P. 1
Periodisasi sastra

Periodisasi sastra

|Views: 49|Likes:
Dipublikasikan oleh Magdalena Timootie

More info:

Published by: Magdalena Timootie on May 29, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

Periodisasi

Sastra Indonesia terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu:
 

lisan tulisan

Secara urutan waktu maka sastra Indonesia terbagi atas beberapa angkatan:
         

Angkatan Pujangga Lama Angkatan Sastra Melayu Lama Angkatan Balai Pustaka Angkatan Pujangga Baru Angkatan 1945 Angkatan 1950 - 1960-an Angkatan 1966 - 1970-an Angkatan 1980 - 1990-an Angkatan Reformasi Angkatan 2000-an

[sunting] Pujangga Lama

Salah satu halaman Hikayat Abdullah Pujangga lama merupakan bentuk pengklasifikasian karya sastra di Indonesia yang dihasilkan sebelum abad ke-20. Pada masa ini karya satra di dominasi oleh syair, pantun, gurindam dan hikayat. Di Nusantara, budaya Melayu klasik dengan pengaruh Islam yang kuat meliputi sebagian besar negara pantai Sumatera dan Semenanjung Malaya. Di Sumatera bagian utara

muncul karya-karya penting berbahasa Melayu. terutama karya-karya keagamaan. Hamzah Fansuri adalah yang pertama di antara penulis-penulis utama angkatan Pujangga Lama. Minangkabau dan daerah Sumatera lainnya". Karya sastra pertama yang terbit sekitar tahun 1870 masih dalam bentuk syair. serta Nuruddin arRaniri. yang berkembang dilingkungan masyarakat Sumatera seperti "Langkat. Dari istana Kesultanan Aceh pada abad XVII muncul karya-karya klasik selanjutnya.1942. orang Tionghoa dan masyarakat Indo-Eropa. Tapanuli. .[1] [sunting] Karya Sastra Pujangga Lama [sunting] Sejarah  Sejarah Melayu (Malay Annals) [sunting] Hikayat          Hikayat Abdullah Hikayat Aceh Hikayat Amir Hamzah Hikayat Andaken Penurat Hikayat Bayan Budiman Hikayat Djahidin Hikayat Hang Tuah Hikayat Iskandar Zulkarnain Hikayat Kadirun         Hikayat Kalila dan Damina Hikayat Masydulhak Hikayat Pandawa Jaya Hikayat Pandja Tanderan Hikayat Putri Djohar Manikam Hikayat Sri Rama Hikayat Tjendera Hasan Tsahibul Hikayat [sunting] Syair     Syair Bidasari Syair Ken Tambuhan Syair Raja Mambang Jauhari Syair Raja Siak [sunting] Kitab agama     Syarab al-'Asyiqin (Minuman Para Pecinta) oleh Hamzah Fansuri Asrar al-'Arifin (Rahasia-rahasia para Gnostik) oleh Hamzah Fansuri Nur ad-Daqa'iq (Cahaya pada kehalusan-kehalusan) oleh Syamsuddin Pasai Bustan as-Salatin (Taman raja-raja) oleh Nuruddin ar-Raniri [sunting] Sastra Melayu Lama Karya sastra di Indonesia yang dihasilkan antara tahun 1870 . hikayat dan terjemahan novel barat. yang paling terkemuka adalah karya-karya Syamsuddin Pasai dan Abdurrauf Singkil.

R Kommer (Indo) Cerita Nyi Paina Cerita Nyai Sarikem Cerita Nyonya Kong Hong Nio               Nona Leonie Warna Sari Melayu oleh Kat S.M.[sunting] Karya Sastra Melayu Lama                Robinson Crusoe (terjemahan) Lawan-lawan Merah Mengelilingi Bumi dalam 80 hari (terjemahan) Graaf de Monte Cristo (terjemahan) Kapten Flamberger (terjemahan) Rocambole (terjemahan) Nyai Dasima oleh G. Wiggers Drama Raden Bei Surioretno Syair Java Bank Dirampok Lo Fen Kui oleh Gouw Peng Liang Cerita Oey See oleh Thio Tjin Boen Tambahsia Busono oleh R. Francis (Indo) Bunga Rampai oleh A.J Cerita Si Conat oleh F.J.F van Dewall Kisah Perjalanan Nakhoda Bontekoe Kisah Pelayaran ke Pulau Kalimantan Kisah Pelayaran ke Makassar dan lain-lainnya Cerita Siti Aisyah oleh H. Pangemanan Cerita Rossina Nyai Isah oleh F.D.Tirto Adhi Soerjo Nyai Permana Hikayat Siti Mariah oleh Hadji Moekti (indo) dan masih ada sekitar 3000 judul karya sastra Melayu-Lama lainnya [sunting] Angkatan Balai Pustaka Abdul Muis sastrawan Indonesia Angkatan Balai Pustaka .F.

