil itself, rather arguments center around when Peak Oil will occur. Peak Oil : Any finite resource, (including oil), will have a beginning, middle, and an end of production, and at some point it will reach a level of maximum output as seen in the graph below:

Peak oil, as part of the fossil fuel depletion, is the point in time when the maximum rate of global petroleum production is reached, after which the rate of production enters its terminal decline. If global consumption is not mitigated before the peak, a world energy crisis may develop because the availability of conventional oil will drop and prices will rise, perhaps dramatically. M. King Hubbert first used the theory in 1956 to accurately predict that United States oil production would peak between 1965 and 1970. His logistic model, now called Hubbert peak theory, has since been used to predict the peak petroleum production of many other countries, and has also proved useful in other limited-resource production-domains. According to the Hubbert model, the production rate of a limited resource will follow a roughly symmetrical bell-shaped curve based on the limits of exploitability and market pressures. Some observers, such as petroleum industry experts Kenneth S. Deffeyes and Matthew Simmons, believe the high dependence of most modern industrial transport, agricultural and industrial systems on the relative low cost and high availability of oil will cause the post-peak production decline and possible severe increases in the price of oil to have negative implications for the global economy. Although predictions as to what exactly these negative effects will be vary greatly, "a growing number of oil-industry chieftains are endorsing an idea long deemed fringe: The world is approaching a practical limit to the number of barrels of crude oil that can be pumped every day." If political and economic change only occur in reaction to high prices and shortages rather than in reaction to the threat of a peak, then the degree of economic damage to importing countries

will largely depend on how rapidly oil imports decline post-peak. The Export Land Model shows that the amount of oil available internationally drops much more quickly than production in exporting countries because the exporting countries maintain an internal growth in demand. Shortfalls in production (and therefore supply) would cause extreme price inflation, unless demand is mitigated with planned conservation measures and use of alternatives, which would need to be implemented 20 years before the peak. Optimistic estimations of peak production forecast a peak will happen in the 2020s or 2030s and assume major investments in alternatives will occur before a crisis, obviating the need for major changes in the lifestyle of developed nations. These models show the price of oil at first escalating and then retreating as other types of fuel and energy sources are used. Pessimistic predictions of future oil production operate on the thesis that the peak has already occurred or will occur shortly and, as proactive mitigation may no longer be an option, predict a global depression, perhaps even initiating a chain reaction of the various feedback mechanisms in the global market which might stimulate a collapse of global industrial civilization. In early 2008 there are signs that a possible recession will be made worse by rising oil prices

Quote: Originally Posted by eidur2 mo tanya apakah nilai oktan itu?gimana sih ngaruhnya dibahan bakar? Mobil atau Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Semakin banyak lagi pilihan kita. Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya. Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin mobil/motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio / CR). CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah? Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah "Ngelitik" (pinging/knocking) . Bagaimana menggambarkan 'kejam'nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk2 dengan paku kira-kira begitu. Perlahan namun pasti.. membuat piston seperti permukaan bulan dan bahkan bisa bolong. Saat terjadi 'ngelitik', bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi). Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih 'bertenaga'. Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

Kesimpulan: - Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi. (kecuali ada modifikasi lain). - Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi). - Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah) - Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep. Solusi Alternatif: Banyak cara untuk menyiasati agar bisa menggunakan bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, namun mesin tidak mengalami 'ngelitik', antara lain: - Menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin) - Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan). - Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard). - Menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya) .

Quote: Originally Posted by RiiE gue mau nanya donk.. kenapa indonesia mengeksport minyak mentah, lalu mengimpor minyak jadi? Rencana produksi crude oil dalam satu tahun sudah diprediksi dan secara porto folio sudah dijual di bursa saham dan sudah ada kontraknya. Sebagian besar produksi minyak indonesia diproduksi oleh perusahaan asing, otomatis marketingnya mereka juga yg pegang. Pemerintah Indonsia tinggal menghitung keuntungannya saja. Ada kejadian lucu, waktu krisis minyak kemarin Riau kesulitan BBM sementara Riau penghasil 50% crude oil indonesia, kenapa? Karena produksinya sudah dibeli Jepang terutama utk light crude. Kenapa Indonesia mengimpor? Beli crude oil yang harganya lebih murah di pasar global, terutama dari negara2 non OPEC. Ada selisih keuntungan disitu, tapi entah kemana larinya duit untung tsb

Quote: Originally Posted by asadullah maap mw nanya nie... tolong dong jelasin semua jenis rig bserta cirinya, komponen rig serta fungsinya... kalo gakasih link yang ada penjelasan tentang rig.... kalo bisa yang bahasa indo aja yah... Rig adalah suatu bangunan dengan peralatan untuk melakukan pengeboran ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh minyak atau gas bumi. Rig pengeboran bisa berada di atas tanah (on shore) atau di atas laut/lepas pantai (off shore) tergantung kebutuhan pemakaianya. Rig lepas pantai dapat melakukan pengeboran hingga ke dasar laut untuk mencari oil & gas. Platform Rig

Onshore Rig

Offshore Rig

Moving Rig

Quote: Originally Posted by chorckyromano mo nanya ni kepada para dosen boleh namu persiapan seorang pres graduate petroleum engineer dalam mencari kerja ? mungkin juga bisa langkah2 dalam berkarir (utamanya pada bidang Drilling) di dunia Oil & Gas ? muun maap kalo merepotkan Untuk fresh graduate biasanya punya ikatan emosional dg pembimbing tugas ahir/skripsi di Oil & Gas company yg bersangkutan. Lewat network mereka biasanya direkomended ke HR utk mengisi open posistion yg ada (pokoke selalu ada x% open position because of reorganisasi atau mutasi karyawan...swear ) Kalau lewat persaingan bebas, hmmm...sampai lebaran monyet nggak bakalan dipanggil. Soale nggak ada pengalaman kerja. So, waktu mau bikin tugas ahir pilihlah O&G Company Top Ten yg bakal dititi karirnya. Masukkan lamaran utk tugas ahir ke Personel/HR lewat orang "dalam" atau senior. Kalau mau berkarir lewat pasar bebas/tanpa koneksi menuju dunia O&G, cari batu loncatan dulu melalui Engineering Consultan yg menservice mereka. Berikutnya hubungi para senior alumni yg kerja di O&G untuk bantu2 adik kelasnya. Biasanya kakak kelas yg baik akan menolong (apalagi adik kelasnya seperti Luna maya dicarikan dengan sukacita sekali...) , pasti segera

Terahir berdoa (kalau perlu puasa nazar dll), mudah2an ada keajaiban Tuhan kenal dg orang O&G yang mau ngajak kerja atau ikut magang di "networknya". Minimal mendapatkan surat pengalaman kerja 2-3 tahun. Kalau sudah mengantongi jam terbang 5 tahun ke atas, lets go abroad... Salam sukses,

Quote: Originally Posted by weeshnoe oh iya, satu lagi pak...boleh kan nambah pertanyaan posisi apa lagi selain facilities engineer yang bisa saya lamar di perusahaan oil and gas? Mas Weeshnoe, sekedar share pengalaman saja ya, biasanya posisi facility engineer adalah istilah untuk surface engineer, dimana di oil&gas dikenal subsurface engineer dan surface engineer, drilling engineer serta earth scientist. surface engineer biasanya diistilahkan sebagai facility engineer yang dibagi lagi menjadi contract engineer, project engineer, operation engineer, reliability engineer, construction engineer, maintenance engineer. jika ada posisifacility engineer, perlu dipastikan apakah nanti sebagai project engineer atau lainnya,namun biasanya seh untuk menjadi project engineer dan operation engineer. kalau untuk construction, maintenance, contract engineer biasanay di state dgn jelas di iklan lowongan kerja tsb.

