Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH PERAWATAN PREVENTIF REM TROMOL DAN CAKRAM PADA MOBIL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Pemeliharaaan

Oleh Danang Wahyu P M. Ervando A. S Erit Kamiswara Achmad Najib P 5201408042 5201408077 5201409001 5201410034

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2012

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Dewasa ini sering kita mendengar berita kecelakaan lalu lintas baik sepeda motor maupun mobil. Hal ini terjadi karena berbagai faktor seperti kelalaian pengemudi karena mengantuk, kurang lancarnya pengemudi dalam mengemudukan kendaraan dan ada pula kecelakaan disebabkan oleh tidak berfungsinya rem sehingga mengakibatkan kendaraan tidak dapat berhenti. Dengan alasan inilah maka sangat diperlukan perawatan preventif. Perawatan preventif sangatlah diperlukan untuk menjamin kenyaman dalam operasinya sebuah system ataupun komponen dalam kendaraan, termasuk perawatan preventif dalam system rem tromol maupun cakram pada mobil. Hal ini berarti harus ada perlakuan khusus untuk rem tromol dan cakram pada mobil agar memaksimalkan kerja rem. Rem terkesan sangat sederhana dan biasa namun ketika ini di abaikan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Maka dengan latar belakang di atas, perawatn preventif rem tromol maupun cakram pada mobil sangatlah penting.

2. Tujuan Pembuatan Makalah Setidaknya ada beberapa tujuan dibuatnya makalah ini, yaitu : 1. Agar mahasiswa dapat memberikan informasi terkait perawatan rem tromol pada mobil 2. Agar mahasiswa dapat memberikan informasi terkait perawatan rem cakram pada mobil 3. Agar mahasiswa dapat memberikan informasi terkait pentingnya perawatan preventif 4. Agar mahasiswa dapat memberikan informasi langkah-langkah perawatan preventif rem tromol dan cakram pada mobil

3. Manfaat Pembuatan Makalah 1. Memberikan informasi terkait perawatan rem tromol pada mobil 2. Memberikan informasi terkait perawatan rem cakram pada mobil 3. Memberikan informasi terkait pentingnya perawatan preventif 4. Memberikan informasi langkah-langkah perawatan preventif rem tromol dan cakram pada mobil

4. Batasan Masalah Untuk menghindari kesimpang siuran dalam pembuatan makalah ini, maka kami membatasi topik pemaparan makalah sebagai berikut : 1. Apa yang dimaksud perawatan preventif? 2. Apa pengertian dan fungsi dari rem? 3. Apa yang di maksud rem tromol? 4. Apa yang dimaksud rem cakram? 5. Bagaimana langkah perawatan preventif rem tromol dan cakram pada mobil?

5. Tinjauan Pustaka Dalam pembuatan makalah ini kami menggunakan study buka dan internet sebagai bahan maupun rujukan

BAB II ISI 1. Pengertian Perawatan Preventif Perawatan preventif adalah perawatan pencegahan dimana hal ini dilakukanan untuk tujuan seperti berikut : 1. Menekan biaya perbaikan Ketika perawatan preventif dilakukan dengan baik, maka kerusakan pun akan bisa di minimalisir pengeluaran dana untuk biaya perbaikan 2. Bentuk kegiatan perawatan lebih teratur Dengan adanya jadwal perawatan yang teratur, dapat mengantisipasi kapan mesin dapat dirawat, sehingga jalannya perawatan tidak akan menggangu proses produksi 3. Berkurangnnya waktu berhenti produksi dari mesin 4. Penyediaan suku cadang akan lebih teratur dan dalam jumlah yang sedikit 5. Sedikit gangguan ringan akibat kerusakan yang tiba-tiba 6. Tidak banyak menggunakan peralatan/mesin pengganti 7. Sedikt waktu lembur 8. Keselamatan kerja lebih terjamin Dari penjelasan di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa perawatan preventif sangatlah penting sehingga harus diperhatikan oleh para pemilik kendaraan maupun produksi. Dapat di ambil pepatah yang pas juga yaituMencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati maka dari itu pemilik kendaraan hendaknya teliti baik waktu perawatan yang tepat maupun teknik perawatan preventif yang tepat. Dan juga perawatan ini juga tidak memerlukan peralatan yang serba canggih, tapi peralatan yang sederhana juga dapat digunakan. Kemudian pemilik kendaraan juga harus membaca buku pedoman agar tidak terjadi kesalahan dalam perawatan.

2.

