Anda di halaman 1dari 14

PROGRAM PENGAJARAN GIZI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA T.A .........

MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN

: GIZI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI : Bd. 212 : 2 SKS : SEMESTER II

A. DESKRIPSI MATA KULIAH. Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswi untuk memahami peran nutrisi dalam pemeliharaan kesehatan ibu dan anak dengan Pokok bahasan Konsep dasar Ilmu Gizi, Faktor yang mempengaruhi intake Nutrisi, perilaku yang berhubungan dengan nutrisi, kebutuhan Nutrisi dan pengelolaan menu.

B. TUJUAN MATA AJAR Setelah menyelesaikan mata ajar ini mahasiswi mampu : 1. Menjelaskan Konsep nutrisi, factor sosial budaya yang berhubungan dengan pola makan. 2. Menjelaskan Konsep mikro dan makro nutrisi dan kebutuhannya. 3. Mendiskusikan hubungan nutrisi dengan kesehatan reproduksi dan masalahnya. 4. Mengelola menu sesuai tingkat kebutuhan nutrisi pada wanita sesuai siklus kehidupannya.

C. LINGKUP MATERI 1. Konsep dasar Ilmu gIzi. 2. Peran Nutrisi dalam pemeliharaan kesehatan. 3. Faktor yang mempengaruhi intake nutrisi. 4. Perilkau yang berhubungan dengan nutrisi.

5. Kebutuhan

Nutrisi

pada

wanita

sesuai

dengan

tingkat

perkembangannya. 6. Pengelolaan menu sesuai tingkat kebutuhan nutrisi pada wanita sesuai dengan siklus kehidupannya.

D. SISTEM PENILAIAN Penilaian untuk mata kuliah Gizi dalam kesehatan Reproduksi dilaksanakan secara menyeluruh, mencakup : Konsep dasar Ilmu gIzi.,peran Nutrisi dalam pemeliharaan kesehatan,Faktor yang mempengaruhi intake nutrisi,Perilkau yang berhubungan dengan nutrisi, Kebutuhan Nutrisi pada wanita sesuai dengan tingkat perkembangannya,Pengelolaan menu sesuai tingkat

kebutuhan nutrisi pada wanita sesuai dengan siklus kehidupannya.bentuk kompetensi . Penilaian diperoleh dari kegiatan kuliah, seminar dan praktek di kelas maupun dilahan. Teori : 1. Ujian tengah semster 2. Ujian Akhir semester 3. Seminar/ Penugasan 4. Praktek Nilai akhir mata kuliah adalah : MA = ( 20 %X N1) + ( 20 % X N2 ) + ( 10 % X N3 ) + ( 40 % + N4 ) : 20 % ( N1) : 20 % ( N2 ) : 10 % ( N3 ) : 50 % ( N4 )

GIZI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA SEMESTER II TA.....

No

Hari / tgl

Kelas

Topik

Metode

Pengajar

1.1.

Konsep dasar Ilmu Gizi.

1.1.1. Pengertian gizi 1.1.2. Sejarah gizi 1.1.3. Pengelompokan menurut kebutuhan. Zat Gizi perkembangan Ilmu

2.1 Manfaat zat- zat gizi bagi wanita sepanjang daur kehidupannya. 2.1.1 Karbohidrat & efeknya bagi kesehatan. 2.1.2Lemak & efeknya bagi kesehatan 2.1.3Protein & efeknya bagi

kesehatan. 2.1.4Vitamin kesehatan 2.1.5Mineral & efeknya bagi & efeknya bagi

kesehatan. 2.1.6 Keseimbangan air & elektrolit dalam tubuh.

3.1 Konsep gizi seimbang. 3.1.1Pedoman seimbang 3.1.2Faktor-faktor mengetahui menu seimbang. yang penyusunan menu gizi

3.2 Gizi seimbang bagi wanita hamil. 3.2.1 Prinsip gizi untuk wanita . hamil. 3.2.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi gizi ibu hamil. 3.2.3 Pengaruh status gizi pada kehamilan. 3.2.4 Menu seimbang untuk wanita hamil.

3.3 Gizi seimbang bagi ibu menyusui 3.3.1 Prinsip gizi untuk ibu menyusui. 3.3.2 Faktor- faktor yang mempengaruhi. 3.3.3 Pengaruh status gizi pada ibu menyusui.

3.4 Gizi seimbang bagi bayi. 3.4.1 Prinsip gizi bagi bayi. 3.4.2 Macam-macam makanan bagi bayi. 3.4.3 Cara pengelolaan makanan bayi.