Quote: Originally Posted by kaskusjongkok nanya klo chemical engineer kerja di oil & gas itu kebanyakan di bidang apa?? trus klo s1 kebanyakan gaji nya rapa ya thanks bro kaskus yang suka jongkok.. , mungkin sedikit share pengalaman aja ya, saat ini memang oil&gas industry lagi dipuncak business artinya, karena lonjakan crude oil price yang terus naik, sangat diharapkan kenaikan produksi di periode ini karena akan sangat menguntungkan perusahaan oil. Sekarang ini banyak oil&gas company berbondong-bondong membuka lowongan guna mencapai target tsb dan salah satunya surface engieer. kalau chemcial engineering, role nya di oil&gas company biasanya sebagai process engineer, project engineer, operation engineer ataupun HES engineer juga bisa. namun jika sampeyan tertarik menjadi subsurfae engineer juga terbuka peluangnya, begitu pula menjadi drilling engineer, tapi perlu dipastikan kompetensi anda.

Waktu saya magang di IKPT kemarin, ada temen yang ngasih informasi tentang perkiraan gaji kalo mau kerja di perusahaan oil and gas.. lumayan juga buat referensi.. informasi ini katanya didapat dari mailing list oil and gas di Indonesia juga.. Infomasi tersebut sudah terangkum dalam sebuah file yang bisa didownload di sini. Copyright dan disclaimer penggunaannya terdapat di halaman akhir file tersebut. Terima kasih kepada Nofie Iman sebagai penulis. Berikut ini adalah sedikit isi paragraf-paragraf pendahuluan yang terdapat pada file PDF tersebut.. Gaji masingmasing perusahaan tersedia dalam bentuk tabel bahkan lengkap dengan golongan-golongan gajinya..

Chevron
Chevron adalah salah satu perusahaan energi terbesar di dunia. Pusatnya ada di San Ramon, California. Selain migas, Chevron juga bermain di eksplorasi, produksi, refinery, pemasaran dan transportasi, pembangkit energi, sampai chemical product. Perusahaan ini berdiri tahun 1879 di Pico Canyon, California. Pada 2001, Chevron merger dengan Texaco dan membentuk ChevronTexaco. Namun pada 9 Mei 2005, ChevronTexaco melepas moniker Texaco dan kembali ke nama Chevron. Texaco tetap menjadi merek di bawah Chevron. Pada 19 Agustus 2005, Chevron bergabung dengan Unocal Corporation, sebuah gerakan yang membuat Chevron produsen terbesar energi geotermal di dunia.

Chevron terbilang cukup loyal terhadap karyawannya. Tabel di atas adalah berdasar PKB tahun 2006. Konon komponen tersebut sudah mencakup basic salary plus 21% regional allowance. Fresh graduate umumnya masuk di tingkat 18A.

China National Offshore Oil Corporation (CNOOC)


CNOOC cdalah perusahaan minyak dan gas bumi (migas) terbesar ketiga di Republik Rakyat China setelah CNPC (China National Petroleum Corporation) dan Sinopec. Perusahaan ini punya hak eksklusif untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak mentah dan gas alam di lepas pantai China. CNOOC juga merupakan sebuah perusahaan milik negara yang mana 70% sahamnya dimikili oleh pemerintah Republik Rakyat China. Mereka juga terdaftar di NYSE dengan kode ticker CEO. CNOOC hadir di Indonesia dengan nama CNOOC Southeast Sumatra Ltd sebagai salah satu perusahaan KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang ditunjuk BPMIGAS untuk melakukan proses pengeboran minyak dan gas bumi di lepas pantai Laut Jawa, sekitar 90 km sebelah utara Teluk Jakarta, Indonesia.

Berdasar Peraturan Perusahaan 2006, gaji yang ditawarkan terlihat pada tabel di atas. Fresh graduate masuk ke CNOOC pada level 19.

ConocoPhillips
ConocoPhillips berpusat di Houston, Texas. Merupakan salah satu oil company besar yang memiliki lini bisnis terintegrasi konon terbesar ketiga setelah Exxon dan Shell. ConocoPhillips lahir 30 Agustus 2002 sebagai produk merger antara Conoco Inc. dan Phillips Petroleum Company. ConocoPhillips dikenal sebagai perusahaan dengan technological expertise untuk eksplorasi dan produksi di laut dalam, reservoir management and exploitation, 3-D seismic technology, highgrade petroleum coke upgrading, dan teknologi sulfur removal yang begitu sophisticated.

Menurut Peraturan Perusahaan 2006, gaji untuk karyawan terlihat seperti pada tabel di atas. Gaji mereka cukup bersaing dengan struktur gaji Chevron. Fresh graduate biasanya masuk di level 12.

ENI
ENI berpusat di Italia dan bermain di sektor minyak dan gas alam. Juga punya usaha di engineering and construction, electricity generation, dan petrochemical. Sejujurnya, saya kurang tahu pasti tentang bisnis dan pencapaian mereka. Sepanjang yang saya tahu, mereka ENI di Eropa Selatan dan juga punya (sedikit) kepentingan dan investasi di Indonesia.

Dari sounding orang dalam, struktur gaji di ENI untuk tahun 2004-2006 adalah seperti terlihat pada tabel di atas. Fresh graduate biasanya masuk pada tingkat ke 8.

Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC)

KUPFEC ialah perusahaan minyak bentukan Kuwait Petroleum Corporation yang beroperasi di beberapa negara di luar Kuwait, seperti Mauritania dan Mesir. Di Indonesia, mereka punya project di Buton dan telah memiliki interest di Blok Seram Non-Bula sejak 1985. Struktur gaji KUFPEC terlihat seperti tabel berikut. Fresh graduate masuk di level 9. Struktur gaji tersebut adalah yang berlaku untuk tahun 2004-2006.