Tumpah Darahku (1928) Kalau Dewi Tara Sudah Berkata Ken Arok dan Ken Dedes (1934)  Nur Sutan Iskandar   Apa Dayaku karena Aku Seorang Perempuan (1923) Cinta yang Membawa Maut (1926) . Penulis dan Karya Sastra Angkatan Balai Pustaka:  Merari Siregar    Azab dan Sengsara (1920) Binasa kerna Gadis Priangan (1931) Cinta dan Hawa Nafsu  Marah Roesli    Siti Nurbaya (1922) La Hami (1924) Anak dan Kemenakan (1956)  Muhammad Yamin     Tanah Air (1922) Indonesia. Balai Pustaka didirikan pada masa itu untuk mencegah pengaruh buruk dari bacaan cabul dan liar yang dihasilkan oleh sastra Melayu Rendah yang banyak menyoroti kehidupan pernyaian (cabul) dan dianggap memiliki misi politis (liar). dan dalam jumlah terbatas dalam bahasa Bali. Balai Pustaka menerbitkan karya dalam tiga bahasa yaitu bahasa Melayu-Tinggi.[2] Pada masa ini. Dalam perkembangannya. pantun. dengan Minangkabau sebagai titik pusatnya. Prosa (roman. cerita pendek dan drama) dan puisi mulai menggantikan kedudukan syair. bahasa Batak. Nur Sutan Iskandar dapat disebut sebagai "Raja Angkatan Balai Pustaka" oleh sebab banyak karya tulisnya pada masa tersebut. yang dikeluarkan oleh penerbit Balai Pustaka. Keduanya menampilkan kritik tajam terhadap adat-istiadat dan tradisi kolot yang membelenggu. tema-teman inilah yang banyak diikuti oleh penulis-penulis lainnya pada masa itu. dan bahasa Madura. dapatlah dikatakan bahwa novel-novel Indonesia yang terbit pada angkatan ini adalah "novel Sumatera". bahasa Jawa dan bahasa Sunda. gurindam dan hikayat dalam khazanah sastra di Indonesia pada masa ini. novel.Angkatan Balai Pusataka merupakan karya sastra di Indonesia yang terbit sejak tahun 1920. novel Siti Nurbaya dan Salah Asuhan menjadi karya yang cukup penting. Apabila dilihat daerah asal kelahiran para pengarang.

      Salah Pilih (1928) Karena Mentua (1932) Tuba Dibalas dengan Susu (1933) Hulubalang Raja (1934) Katak Hendak Menjadi Lembu (1935) Tulis Sutan Sati     Tak Disangka (1923) Sengsara Membawa Nikmat (1928) Tak Membalas Guna (1932) Memutuskan Pertalian (1932)  Djamaluddin Adinegoro   Darah Muda (1927) Asmara Jaya (1928)  Abas Soetan Pamoentjak  Pertemuan (1927)  Abdul Muis   Salah Asuhan (1928) Pertemuan Djodoh (1933)  Aman Datuk Madjoindo    Menebus Dosa (1932) Si Cebol Rindukan Bulan (1934) Sampaikan Salamku Kepadanya (1935) [sunting] Pujangga Baru .