3.4.4 Faktor- faktor yang mempengaruhi pemberian makanan. 3.4.5 Pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan & perkembangannya. 3.5 Gizi seimbang bagi balita. 3.5.1 Prinsip gizi bagi balita. 3.5.2 Cara pengelolaan makanan bayi. 3.5.3 Faktor- facktor yang mempengaruhi pemberian makanan. 3.5.4 Pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan. 3.5.5 Menu seimbang untuk balita. 3.6 Gizi seimbang bagi anak remaja dan dewasa. 3.6.1 Prinsip gizi bagi anak remaja dan dewasa. 3.6.2 Faktor- factor yang mempengaruhi. 3.6.3 Kebutuhan gizi seimbang. 3.6.4 Pengaruh status gizi terhadap sistem reproduksi. 4.1. Gizi dan fertilitas. 4.1.1. Zat gizi pendukung fertilitas. 4.1.2. Peran zat gizi untuk fertilitas dan pencegahan

kemandulan. 4.2. Hubungan status gizi dengan menarche 4.3. Hubungan gizi dengan menstruasi. 4.3.1. Prinsip diet pada penderita premenstrual sindrom. 4.4. Prinsip gizi pada usia menopause. 4.5. Gizi Ibu hamil. 4.5.1. Kebutuhan gizi ibu hamil. 4.5.2. Status gizi ibu hamil. 4.5.3. Pengaruh status gizi ibu hamil yang kurang terhadap

pertumbuhan janin. 4.5.4. Prinsip diet pada hyperemesis. 4.5.5. Prinsip diet pada preeklamsia dan eklamsia. 4.5.6. Prinsip diet pada ibu hamil dengan konstipasi. 4.5.7. Prinsip diet pada ibu hamil dengan diabetes mellitus. 4.5.8. Prinsip diet pada ibu hamil dengan anemia. 4.5.9. Prinsip diet pada ibu hamil dengan obesitas.

5.1. Masalah gizi pada 5.1.1. Ibu hamil. 5.1.2. Ibu menyusui 5.1.3. Bayi . 5.1.4. Balita 5.1.5. Remaja dan dewasa.

6.1 Pendidikan kesehatan tentang gizi meliputi : 6.1.1 Menyusun menu 6.1.2 Memilih bahan makanan 6.1.3 Mengolah bahan makanan/ menu. 6.1.4 Menyajikan makanan. 6.2 Tindak lanjut hasil pendidikan kesehatan : 6.2.1 Observasi/pemantauan status gizi. 6.2.2 Kolaborasi dan rujukan.

BUKU SUMBER
Buku Utama 1. Sediaoetama Achmad Djaeni, 1991, Ilmu Gizi untuk profesi dan mahasiswa, dien Rakyat, Jakarta. 2. Karyadi Darwin Et all, kecukupan gizi, Jakarta, Gramedia,1996 LIPI..,, 1993 Karya Pangan dan Gizi, Presiding Widya, Jakarta.

Buku Anjuran 1. Muhyi., 1999 Ilmu gizi, Bharata, Jakarta. 2. Perinasia, 2002, Manajemen Laktasi, Jakarta. 3. Witson Eva, Et all, 1999 Principle of Nutricion, New York. 4. BK-PPASI, 1998, Manajemen Laktasi FK-UI, Jakarta. 5. Anonimous, 2002, Buku penilaian status Gizi, ECG, WHO, Jakarta. 6. Departemen of Health and human Service, 1990, Nutricion during

Pregnances National Academy Press, USA.

SATUAN ACARA PENGAJARAN


Mata Kuliah SKS Pertemuan Pokok Bahasan Semester : Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi : 2 SKS ( T =1; P = 1 ) : : Konsep Dasar Ilmu Gizi : II

I. Tujuan Instruksional Umum Setelah selesai mengikuti proses belajar mengajar Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi, mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar gizi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam praktik kebidanan.

II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mendapatkan materi konsep dasar ilmu gizi, mahasiswa mampu menjelaskan tentang : 1. Konsep dasar ilmu gizi a. b. c. Pengertian gizi Sejarah perkembangan ilmu gizi Pengelompokkan zat gizi menurut kebutuhan

III. Metoda Pembelajaran 1. Ceramah 2. Praktek

IV. Media 1. Hand Out 2. OHP 3. White Board

SATUAN ACARA PENGAJARAN


Mata Kuliah SKS Pertemuan Pokok Bahasan : Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi : 2 SKS ( T =1; P = 1 ) : : Manfaat Zat-zat Gizi Bagi Wanita Sepanjang Daur Kehidupan Semester : II

I. Tujuan Instruksional Umum Setelah selesai mengikuti proses belajar mengajar Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi, mahasiswa mampu menjelaskan manfaat zat-zat gizi bagi wanita sepanjang daur kehidupan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam praktik kebidanan.