Pertamina
Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) adalah satu-satunya BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada sekitar tahun 2000-an. Pertamina mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun. Pertamina adalah hasil gabungan dari perusahaan Pertamin dengan Permina yang didirikan pada tanggal 10 Desember 1957. Penggabungan ini terjadi pada 1968. Direktur utamanya saat ini adalah Ariffi Nawawi. Saya kurang mengetahui perkembangan Pertamina sejak sepeninggal Ari Soemarno. Namun yang jelas, Pertamina menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia: sektor hulu dan hilir, serta ditunjang oleh kegiatan anak-anak perusahaan dan perusahaan patungan yang jumlahnya begitu banyak. Pertamina adalah salah satu yang cukup loyal dalam memberi gaji dibandingkan perusahaanperusahaan made in Indonesia lainnya. Gambaran gaji karyawan Pertamina dapat dilihat pada

tabel berikut. Fresh graduate ada di level 8. Konon, benefit, fasilitas, termasuk sambilan di Pertamina bisa lebih besar dari basic salary-nya. Ada yang bisa memberi konfirmasi?

Star Energy
Star Energy adalah perusahaan energi yang juga terintegrasi dengan unit bisnis minyak, gas, dan listrik. Berpusat di Inggris, perusahaan ini sebenarnya lebih dikenal sebagai perusahaan energi daripada perusahaan migas. Di Indonesia, Star Energy dibuka tahun 2003 oleh Supramu Santosa dengan kerjasama menggandeng Nusantara Capital. Susunan basic salary Star Energy terlihat pada tabel berikut. Data bersumber pada buku peraturan perusahaan tahun 2006. Fresh graduate biasanya masuk pada entry level ke 8.

Tately N.V.
Tately N.V. adalah perusahaan eksplorasi dan rekayasa perminyakan asal Malaysia. Mereka berkongsi dengan PEXCO Group di Indonesia untuk menggarap PSC di Palmerah (Jambi) dan Lhokseumawe (Nanggroe Aceh Darussalam). Basic salary Tately terlihat pada tabel berikut. Data bersumber pada peraturan perusahaan tahun 2006. Gaji tersebut adalah basic salary yang berlaku pada tahun 2006. Fresh graduate masuk di level 7.

Dibandingkan Petronas, nama Tately memang kurang bergema. Namun, mereka (katanya) menawarkan gaji dan benefits package yang tak kalah kompetitif. Kantor pusat mereka di Indonesia ada di Plaza Bapindo, Menara Mandiri.

Total S.A.

Total S.A. adalah perusahaan perminyakan asal Perancis yang berpusat di Paris. Mereka juga bermain di gas, crude oil, eksplorasi gas alam, transportation, refining, power generation, sampai product trading and marketing. Perusahaan ini juga terdaftar di NYSE dengan kode ticker TOT. Mereka juga dikenal bermain sebagai chemical manufacturer dan salah satu dari enam besar oil company di dunia. Total beroperasi di lebih dari 130 negara dengan 111 ribu karyawan lebih. Di Indonesia, gaji yang mereka tawarkan terlihat pada tabel berikut. Data bersumber pada buku peraturan perusahaan tahun 2006. Fresh graduate masuk di level 10.

Menurut sejarahnya, Total hampir saja diambil oleh Royal Dutch Shell andaikata waktu itu PM Perancis, Raymond Poincar tidak ngotot agar Perancis membangun perusahaan minyak sendiri sesudah Perang Dunia I. Total akhirnya berdiri 28 Maret 1924 dengan nama Compagnie Franaise des Ptroles (CFP) mencaplok 23.75% kepemilikan saham Turkish Petroleum Company sebagai kompensasi yang diberikan Jerman melalui Konferensi Sanremo. Tahun 1985 mereka mengganti nama menjadi Total CFP. Tahun 1991 mereka menghilangkan nama CFP. Pernah dikenal sebagai Total Fina setelah mengakuisisi Belgian Petrofina (1999) dan pernah juga dikenal dengan nama TotalFinaElf pasca merger tahun 2000. Kini mereka kembali menamai dirinya Total sejak 2003. Disclaimer:

Penulis tidak terafiliasi dengan perusahaan migas apapun. Informasi diperoleh dari peraturan perusahaan, riset dan analisis, sounding dari orang dalam, dan sumber-sumber informasi lainnya. Pada saat informasi ini ditulis, barangkali sudah terjadi perubahan struktur gaji dari perusahaan-perusahaan tersebut di atas. Informasi ini hanya digunakan untuk kepentingan edukasi semata. Penulis tidak bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan data-data di atas. Penulis sedang mencoba untuk korek informasi di Exxon, Shell, dan BP. Sayangnya sampai saat ini belum bisa mendapat informasi. Ada yang bisa menambahkan?

Quote: Originally Posted by chorckyromano mo nanya ni kepada para dosen boleh namu persiapan seorang pres graduate petroleum engineer dalam mencari kerja ? mungkin juga bisa langkah2 dalam berkarir (utamanya pada bidang Drilling) di dunia Oil & Gas ? muun maap kalo merepotkan Untuk fresh graduate biasanya punya ikatan emosional dg pembimbing tugas ahir/skripsi di Oil & Gas company yg bersangkutan. Lewat network mereka biasanya direkomended ke HR utk mengisi open posistion yg ada (pokoke selalu ada x% open position because of reorganisasi atau mutasi karyawan...swear ) Kalau lewat persaingan bebas, hmmm...sampai lebaran monyet nggak bakalan dipanggil. Soale nggak ada pengalaman kerja. So, waktu mau bikin tugas ahir pilihlah O&G Company Top Ten yg bakal dititi karirnya. Masukkan lamaran utk tugas ahir ke Personel/HR lewat orang "dalam" atau senior. Kalau mau berkarir lewat pasar bebas/tanpa koneksi menuju dunia O&G, cari batu loncatan dulu melalui Engineering Consultan yg menservice mereka. Berikutnya hubungi para senior alumni yg kerja di O&G untuk bantu2 adik kelasnya. Biasanya kakak kelas yg baik akan menolong (apalagi adik kelasnya seperti Luna maya dicarikan dengan sukacita sekali...) , pasti segera

Terahir berdoa (kalau perlu puasa nazar dll), mudah2an ada keajaiban Tuhan kenal dg orang O&G yang mau ngajak kerja atau ikut magang di "networknya". Minimal mendapatkan surat pengalaman kerja 2-3 tahun. Kalau sudah mengantongi jam terbang 5 tahun ke atas, lets go abroad...

Nambahin sedikit aja bahwa crude oil di formasi itu alamiahnya bercampur dengan fluida (biasanya air). Untuk ngakalin supaya dapat crude oilnya banyak, Formasi yang ada cadangan minyaknya diinject dg fluida (bisa water atau chemical) dari well-2 EOR. Logikanya semakin banyak fluida yang terproduksi di production well maka crude oil yang terbawa semakin banyak. Yang harus diperhatikan disini adalah EOR Management disubsurface, supaya injected fluida masuk ke formasi yg ditargetkan sehingga production well dapat fluida+crude yg diharapkan. Lihat gambar dibawah:

Quote: Originally Posted by orang sakit mau tanya PAk... pengaruh harga minyak tehadap aktivitas ekonomi (sebagai Proxinya dilihat dari GDPnya)? Minyak dan fluktuasi harganya memberikan pengaruh yang sangat vital pada hampir semua aktivitas makroekonomi, karena minyak merupakan salah satu energi utama yang digunakan baik langsung maupun tidak langsung dalam memproduksi barang dan jasa. Minyak menjadi sumber energi teratas penggunaanya untuk menopang proses produksi dibandingkan dengan sumber energi lainnya, sehingga fluktuasi harga minyak sangat sensitif dengan kondisi perekonomian atau pertumbuhan ekonomi di setiap negara. Dan tidak ada satu negarapun yang tidak tergantung pada minyak dan mampu secara serta merta menurunkan komsumsinya akibat kenaikan harga. Jika ini terus terjadi tanpa melakukan terobosan untuk mencari alternatif energi lain atau penghematan energi melaui efisiensi penggunaan energi, maka mungkin mesinmesin produksi terpaksa digilir atau bahkan bisa mati untuk selamanya, sehingga bertambahnya angka pengangguran dan angka kemiskinan akan menjadi side effect-nya.

