Anda di halaman 1dari 33

DISAJIKAN PADA DIKLAT PTK BAGI KEPALA SEKOLAH DAN GURU-GURU SEKOLAH INDONESIA LUAR NEGERI (SILN) DI BANGKOK

TGL: 26-28 OKTOBER 2009


KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Pengembangan Profesi Guru


Kegiatan pengembangan profesi guru adalah kegiatan guru dalam rangka pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan untuk peningkatan mutu baik bagi proses belajar mengajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan dan kebudayaan

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

1. Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala BAKN Nomor 0433/P/1993, nomor 25/O/1995 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya 2. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru 3. Permendiknas No. 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

1. Kenaikan Pangkat didasarkan pada angka kredit yang diberikan Atas Prestasi Yang Telah Dicapai Oleh Seorang Guru 2. Peningkatan kompetensi profesional guru: a) Melakukan refleksi terhadap kinerja b) Memanfaatkan hasil refleksi c) Melaksanakan PTK d) Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber 3. Pemberian penghargaan atas profesionalisme guru dalam bentuk sertifikasi guru
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

ANGKA KREDIT sebagai

1. Simbol tersebut mencerminkan penilaian kualitas profesional guru


2. Jabatan dan pangkat seorang guru mencerminkan bobot kualitas profesionalnya 3. Guru dengan jabatan/ pangkatnya tinggi, kualitas profesionalnya harus berbeda dengan jenjang jabatan/pangkat di bawahnya.

SIMBOL PRESTASI KERJA


Guru

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

5Pengembangan Profesi Guru: macam kegiatan


1. 2. 3. 4. 5. Membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI), Menemukan Teknologi Tepat Guna (5) Menciptakan karya seni (2-5) Membuat alat peraga/bimbingan (0,2-0,5) Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum (2-4,5)

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

7 macam KTI
Bagi Guru

1. Penelitian 2. Tinjauan Ilmiah 3. Tulisan Ilmiah Populer 4. Prasaran Seminar 5. Buku / Modul 6. Diktat 7. Karya Terjemahan
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Angka Kredit KTI


N o 1 Macam KTI KTI hasil penelitian, pengkajian, survei dan atau evaluasi Macam publikasinya Berupa buku yang diedarkan secara nasional Berupa tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat pada majalah ilmiah yang diakui oleh Depdiknas Berupa buku yang tidak diedarkan secara nasional Berupa makalah 2 KTI yang merupakan tinjauan atau gagasan sendiri dalam bidang pendidikan Berupa buku yang diedarkan secara nasional Berupa tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat pada majalah ilmiah yang diakui oleh Depdiknas Berupa buku yang tidak diedarkan secara nasional Berupa makalah Angka kredit 12,5 6,0 6,0 4,0 8,0 4,0 7,0 3,5

KTI yang berupa tulisan ilmiah popular


KTI prasaran dalam pertemuan ilmiah KTI yang berupa buku pelajaran

Berupa tulisan (artikel ilmiah) yang dimuat pada media masa


Berupa makalah dari prasaran yang disampaikan pada pertemuan ilmiah Berupa buku yang bertaraf nasional Berupa buku yang bertaraf propinsi

2,0

2,5

5 3

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Angka kredit KTI


buku hasil penelitian Terendah diktat
Tertinggi Tulisan ilmiah populer Makalah hasil 12,5 1,0 2,0 4,0

penelitian Makalah gagasan ilmiah


Prasaran pada pertemuan ilmiah

3,5
2,5

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

KTI berbeda-beda tapi..


1. Mempermasalahkan pengetahuan keilmuan 2. Kebenarannya = kebenaran ilmiah 3. Isi sajian mencerminkan penerapan metode ilmiah 4. Tampilan fisik sesuai dengan tata cara penulisan karya ilmiah
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Laporan Penelitian sebagai KTI diminati, mengapa?


Fokus : Sesuai Tupoksi Ada hasil nyata Makalah: 4 kredit

Telah biasa dilakukan


I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Permasalahan......
1. Cukup banyak guru yang memerlukan peningkatan kemampuan dan kemauan dalam membuat KTI 2. Menyusun KTI dirasakan tidak mudah.. 3. Banyak sekali KTI yang gagal untuk dapat dinilai, ..
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Akibatnya
1. Tidak sedikit yang mengeluh,

marah,

curiga, apatis
2. Yang penting ada KTI apapun

bentuk dan cara membuatnya


3. Ada peluang untuk membuatkan KTI. 4. Ada kabar menggunakan KTI yang tidak ASLI pun dapat berhasil ..
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Sehingga.
Tidak sedikit

1. KTI yang bukan karya sendiri, dibuatkan oleh orang lain

2. KTI orang lain yang digunakan kembali


3. KTI yang diragukan keasliannya.
Juga ..

1. Banyak KTI yang hanya berupa kumpulan kliping,


2. KTI yang tidak perlu, KTI yang tidak bermanfaat. 3. KTI yang tidak mampu menunjukan kegiatan nyata dalam kegiatan pengembangan profesinya 4. KTI yang tidak sesuai dengan tujuan Pengembangan Profesi
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Tujuan kegiatan pengembangan profesi


bukan untuk memperbanyak golongan IVa ke atas, apalagi untuk meningkatkan ketidakjujuran..
tetapi memperbanyak guru yang profesional sebagai penghargaan bagi guru profesional, diberi penghargaan, di antaranya kenaikan golongannya