[sunting] Penulis dan Karya Sastra Pujangga Baru  Sutan Takdir Alisjahbana o Dian Tak Kunjung Padam (1932) o Tebaran Mega . Masa ini ada dua kelompok sastrawan Pujangga baru yaitu : 1. pada periode ini novel Tenggelamnya Kapal van der Wijck dan Kalau Tak Untung menjadi karya penting sebelum perang.Tatengkeng o Rindoe Dendam (1934) Fatimah Hasan Delais o Kehilangan Mestika (1935) Said Daeng Muntu   Di Bawah Lindungan Ka'bah (1938) Tenggelamnya Kapal van der Wijck (1939) Tuan Direktur (1950) Didalam Lembah Kehidoepan (1940)    Armijn Pane o Belenggu (1940) o Jiwa Berjiwa o Gamelan Djiwa .kumpulan sajak (1960) o Djinak-djinak Merpati . Karyanya Layar Terkembang. Pada masa itu.E. nasionalistik dan elitis. Sastra Pujangga Baru adalah sastra intelektual. Kelompok "Seni untuk Pembangunan Masyarakat" yang dimotori oleh Sutan Takdir Alisjahbana. Kelompok "Seni untuk Seni" yang dimotori oleh Sanusi Pane dan Tengku Amir Hamzah 2. beserta Amir Hamzah dan Armijn Pane. Armijn Pane dan Rustam Effendi. Selain Layar Terkembang. terbit pula majalah Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisjahbana.sandiwara   .Sutan Takdir Alisjahbana pelopor Pujangga Baru Pujangga Baru muncul sebagai reaksi atas banyaknya sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap karya tulis sastrawan pada masa tersebut. menjadi salah satu novel yang sering diulas oleh para kritikus sastra Indonesia. terutama terhadap karya sastra yang menyangkut rasa nasionalisme dan kesadaran kebangsaan. dipelopori oleh Sutan Takdir Alisyahbana.1942).kumpulan sajak (1935) o Layar Terkembang (1936) o Anak Perawan di Sarang Penyamun (1940) Hamka o o o o  Roestam Effendi o Bebasari: toneel dalam 3 pertundjukan o Pertjikan Permenungan Sariamin Ismail o Kalau Tak Untung (1933) o Pengaruh Keadaan (1937) Anak Agung Pandji Tisna o Ni Rawit Ceti Penjual Orang (1935) o Sukreni Gadis Bali (1936) o I Swasta Setahun di Bedahulu (1938) J. Karya sastra di Indonesia setelah zaman Balai Pustaka (tahun 1930 .

Karya sastra angkatan ini lebih realistik dibanding karya Angkatan Pujangga baru yang romantik-idealistik. Karya-karya sastra pada angkatan ini banyak bercerita tentang perjuangan merebut kemerdekaan seperti halnya puisi-puisi Chairil Anwar.kumpulan cerpen (1953)  o o Pembalasan Karena Kerendahan Boedi (1941)  Sanusi Pane o Pancaran Cinta (1926) o Puspa Mega (1927) o Madah Kelana (1931) o Sandhyakala Ning Majapahit (1933) o Kertajaya (1932) Tengku Amir Hamzah o Nyanyi Sunyi (1937) o Begawat Gita (1933) o Setanggi Timur (1939) Karim Halim o Palawija (1944)  [sunting] Angkatan 1945 Chairil Anwar pelopor Angkatan 1945 Pengalaman hidup dan gejolak sosial-politik-budaya telah mewarnai karya sastrawan Angkatan '45. Sastrawan angkatan '45 memiliki konsep seni yang diberi judul "Surat Kepercayaan Gelanggang". . Konsep ini menyatakan bahwa para sastrawan angkatan '45 ingin bebas berkarya sesuai alam kemerdekaan dan hati nurani.o (1950) Kisah Antara Manusia .

bersama Rivai Apin dan Chairil Anwar o Tiga Menguak Takdir (1950) Idrus o o o   Dari Ave Maria ke Djalan Lain ke Roma (1948) Aki (1949) Perempuan dan Kebangsaan  Achdiat K. Mihardja o Atheis (1949) Trisno Sumardjo o Katahati dan Perbuatan (1952) Utuy Tatang Sontani o Suling (drama) (1948) o Tambera (1949) o Awal dan Mira .drama satu babak (1962) Suman Hs.1960-an . pada periode ini cerpen Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma dan Atheis dianggap sebagai karya pembaharuan prosa Indonesia.Selain Tiga Manguak Takdir. [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1945  Chairil Anwar o Kerikil Tajam (1949) o Deru Campur Debu (1949) Asrul Sani. o Kasih Ta' Terlarai (1961) o Mentjari Pentjuri Anak Perawan (1957) o Pertjobaan Setia (1940)    [sunting] Angkatan 1950 .

