Anda di halaman 1dari 6

Cara menghitung berat besi beton polos, ulir (sirip) dan virkan (nako)

Cara menghitung berat besi beton (polos): Diameter x Diameter x Panjang x 0,006165 (diameter dalam satuan milimeter, panjang dalam satuan meter) 0,006165 dari: 3,14 / 4 x 7854 / 1000000 3,14 adalah PI 4 (hitung volume tabung atau luas lingkaran) karena yang dikuadratkan diameter, maka dibagi 2 kuadart = 4 7854 adalah berat jenis baja (kg per meter kubik) 1000000 karena diameternya dalam milimeter ke meter kuadrat (1000 kuadrat)

. Besi beton polos tidak bisa benar-benar bulat, karena proses rolling mill memang karakternya seperti itu. Besi (baja) bulat hasil dari mesin bubut saja, ada toleransinya, apalagi hasil penggilingan. Untuk itu, biasanya, untuk mendapatkan diameter besi beton, diukur beberapa kali, dan hasilnya dirata-rata. Cara menghitung besi beton polos tersebut tidak berlaku untuk menghitung berat besi ulir (sirip). Diameter dalam besi beton ulir tidak bisa biasanya tidak persis sama untuk hasil pada ukuran tertentu, karena tebal dan kedalaman ulirnya tidak sama, tergantung pembuatan matrasnya (calibernya). Untuk menghitung berat besi kotak (nako / virkan): Diameter x Diameter x Panjang x 0,007854 Angka (nilai) 0,007854 adalah berat jenis baja (kg per meter kubik) dibagi 1000000 karena diameternya dalam milimeter ke meter kuadrat (1000 kuadrat) Demikian Cara menghitung berat besi beton polos, ulir (sirip) dan virkan (nako), jika masih ada kesulitan atau hal yang perlu ditambahkan langsung saja berikan tanggapan pada form komentar dibawah ini.

1. suprianto 2011/03/24 pukul 21:05 Artikel yang bagus dan sangat membantu, makasih
Balas

2. Musdaliva 2011/05/29 pukul 20:21 mas klw boleh tau zigma di besi beton itu apaan ?
Balas

3. Musdaliva 2011/05/29 pukul 20:25 mas satu lagi klw bsa tolong hitungkan besi 6 pull sigma 3,0 pnjg 12 m.. berpah beratnya ? klw bsa rumusnya hjga dikasih makasih sebelumnya ?
Balas

Afandi 2011/05/29 pukul 21:15

Setahu saya tidak ada dalam standar besi beton menggunakan zigma, Mungkin ada yang memberikan simbol zigma untuk memberikan toleransi (baca pengurangan ukuran) Mungkin ini adalah yang memberikan harga 6 x 12 untuk pembayaran, namun diberitahukan bahwa toleransi 0,3 jadi 5,7 x 12 namun produksinya 5,4 x 12. Dalam SNI memang ada toleransi kurang lebih 0,3 mm (untuk diameter kecil) s/d 0,5 mm (untuk diameter lebih besar) biasanya distributor langsung memesan ke pabrik memakai toleransi minimal. Jadi misalnya untuk besi beton 16 mm, langsung pesan 15,7 dan oleh pabrik dibuatkan diameter 15,6 s/d 15,7. Sesuai rumus diatas, besi beton 6 x 12 beratnya = 2,66 kg jika dibuat 5,7 x 12, maka beratnya menjadi = 2,40 kg jika dibuat 5,4 x 12, maka beratnya menjadi = 2.16 kg Jika saya menawarkan harga per kg = Rp 7.100,dan ada orang lain yang menawarkan harga Rp 6.000,- per kg namun dengan zigma 3 tersebut, maka harga Rp 6.000 per kg tersebut masih lebih mahal dari harga 7.100 per kg jika full. Jika Anda diberikan harga misalnya 6000 per kg saja, namun diberikan barang 5,4 x 12 berat per batang 2,66 = harga Rp 15.960,- per batang padahal dia pesan ke pabrik dengan berat per batang 2,16 kg per batang dengan

harga Rp 7.100,- = harga Rp 15.336,- per batang selisih harga per batang 624 rupiah Atau Anda diberi harga 6.600 per kg, namun diberi barang 5,7 x 12 Anda tetap membayar dengan berat 2,66 kg = harga Rp 17.556.- per batang padahal jika Anda pesan ke pabrik dengan harga 7.100 per kg dengan barang 5,7 x 12 berat 2,40 kg = harga 17.040 per batang selisih harga per batang = 516 rupiah. Begitulah caranya distributor atau toko bisa memberikan harga (kelihatan) lebih murah dari pabrik. lebih jelas bisa menghubungi Afandi di afandi@api.co.id http://www.api.co.id
Balas