II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mendapatkan materi manfaat zat-zat gizi bagi wanita sepanjang daur kehidupan, mahasiswa mampu menjelaskan tentang : Manfaat zat- zat gizi bagi wanita sepanjang daur kehidupannya. a. Karbohidrat & efeknya bagikesehatan. b. Lemak & efeknya bagi kesehatan c. Protein & efeknya bagi kesehatan. d. Vitamin & efeknya bagi kesehatan e. Mineral & efeknya bagi kesehatan. f. Keseimbangan air & elektrolit dalam tubuh.

III. Metoda Pembelajaran 1. Ceramah 2. Praktek

IV. Media 1. Hand Out 2. OHP 3. White Board

SATUAN ACARA PENGAJARAN


Mata Kuliah SKS Pertemuan Pokok Bahasan : Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi : 2 SKS ( T =1; P = 1 ) : : Kebutuhan Gizi Seimbang Bagi Wanita Sepanjang Daur Kehidupan Semester : II

I. Tujuan Instruksional Umum Setelah selesai mengikuti proses belajar mengajar Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi, mahasiswa mampu menjelaskan Kebutuhan Gizi Seimbang Bagi Wanita Sepanjang Daur Kehidupan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam praktik kebidanan.

II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mendapatkan materi Kebutuhan Gizi Seimbang Bagi Wanita Sepanjang Daur Kehidupan, mahasiswa mampu menjelaskan tentang : 1. Konsep gizi seimbang. a. Pedoman menu gizi seimbang b. Faktor-faktor yang mengetahui penyusunan menu seimbang. 2 Gizi seimbang bagi wanita hamil. a. Prinsip gizi untuk wanita hamil. b. Faktor-faktor yang mempengaruhi gizi ibu hamil. c. Pengaruh status gizi pada kehamilan. d. Menu seimbang untuk wanita hamil. 3 Gizi seimbang bagi ibu menyusui a. Prinsip gizi untuk ibu menyusui. b. Faktor- faktor yang mempengaruhi. c. Pengaruh status gizi pada ibu menyusui.

4 Gizi seimbang bagi bayi. a. Prinsip gizi bagi bayi. b. Macam-macam makanan bagi bayi. c. Cara pengelolaan makanan bayi. d. Faktor- faktor yang mempengaruhi pemberian makanan. e. Pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan & perkembangannya. 5 Gizi seimbang bagi balita. a. Prinsip gizi bagi balita. b. Cara pengelolaan makanan bayi. c. Faktor- facktor yang mempengaruhi pemberian makanan. d. Pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan. e. Menu seimbang untuk balita. 6 Gizi seimbang bagi anak remaja dan dewasa. a. b. c. d. Prinsip gizi bagi anak remaja dan dewasa. Faktor- factor yang mempengaruhi. Kebutuhan gizi seimbang. Pengaruh status gizi terhadap sistem reproduksi.

III. Metoda Pembelajaran 1. Ceramah 2. Praktek

IV. Media 1. Hand Out 2. OHP 3. White Board

SATUAN ACARA PENGAJARAN


Mata Kuliah SKS Pertemuan Pokok Bahasan Semester : Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi : 2 SKS ( T =1; P = 1 ) : : Hubungan Gizi Dengan Kesehatan Reproduksi : II

I. Tujuan Instruksional Umum Setelah selesai mengikuti proses belajar mengajar Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi, mahasiswa mampu menjelaskan hubungan gizi dengan kesehatan reproduksi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam praktik kebidanan.

II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mendapatkan materi hubungan gizi dengan kesehatan

reproduksi, mahasiswa mampu menjelaskan tentang : 1. Pendidikan kesehatan tentang gizi meliputi : a. Menyusun menu b. Memilih bahan makanan c. Mengolah bahan makanan/ menu. d. Menyajikan makanan. 2 Tindak lanjut hasil pendidikan kesehatan : a. Observasi/pemantauan status gizi. b. Kolaborasi dan rujukan

III. Metoda Pembelajaran 1. Ceramah 2. Praktek

IV. Media 1. Hand Out 2. OHP 3. White Board