Ciri angkatan ini adalah karya sastra yang didominasi dengan cerita pendek dan kumpulan puisi. yang bergabung dalam Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) yang berkonsep sastra realisme-sosialis. Majalah tersebut bertahan sampai tahun 1956 dan diteruskan dengan majalah sastra lainnya. Jassin. menyebabkan mandegnya perkembangan sastra karena masuk kedalam politik praktis dan berakhir pada tahun 1965 dengan pecahnya G30S di Indonesia.Pramoedya Ananta Toer novelis generasi 1950-1960 Angkatan 50-an ditandai dengan terbitnya majalah sastra Kisah asuhan H.1960-an  Pramoedya Ananta Toer o Kranji dan Bekasi Jatuh (1947) o Bukan Pasar Malam (1951) o Di Tepi Kali Bekasi (1951) o Keluarga Gerilya (1951) o Mereka yang Dilumpuhkan (1951) o Perburuan (1950) o Cerita dari Blora (1952) o Gadis Pantai (1965) Nh.B. Timbullah perpecahan dan polemik yang berkepanjangan di antara kalangan sastrawan di Indonesia pada awal tahun 1960. [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1950 . Sastra.H o Priangan si Jelita (1956) W.kumpulan sajak 19501955 (1958) Ramadhan K. Dini o Dua Dunia (1950) o Hati jang Damai (1960) Sitor Situmorang o Dalam Sadjak (1950) o Djalan Mutiara: kumpulan tiga  Toto Sudarto Bachtiar o Etsa sajak-sajak (1956) o Suara .S. Pada angkatan ini muncul gerakan komunis dikalangan sastrawan. Rendra o Balada Orang-orang Tercinta (1957) o Empat Kumpulan Sajak (1961) o Ia Sudah Bertualang (1963) Subagio Sastrowardojo      .

kumpulan cerita pendek (1963) o Hujan Panas (1964) o Kemarau (1967)       [sunting] Angkatan 1966 .o o o sandiwara (1954) Pertempuran dan Saldju di Paris (1956) Surat Kertas Hidjau: kumpulan sadjak (1953) Wadjah Tak Bernama: kumpulan sadjak (1955) o  Simphoni (1957) Nugroho Notosusanto o Hujan Kepagian (1958) o Rasa Sajangé (1961) o Tiga Kota (1959) Trisnojuwono o Angin Laut (1958) o Dimedan Perang (1962) o Laki-laki dan Mesiu (1951) Toha Mochtar o Pulang (1958) o Gugurnya Komandan Gerilya (1962) o Daerah Tak Bertuan (1963) Purnawan Tjondronagaro o Mendarat Kembali (1962) Bokor Hutasuhut o Datang Malam (1963)   Mochtar Lubis o Tak Ada Esok (1950) o Jalan Tak Ada Ujung (1952) o Tanah Gersang (1964) o Si Djamal (1964) Marius Ramis Dayoh o Putra Budiman (1951) o Pahlawan Minahasa (1957) Ajip Rosidi o Tahun-tahun Kematian (1955) o Ditengah Keluarga (1956) o Sebuah Rumah Buat Hari Tua (1957) o Cari Muatan (1959) o Pertemuan Kembali (1961) Ali Akbar Navis o Robohnya Surau Kami .8 cerita pendek pilihan (1955) o Bianglala .1970-an .