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

bukankah

Sangat TIDAK adil dan TIDAK profesional jika penghargaan diberikan secara otomatis atau
hanya berdasar pada masa kerjanya,

berdasarkan ketidakjujuran.
apalagi bila
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Sehingga
KTI yang mencerminkan ketidakjujuran (KTI yang tidak ASLI) KTI yang tidak bermanfaat TIDAK mencerminkan KEGIATAN PENGEMBANGAN PROFESI

Tidak dapat diberikan penghargaan (angka kredit)


KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Contoh
KTI yang tidak sesuai dengan tujuan kegiatan pengembangan profesi guru

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Tidak JUJUR
Pengaruh model pembelajaran melalui seting belajar kooperatif terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik matematik realistik.
Kajian sangat rinci dengan format tesis jumlah halaman 182, dengan 43 kepustakaan

Terdapat indikasi KTI tidak asli Bukan karya yang bersangkutan, lebih mirip tesis Diperingatkan dan disarankan membuat KTI baru, karya sendiri tentang permasalahan nyata di kelasnya
I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Tidak Bermanfaat
Membangun karakter bangsa melalui kegiatan ekstra-kurikuler
Mendiskripsikan upaya membangun karakter bangsa

Masalah terlalu luas Tidak ada kaitan nyata dengan permasalahan PBM di kelasnya Hanya berupa kliping pendapat Disarankan membuat KTI baru tentang permasalahan nyata di kelasnya
I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Tidak Perlu
Hubungan antara kondisi ekonomi orang tua dengan prestasi belajar siswa
Studi korelasi antara pendapat siswa tentang kondisi ekonomi ortunya dengan nilai prestasi belajar (yang diambil via kuesioner)

Masalah sangat umum, sudah jelas jawabannya


Kurang terkait dengan usaha peningkatan mutu PBM Tidak ada tindakan nyata guru Disarankan membuat KTI baru tentang permasalahan nyata sesuai tugas guru
I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Adakah tindakan PBM?


Masalah sangat umum, sudah jelas jawabannya

Peranan Tidak ada kaitan nyata dengan permasalahan PBM perpustakaan dalam di kelasnya meningkatkan prestasi belajar siswa Tidak ada tindakan
Studi korelasi antara pendapat siswa tentang kegiatannya di perpustakaan dengan nilai prestasi belajar Bahasa Indonesia, di SMA X

terhadap PBM
Disarankan membuat KTI baru tentang permasalahan nyata di kelasnya
I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Adakah kegiatan nyata PBM?


Suatu tinjauan tentang pelaksanaan pembelajaran Sejarah di SMA
Uraian tentang berbagai konsep dalam pembelajaran sejarah

Masalah terlalu luas Tidak ada tindakan nyata PBM di kelasnya Berupa kumpulan pendapat beberapa pakar Disarankan membuat KTI baru tentang permasalahan nyata di kelasnya
I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Apakah konsisten dengan tugasnya?


Tidak berkaitan dengan tugas guru dalam Pengaruh komunikasi pembelajaran

kepala sekolah terhadap peningkatan semangat kerja guru


Studi deskriptif berdasar hasil angket yang diisi oleh guru yang menanggapi kegiatan komunikasi kepala sekolah dan kinerjanya

Tidak ada kegiatan nyata yang dilakukan guru tentang permasalahan PBM di kelasnya
Disarankan membuat KTI baru tentang permasalahan nyata di kelasnya

(KTI tersebut relevan bila ditulis oleh kepala sekolah)


I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Bagaimana Agar KTI dapat dinilai?

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

KTI harus...

A sli P erlu I lmiah

K onsisten
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Asli, karya sendiri, bukan jiplakan

Ini syarat utama

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Perlu, memberikan manfaat

Ada kegiatan nyata guna Pengembangan profesi guru


Tidak Perlu
1. Masalah TERLALU LUAS, kurang berkaitan dengan pengembangan profesi guru 2. TIDAK ada kegiatan nyata PBM 3. Jelas jawabannya, sangat sering, mengulang-ulang 4. Bukan macam KTI yang dapat dinilai
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Ilmiah, mengikuti kaidah keilmuan

Menggunakan metoda ilmiah Benar ilmiah


Tampilan memakai tatacara keilmuan

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

TIDAK ILMIAH
1. Masalahnya tidak jelas 2. Kerangka isi tidak mengikuti pedoman, tidak
jelas apakah penelitian atau ulasan ilmiah, atau KTI yang lain

3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Teori kurang terkait Daftar pustaka tidak sesuai Fakta tidak relevan Analisis, instrumen, data tidak lengkap Simpulan tidak menjawab permasalahan METODE tidak sesuai PTK tindakan TIDAK RINCI
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

Konsisten, hal yang ditulis sesuai dengan keahlian, tanggung jawab, tempat, waktu dan lingkup tugas penulisnya
KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

TIDAK KONSISTEN
1. KTI dari guru SMA membahas SD 2. Dari guru di sekolah A di daerah B membahas sekolah X di daerah Y 3. Membina mata pelajaran A membahas mata belajar Z 4. Tugasnya X membahas masalah Y (guru
membahas kepengawasan, kepariwisataan, dll..)

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana

KTI PENGEMBANGAN PROFESI GURU

I Wayan Widana