Dampak yang lebih besar akibat kenaikan minyak ini akan sangat lebih terasa ketika harga minyak belum diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar, subsidi minyak masih menjadi beban negara, tidak tercapainya efisiensi energi pada penggunaanya dan tidak adanya pengembangan serta penerapan energi alternatif, seperti Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat rentan memerima dampak negatif akibat kenaikan harga minyak dunia.

Penyebab Kenaikan Sulit memastikan apa yang menjadi penyebab kenaikan harga minyak yang lonjakannya begitu tajam tahun ini, karena dari sisi produksi tidak ada indikasi penurunan yang signifikan dan begitu juga dari sisi permintaan cenderung relatif stabil. Apabila ada peningkatanpun, peningkatannya tidak begitu signifikan. Salah satu kemungkinan yang dapat menjadi penyebab kenaikan harga ini adalah pengaruh psikologis pelaku pasar yang menganggap bahwa komoditas ini akan menjadi barang langka dimasa-masa yang akan datang (ekspektasi pelaku pasar) dan juga dibarengi dengan tindakan spekultaif pelaku pasar untuk mengambil keuntungan. Faktor ini didukung oleh kondisi instabilitas geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah (negara-negara penghasil minyak seperti Iran dan Irak). Diluar yang diatas tersebut, faktor tindakan politis negara Amerika Serikat di tengah-tengah guncangan ekonomi domestiknya juga bisa menjadi penyebab, misalnya ada rancangan atau motif Amerika Serikat oleh IMF untuk mengguncang perekononomian negara berkembang yang disebakan semakin sedikitnya permintaan negara berkembang untuk menjadi pasien IMF melalui pengajuan kredit ke lembaga tersebut (faktor politis).

Pengaruh Kenaikan Harga Minyak terhadap Indonesia Pada kurun waktu tahun 1970-an, sampai dengan tahun 1980-an, naiknya harga minyak (krisis minyak) memberikan keuntungan yang relatif sangat besar kepada Indonesia. Pada kurun waktu tersebut, Indonesia ketiban rezeki windfall dari kenaikan harga minyak karena pada saat itu Indonesia merupakan eksportir minyak. Kenaikan harga minyak ini, mampu mendongkrak jumlah pundi-pundi devisa negara sehingga pada saat itu untuk sementara keadaan terselamatkan (Anggaran Negara).

Untuk saat sekarang (mulai tahun 2004, 2005 dan 2008), apa yang disebut windfall di masa lampau tidak mungkin lagi dirasakan oleh Indonesia. Ini disebabkan karena pada masa-masa sekarang kita tidak lagi menjadi eksportir tetapi sudah tumbuh menjadi importir yang haus minyak (transisi dari eksportir ke importir) dan semakin lama ladang minyak kitapun sudah tidak bisa diandalkan. Dengan kondisi sekarang (transisi) maka kenaikan harga ini akan berpengaruh terhadap perekonomian yang hingga saat ini menjadikan minyak sebagai pendorong proses produksi (kecenderungan ketergantungan) dan anggaran pemerintah.

Kenaikan harga minyak memiliki pengaruh dua sisi terhadap anggaran pemerintah, di satu sisi meningkatkan penerimaan pemerintah dari minyak dan sisi yang lain akan meningkatkan beban subsidi. Dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan harga ini pasti akan mempengaruhi beban fiskal (defisit anggaran), yang dikarenakan Indonesia hingga kini masih memberikan subsidi untuk konsumsi minyak domestik. Akan tetapi dampak tersebut relatif tidak terlalu besar atau cenderung netral, ini disebabkan karena sejak tahun 2005 subsidi BBM untuk bensin dan solar sebagian besar sudah dihapuskan dan yang masih disubsidi dengan cukup besar adalah minyak tanah.

Masa Depan dan Alternatif Solusi Apabila kita melihat bahwa dalam jangka panjang fluktuasi harga minyak masih berpeluang terus terjadi, di masa depan minyak tidak dapat diandalkankan lagi untuk mendulang devisa dan ketergantungan pelaku perekonomian Indonesia yang sangat tinggi terhadap BBM (seiring semakin menipisnya cadangan minyak Indonesia), sudah saatnya kita mengembangkan dan mengoptimalkan sumber energi alternatif sehingga roda perekonomian kita tidak terlalu terganggu akibat perubahan fluktuatif harga minyak. Maka untuk itu, penyediaan infrastruktur dan kebijakan pemerintah (baik kebijakan harga, kebijakan distribusi maupun investasi)

sangatlah diperlukan. Upaya ini sangatlah memerlukan usaha yang keras karena kegagalam manajemen energi di masa lalu disebabkan karena kita menjadikan minyak menjadi single source of energy. Proxinya Natural Resources dilihat dari GDP: GDP (2006): $364.5 billion; (2007 est.): $418.7 billion. Annual growth rate (2006): 5.5%; (2007 est.): 6.2%. Inflation (2006): 13.1%; (2007 est.): 6.3%. Per capita income (2007): $3,573. Natural resources (9.1% of GDP): Oil and gas, bauxite, silver, tin, copper, gold, coal. Agriculture (14.1% of GDP): Products--timber, rubber, rice, palm oil, coffee. Land--17% cultivated. Manufacturing (27.8% of GDP): Garments, footwear, electronic goods, furniture, paper products.

Quote: Originally Posted by wish me luck well apaan ya ?? trus HSE ama HES beda apa sama tuh ??? betul keterangan Pak Dosen besar Nogo, Well = sumur atau biasanya seh ungkapan untuk production well ~sumur produksi minyak. well pad itu adalah lokasi untuk production well yang dipersiapkan oleh FE setelah mendapat XY map dari petroleum engineer/ reservoir team, dan kemudian FE well program tersebut akan menyiapkan tie in pipeline dari sumur produksi baru tersebut ke production header yang terdekat, well head dan mengorder tipe pumping unit yg sesuai dengan lifting force. HES=HSE=SHE, gak ada bedanya bro..., employee yang sebelumnya dilokasi operations/field engineer di pindahkan ke HSE, HES terasa bedanya bro...lebih nyantai dan krn deal dgn aturan/regulasi...pengen segera dipindah lagi hehehe klo untuk tipe orang yang suka akan tantangan dan ilmu baru akan sangat tidak cocok di HES, apalagi kutu loncat hehehehe..saya tipe yang mana ya? hehehehe...