arketip. [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1966  Taufik Ismail o Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia o Tirani dan Benteng o Buku Tamu Musim Perjuangan o Sajak Ladang Jagung o Kenalkan o Saya Hewan o Puisi-puisi Langit Sutardji Calzoum Bachri o O o Amuk o Kapak Abdul Hadi WM o Meditasi (1976) o Potret Panjang Seorang Pengunjung Pantai Sanur (1975)  Djamil Suherman o Perjalanan ke Akhirat (1962) o Manifestasi (1963) Titis Basino o Dia. Wing Kardjo. Darmanto Jatman. Leon Agusta. Sapardi Djoko Damono dan Satyagraha Hoerip Soeprobo dan termasuk paus sastra Indonesia. Surat Keputusan (1963) o Lesbian (1976) o Bukan Rumahku (1976) o Pelabuhan Hati (1978) o Pelabuhan Hati (1978) Leon Agusta o Monumen Safari (1966) o Catatan Putih (1975) o Di Bawah Bayangan Sang Kekasih (1978)     . Sastrawan pada angkatan 1950-an yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah Motinggo Busye. Noer.Taufik Ismail sastrawan Angkatan 1966 Angkatan ini ditandai dengan terbitnya Horison (majalah sastra) pimpinan Mochtar Lubis. Djamil Suherman. Goenawan Mohamad. Ikranegara. arus kesadaran. Taufik Ismail. Arifin C.B. Penerbit Pustaka Jaya sangat banyak membantu dalam menerbitkan karya-karya sastra pada masa ini. Beberapa satrawan pada angkatan ini antara lain: Umar Kayam. H. dan banyak lagi yang lainnya. Bur Rasuanto. Wisran Hadi. Goenawan Mohamad. Arief Budiman. Banyak karya sastra pada angkatan ini yang sangat beragam dalam aliran sastra dengan munculnya karya sastra beraliran surealistik. dan absurd. Budi Darma. Purnawan Tjondronegoro. Hamsad Rangkuti. Putu Wijaya. Hotel.[3] Semangat avant-garde sangat menonjol pada angkatan ini. Jassin.

Hartowardojo o Perjanjian dengan Maut (1976) Ismail Marahimin o Dan Perang Pun Usai (1979) Wisran Hadi o Empat Orang Melayu o Jalan Lurus              [sunting] Angkatan 1980 .o  Tergantung Pada Angin (1977)  o Hukla (1979) Sapardi Djoko Damono o Dukamu Abadi (1969) o Mata Pisau (1974) Goenawan Mohamad o Parikesit (1969) o Interlude (1971) o Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Si Malin Kundang (1972) o Seks.A Salmoen o Masa Bergolak (1968) Parakitri Tahi Simbolon o Ibu (1969) Chairul Harun o Warisan (1979) Kuntowijoyo o Khotbah di Atas Bukit (1976) M.1990an . dan Kita (1980) Umar Kayam o Seribu Kunang-kunang di Manhattan o Sri Sumarah dan Bawuk o Lebaran di Karet o Pada Suatu Saat di Bandar Sangging o Kelir Tanpa Batas o Para Priyayi o Jalan Menikung Danarto o Godlob o Adam Makrifat o Berhala Nasjah Djamin o Hilanglah si Anak Hilang (1963) o Gairah untuk Hidup dan untuk Mati (1968) Putu Wijaya o Bila Malam Bertambah Malam (1971) o Telegram (1973) o Stasiun (1977) o Pabrik o Gres o Bom   Iwan Simatupang o Ziarah (1968) o Kering (1972) o Merahnya Merah (1968) o Keong (1975) o RT Nol/RW Nol o Tegak Lurus Dengan Langit M. Balfas o Lingkaran-lingkaran Retak (1978) Mahbub Djunaidi o Dari Hari ke Hari (1975) Wildan Yatim o Pergolakan (1974) Harijadi S. Sastra.

