Anda di halaman 1dari 17

Mengapa sampah harus dikelola ?

Setiap orang/kegiatan, setiap hari menghasilkan sampah timbulan sampah semakin banyak tidak tertangani dengan baik Dampak sampah : Pencemaran air Pencemaran udara (gas beracun dan bau) Menimbulkan penyakit jasad renik : penyakit pencernaan sampah dibakar : kanker, penyakit pernafasan Merusak keindahan Bencana : meledak korban jiwa banjir korban jiwa Pemanasan global dan perubahan iklim

Pemanasan Global Perubahan Iklim CH4

HFCs
Gas-gas Rumah Kaca

CO2

Berdampak pada peningkatan suhu bumi, angin topan, penurunan hasil pertanian/peternakan, berbagai penyakit

PFC s

N2O
Tingkat abnormal dipengaruhi oleh kegiatan manusia

SF6

Efek Rumah Kaca


GRK membentuk lapisan yang menghalangi pemantulan panas sinar matahari dari bumi, sehingga panas terperangkap sebagaimana terjadi di rumah kaca (green house)

Mengapa masyarakat harus berpartisipasi mengolah sampah ?


Pemerintah terbatas dana dan SDM Sumber utama sampah perkotaan : rumah tangga Sampah adalah sumber daya Dapat menambah penghasilan masyarakat

MASA LAMA HANCURNYA SAMPAH


No Jenis Sampah 1 Kertas 2 Kulit jeruk 3 Dos karton 4 Filter rokok 5 6 7 Kantong plastik Kulit sepatu Pakaian/nylon Lama Hancur 2 5 bulan 6 bulan 5 bulan 10 12 tahun 10 20 tahun 25 40 tahun 30 40 tahun

8 9 10

Plastik Alumunium Styrofoam

50 80 tahun 80 100 tahun Tidak hancur

Pengelolaan Sampah
Paradigma lama : kumpul angkut buang butuh banyak biaya untuk sarana (TPS, transportasi, TPA) dan personil Paradigma baru : sampah merupakan sesuatu yang bermanfaat Dapat menghemat biaya operasional pengelolaan sampah kota bisa untuk pembangunan lain Bernilai ekonomis, memberikan nilai tambah Lowongan pekerjaan & meningkatkan pendapatan masyarakat

3R dalam Pengelolaan Sampah


1. Reduce : mengurangi produksi sampah - Membeli barang yang diperlukan saja - Membawa tas belanja ke pasar dan menolak kantong plastik - Menghindari barang dengan kemasan yang berlebihan - Membeli barang dalam kemasan besar (bukan sachet) - Menggunakan ke dua sisi halaman kertas

3R dalam Pengelolaan Sampah


2. Reuse : memanfaatkan kembali melalui memperpanjang umur pemakaian dan mengembangkan manfaat lain - Kaleng bekas menjadi tempat pena, pot bunga - Pakaian layak pakai diberikan kepada orang yang tidak mampu - Memberikan kantong plastik bekas ke warung terdekat - Memanfaatkan kantong plastik bekas untuk wadah tanaman, dll

3R dalam Pengelolaan Sampah


3. Recycle: daur ulang - Daur ulang kertas, plastik, besi tua, kaca, kaleng bekas, kompos - Daur ulang dapat menghemat pengurasan SDA untuk bahan baku, energi untuk proses produksi dan mengurangi pencemaran air, udara dan tanah

Contoh produk Recycle /Daur Ulang

Plastik kemasan bekas menjadi berbagai macam tas dan produk lain

Kompos

Produk kertas daur ulang

KOMPOS
Hasil penguraian sampah organik oleh mikroorganisme Berbagai macam cara membuat kompos : aerob, takakura, dll Mempercepat penambahan mikroorganisme pengurai (aktivator). Misal : Effective Microorganism 4 (EM4)

MANFAAT KOMPOS
Aspek ekonomi : Menghemat biaya transportasi dan penimbunan sampah Mengurangi volume sampah Memiliki nilai jual lebih tinggi daripada bahan asalnya. Aspek lingkungan : Mengurangi polusi udara karena bau dan pembakaran sampah Menghindari segala permasalahan akibat sampah. Bagi tanah dan tanaman : Meningkatkan kesuburan tanah melalui : - peningkatan kandungan hara tanah - memperbaiki kegemburan tanah - meningkatkan aktivitas mikroba - meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi dan jumlah panen) Lebih tahan terhadap penyakit tanaman.

NIAT/MOTIVASI
1. 2. 3. 4. 5. Melestarikan/menyelamatkan lingkungan Berperan serta dalam pengelolaan lingkungan Mengurangi beban Pemerintah Daerah Dimanfaatkan untuk tanaman sendiri Dijual/menambah penghasilan

Niat/motivasi yang paling utama ?

BAGAIMANA CARA MEMBUAT KOMPOS SKALA KECIL ?

SALAH SATU CARA .

PEMBUATAN KOMPOS SKALA KECIL


1. Bahan : hanya sampah organik (selain kertas)
Langkah I : Pemilahan sampah sampah organik : berasal dari hewan dan tumbuhan, mudah diuraikan oleh mikroorganisme Sampah anorganik : tidak berasal dari hewan/tumbuhan, sulit diuraikan mikroorganisme (plastik, kaca, kaleng, dll) Sampah B3 Baterai bekas, kemasan oli bekas, kemasan tinta, lampu neon, kemasan pestisida, dll

TERIMAKASIH