Quote: Originally Posted by wish me luck pak..klo misal pas lulus ada 2 pilihan ....kerja di chev apa ngelanjutin S2 ke LN ya???? gw bingung neh...bokap nyaranin buat ambil beasiswanya ke LN tapi isi hati pengen kerja di O&G (walaupun ini jg blm tentu ketrima,,,cz masih tahap seleksi) .... btw bisa ga ya klo pas dah ketrima terus bilang "saya maw lanjut s2 dulu, tapi nanti klo dah selsesai langsung balik ke sini and masuk ke kerja ke perusahaan ini " kira2 maw ga ya perusahaannya oya satu lagi pak....kans s2 ama s1 untuk masuk ke dunia O&G gedean mana ya ??? cz klo lihat2 di lowongan kebanyakan perusahaan O&G pada nyarinya fresh grad (S1) ama yang malah udah berpengalaman 5-10 tahun baru sekali nemu chev doank yang ada lamaran s2 nya.... or ada info lain.... cendol siap meluncur pak bro, sedikit share aja ya... biasanya oil&gas company lebih prefer ke employee yang siap kerja, karena bnyk juga oil&gas mengambil experience engineer dari kontraktor mereka yang telah memiliki pengalaman operasi dan juga problem yang dihadapai oil&gas tsb. Jika ingin melanjutkan sekolah setelah keterima kerja, biasanya masing2 company memiliki kebijakan masing2, melihat driven business mereka. Dengar2 dari kawan klo Chevron ada program S2 keluar negeri, dulu disebut program konsorsium, jadi S1 di rekrut dan kemudian dikirim ke LN untuk ambil Master S2 (either subsurface or surface engineer). tapi jika setelah lolos tahap seleksi untuk employee biasanya seh harusnya ada program leave without pay, tapi ada batasan waktunya. untuk kans S1&S2 untuk masuk ke oil&gas adalah 50-50 Bro, kna itu semua tergantung dari position requirement nya. tapi benefit nya akan lebih besar untuk yang S2. biasanya fresh S2~dengan S1 experience +/- 4thn.

Quote: Originally Posted by wish me luck pak..klo misal pas lulus ada 2 pilihan ....kerja di chev apa ngelanjutin S2 ke LN ya???? [Duaduanya, lihat jawaban berikut] gw bingung neh...bokap nyaranin buat ambil beasiswanya ke LN tapi isi hati pengen kerja di O&G (walaupun ini jg blm tentu ketrima,,,cz masih tahap seleksi) ....[Ikuti hati nurani dulu, entar kalau udah kerja ada tuh sabtu - minggu di chev kuliah jarak jauh (dosen terbang) ngambil S2. Jadi lu dapatnya doble: S2 & Pengalaman kerja] btw bisa ga ya klo pas dah ketrima terus bilang "saya maw lanjut s2 dulu, tapi nanti klo dah selsesai langsung balik ke sini and masuk ke kerja ke perusahaan ini " [Emang perusahaan mbah lu] kira2 maw ga ya perusahaannya oya satu lagi pak....kans s2 ama s1 untuk masuk ke dunia O&G gedean mana ya ??? [kalau di luar negri kansnya besaran S2, kalau di dalam negri S1, karena banyak pengangguran & gajinya dibayar murah ] cz klo lihat2 di lowongan kebanyakan perusahaan O&G pada nyarinya fresh grad (S1) ama yang malah udah berpengalaman 5-10 tahun baru sekali nemu chev doank yang ada lamaran s2 nya.... or ada info lain....[obok-obok oil & gas lainnya, termasuk oil field service company (Schlumberger, Halliburton, Baker Hughes, BJ Services dll)] cendol siap meluncur pak Yang saya tandain huruf merah itu jawabannya. Cendol ditampung dilemari es...

Quote: Originally Posted by ardh Bener2 Thread yg Bermanfaat... mau tanya, pak?? Ngomong2 bapak sekarang kerja dimana? siapa tau entr bs dpet koneksi bwt kerja... sedikit share aja..unt lengkapnya biar Pak Nogo yang menjelaskan... Oh iy, 1. klo Di O&G, klo mw kerja bidang yg dipilih ada brp ya? Oil&gas kalau engineernya setau saya dibagi menjadi 2 main engineer, subsurface engineer dan surface engineer. Subsurface engineer (Petroleum engineer, Earth Scientist dan drilling engineer) dan surface engineer (facility engineer yang bisa dibagi lagi menjadi, project engineer, contract engineer, construction engieer, maintenance engineer dan field /operations engineer) 2. Klo offshore tuh = lapangan ya dan onshore tuh Ruangan ya? benar ga sih pak? klo bwt karir, lebih cepat yg mana ya?knp?(maap klo udh ada yg tanya) Offshore= lokasi lapangan minyaknya ada di perairan/laut (subsea dan deep water) Onshore=lokasi lapangan minyak nya di daratan. 3. Saya msih kuliah(mechanical engineer),naik k tingkat 4.kepengen jg coba entr pas lulus di O&G?apa bs kasih saran bwt saya pak, bwt persiapan kedepannya? klo di Oil&gas,biasanya mechanical bisa kemana-mana bro, bisa menjadi maintenance engineer (rotating equipment), project engineer, pipeline engineer, atau drilling engineer. ada juga yang menjadi HES engineer. terserah minat sampeyan, ketertarikannya kemana... trm ksh, sebelumnya..... thanks juga....