4. SAIFUL 2011/08/07 pukul 15:21 untung menghitung kg besi dalam satuan m gimana ya ak,,terimakasih,misalkan dalam pondasi plat, 1.2 x 1, panjang 5 m. besi utama dia 12,sengkang dia 8yang saya ingin tanyakan berapa kg besi itu dalam 5 m TERIMAKSIH,,,,,
Balas

Afandi 2011/08/07 pukul 17:12

harus tahu dalam penampang itu, menggunakan besi 12 berapa banyak, terus sengkangnya jaraknya berapa
Balas

5. EFFFENDI 2011/08/26 pukul 10:58 SAYA JADI BINGUNG DI INTSNSI PEMERINTAH DAERAH SAYA BERAT BESI 12 = 0,883/M. PADAHAL KALAU SAYA HITUNG DENGAN RUMUS 0,006165 X DIAMETER X DIAMETER CONTOH 0,006165 X A2 X 12 = 0,888. JADI MANA YANG AKURAT .
Balas

Afandi 2011/08/26 pukul 11:13

Di tabel yang dikeluarkan PT Asian Profile Indosteel untuk ukuran 1212 adalah 10,64 kg per batang (memang dibulatkan ke dua desimal) Untuk mengetahui yang paling akurat, di potong, diukur volumenya dengan tabung bejana, lalu ditimbang.

Untuk mengetahui volume, jika diukur diameter dan panjangnyanya harus mengambil banyak tempat untuk diukur diameternya lalu dirata-rata.
Balas

6. Jhoy Down Agy 2011/09/19 pukul 01:21 kalau menghitung berat habim dan pipi gmn ya ???
Balas

7. Jhoy Down Agy 2011/09/19 pukul 01:22 kalau menghitung berat habim dan pipa gmn ya ???
Balas

Afandi 2012/02/13 pukul 08:43

dapat dengan menghitung volumennya (luas penampang x panjang) kemudian dikalikan berat jenis (mestinya massa jenis) baja yakni 7,854 ton per m kubik
Balas

8. Irawan 2011/11/01 pukul 19:46 Gimana Cara mengukur besi ulir? Apakah bisa dengan diameter dalam tambah diameter luar Di bagi dua. Terimakasih sebelumnya.
Balas

Afandi 2011/11/02 pukul 09:15

iya, bisa seperti itu, untuk mendekati ukuran diameter rata-ratanya namun tetap tidak bisa persis.
Balas

9. andi 2011/11/26 pukul 07:34 kalo menghitung besi kotak tebal 2 mm ukuran 4cmx4cm per batangnya berapa ya? terima kasih sebelumnya,,.
Balas

Afandi 2012/02/13 pukul 08:55

Untuk menghitung berat besi kotak dengan cara cepat, bisa menggunakan cara perhitungan berat nako/virkan diatas. Diameter x Diameter x Panjang x 0,007854 40 x 40 x panjang x 0,007854 hasilnya dikurangi dari hasil 38 x 38 x panjang x 0,007854 (lubang dalam) (panjang dalam satuan meter)
Balas

10. son 2011/12/01 pukul 20:22 mohon petunjuk mas gimana cara ngitung balok uk. 25/35 dengan besi utama 12mm sebanyak 8 buah.

dengan sengkang 8mm. berapa kg berat besi untuk dibutuhkan untuk membuat 1 m3 balok 25/35 tersebut? terima kasih
Balas

Afandi 2012/02/13 pukul 09:47

Mungkin yang dihitung adalah berat besi untuk membuat balok 25/23 per panjang 1 meter. Jadi nanti untuk menghitung total beratnya adalah dengan menghitung panjang keseluruhan balok (berapa meter) Besi Utama berat besi 12 panjang 1 meter = 12 x 12 x 1 x 0,006165 = 0.888 kg dikalikan jumlahnya 8 = 7.1 kg. Sengkang balok ukuran 25/35 dengan selimut beton misalnya 3 cm panjang 106 cm = 1.06 m Berat per sengkang = 8 x 8 x 1.06 x 0,006165 = 0.418 kg jumlah sengkang per meter misalnya menggunakan jarak 20 cm adalah 5 batang. 5 x 0.418 kg = 2.09 kg Total berat besi = 9.19 kg. Berat tersebut ditambah dengan berat tali (kawat bendrat) , namun karena sangat kecil diabaikan. yang lebih besar adalah adanya toleransi pada besi beton yang kita gunakan. biasanya diproduksi dengan toleransi 0,3 mm. jadi angka 12 ganti dengan 11,7 dan 8 diganti dengan 7,7.
Balas

11. gheonk asm 2012/03/21 pukul 13:20 hanya terucap terima kasih.. ilmu ini sangat bermanfaat bagi saya