Pengertian dan fungsi rem Rem merupakan bagian kendaraan yang sangat penting dalam mendukung aspek

keamanan berkendaraan, maka rem harus : Dapat menghentikan kendaraan secepat mungkin Dapat melaksanakan pengereman sesuai kehendak sopir

Fungsi Rem : Untuk mengurangi kecepatan sampai menghentikan jalannya kendaraan Rem kaki harus berfungsi untuk semua roda Untuk memacetkan putaran roda ( misal pada saat parkir) Berfungsi juga sebagai rem cadangan ( misal dalam perjalanan rem kaki tidak berfungsi ) Rem merupakan salah satu bagian dari kendaraan yang mempunyai peran yang sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan pengendara sepeda motor. Rem berfungsi mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan melalui gesekan antara sepatu rem dengan tromol dengan mekanisme tertentu. Rem tromol itu sendiri dibagi menjadi lima jenis yaitu: simplek, duplek, duo duplek, servo, dan duo servo yang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing- masing. Teknologi rem memiliki umur yang hampir sama tuanya dengan penemuan

kendaraan itu sendiri. Apa itu rem? Bisa dipastikan semua pemakai kendaraan bermotor mengenal benar fungsi alat ini. Rem merupakan alat untuk menghentikan laju kendaraan. Seiring dengan kian canggihnya teknologi otomotif, rem pun dilengkapi dengan teknologi elektronik agar kinerjanya lebih baik. Salah satu fitur yang telah menjadi standar adalah ABS atau Antilock Braking System. Sayangnya, ABS sering disalah artikan sebagai performa pengereman yang lebih pakem. Padahal, ABS hanya sebuah peranti yang memudahkan pengemudi melakukan pengereman tanpa ada risiko menguncinya roda. 3. Pengertian rem tromol Rem teromol digunakan pada kendaraan tipe terdahulu, tetapi biasanya juga digunakan untuk rem bagian belakang kendaraan. Rem tromol terdiri dari komponen rumah rem / drum dan kampas rem, cara kerja rem tromol adalah rem bekerja atas dasar gesekan antara sepatu rem dengan drum yang ikut berputar dengan putaran roda kendaraan. Agar gesekan dapat memperlambat kendaraan dengan baik, sepatu rem dibuat dari bahan yang mempunyai koefisien gesek yang tinggi. Kelebihan rem tromol Rem tromol digunakan untuk kendaraan yang memerlukan kerja ekstra dalam pengereman contoh : kendaraan operasional seperti bis, truk, minibus, dsb. Rem. Jadi rem tromol dapat digunakan pada beban angkut yang berat (heavy duty) dengan bekerja secara maksimal.

Kekurangan rem tromol Rem tromol yang masih menerapkan sistem tertutup dalam prosesnya. Dengan sistem ini membuat partikel kotoran pada ruang tromol tersebut. Jadi untuk perawatan membersihkannya harus membuka roda agar rumah rem dapat dibersihkan dari debu / kotoran. Pada saat banjir air akan mengumpul pada ruang tromol sehingga air akan menyulitkan sistem rem untuk bekerja, jadi setelah rem tromol menerjang banjir, maka harus mengeringkannya dengan menginjak setengah rem saat melaju sehingga bagian dalam rem tromol kering karena panas akibat gesekan, setelah itu rem dapat digunakan kembali.

4.

Pengertian rem cakram Mobil modern kebanyakan telah menerapkan piranti yang satu ini. Biasanya piranti

ini dapat ditemukan pada roda kendaraan baru sehingga dalam setiap penggunaannya menjadi maksimal dan terarah. Rem cakram menjadi salah satu sistem pengereman modern terbaik pada mobil dan sangat ideal untuk diterapkan pada tiap mobil, terutama yang telah memakai mesin berkapasitas CC besar. Sistem kerja rem cakram adalah dengan menjepit cakram yang biasanya dipasangkan pada roda kendaraan, melalui caliper yang digerakkan oleh piston untuk mendorong sepatu rem (brake pads) ke cakram. Berbagai kelebihan Rem Cakram Rem cakram dapat digunakan dari berbagai suhu, sehingga hampir semua kendaraan menerapkan sistem rem cakram sebagai andalannya. Selain itu rem cakram tahan terhadap genangan air sehingga pada kendaraan yang telah menggunakan rem cakram dapat menerjang banjir. Kemudian rem cakram memiliki sistem rem yang berpendingin di luar (terbuka) sehingga pendinginan dapat dilakukan pada saat mobil melaju, ada beberapa cakram yang juga dilengkapi oleh ventilasi (ventilated disk) atau cakram yang memiliki lubang sehingga pendinginan rem lebih maksimal digunakan. Kegunaan rem cakram banyak dipergunakan pada roda depan kendaraan karena gaya dorong untuk berhenti pada bagian depan kendaraan lebih besar dibandingkan di belakang sehingga membutuhkan pengereman yang lebih pada bagian depan. Namun saat ini telah banyak mobil yang telah menggunakan rem cakram pada keempat rodanya, terutama jenis mobil sedan.