Quote: Originally Posted by dpm31 Mau tanya nih pak, Bagaimana dengan investasi di bidang panas bumi setelah dikeluarkannya Permen ESDM mengenai harga listrik panas bumi yang sudah ditetapkan di angka Rp. 7-8,- ? Thx Panas bumi merupakan sumber energi yang ramah lingkungan dan berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Sumber energi ini juga cenderung tidak dapat habis karena proses pembentukannya yang menerus selama kondisi lingkungannnya terjaga keseimbangannya. Potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia adalah sebesar 27 Gwe atau setara dengan sekitar 12 miliar barel minyak bumi untuk pengoperasian selama 30 tahun. Berdasarkan kenyataan tersebut Pemerintah memproyeksikan kontribusi panas bumi untuk kelistrikan sekitar 9.500 Mwe atau 5% kebutuhan pembangkit listrik pada tahun 2025. Hal ini ditetapkan dalam dalam Perpres No. 5 tahun 2006 mengenai Kebijakan Energi Nasional. Pengembangan potensi panas bumi didasari beberapa hal, yaitu potensi yang besar, antara lain, pertama, terdapat pada lapangan Seulawah Agam (NAD), Tampomas, dan Cisolok-Cisukarame (Jawa Barat), Gunung Unggaran (Jawa Tengah), Ngebel Wilis (Jawa Timur), dan Jailolo (Halmahera, Maluku Utara). Kedua, melambungnya harga minyak yang hampir mencapai US$ 140 / barel (harga status tgl. 17 juni 2008) sehingga mendorong penggunaan bahan bakar alternatif. Ketiga, isu pemanasan global akibat penggunaan bahan bakar fosil. Panas bumi dapat berperan dalam mengurangi gas rumah kaca. Disamping menerbitkan Perpres 5/2006, Pemerintah telah menerbitkan pula Undang-Undang No. 27 tahun 2003 tentang panas bumi, dan Peraturan Pemerintah No. 59 tahun 2007 tentang Kegiatan Usaha Panas Bumi. Undang-undang dan peraturan tersebut dimaksudkan untuk mendorong pengembangan dan pemanfaatan panas bumi. Hal lain yang menarik, energi panas bumi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sumber energi terbarukan yang lain, diantaranya: (1) hemat ruang dan pengaruh dampak visual yang minimal, (2) mampu berproduksi secara terus menerus selama 24 jam, sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan energi (energy storage), serta (3) tingkat ketersediaan (availability) yang sangat tinggi yaitu diatas 95%. Panas bumi yang selama ini dimanfaatkan untuk pembangkit listrik masih terbatas pada sumbersumber yang dikategorikan ideal atau high-grade hydrothermal system. Secara umum sumber panas bumi seperti ini memiliki karakteristik seperti kedalaman reservoir yang relatif dangkal atau kurang dari 2.500 meter, memiliki kandungan uap dengan enthalpi relatif tinggi dan serta memiliki permeabilitas yang memenuhi syarat. Investasi dibidang panas bumi bagi pelaku bisnis Oil & Gas dalam tanda kutip "kurang menarik" bagi stakeholder (kapitalis) dari segi keuntungannya, tapi dengan kondisi peak oil & pemanasan global seperti sekarang, kedepan bisnis geothermal sangat menjanjikan.

Quote: Originally Posted by cekson pak dosen met kenal ya, oh iya mo nanya juga nih..saya tertarik ama bidang piping stress analys untuk oil company kata temen sayah bidang ini sangat menjanjikan untuk dijadiin profesi karena kita ga perlu ke lokasi n tetep kerjanya di kota dan untuk salary ga beda jauh ama yg kerja dilapangan..yg mau saya tanyain inti dari pekerjaan piping stress analys ntu apaan seh ? trims sebelumnya nb:saya lulusan mechanical engineer Piping Stress analysis is a term applied to calculations, which address the static and dynamic loading resulting from the effects of gravity, temperature changes, internal and external pressures, changes in fluid flow rate and seismic activity. Codes and standards establish the minimum requirements of stress analysis. Purpose of piping stress analysis is to ensure: 1. Safety of piping and piping components. 2. Safety of connected equipment and supporting structure. 3. Piping deflections are within the limits. There are various failure modes, which could affect a piping system. The piping engineers can provide protection against some of these failure modes by performing stress analysis according to piping codes. Kalau tidak mau ke lokasi kerja di Oil & Gas Engineering Consultant aja sebagai mechanical engineer, sudah banyak engineering software untuk membatu para engineer yg males ke lapangan... 3x____

Quote: Originally Posted by wish me luck sama2 pak...qqqq pak ada bahan buat interview di oil and gas ga pak qqqqqq.....cz dapet panggilan interview neh How to answer 18 of the most common interview questions You have to be on your best behavior, you only get one chance to get it right, and its like taking your driving test all over again. The questions never really seemed to change from job to job. Not only that, but the answers to them are usually the same, with your own personal interpretation of course. Here I present 18 questions youre likely to be asked, and how I have learned to answer them. Remember, being interviewed is a skill, and if you do the preparation you should ace it every time. 1. So, tell me a little about yourself. Be careful not to give the interviewer your life story here. You dont need to explain everything from birth to present day. Relevant facts about education, your career and your current life situation are fine. 2. Why are you looking (or why did you leave you last job)? Presumably you are looking for a new job (or any job) because you want to advance your career and get a position that allows you to grow as a person and an employee. Its not a good idea to mention money here, it can make you sound mercenary. And if you are in the unfortunate situation of having been downsized, stay positive and be as brief as possible about it. If you were fired, youll need a good explanation. But once again, stay positive. 3. Tell me what you know about this company. Do your homework before you go to any interview. Whether its being the VP of marketing or the mailroom clerk, you should know about the company or business youre going to work for. Has this company been in the news lately? Who are the people in the company you should know about? Do the background work, it will make you stand out as someone who comes prepared, and is genuinely interested in the company and the job. 4. What relevant experience do you have? Hopefully if youre applying for this position you have bags of related experience, and if thats the case you should mention it all. But if youre switching careers or trying something a little different, your experience may initially not look like its matching up. Thats when you need a little honest creativity to match the experiences required with the ones you have. People skills are people skills after all, you just need to show how customer service skills can apply to internal management positions, and so on.

5. Have you done anything to further your experience? This could include anything from night classes to hobbies and sports. If its related, its worth mentioning. Obviously anything to do with further education is great, but maybe youre spending time on a home improvement project to work on skills such as self-sufficiency, time management and motivation. 6. Where else have you applied? This is a good way to hint that youre in demand, without sounding like youre whoring yourself all over town. So, be honest and mention a few other companies but dont go into detail. The fact that youre seriously looking and keeping your options open is what the interviewer is driving at. 7. How are you when youre working under pressure? Once again, there are a few ways to answer this but they should all be positive. You may work well under pressure, you may thrive under pressure, and you may actually PREFER working under pressure. If you say you crumble like aged blue cheese, this is not going to help you get your foot in the door. 8. What motivates you to do a good job? The answer to this one is not money, even if it is. You should be motivated by lifes noble pursuits. You want recognition for a job well done. You want to become better at your job. You want to help others or be a leader in your field. 9. Whats your greatest strength? This is your chance to shine. Youre being asked to explain why you are a great employee, so dont hold back and stay do stay positive. You could be someone who thrives under pressure, a great motivator, an amazing problem solver or someone with extraordinary attention to detail. The interviewer is looking for work-related strengths. 10. Whats your biggest weakness? If youre completely honest, you may be kicking yourself in the butt. If you say you dont have one, youre obviously lying. This is a horrible question and one that politicians have become masters at answering. If youre asked this question, give a small, work-related flaw that youre working hard to improve. Example: Ive been told I occasionally focus on details and miss the bigger picture, so Ive been spending time laying out the complete project every day to see my overall progress. 11. Lets talk about salary. What are you looking for? Run for cover! This is one tricky game to play in an interview. Even if you know the salary range for the job, if you answer first youre already showing all your cards. You want as much as possible, the employer wants you for as little as youre willing to take. Before you apply, take a look at salary.com for a good idea of what someone with your specific experience should be paid. You may want to say, right now, Im more interested in talking more about what the position can offer my career. That could at least buy you a little time to scope out the situation.