Kurniawan Junaidi. Karya sastra Indonesia pada masa angkatan ini tersebar luas diberbagai majalah dan penerbitan umum. Pipiet Senja. tokoh utama dalam novel mereka adalah wanita. karya-karya pada era 1980-an biasanya selalu mengalahkan peran antagonisnya. Salah satu ciri khas yang menonjol pada novelnovel yang ditulisnya adalah kuatnya pengaruh dari budaya barat. Seno Gumira Ajidarma. di mana tokoh utama biasanya mempunyai konflik dengan pemikiran timur. Noorca Mahendra. Arifin Noor Hasby. ditandai dengan banyaknya roman percintaan. dan Tajuddin Noor Ganie.Hilman Hariwijaya penulis cerita remaja pada dekade 1980 dan 1990 Karya sastra di Indonesia pada kurun waktu setelah tahun 1980. . Pada umumnya. Namaku Hiroko. dan Hati Yang Damai. La Barka. Beberapa sastrawan yang dapat mewakili angkatan dekade 1980-an ini antara lain adalah: Remy Sylado. Nh. dengan sastrawan wanita yang menonjol pada masa tersebut yaitu Marga T. Bertolak belakang dengan novel-novel Balai Pustaka yang masih dipengaruhi oleh sastra Eropa abad ke-19 dimana tokoh utama selalu dimatikan untuk menonjolkan rasa romantisme dan idealisme. Tarman Effendi Tarsyad. Noor Aini Cahya Khairani. Mira W dan Marga T adalah dua sastrawan wanita Indonesia yang menonjol dengan fiksi romantis yang menjadi ciri-ciri novel mereka. Pertemuan Dua Hati. Dini (Nurhayati Dini) adalah sastrawan wanita Indonesia lain yang menonjol pada dekade 1980-an dengan beberapa karyanya antara lain: Pada Sebuah Kapal. Micky Hidayat. Yudistira Ardinugraha. Ahmad Fahrawie.

13 novel (1989-2003) o Olga Sepatu Roda (1992) o Lupus ABG . Diah Hadaning. Lastri Fardhani. dan Oka Rusmini.B Mangunwijaya o Burung-burung Manyar (1981) Darman Moenir o Bako (1983) o Dendang (1988) Budi Darma o Olenka (1983) o Rafilus (1988) Sindhunata o Anak Bajang Menggiring Angin (1984) Arswendo Atmowiloto o Canting (1986) Hilman Hariwijaya o Lupus . [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1980 . Justru dari kemasan yang ngepop inilah diyakini tumbuh generasi gemar baca yang kemudian tertarik membaca karya-karya yang lebih berat. pada era 1980-an ini juga tumbuh sastra yang beraliran pop. Yvonne de Fretes.Namun yang tak boleh dilupakan. yaitu lahirnya sejumlah novel populer yang dipelopori oleh Hilman Hariwijaya dengan serial Lupusnya. Ada nama-nama terkenal muncul dari komunitas Wanita Penulis Indonesia yang dikomandani Titie Said.28 novel (1986-2007) o Lupus Kecil . antara lain: La Rose.11 novel (1995-2005) Dorothea Rosa Herliany o Nyanyian Gaduh (1987) o Matahari yang Mengalir (1990) o Kepompong Sunyi (1993) o Nikah Ilalang (1995)        .1990an  Ahmadun Yosi Herfanda o Ladang Hijau (1980) o Sajak Penari (1990) o Sebelum Tertawa Dilarang (1997) o Fragmen-fragmen Kekalahan (1997) o Sembahyang Rumputan (1997) Y.

Proses reformasi politik yang dimulai pada tahun 1998 banyak melatarbelakangi kelahiran karya-karya sastra -.puisi. Di rubrik sastra harian Republika misalnya. dan novel -pada saat itu. seperti Sutardji Calzoum Bachri. Acep Zamzam Noer. khususnya seputar reformasi. [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan Reformasi  Widji Thukul o Puisi Pelo o Darman . selama berbulan-bulan dibuka rubrik sajak-sajak peduli bangsa atau sajak-sajak reformasi. muncul wacana tentang "Sastrawan Angkatan Reformasi".o  Mimpi Gugur Daun Zaitun (1999) Gustaf Rizal o Segi Empat Patah Sisi (1990) o Segi Tiga Lepas Kaki (1991) o Ben (1992) o Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta (1999) Remy Sylado o Ca Bau Kan (1999) o Kerudung Merah Kirmizi (2002) Afrizal Malna o Tonggak Puisi Indonesia Modern 4 (1987) o Yang Berdiam Dalam Mikropon (1990) o Cerpen-cerpen Nusantara Mutakhir (1991) o Dinamika Budaya dan Politik (1991) o Arsitektur Hujan (1995) o Pistol Perdamaian (1996) o Kalung dari Teman (1998)   [sunting] Angkatan Reformasi Seiring terjadinya pergeseran kekuasaan politik dari tangan Soeharto ke BJ Habibie lalu KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Sukarnoputri. cerpen. Munculnya angkatan ini ditandai dengan maraknya karya-karya sastra. maupun novel. Sastrawan Angkatan Reformasi merefleksikan keadaan sosial dan politik yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Bahkan. puisi. seiring dengan jatuhnya Orde Baru. Berbagai pentas pembacaan sajak dan penerbitan buku antologi puisi juga didominasi sajak-sajak bertema sosial-politik. dan Hartono Benny Hidayat dengan media online: duniasastra(dot)com -nya. Ahmadun Yosi Herfanda. penyair-penyair yang semula jauh dari tema-tema sosial politik. cerpen. juga ikut meramaikan suasana dengan sajak-sajak sosial-politik mereka. yang bertema sosial-politik.