KekuranganRem Cakram Rem cakram yang sifatnya terbuka memudahkan debu dan lumpur menempel, lama kelamaan lumpur / kotoran tersebut dapat menghambat kinerja pengereman sampai merusak komponen pada bagian caliper seperti piston bila dibiarkan lama. Oleh sebab itu perlu dilakukan pembersihan sesering mungkin. Tapi gak sulit kok, lagipula bila anda biasa beredar di wilayah perkotaan, kendala seperti ini tidak perlu dikhawatirkan.

5.

Langkah Perawatan Preventif Rem Tromol Dan Cakram Pada Mobil Pada dasarnya ada hal-hal yang dapat di cek secara bersamaan antara rem tromol dan

cakram karena adanya komponen yang digunakan secara bersama. Perawatan preventif yang umum yaitu : Pemeriksaan tinggi pedal Pemeriksaan gerak bebas pedal rem Pemeriksaan minyak rem

a. Perawatan preventif dengan Pemerikasaan tinggi pedal Perlakuannya dalah sebagai berikut : 1. Ukur tinggi pedal. a. Lipat karpet di bawah pedal rem dengan menggunakan penggaris, ukur jarak antara bagian atas pedal dan lantai. b. Biasanya tinggi pedal rem tidak berubah secara drastis. Namun apabila tidak berada di dalam nilai spesifikasi, lakukan penyetelan menurut prosedur dibawah ini. 2. Stel tinggi pedal.

Lepaskan soket (1) yakni kabel untuk swit lampu rem (2). Kendorkan mur pengunci (3) swit lampu rem dan putar swit beberapa putaran. Kendorkan mur pengunci (4) push rod (5) dan stel tinggi pedal dengan memutar push rod. Putar kembali swit lampu rem sampai stopper pedal sedikit menyentuh

pelindung, kemudian kencangkan mur pengunci. 3. Pasangkan kembali soket penghubung kabel swit lampu rem. 4. Stel gerak bebas pedal rem.

b. Pemeriksaan gerak bebas pedal rem 1. Periksa gerak bebas pedal rem. a. Setelah mesin dimatikan, bebaskanlah kevakuman yang terdapat di dalam booster rem dengan jalan menginjak pedal rem sampai jarak cadangan pedal tidak berubah lagi dengan tekanan pedal yang sama. Jika masih terdapat vakum di dalam booster, gerak bebas pedal rem yang sebenarnya tidak dapat diketahui. b. Dengan perlahan pedal rem ditekan dengan jari sampai terasa ada tahanan kemudian ukurlah langkah pedal. 2. Stel gerak bebas pedal rem.

Jika gerak bebas pedal rem tidak dalam spesifikasi kendorkan mur (A) dari push rod pada master silinder (B). Penyetelan dilakukan dengan memutar-mutar push rod.

Kencangkan mur dan ukur gerak bebas sekali lagi. Periksa bahwa lampu rem menyala bila pedal rem ditekan dan lampu rem mati apabila pedal dibebaskan. c. Perawatan pada minyak rem Perawatan preventif pada minyak re mini dapat dilakukan dengan cara sebagai

berikut: 1. Periksa bahwa tinggi permukaan minyak rem dan master silinder adalah di antara garis MAX dan MIN. 2. Jika tinggi permukaan minyak rem dibawah atau dekat garis MIN, periksa kemungkinan terdapat kebocoran pada sistem hidrolis dan tambahkan minyak rem hingga garis MAX. 3. Jangan menggunakan minyak rem yang telah lama disimpan karena minyak rem adalah bahan yang mudah dipengaruhi cuaca. Jangan lupa menutup dan memberi perapat pada tutup tempat minyak rem. 4. Usahakan agar reservoir master silinder tidak kemasukkan kotoran.

5. Bersihkan setiap minyak rem yang mengenai bagian yang bercat karena minyak rem akan merusak cat. d. Perawatan preventif pada pipa saluran minyak rem Perawatan preventif pada pipa ini adalah dengan secara rutin memeriksa pipa dari gesekan atau tergores pada benda yang berbahaya yang dapat merusak permukaan pipa karena dikhawatirkan akan terjadi kebocoran.