12. Are you good at working in a team? Unless you have the I.Q. of a houseplant, youll always answer YES to this one. Its the only answer. How can anyone function inside an organization if they are a loner? You may want to mention what part you like to play in a team though; its a great chance to explain that youre a natural leader. 13. Tell me a suggestion you have made that was implemented. Its important here to focus on the word implemented. Theres nothing wrong with having a thousand great ideas, but if the only place they live is on your notepad whats the point? Better still, you need a good ending. If your previous company took your advice and ended up going bankrupt, thats not such a great example either. Be prepared with a story about an idea of yours that was taken from idea to implementation, and considered successful. 14. Has anything ever irritated you about people you've worked with? Of course, you have a list as long as your arm. But you cant say that, it shows you as being negative and difficult to work with. The best way to answer this one is to think for a while and then say something like Ive always got on just fine with my co-workers actually. 15. Is there anyone you just could not work with? No. Well, unless youre talking about murderers, racists, rapists, thieves or other dastardly characters, you can work with anyone. 16. Would you rather work for money or job satisfaction? Its not a very fair question is it? Wed all love to get paid a Trump-like salary doing a job we love but thats rare indeed. Its fine to say money is important, but remember that NOTHING is more important to you than the job. 17. So, explain why I should hire you. As Im sure you know, because Im great or I really need a job are not good answers here. This is a time to give the employer a laundry list of your greatest talents that just so happen to match the job description. Focus on yourself and your talents, not other peoples flaws. 18. Finally, do you have any questions to ask me? Youll probably want to ask about benefits if they havent been covered already. A good generic one is how soon could I start, if I were offered the job of course.

Quote: Originally Posted by Geopreneur ikutan ah... Apa langkah2 yg harus dimulai dari mahasiswa untuk menjadi pengusaha minyak (seperti Arifin Panigoro atau ABurizal Bakrie)? Pertama yang harus dilakukan adalah mengatasi rasa takut menjadi pengusaha. Umumnya orang enggan menjadi pengusaha karena takut akan bangkrut, takut tertipu dan lain-lain. Intinya takut akan resiko yang akan dihadapi. Padahal sebenarnya, apapun yang kita lakukan pada dasarnya beresiko. Begitu pula dengan menjadi pengusaha, resiko bisa kita minimalkan dengan manajemen yang baik. Yang kedua adalah mengenai modal. Banyak orang batal menjadi pengusaha karena tidak memiliki modal. Sesungguhnya modal itu penting tapi bukan yang utama. Yang utama adalah ide. Uang berapapun tidak akan menghasilkan keuntungan jika tidak memiliki ide. Jika seseorang memiliki ide, maka uang akan datang dengan sendirinya. Banyak pengusaha yang memulai tanpa modal sama-sekali, dan pada akhirnya perbankan berebut menawarkan modal kepadanya. Untuk memulai usaha, sekali lagi bukan modal uang yang dibutuhkan. Pilihlah usaha yang tidak membutuhkan uang untuk memulainya. Kita bisa belajar dari para pedagang yang menjual cash tetapi membeli dengan bayar di belakang. Jadi tidak ada modal uang. Jika memang membutuhkan uang, sementara Anda tidak memiliki uang, pakailah uang orang lain. Cukup sederhana. Masalahnya tinggal bagaimana Anda menggunakan modal yang diberikan Tuhan, tubuh dan akal Anda untuk memakai uang orang lain. Modal yang kedua adalah keberanian. Mulai dari sekarang, beranikan diri Anda untuk bermimpi. Mungkin ini agak aneh, tetapi dunia sudah membuktikan bahwa banyak penemuan ilmiah berdasarkan mimpi dan khayalan. Mobil-mobil sekarang ini berasal dari khayalan mimpi. Ketika mimpi dan khayalan terwujud, kesuksesan sudah menanti di depan mata. Selanjutnya, beranilah berbeda. Ditengah pasar yang kompetitif, menjadi beda adalah hal yang penting. Jika Anda membuat sesuatu yang sama dengan kompetitor Anda, maka produk atau jasa Anda peluangnya berbagi dengan kompetitor Anda. Sesuatu yang berbeda adalah nilai tambah. Dengan berbeda, keuntungan akan lebih besar. Lihatlah sekeliling, apa yang menjadi masalah atau kebutuhan di sekitar Anda. Dengan demikian Anda akan memahami pasar sebelum meluncurkan produk atau jasa. Selanjutnya siapkan keberanian untuk memulai. Makin cepat akan makin baik. Ibarat antrian, yang lebih dulu akan mendapatkan kesempatan lebih dulu. Buanglah keraguan Anda, karena jika Anda selalu ragu-ragu, maka Anda tidak akan pernah memulai, dan Anda tidak tahu apakah

Anda akan berhasil atau gagal. Jika tidak pernah memulai, maka Anda tidak bisa belajar bagaimana menghindari kegagalan dan Anda juga sekaligus tidak pernah mengalami kesuksesan. Anda hanya akan terus berpikir, tanpa pernah mencoba untuk melakukan yang Anda pikirkan.

Kalaupun ditengah perjalanan ada kegagalan, itu merupakan hal yang sangat biasa. Dengan demikian kita memiliki pengalaman, anggap saja hal itu merupakan biaya sekolah. Lebih baik kita gagal di awal daripada gagal di akhir. Jika kita belum memiliki pengalaman saat memulai usaha, merupakan sesuatu yang wajar. Pengalaman akan didapatkan seiring perjalanan usaha. Tidak ada seseorang yang tiba-tiba ahli dalam bidang apapun, semuanya melalui proses belajar. Sayangnya menjadi pengusaha tidak ada sekolahnya, sehingga trial and error menjadi salah satu metode yang paling sering digunakan. Jika Anda lulus maka kesuksesan yang Anda raih, jika belum maka kesuksesan Anda akan tertunda. Kesuksesan seorang pengusaha ditentukan oleh berapa kali ia lebih banyak bangun dari kegagalan. Jika sampai disini, masih ada keraguan untuk memulai usaha, saya khawatir Anda belum memiliki mindset seorang pengusaha. Mindset adalah pola pikir. Seorang pengusaha melihat kendala sebagai peluang. Dengan mindset ini, seorang pengusaha bisa struggle dan survive. Mulai dari sekarang rubahlah mindset Anda. Jika mindset ini sudah terbangun, maka Anda akan memiliki banyak akal, berpikir tidak linier dan mampu mengatasi segala masalah. Ada pameo, lebih baik menjadi kepala semut daripada ekor gajah. Dengan menjadi pengusaha, kita menjadi kepala, bukan ekor. Dengan makin majunya ilmu managemen, akses informasi internet maka akan makin mudah mengelola manajemen perusahaan. Jadi beranikan diri Anda menjadi kepala.