Jakarta pada tahun 2002. Seratus lebih penyair. novelis. Ahmadun Yosi Herfanda dan Seno Gumira Ajidarma. namun tidak berhasil dikukuhkan karena tidak memiliki juru bicara. Puteri dan Bintang Jatuh (2001) o Supernova 2.[sunting] Angkatan 2000-an Andrea Hirata salah satu novelis tersukses pada dekade pertama abad ke-21 Setelah wacana tentang lahirnya sastrawan Angkatan Reformasi muncul. Sebuah buku tebal tentang Angkatan 2000 yang disusunnya diterbitkan oleh Gramedia.1: Akar (2002)   . termasuk mereka yang sudah mulai menulis sejak 1980-an. cerpenis. seperti Ayu Utami dan Dorothea Rosa Herliany. [sunting] Penulis dan Karya Sastra Angkatan 2000  Ayu Utami o Saman (1998) o Larung (2001) Seno Gumira Ajidarma o Atas Nama Malam o Sepotong Senja untuk Pacarku o Biola Tak Berdawai Dewi Lestari o Supernova 1: Ksatria. seperti Afrizal Malna. Korrie Layun Rampan pada tahun 2002 melempar wacana tentang lahirnya "Sastrawan Angkatan 2000". serta yang muncul pada akhir 1990-an. dan kritikus sastra dimasukkan Korrie ke dalam Angkatan 2000. eseis.

net/ [sunting] Referensi . maupun situs pribadi.2: Petir (2004) Raudal Tanjung Banua o Pulau Cinta di Peta Buta (2003) o Ziarah bagi yang Hidup (2004) o Parang Tak Berulu (2005) o Gugusan Mata Ibu (2005) Habiburrahman El Shirazy o Ayat-Ayat Cinta (2004) o Diatas Sajadah Cinta (2004) o Ketika Cinta Berbuah Surga (2005) o Pudarnya Pesona Cleopatra (2005) o Ketika Cinta Bertasbih 1 (2007) o Ketika Cinta Bertasbih 2 (2007) o Dalam Mihrab Cinta (2007) Andrea Hirata o Laskar Pelangi (2005) o Sang Pemimpi (2006) o Edensor (2007) o Maryamah Karpov (2008) o Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas (2010) Ahmad Fuadi o Negeri 5 Menara (2009) o Ranah 3 Warna (2011) Tosa o o     Lukisan Jiwa (puisi) (2009) Melan Conis (2009) [sunting] Cybersastra Era internet memasuki komunitas sastra di Indonesia. organisasi non-profit. baik yang dikelola resmi oleh pemerintah.o  Supernova 2. Ada beberapa situs Sastra Indonesia di dunia maya semisal : duniasatra(dot)com.cybersastra.sumpahpalapa.com/ (lihat link sastra) http://www. Banyak karya sastra Indonesia yang tidak dipublikasi berupa buku namun termaktub di dunia maya (Internet). [sunting] Pranala luar   http://www.

Jakarta: Grasindo. A History of Modern Indonesia 1200-2004. 3. 2.1. Jakarta: Grasindo.C. hlm. M. 167. 370. hlm. Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern. Oyon Sofyan (24 November 1991). ^ Ricklefs. London: MacMillan. ^ Mahayana. (24 November 1991). . hlm. Pengantar Sejarah Sastra Indonesia. 117. ^ Yudiono (24 November 2007). Maman S.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->