5.1 Perawatan preventif rem tromol pada mobil pada perawatan ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan dimana perawatan preventif ini meliputi beberapa komponennya, maka kita paparkan dulu komponen dari rem tromol, adapun komponennya yaitu : Sepatu rem Pegas pengembali Kanvas rem Pegas penekan Tromol Silinder roda

Tidak semua komponen harus dilakukan perawatan preventif karena terkait kemudahan dan kebutuhan. Yang harus dilakukan perawatan preventif adalah : kanvas rem, tromol dan sylinder roda. Kanvas rem

Periksa secara rutin tebal dari kanvas rem agar tidak terjadi keausan tanpa sepengetahuan pengendara karena akan mengakibatkan kerusakan pada permukaan tromol yang diakibatkan gesekan dengan permukaan kanvasyang telah tipis. Tromol

Bersihkan permukaan tromol dari debu-debu yang menempel agar memaksimalkan gesekan antara tromol dengan kanvas rem. Sylinder roda

Periksa sylinder roda dari minyak rem, pastikan sylider roda bersih yang artinya tidak ada kebocoran minyak rem

5.2 Perawatan preventif rem cakram pada mobil Mengganti minyak rem cakram

Cairan ini amat sangat penting dalam kinerja rem cakram. Sebenarnya sistem pengereman ini sangat mengandalkan piston yang berada di pada master rem. Sementara itu master rem bertugas menggerakan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, di saat pengendara motor menarik tuas rem. Sedangkan ampuh tidaknya piston tersebut dalam menjalankan tugasnya tergantung pada pompa hidraulik yang bekerja mengalirkan minyak rem ke piston tersebut. Jika ternyata saluran minyak tersebut tersumbat, entah karena minyak kotor atau minyak telah encer karena tercemar oleh bakteri atau zat lain yang bersenyawa dengan minyak rem, maka kinerja piston juga akan terganggu. Disarankan untuk clubon, untuk mengganti minyak rem tersebut. Paling tidak setahun sekali Anda harus diganti. Paling lama dua tahun, jangan lebih dari itu bila ingin mendapatkan hasil maksimal dari daya pengereman Anda. Bersihkan Komponen Rem Cakram

Rem cakram itu bersifat terbuka dan. Sehingga ketika di jalan seringkali motor dipacu kencang dan angin berembus, dan debu tanah serta kotoran pun ikut berterbangan, dan bisa ada yang menempel pada kanvas rem, piston dan bagian-bagian lainnya. Ini yang menjadi kinerja rem cakram kita tidak akan optimal. Sehingga disarankan rajin membersihkan seluruh komponen disc brake dari debu yang menempel. Cara sebagai berikut a. Lepaskan kaliper rem dari shock breaker dan lepas kabel rem. b. Lepas bantalan rem dan bersihkan bagian permukaan dengan sikat kawat atau kertas ampelas. Sehingga Anda alan melihat banyak debu-debu yang berjatuhan. c. Gunakan kompresor udara atau semprot dengan air bertekanan tinggi untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel, terutama di bagian-bagian yang tidak terjangkau. Kemudian keringkan, hingga tidak ada air yang tersisa. Untuk itu disarankan untuk menggunakan kompresor udara. Agar tidak perlu ada proses pengeringan. d. Setelah benar-benar kering kembali rakit komponen tersebut. Namun satu hal yang perlu diingat seal piston juga harus diganti secara berkala, hal itu untuk menghindari adanya

kebocoran minyak. Karena kalau bocor menyebabkan kinerja piston lemah dan pengereman tidak pakem. Pastikan Kaliper masih normal

Kaliper (kepala babi) mungkin karena bentuknya mirip hewan mamalia itu dan jarang sekali rusak. Dan kalau rusak pun karena ada kemungkinan pemasangannya yang tidak tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu. Peranti yang berfungsi untuk mencengkeram pringan cakram saat pengendara motor menarik tuas rem. Dan jika dalam pemasangan goyah atau bergetar, maka akan cepat aus. Karena bagian-bagian tertentu dari kaliper ini akan bergesekan terus menerus dengan piringan cakram. Sehingga saat motor dipacu dalam kecepatan sedang sampai tinggi, jalannya seperti ada yang mengerem padahal tidak ada yang menaik tuas rem. Kaliper akan cepat aus, begitu pula dengan cakramnya, permukaannya tidak rata lagi karena ada bagian-bagian tertentu yang terus-terusan bergesekan dengan kaliper meskipun tidak dilakukan pengereman. Disarankan memeriksa posisi kaliper secara rutin. Dengan caranya, putar ban depan sepeda motor. Kemudian cermati gerakkan piston, bila gerakknya masih seirama dengan piringan cakram, artinya tidak ada sentuhan atau gesekan, maka kaliper masih normal atau dalam posisi yang benar.

BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan Dari pemaparan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa perawatan preventif rem cakram dan rem tromol sangatlah penting karena akan mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan dari pengendara itu sendiri, untuk waktu perawatan yang tahu adalah pengendara itu sendiri maka harus lebih bijak dalam pelaksanaan perawatan preventif ini 2. Kritik dan saran Kami mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun agar dapat menjadi bahan evaluasi ke depan. Kritik Saran -

Daftar Pustaka 1. 2. 3. 4. New step 1, Toyota http://m-edukasi.net/ http://sadrihidayat.blogspot.com/ http://ionerock.blogspot.com/