You are what you think you are, Anda akan menjadi apa yang anda pikirkan (setiap hari) Punya Visi & Idola sebagai cermin semangat/ spiritual Apabila ingin bau wangi, bergaulah dengan penjual kembang. Apabila ingin jadi pengusaha bergaulah dengan Pengusaha Siapapun Anda bisa menjadi pengusaha sukses Salah satu kunci sukses untuk bisa menjadi pengusaha adalah adanya seorang pembimbing. Komunikasi adalah kunci sukses dalam bisnis apapun. Kesuksesan seorang pengusaha bisa dipelajari. Anda bisa belajar dari kesuksesan seorang pengusaha, sebagaimana Anda bisa belajar membaca dan berhitung di sekolah. Semua orang berpotensi untuk bisa menjadi pengusaha sukses. Ada banyak potensi yang dimiliki oleh setiap orang untuk bisa menjadi pengusaha sukses. Sayang, sebagian besar orang tidak menyadari hal ini. Punya mental "Yes I Can Do" dan "Alumagada" (Asal Lu Mau Gua Ada)

Quote: Originally Posted by ghoenthoer numpang nanya ni om, mo buat TA ni tentang eksplorasi minyak di Telaga said, klu ada infonya thx berat ya om Sumur Minyak Tua Di Telaga Said, Langkat, Pangkalan Brandan, Sumatra Utara. Sejarah dunia perminyakan di tanah air awalnya berasal dari Telaga Said yang kini termasuk dalam wilayah Desa Bulutelang Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat. J.A Zijlker merupakan perintis industri perminyakan di Indonesia yang mengawali produksi minyak di Telaga Said, Pangkalan Brandan 15 Juni 1885.

Ketika Peringatan 100 Tahun industri minyak dan gas bumi Indonesia diselenggarakan, 15 Juni 1995, menjelang kota Pangkalanbrandan dibangun monumen, berupa sebuah tugu, Tugu 100 Tahun Minyak Indonesia. Jadi cikal bakal dunia perminyakan di Indonesia berasal dari Telaga Said, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Sayangnya, kilang minyak yang dikelola UP1 Pertamina Pangkalan Brandan sejak awal 2007 tidak beroperasi lagi, namun masyarakat di Telaga Said hingga kini tetap melakukan penambangan minyak pada sumur-sumur yang ada sejak zaman Belanda. Sumur minyak dan gas (migas) bumi yang tidak produktif dan terlantar, namun masih mengeluarkan migas kepermukaan bumi sampai sekarang. Selama limabelas tahun hingga kini masih tetap dikelola masyarakat dikordinir LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa) setempat.

Dari satu sumur migas dapat dikumpulkan 300-500 liter condensate (minyak mentah) dalam sehari. Pengambilan minyak dari sumur-sumur tersebut dilakukan secara manual, yaitu dengan cara memasukkan pipa paralon ukuran 4 inci sebagai alat penimba dan selanjutnya dikumpul dalam drum-drum yang sudah disediakan. Minyak mentah yang tumpah juga dapat diambil dengan cara memerasnya dengan kain.

Belakangan ini warga resah akibat adanya kabar Pertamina akan mengambil alih eksploitasi minyak mentah (condensate) terhadap sumur-sumur minyak dan gas (migas) di desa tersebut.

Pertamina sudah melakukan pengeboran terhadap beberapa sumur migas di Desa Buluh Telang dengan kandungan migas potensial dan telah memperbaiki sarana dan infrastruktur jalan. Namun

belum bisa memproduksi migas. Ini akibat dari peralatan rig pengeboran yang tidak memadai untuk mencapai kedalaman 1.500 meter bawah tanah. Peralatan rig yang ada tersebut hanya mampu mencapai kedalaman 1.200 meter bawah tanah dalam pengeboran.

Masih ada delapan sumur migas yang terlantar dan telah lebih dari 15 tahun dikelola masyarakat penambang di Buluh Telang sebagai lapangan kerja, sumber penghasilan, serta aset desa dari penjualan condensate kepada Pertamina. Kalau ini diambilalih oleh Pertamina, maka masyarakat Buluh Telang akan kehilangan mata pencahariannya.

Quote: Originally Posted by y0d42005 Ada info tentang Marathon Oil gak? atau Blok pasangkayu di bagian barat pulau SUlawesi atau bagian timur dari blok nya Balikpapan yang terkenal gede ituh. Mohon infonya dong, soalnya lg di offer mau kerja di Marathon Oil nih. Bener2 gak tau tentang company nya, karena dia jg gak terlalu gede sebagai oil company. Thanks para guru2 industri minyak. APrreciate the help and infos. Lokasi Blok Pasangkayu disebelah barat Sulawesi:

PT Marathon Oil Corporation dan PT Talisman sedang melakukan 3D seismic acquisition (pemetaan) di lokasi Pasangkayu (2007-2008). Marathon merupakan pemenang penawaran Blok Pasangkayu yang memiliki lahan konsesi

seluas 4.707,02 Km2 pada September 2006. Survei 3D seismic dimulai akhir Januari 2008. Rencana eksplorasi saat ini memerlukan studi teknis dan geologis, analisa data sesimic, serta pengeboran eksplorasi pada tahun 2009-2010.

About Marathon Oil: Marathon Oil Corporation is an integrated international energy company engaged in exploration and production; integrated gas; and refining, marketing and transportation. Headquartered in Houston, Texas, Marathon has exploration and production activities in the United States, Angola, Equatorial Guinea, Gabon, Indonesia, Ireland, Libya, Norway, the Ukraine and the United Kingdom. In 2006, Marathon was awarded a 70 percent interest and operatorship in the Pasangkayu PSC. The approximately 1.2 million-acre block is on and offshore the island of Sulawesi in the Makassar Strait, directly east of the prolific Kutei Basin oil and gas production region. Approximately 10 percent of the block is located on Sulawesi with the remaining 90 percent in water depths ranging from 328 feet to more than 6,562 feet.

PERUSAHAAN ENERGI TERBAIK AMERIKA TAHUN 2007 Sumber : Platts, Februari 2008 Peringkat 1 : Exxon Mobil Corp (Texas Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 2 : Chevron Corp (California Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 3 : Petrobras (Brasil Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 4 : ConocoPhillips (Texas Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 5 : Valero Energy Corp (Texas Pengilangan dan Pemasaran) Peringkat 6 : Marathon Oil Corp (Texas Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 7 : Occidental Petroleum Corp (California Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 8 : EnCana Corp (Kanada Eksplorasi dan Produksi) Peringkat 9 : Imperial Oil Ltd (Kanada Perusahaan minyak dan gas terintegrasi) Peringkat 10 : Hess Corp (New York Perusahaan minyak dan gas terintegrasi)

^Tingkat kesulitan bisa digambarkan spt ini: Reservoir : Manganalisa data, simulasi, bikin proposal & presentasi (White colar joblah), kerja dikantor terus ful ac, kadang2 kelapangan lihat2 well kalau bosen di office. Tanggung jawab & gaji: so-so Drilling: Terjun ke lapangan ngedrill new well dg schedule ketat, naik turun rig, supervisi sub-contaktor, stress kalau ngedrill well apes nggak dapet apa2, panas & berlumpur/kadang berdebu (Blue colar job) dan sering harus lembur. Tanggung jawab & gaji: high-high Production diantara itu...

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=899212&page=10